Tag Archives: Premier League

Romelu Lukaku dan Harry Kane Bersaing Demi Gelar Top Skorer

Romelu Lukaku dan Harry Kane merupakan dua pesepakbola produktif di Premier League sampai saat ini. Walau hal utama yang mereka kejar adalah gelar liga, Kane ternyata bersiap berburu gelar top skorer Liga Inggris musim ini.

Walau sempat dua kali merasakan masalah cedera, Harry Kane membuktikan bahwa dia masih menjadi pesepakbola produktif selama musim ini. Pemain dari Inggris yang saat ini berumur 23 tahun itu sudah mengumpulkan 20 gol dengan Tottenham Hotspur selama perhelatan Premier League musim ini.

Kane sudah ada dalam peringkat kedua dalam daftar top skorer paling banyak. Dia menempati posisi di bawah Romelu Lukaku, yang sudah menciptakan 24 gol bagi Everton.

Di sisi lain, untuk Kane, hal yang terutama baginya adalah memperkuat Spurs dalam mendapatkan gelar juara, di mana klubnya tersebut memiliki misi untuk semakin dekat dengan Chelsea yang selisih empat poin dari enam laga yang tersisa.

Akan tetapi, Kane juga merasa bahwa memperebutkan gelar top skorer Liga Inggris juga sangat mengesankan. Dia akan berupaya demi mendapatkan sepatu emas lagi setelah pernah meraih rekor yang sama di musim lalu dengan hasil 25 gol.

” Sangat sulit untuk tidak memikirkan gelar tersebut, apalagi saya sebagai striker yang ingin sekali meraih prestasi di musim ini. Akan tetapi, peran saya di Tottenham Hotspur yang utama adalah menjadikan tim menang dan meraih gelar juara, ” papar Kane.

” Terdapat beberapa kesempatan, di mana saya wajib memberikan gol pada tim, sementara Romelu Lukaku sudah bermain dengan sangat apik dan mengesankan. Ini menjadi persaingan yang begitu bagus, namun hal yang paling utama adalah tim kami sukses di Premier League, ” ucap Harry Kane lagi.

Ingin Perkuat Spurs, Pemain Muda Ini Lupakan Rekor Baru

Harry Kane kembali mencatatkan rekor yang manis dalam catatan prestasinya yang menjadikannya menjadi salah satu penyerang terbaik Premier League. Akan tetapi, kini, pesepakbola dunia ini menilai bahwa catatan itu bukan hal yang harus dipikirkan.

Harry Kane menciptakan satu gol ketika Tottenham Hotspur menang dengan skor 4-0 ketika berhadapan dengan Bournemouth dalam laga yang dilaksanakan di White Hart Lane, pada Sabtu (15/4/2017) malam WIB. Dengan gol tersebut, pemain berumur 23 tahun itu sudah membukukan 20 gol di Premier League selama musim ini.

Dengan hasil tersebut, secara tak langsung, Kane sudah mengumpulkan 20 gol bahkan lebih selama tiga musim berurutan di liga. Dia sama seperti Alan Shearer, Ruud van Nistelrooy, dan Thierry Henry. Namun, Kane menuturkan bahwa kini dia tidak begitu memperdulikan hal tersebut, walau tentunya tetap berharap dapat menjaga rekor penyerang terbaik Premier League tersebut

Saat ini, dirinya ingin tetap fokus memperkuat Tottenham Hotspur dapat berupaya mendapatkan gelar juara. Sekarang ini, Spurs ada di peringkat kedua klasemen dengan membukukan 71 nilai dari 32 minggu laga, selisih empat poin dari Chelsea di puncak klasemen. Mereka juga berkesempatan mendapat gelar Piala FA, yang kini memasukin babak semifinal dan akan melawan The Blues.

” Hal ini sangat membahagiakan. Baik bermain dengan konsisten dan menjadi penyerang hebat. Saya ingin mempertahankannya terus. Sangat baik menjadi pemain seperti itu, namun ada banyak yang harus kami pikirkan dan fokuskan saat ini selain itu, ” ucap Kane.

Selain itu, Harry Kane juga berharap supaya Tottenham Hotspur dapat memenangkan banyak laga. Apalagi mereka akan melakukan laga yang berat di minggu yang akan datang di perhelatan Piala FA dan harus berjuang sampai musim berlalu dengan hasil positif.

Liverpool Akhirnya Menang Perdana Di Tahun Ini

Liverpool pada akhirnya dapat merayakan keberhasilan mereka di laga tandang perdananya pada Premier League musim 2017 ini. Dalam laga tersebut, terdapat beberapa catatan menarik yang berakhir dengan keberhasilan ‘Si Merah’ tersebut.

The Reds sempat tertinggal ketika berlaga di rumah Stoke City, pada Sabtu (8/4/2017), setelah tim tuan rumah menciptakan gol melalui Jonathan Walters pada menit ke-44. Walau begitu, Liverpool dapat mengejar ketertinggalan dengan skor akhir 2-1 atas The Potters setelah Philippe Coutinho dan Roberto Firmino masing-masing menciptakan tiap gol di menit ke-70 dan dua menit setelahnya.

