Tag Archives: Piala Dunia 2018

Hasil Drawing Piala Dunia 2018

Drawing Piala Dunia 2018

FIFA sudah langsungkan drawing Piala Dunia Rusia 2018 pada hari Jumat (1/11/2017) di Kremlin. Lewat hasil undian yang telah dilangsungkan, sang juara bertahan Jerman bakal berhadapan dengan Mexico, Swedia, dan Korea Selatan terdaftar dalam 1 Grup di Grup F. Lewat grup ini, Jerman dan Mexico lebih menjadi favorit bisa terus melangkah ke babak 16 besar.

Lewat sebuah pernyataan pertama, sang pelatih Jerman Joachim Löw merasa puas dengan hasil undian Piala Dunia 2018 ini.

“Kami berharap bisa pertahankan titel dengan keberhasilan. Ini adalah misi kami,” imbuh Joachim Low.

Jerman melenggang ke Rusia usai tuntaskan babak kualifikasi di Grup C Zona Eropa dengan baik. 10 pertandingan sukses mereka menangkan tanpa raih hasil buruk sekalipun.

Berhadapan dengan Jerman, Swedia, miliki catatan yang terbilang masih kurang oke sebelum lolos ke Rusia. Tim ini sebelumnya perlu lewati babak play off. Dengan bermodal agregat tipis 1-0, Swedia berhasil menangkan laga atas Italia, juara 4 kali Piala Dunia. Tetapi hasil oke ini juga miliki catatan kaki, tim nasional Italia tahun ini tengah alami krisis kepelatihan dan pemain.

Hasil Drawing Piala Dunia 2018

Sedangkan lawan Jerman lainnya, Korea Selatan, lolos ke Rusia menjadi runner up grup A di bawah Iran dalam round ke-3. penyisihan zona Asia. Yang berarti ajang Piala Dunia tahun ini bukan, tim paling oke yang Korea Selatan miliki.

Baca Juga : Grup Neraka Piala Dunia 2018

Salah satu pesaing paling berat yang bakal bertemu dengan Jerman cuma tim Meksiko, pemimpin di kualifikasi zona Amerika Tengah sebelum lolos ke Rusia. Peserta senantiasa berada di Piala Dunia dari Amerika Tengah ini telah lebih dari 14 kali bermain. Yang berarti mereka hanya miliki pengalaman berhadapan dengan turnamen sepakbola paling besar ini.  Tetapi langkah Meksiko di Piala Dunia sering pupus di babak 16 besar.

Conte Opsi yang Pas untuk Timnas Italia

Antonio Conte didekati Tim Nasional Italia

Wakil Komisaris FIGC Alessandro Costacurta memiliki harapan agar Antonio Conte kembali menjadi pelatih tim nasional Italia. Bagi dirinya, Conte merupakan sosok yang paling cocok di antara para calon lainnya.

Conte sesungguhnya pernah jadi pelatih Gli Azzurri pada tahu 2014-2016. Tetapi, usai ajang Piala Eropa 2016, dia lekas bergabung dengan Chelsea.

Keadaan Italia sekarang ini juga tengah menggantung. Seiring gagal lolos menuju Piala Dunia 2018, Giampiero Ventura dikeluarkan dan sekarang ini Luigi Di Biagio jadi pelatih untuk sementara.

Pernah hadir sejumlah calon selain Conte. Sebut saja Carlo Ancelotti sampai Claudio Ranieri.

Tetapi untuk Costacurta, Conte merupakan yang paling pas. Bekas pemain bek AC Milan yang sekarang ini memimpin pencarian pelatih baru tim nasional Italia tersebut juga miliki rencana untuk menghubungi Conte.

“Dari para calon potensial, untuk saya Conte merupakan pilihan yang paling pas. Saya bakal berbicara dengan Conte dalam sejumlah bulan ke depan,” imbuh Costacurta.

“Conte telah perlihatkan kalau ia dapat jadi pelatih tim nasional. Kita melihat hal tersebut di Piala Eropa. Sedangkan calon lain belum bisa memberi bukti nyata.”

“Tetapi, bukan berarti saya tak senang kalau Roberto Mancini atau Ancelotti yang hadir. Walau Ancelotti telah berkata kalau ia tidak mau pekerjaan ini.

Nama lain yang juga ikut dihubungkan dengan posisi pelatih tim nasional Italia ialah Gennaro Gattuso. Tetapi Costacurta menganggap jabatan sebagai pelatih tim nasional terlalu cepat untuk Gattuso.

