Tag Archives: Schalke 04

Pelatih Baru untuk Schalke dan Leverkusen

Schalke 04 dan Bayer Leverkusen telah miliki pelatih anyar untuk menatap musim depan. Schalke sekarang ini dipimpin oleh Domenico Tedesco, sementara Leverkusen ada di bawah pimpinan Heiko Herrlich.

Schalke putuskan untuk keluarkan Markus Weinzierl dari tempat pelatih di hari Jumat (9/6/2017). Weinzierl sesungguhnya diberi kontrak sampai dengan 3 tahun oleh Schalke, namun karena musim perdananya berlangsung dengan buruk, ia juga tidak dipermanenkan.

Schalke hanya berhasil menempati urutan 10 di klasemen akhir Bundesliga. Hal tersebut bikin Die Knappen tidak berhasil masuk ke ajang Eropa untuk kali pertama sedari musim 2008/2009. Sedangkan di arena DFB-Pokal dan Liga Europa, mereka tertahan pada babak perempatfinal.

Schalke lalu membawa Tedesco menjadi pengganti Weinzierl dengan mendapat kontrak 2 tahun. Tedesco sebelumnya pimpin klub tingkat 2, Erzgebirge Aue.

Tedesco sekarang ini baru menginjak umur 31 tahun. Ia jadi pelatih dengan umur paling muda kedua pada 5 liga top Eropa dan cuma lebih tua dibanding pelatih Hoffenheim, Julian Nagelsmann, yang menginjak usia ke 29 tahun.

Di waktu yang nyaris sama, Leverkusen berhasil membawa Herrlich menjadi pelatih baru mereka. Herrlich gantikan posisi Tayfun Korkut dan sudah menyetujui kontrak yang berdurasi sampai 2 tahun bersama Leverkusen.

Herrlich bukan orang yang anyar di Leverkusen. Ketika masih aktif menjadi pemain, ia sempat jadi pemain striker Leverkusen pada tahun 1989-1993.

Herrlich, yang saat ini telah menginjak umur ke 45 tahun, sebelumnya miliki pengalaman memimpin Bochum, Unterhaching, dan Bayern Munich U-17. Profesi terakhirnya ialah menjadi pelatih klub Jahn Regensburg, yang dia berhasil bawa untuk promosi dari tingkat 3 menuju tingkat 2 di ajang Liga Jerman.

Klaas-Jan Huntelaar Bergabung Kembali ke Ajax Amsterdam

Klaas-Jan Huntelaar kembali ke Belanda setelah menjalani karir kurang lebih delapan musim di Spanyol, Italia, dan Jerman. Pemain ini akhirnya berlabuh kembali ke tim lamanya, yakni Ajax Amsterdam.

Klaas-Jan Huntelaar merupakan pemain dengan status tanpa agen setelah kontrak kerjanya bersama Schalke 04 usai seiring selesainya musim panas ini. Penyerang 33 tahun tersebut sudah melakukan tanda tangan kontrak dalam waktu satu tahun bersama Ajax Amsterdam.

Huntelaar awalnya menjadi pemain Ajax selama musim 2006 sampai 2008 yang lalu dengan membukukan 105 gol dari 136 laga mereka. Dia lalu melanjutkan masa depannya bersama Real Madrid memasuki awal 2009 yang akan datang.

” Sebenarnya semua sudah tahu jika Ajax merupakan rumah kedua bagi saya, jadi saya begitu bersemangat dapat kembali lagi di klub ini, ” papar Huntelaar.

Selama di Ajax, Huntelaar dipastikan menjadi pemain pelapis bagi penyerang utama mereka yakni Kasper Dolberg. Walau begitu, dirinya tetap percaya diri dapat memberikan yang terbaik dan mendapatkan banyak peluang bermain yang terbaik.

” Saya memiliki peran yang begitu pas, akan tetapi saya pasti akan berusaha memaksimalkan segalanya dan akhirnya melepas semuanya di sini. Ajax merumput di sekitar 60 laga di musim lalu dan pastinya akan membutuhkan striker yang dapat menjaga tim. Saya percaya akan mendapat tempat dan waktu bermain dengan baik, ” paparnya.

Setelah bermain buruk selama di Madrid dan AC Milan, Huntelaar memilih ke Schalke 04 di musim panas 2010 yang lalu. Dalam waktu tujuh tahun dengan Schalke, dia bermain dalam 240 laga dengan menciptakan 126 gol.

Saat ini, Klaas-Jan Huntelaar merasa jika dirinya dalam kondisi fisik yang apik dan ingin segera melakukan latihan pramusim. Dia menginginkan dapat membawa Ajax menjadi juara Liga Belanda musim mendatang. ” Saya ingin menang bersama tim Ajax Amsterdam di Eredivisie musim mendatang, ” tutupnya.

Kembali Huntelaar ke Ajax

Klaas-Jan Huntelaar telah kembali ke Belanda usai lebih dari 8 tahun menjelajah di Spanyol, Italia, dan Jerman. Huntelaar ke klub lamanya lagi yaitu Ajax Amsterdam.

Huntelaar menyandang status free agent usai kontrak yang ia miliki bersama Schalke 04 telah selesai pada musim panas ini. Pemain striker yang berumur 33 tahun tersebut sudah tekan kontrak yang akan berlangsung 1 tahun bersama Ajax.

Huntelaar sempat bermain untuk Ajax pada tahun 2006-2008 dan ciptakan 105 angka lewat 136 performa. Ia selanjutnya direkrut oleh Real Madrid pada awal tahun 2009.

“Bukan menjadi sebuah rahasia lagi kalau Ajax merupakan klub saya, maka saya merasa amat senang dapat kembali lagi ke tempat ini,” ujar Huntelaar.

Bersama Ajax, Huntelaar bakal jadi pemain pelapis untuk striker andalan Kasper Dolberg. Tetapi, ia percaya bakal raih banyak peluang untuk tampil.

“Peran yang saya perankan cukup jelas, namun saya tak hadir ke tempat ini cuma untuk bersantai saja dan gantung sepatu di tempat ini. Ajax tampil nyaris sampai 60 laga pada musim kemarin dan Anda perlukan lebih dari 1 pemain striker untuk melangsungkannya. Saya tidak merasa ragu bakal raih banyak peluang untuk tampil,” imbuh dia.

Usai tidak berhasil gemilang bersama Madrid dan AC Milan, Huntelaar pindah ke Schalke pada musim panas 2010. Sepangjan 7 tahun bermain untuk Schalke, ia bermain di 240 laga dan ciptakan 126 cetak angka.

Huntelaar akui lewat keadaan fisik yang oke dan berharap secepatnya mengawali latihan pramusim. Ia ingin dapat membawa Ajax raih gelar juara Liga Belanda pada musim berikutnya.

“Incarannya ialah raih gelar Eredivisie pada musim berikutnya,” imbuh dia.