Ini merupakan kali pertama bagi The Reds dapat sukses di markas tim lawan dalam laga di Premier League di tahun ini. Padahal sebelumnya, The Reds hanya menghasilkan hasil imbang di kandang Sunderland, Manchester United, serta Manchester City, dan gagal di markas Hull City dan Leicester City.

  • Berikut catatan menarik laga tersebut

– The Reds sukses memperoleh 18 poin setelah sempat tertinggal lebih banyak dari tim-tim lain di Liga ini pada musim 2016-17.

– Hanya terdapat 126 detik selisih antara gol awal dan kedua yang mereka ciptakan di laga tersebut.

– Jonathan Walters sudah mencatatkan tujuh kali gol yang bersarang di gawang Liverpool pada Premier League, catatan lebih banyak dari golnya di gawang lain.

– Georginio Wijnaldum sudah menciptakan enam assist Premier League selama musim ini, lebih banyak dari yang dia ciptakan bagi Newcastle di musim 2015-16.

– Tim dari Juergen Klopp ini juga mencatatkan kemenangan dalam laga tandang awal di Premier League 2017.

Performa Costa Menurun, Antonio Conte Beri Tanggapan

Sebagai pemain inti di Chelsea untuk bagian lini depan, Diego Costa tidak banyak menciptakan gol akhir-akhir ini. Akan tetapi, hal tersebut tidak menjadikan Antonio Conte yang menjadi pelatih The Blues merasa khawatir.

Diego Costa tetap masih menjadi pemain mesin gol bagi Chelsea di musim ini dengan membukukan 17 gol di Premier League tahun ini. Akan tetapi, striker timnas Spanyol tersebut hanya menciptakan tiga gol dalam sepuluh laga di liga selama perhelatan tahun 2017 ini.

Costa terakhir kali menciptakan gol bagi Chelsea saat laga kontra West Ham United, di awal bulan Maret yang lalu. Setelah itu, pemain ini tampak kesulitan dalam melancarkan aksinya di tiga laga Premier League serta satu laga di Piala FA musim ini.

Namun, Antonio Conte tidak begitu memperdulikan permasalahan tersebut. Dia juga optimis jika Costa akan segera kembali beraksi lagi. ” Gol-gol memang begitu penting bagi pemain penyerang. Tetapi, saya merasa dia mengetahui bahwa dia merupakan pemain penting untuk kami, baik dirinya yang menciptakan akan tidak, ” ujar Conte.

Lebih lanjut, sang pelatih menuturkan bahwa pemainnya harus menjaga komitmennya dan itu membuat Conte optimis kembali dapat menciptakan gol. Di mata Conte, Costa berlaga dengan apik dan bertindak dengan yang diinginkannya.

” Saya membicarakan hal ini pada semua pemain saya, jika sebagai pelatih, saya tidak begitu senang dengan hal komitmen atau sikap seseorang, namun tidak saat dia tidak dapat menghasilkan gol. Ini dapat berlangsung di dunia sepakbola. Dalam beberapa kondisi, dia tidak begitu membuahkan hasil. Namun, seorang pemain seperti Diego Costa akan kembali dapat melakukan yang terbaik dalam laganya, ” ucap Conte.

Antonio Conte Terganggu Dengan Ucapan Sang Agen

Antonio Conte merasa terganggu dengan berita yang menyebutkan bahwa dia akan segera meninggalkan klubnya, Chelsea di musim yang akan datang. Padahal, saat ini dirinya sedang bersusah payah membawa The Blues meraih juara Premier League.

Di minggu yang lalu, agen Antonio Conte, yakni Federico Pastorello, mengungkapkan bahwa pelatih ini akan tetap bertahan di Chelsea. Akan tetapi, jika terdapat penawaran dari klub lain, Conte disebut-sebut akan memikirkannya dan kemungkinan akan berpindah.

Beberapa media di Italia lalu berusaha menghubungkan Conte dengan Inter Milan. Nerazzurri memang saat ini sedang berupaya bangkit kembali dengan kekuatannya yang dulu bersama pemiliknya yang baru, Suning.

Akan tetapi, Conte menampik dengan tegas berita tersebut. Dia justru mengaku terganggu karena sang agen mengungkapkan hal yang dia juga tidak ketahui.

” Saya saat ini merasa kecewa, bagaimana perasaan Anda menyaksikan diri Anda sendiri ada di halaman depan banyak media karena pihak lain mengungkapkan yang tak benar mengenai Anda. Saat saya mendengar orang lain mengungkapkan hal dengan nama saya, saya begitu terganggu, ” ucap Conte.

Lebih lanjut, dia menyarankan jika ada ornag yang ingin tahu soal dirinya, harusnya membicarakannya dengan orang yang bersangkutan.