“Saya akan mengatakan langsung: Gattuso, tidak, saya tak akan hubungi dirinya. Ini amat cepat,” kata Costacurta.

“Saya percaya kalau Gattuso bakal jadi pelatih tim nasional beberapa tahun ke depan sebab ia miliki semuanya mulai dari karakter dan determinasi. Namun saya amat suka dengan dirinya. Memilih dirinya saat ini bakal membuat dirinya celaka. Saya mencari pelatih yang miliki sisi pengetahuan dan pengalaman di tingkat paling tinggi,” imbuh bekas bek AC Milan tersebut.

Italia bakal melangsungkan pertandingan pertamanya usai gugur dari babak kualifikasi Piala Dunia 2018 berhadapan dengan Argentina dan Inggris pada bulan Maret. Lewat 2 pertandingan persahabatan tersebut, Di Biagio yang bakal pimpin skuat.

Drawing Piala Dunia 2018 Berlangsung Besok

Piala Dunia 2018 hanya tinggal berjarak sekitar 7 bulan lagi. Hari esok, pengundian tahap grup bakal berlangsung. Siapakan yang akan bertemu dengan siapa?

Proses pengundian tahap grup tersebut bakal berlangsung pada hari Sabtu (1/12/2017) dinihari WIB. Lokasi pengundian berlangsung akan dilakukan di Istana Kremlin yang jadi ikon utama dari kota Rusia.

Ini merupakan yang pertama kalinya Piala Dunia berlangsung di Rusia atau yang pertama di Eropa sedari tahun 2006 di Jerman. Rusia tundukkan Portugal/Spanyol dan juga Belgia/Belanda lewat bidding tuan rumah di Zurich, pada tanggal 2 Desember 2010.

Turnamen ini bakal berlangsung dari tanggal 14 Juni sampai dengan tanggal 15 Juli.Total 64 laga akan berlangsung di 12 stadion yang tersebar di 11 kota. Partai perdana dan final bakal berlangsung di Luzhniki Stadium di kota Moskow.

2 negara debutan di Piala Dunia sekarang ini ialah Islandia dan Panama. Sedangkan lewat 32 negara yang bermain di ajang Piala Dunia 2014, cuma 20 negara yang melangkah ke Rusia minus 2 raksasa Belanda dan juga Italia.

FIFA dan tuan rumah Rusia sendiri putuskan semua pertandingan akan berlangsung di belahan Rusia yang terletak di Eropa, bagian barat pegunungan Ural, agar waktu tempuh tiap tim tak terlalu panjang.

Telah siap menunggu pengundian besok? Kita nanti saja hasilnya seperti apa.

Poster Piala Dunia 2018

Selang beberapa hari menjelang drawing Piala Dunia 2018, FIFA telah keluarkan sebuah poster resmi dari ajang sepakbola terbesar di dunia tersebut. Poster tersebut nampak bergaya retro yang unik.

Poster itu mengetengahkan seorang kiper legendaris Rusia Lev Yashin. Yashin, yang disebut sebagai salah satu penjaga gawang paling oke sepanjang masa, digambarkan tengah lakukan aksi penyelamatan dengan 1 tangan.

Poster itu dibuat dengan gaya retro, sampai memiliki sebuah kesan jadul yang kental. Termasuk juga dalam penempatan warna dan desain. Dikutip dari situs resmi FIFA, poster ini diciptakan oleh seorang artis Rusia bernama Igor Gurovich.

“Poster resmi ajang Piala Dunia 2018 ialah refleksi yang sempurna dari sebuah seni Rusia dan warisan sepakbola,” ucap Sekjen FIFA, Fatma Samoura.

Berhubungan dengan sosok Lev Yashin, sang penjaga gawang adalah salah satu pemain paling oke yang pernah dimiliki Russia. Yashin, yang sudah 4 kali bermain di Piala Dunia, sekarang ini masih menjadi satu-satunya penjaga gawang yang sukses meraih Ballon d’or.

Yashin ada di poster tersebut dengan pakaian khasnya, kaus dan celana berwarna hitam plus topi. Ia digambarkan tengah menahan sebuah bola, yang juga bergaya retro. Bola tersebut pun terbagi dalam 2 bagian, di mana salah satunya menggambarkan daratan Russia kalau dilihat dari angkasa.