” Kami berupaya dengan keras karena kami ingin menyudahi musim ini dengan berbuat yang terbaik dan mengesankan serta tak terduga untuk Chelsea. Kami juga masih mencoba menciptakan sesuatu yang lebih baik dan penting di musim mendatang, ” ucapnya.

Antonio Conte saat ini sedang dalam momen yang baik di Premier League bersama Chelsea di musim debutnya. Mantan pelatih timnas Italia itu sekarang berupaya menjadikan The Blues bertahan di posisi tertinggi klasemen dengan 72 poin, lebih banyak tujuh poin dari Tottenham Hotspur dengan delapan laga yang tersisa.

Pep Guardiola : Tidak Mudah Mengalahkan Chelsea

Pep Guardiola mengungkapkan bahwa semuanya masih dapat berubah dalam laga di liga Premier League musim ini. Akan tetapi, dirinya mengungkapkan bahwa berupaya mengejar Chelsea juga menjadi hal yang begitu tak mudah.

Chelsea masih menjadi juara di klasemen dengan membukukan 69 poin dari 29 laga yang mereka mainkan. Akan tetapi, The Blues baru saja meraih kegagalan setelah kalah dengan skor akhir 1-2 atas Crystal Palace yang dilaksanakan di Stamford Bridge akhir minggu yang lalu.

Akan tetapi, Manchester City justru tak berhasil memakai kesempatan itu untuk menambah poin. City hanya menyelesaikan laga dengan hasil seri, yakni 2-2 kontra Arsenal dalam Premier League yang dihelat di Emirates Stadium, pada Minggu (2/4/2017) malam WIB.

Itu menjadi hasil seri di laga yang ketiga secara berturut-turut dimainkan City selama Premier League bergulir. Sergio Aguero dan rekan-rekan setim saat ini menduduki posisi yang keempat dengan hasil 58 poin dari 29 laga, selisih 11 poin dari The Blues.

Manchester City akan memperoleh peluang demi semakin dekat dengan posisi The Blues saat menjalani laga tandang ke Stamford Bridge, Rabu (5/4/2017) yang akan datang. Akan tetapi, Guardiola tak begitu optimis dapat mengalahkan Chelsea nantinya.

” Kami ingin berhasil, namun kami tidak dapat selalu bermain dengan apik dan hasil penuh kemenangan. Masih terdapat banyak laga yang dapat kami mainkan, yakni sembilan laga lagi, akan tetapi, kini terasa sulit mengejar posisi teratas. Laga kemarin, mereka kalah dan kami tidak dapat menang dan Arsenal masih sama performanya seperti di laga terdahulu, ” ujar Guardiola.

Lebih lanjut, Pep Guardiola mengungkapkan bahwa semuanya dapat terjadi di liga ini. Walau begitu, City tahu apa yang wajib kami laksanakan saat menghadapi Chelsea beberapa hari mendatang. “Kami akan segera menjalani latihan dengan baik dan memepersiapkan diri sebaik mungkin kemudian bersaing di London, ” tutupnya.

Juan Mata Absen, MU Semakin Kesulitan

Juan Mata diyakini akan menepi dari laga Manchester United sampai beberapa minggu yang akan datang. Pemain dari Spanyol tersebut menjalani operasi. Mata melaksanakan operasi di bagian pahanya,  pada Kamis (30/3/2017) waktu setempat.

Secara pasti belum diketahui berapa durasi waktu yang dia perlukan dalam hal pemulihan kondisi dan kesehatannya sampai dapat kembali ke Manchester United dan merumput kembalia. Berita ini sendiri diketahui dalam situs resmi United yang mengungkapkan bahwa Juan Mata sudah melaksanakan operasi di kunci paha. Namun, untuk proses ke depannya sebagai pemulihan masih belum dapat ditentukan, khususnya dalam hal waktu.

Absennya mata merupakan kerugian yang besar bagi MU. Apalagi saat ini mereka sedang mengusahakan babak finis di peringkat keempat besar. Mata memiliki posisi yang besar dalam rangkaian laga tidak terkalahkan MU di 18 laga berurutan Premier League, dengan periode tersebut dia menciptakan empat gol, hanya gagal dari 11 gol dari Zlatan Ibrahimovic.

Selain itu, MU akan menjalani jadwal laga di bulan April yang begitu sibuk. Terdapat sembilan laga yang akan Setan Merah laksanakan pada bulan ini, diantaranya dalam dua laga di babak perempatfinal Liga Europa musim ini dan tentunya di laga Premier League.

Manchester United kini masih setia bertengger di peringkat yang kelima klasemen di Premier League dengan hanya membukukan 52 poin, selisih empat poin dari Liverpool. Akan tetapi, United masih memiliki dua laga yang tersisa jika dilihat dari perbandingan laga The Reds. Ini menandakan peluang mereka untuk menaikkan peringkat di Liga tersebut masih sangat besar.

Walau begitu, hilangnya salah satu pemain yang kini sedang naik daun membuat United nampaknya harus waspada. Setelah ditinggal Bastian Schweinsteiger, memang Manchester United semakin memiliki jumlah pemain yang terbatas.