Piala Dunia 2018 bakal berlangsung di Rusia pada tanggal 14 Juni sampai 15 Juli yang akan datang. Sedangkan pengudian tahap grup bakal berlangsung pada tanggal 1 Desember lusa.

Ibrahimovic Sebut Swedia Bakal Tampil Lebih Lepas

Zlatan Ibrahimovic katakan kalau Swedia sekarang ini miliki beban berbeda dengan ketika ia masih aktif bersama tim nasional. Level tim jadi turun, namun masih oke dilihat dari sisi kolektif.

Swedia bakal berhadapan dengan Italia di pertandingan play-off di ajang Piala Dunia 2018. pertemuan pertama bakal berlangsung pada hari Sabtu (11/11/2017) dinihari WIB di Friends Arena, sedangkan pertemuan kedua bakal berlangsung di San Siro pada hari Selasa (14/11).

Ibrahimovic menganggap kalau Swedia tidak lagi miliki tingkat yang sama sedari ia pensiun. Tetapi demikian hal tersebut malah bikin tim yang di besut oleh Janne Andersson itu tidak ada banyak tekanan, sebab tidak terlalu dibebani oleh media dan publik Swedia.

“Ini bakal menjadi 2 pertandingan yang apik, tidak mudah untuk kedua tim. Masing-masing bakal lakukan semuanya untuk lolos, maka ini pada dasarnya seperti babak final turnamen. Play-off tersebut sungguh beda dengan pertandingan tahap grup,” ucap Ibrahimovic.

“Swedia tampil tanpa tekanan, sebab sedari saya pergi, tidak ada yang berharap banyak pada mereka dari media hingga para pendukung. Saat saya tampil, tingkatnya naik. Maka tingkatnya menurun sedari saya menepi.”

“Walau begitu, skuatnya masih oke secara kolektif, cuma dengan tanggung jawab yang lebih rendah di pundak mereka. Para pemainnya tak terlalu berpengalaman, tapi proyeknya ambisius,” imbuhnya sebagaimana dilansir Football Italia.

Kali terakhir Swedia menang atas Italia adalah di laga persahabatan pada 2 Juni 1998 silam dengan skor 1-0 lewat gol Kennet Andersson. Sejak saat itu mereka tak pernah menang di lima pertemuan secara beruntun, menelan empat kekalahan dan sekali imbang.

Setelah Piala Dunia 2018 Mascherano Bakal Pensiun dari Tim Nasional

Javier Mascherano telah putuskan kapan dirinya bakalu keluar dari tim nasional Argentina. Mascherano bakal gantung sepatu dari tim nasional usai ajang Piala Dunia 2018 berakhir.

Mascherano kali pertama tampil untuk tim nasional senior Argentina pada tahun 2003. Peraihan paling okenya di Tim Tango ialah ketika jadi runner-up di ajang Piala Dunia 2014, yang pada waktu tersebut tunduk dengan skor 0-1 dari Jerman di pertandingan final.

Pada sejumlah hari lalu, ia sukses menolong Argentina kembali ke ajang Piala Dunia 2018 di Rusia usai menangkan laga dengan skor 3-1 dari Ekuador di pertandingan terakhir babak kualifikasi.

Laga tersebut bikin Mascherano telah bukukan 139 caps bersama Albiceleste. Ia hanya tunduk 4 kali dari Javier Zanetti yang menjadi pemain paling banyak bermain bersama Argentina.

Di umur yang telah menginjak umur 33 tahun untuk sekarang ini, Mascherano pada akhirnya tetapkan waktu pensiunnya dari tim nasional. Ia bakal pamit dari tim nasional setelah Piala Dunia 2018 berakhir.

“Waktu saya di tim nasional berakhir di Rusia. Telah jelas, kalau hal tersebut bakal jadi titik terakhir saya,” imbuh Mascherano.

Walau bakal pensiun setelah Piala Dunia 2018, Mascherano masih belum tahu apakah bakal ikut ke Rusia atau tidak. Ia serahkan semua keputusan pada pelatih Jorge Sampaoli.

“Keputusan yang akan diambil oleh pelatih dan ia bakal putuskan apakah saya ikut ke Rusia atau tidak. Saya bakal lakukan usaha selama 6 atau 7 bulan ini untuk persiapkan diri. Sampaoli yang bakal putuskan. Saya amat hormati keputusan dari sang pelatih,” ucap pemain Barcelona tersebut.

Brasil Favorit Piala Dunia 2018

Tim nasional Brasil berhail melangkah ke Piala Dunia 2018 dengan amat impresif. Selecao yakin kalau mereka adalah salah satu favorit di Rusia.

Brasil keluar sebagai juara grup kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Conmebol. Rekor mereka pun terbilang apik, dengan berhasil mengantongi 41 poin lewat 18 kali laga yang sudah dilewati.

Neymar cs raih 12 kali hasil oke, 5 hasil seri, dan raih 1 kali hasil negatif. Brasil pun bermain produktif dengan bukukan 41 kali membobol gawang lawan dan 11 kali kemasukan.

Lawan terakhir yang ditundukkan Brasil ialah tim juara Copa America, Chile. Lewat laga yang berlangsung pada hari Rabu (11/10/2017) di Allianz Parque, Sao Paulo. Mereka menangkan laga dengan membobol 3 angka tanpa balas.

Sang platih Brasil, Tite, menganggap kalau tim besutannya adalah salah satu tim favorit di Piala Dunia 2018.

“Brasil adalah tim unggulan di Piala Dunia. Dengan sepakbola yang diperlihatkan, dengan musim yang telah dituntaskan, dengan tingkatannya, penampilan pun hasil akhir… Brasil adakah satu dari banyak tim, benar,” imbuh Tite.

Tite pun mengatakan 2 tim lain yang dinilai olehnya bakal jadi rival kuat Brasil dalam upaya raih gelar juara di Rusia.

“Saya telah katakan kalau Prancis pun berada dalam level yang oke. Pemain yang namanya mulai naik seperti (Kylian) Mbappe, (Alexandre) Lacazette, (Antoine) Griezmann. saksikan saja pada 3 pemain penyerang,” ucap Tite.

“Dan juga masih ada tim juara dunia yaitu Jerman,” sambung dia.

Portugal Optimis Tundukkan Swiss

Portugal bakal melangsungkan pertandingan penentuan berhadapan dengan Swiss. Portugal percaya kalau mereka bisa raih hasil yang beda dari pertemuan sebelumnya untuk masuk ke Piala Dunia.

Portugal dan Swiss sedang perebutkan tiket menuju putaran final Piala Dunia 2018. Swiss sekarang ini berada di urutan teratas klasemen Grup B dengan mengumpulkan 27 poin, unggul dengan selisih 3 poin dengan Portugal yang berada di urutan 2.

Jadi laga terakhir antara kedua tim yang akan berlangsung pada hari Rabu (11/10/2017) dini hari WIB di Estadio Da Luz, bakal menjadi penentu siapa yang berhasil lolos langsung ke Rusia dan tim mana yang perlu lewati babak play-off.

Swiss cuma perlu paling tidak hasil imbang untuk amankan tiket menuju Rusia. Sedangkan Portugal yang memiliki jarak cetak angka amat besar (+26) perlu hasil oke untuk menyingkirkan Swiss (+18) dari urutan teratas klasemen Grup B serta masuk langsung ke putaran final.

Lewat pertemuan pertama pada bulan September 2016, Swiss raih hasil oke dengan skor 2-0 melawan Portugal. Pada waktu tersebut, Portugal bermain tanpa ada sosok Ronaldo yang tengah alami cedera.

Melihat pertandingan penentu kali ini, pemain bek Portugal Pepe percaya kalau timnya tak akan tunduk lagi. Ada sosok Ronaldo, Pepe percaya kalau Portugal bakal raih hasil yang beda.

“Hal tersebut merupakan laga pertama kami dan kami tampil tampa pemain paling penting, pemimpin kami Cristiano Ronaldo. Saat ini bakal beda,” kata Pepe.

“Saya tahu yang Cristiano mau ada di Piala Dunia tahun berikutnya. Maka Anda dapat bertanya padanya, namun saya sebagai temannya dan tahu apa yang ia incar, saya dapat jamin kalau yang diharapkan Cristiano ialah menolong Portugal dan menang. Lolos ke Piala Dunia.”

“Adakah tim di dunia yang tak akan lebih hebat tanpa ada sosok Cristiano Ronaldo? Saya anggap tak. Bersama Cristiano, tentu tim kami lebih berharga,” sambung Pepe.

“Ini bakal menjadi pertandingan yang tidak, namun kalau kami bersama, para pemain dan pendukung bakal tidak mudah bagi lawan. Namun kami perlu melangsungkan tugas kami dan apa yang pelatih inginkan. Mari langsungkan laga dengan konsentrasi yang kompetitif.”