Tag Archives: Piala Dunia 2018

5 Tim Piala Dunia 2018 yang Bakal Bikin Kejutan

5 Tim kuda hitam Piala Dunia 2018

Ajang Piala Dunia 2018 kurang dari 3 bulan akan segera dimulai. 32 nama tim piala dunia sudah terbagi dalam 8 grup. Dalam masing-masing grup tentu saja ada banyak tim yang menjadi unggulan.

Di samping sejumlah negara favorit, tentu ada beberapa negara yang akan menjadi kuda hitam dan bikin negara unggulan lain tertahan walaupun mereka tak diunggulkan malah debutan Piala Dunia. Berikut adalah 5 negara kuda hitam yang bersiap membuat Piala Dunia 2018 mengejutkan.

Tim Islandia Piala Dunia 2018

Islandia

Pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa terdapat sebuah hal yang mengejutkan. Lewat negara kecil nan dingin di Eropa Utara yang tak menjadi favorit yaitu Islandia berhasil lolos untuk pertama kalinya di ajang bergengsi antar negara itu. Malah yang lebih bagus lagi, Islandia lolos otomatis sebagai juara grup I, paksakan tim bertabur bintang Kroasia melangusngkan babak play off, dan putuskan harapan 2 tim kuda hitam Eropa yaitu Turki dan Ukraina untuk lolos.

Satu grup dengan tim  unggulan yaitu Argentina, Kroasia, dan Nigeria, di grup D bukan hal yang mustahil tim ini akan kembali mengejutkan. Pasalnya pada Piala Eropa 2016 tim “dingin” ini dapat melangkah ke babak perempat final malah tundukkan Inggris. Menarik dinanti kiprah tim debutan ini.

Tim Kosta Rika Piala Dunia 2018

Kosta Rika

Tim nasional Kosta Rika bukan sebuah negara debutan. Ini merupakan performa kelima mereka di kompetisi bergengsi 4 tahunan ini. Mengapa Kosta Rika disebut bakal menjadi kuda hitam di Piala Dunia 2018? Lewat gelaran Piala Dunia tahun 2014 kemarin, Kosta Rika dengan mengejutkan lolos sampai ke babak perempat final.

Yang lebih hebat tim ini pernah bikin Belanda waktu itu kelelahan dan memaksa adu penalti walau mereka kalah dengan skor 4-3. Kosta Rika bergabung dengan raksasa Conmmebol Brasil, Swis, dan Serbia di grup E. Bukan tak mungkin momen tahun 2014 akan kembali terulang kembali oleh Kosta Rika di 2018.

Baca Juga : Grup Terpanas Piala Dunia 2018

Tim Mesir Piala Dunia 2018

Mesir

Tim nasional Mesir sesungguhnya bukanlah tim lemah di afrika. Malah tim dengan julukan Sang Firaun ini jadi pencatat paling banyak piala afrika sepanjang sejarah. Tetapi, dalam pentas dunia, kekuatan Mesir tak begitu nampak. Perlukan waktu hampir 2 dekade sedari tahun 1990 untuk Mesir kembali tampil ke turnamen antar negara paling besar tersebut.

1 grup dengan tuan rumah Rusia, Arab Saudi, dan Uruguay, bukan tidak mungkin Mesir akan mengungguli mereka. Apalagi diperkuat pemain bintang Liverpool Mohamed Salah menarik untuk dilihat bagaimana Sang Firaun beraksi di grup A.

Tim Peru Piala Dunia 2018

Peru

Babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Conmmebol pun membuat kejutan. Pemenang double Copa America, Chile perlu terhenti impiannya ke ajang sepakbola dunia. Mereka hanya finis di urutan 6, kalah dari Peru.

Benar, Peru memang tim nasional penebar kejutan sepanjang babak kualifikasi. Selain bikin Chili tak lolos, Peru pun pernah membuat tim Argentina kerepotan walau pada akhirnya tim ini perlu merasa puas di urutan 5 dan melangsungkan babak play off. Bergabung di grup C bersama, tim penuh para bintang Perancis, Australia, dan Denmark menarik apakah Peru dapat membuat public terkejut.

Tim Iran Piala Dunia 2018

Iran

Mungkin lewat ajang Piala Dunia 2018, tim Asia yang diunggulkan yaitu Jepang, Australia, dan Korea Selatan. Tetapi tim nasional Iran juga raksasa Asia yang layak untuk dipikirkan dalam pesta akbar sepakbola dunia ini. Hal ini dikarenakan selama babak kualifikasi, Iran bermain dengan apik dan menjadi wakil Asia pertama yang berhasil lolos. Walaupun tergabung dalam grup neraka yaitu grup B yang isinya Spanyol, Portugal, dan Maroko, tim ini tentu saja bakal lakukan hal yang tidak terduga sebelumnya.

Itulah 5 tim yang akan membuat kejutan di Piala Dunia 2018. Kira-kira apa saja ya kejutan yang akan tim tersebut berikan?

Laga di Grup A Piala Dunia 2018

Jadwal Grup A Piala dunia 2018

Piala dunia 2018 bakal berlangsung pada tanggal 14 Juni sampai dengan 15 Juli 2018 yang akan datang. Beberapa laga di ajang Piala Dunia 2018 bakal disiarkan langsung oleh Trans TV, Trans7, dan Transvision.

Perselisihan Grup A yang isi ada tim tuan rumah Rusia, Arab Saudi, Mesir, dan Uruguay akan berselisih untuk raih 2 posisi untuk melaju ke babak 16 besar.

Di Grup A, Uruguay jadi tim favorit untuk lolos tahap grup. Satu tempat lainnya, diprediksi bakal direbutkan Rusia, Mesir, dan Arab Saudi.

Semua laga Grup A bakal berlangsung dalam rentang waktu 14 Juni sampai dengan 25 Juni di 6 stadion yang berbeda.

Laga awal Piala Dunia 2018 akan pertemukan tim tuan rumah Rusia melawan Arab Saudi pada tanggal 14 Juni di stadion Luzhniki. Rencananya, jadwal kick off Rusia vs Arab Saudi akan berlangsung pukul 22.00 WIB.

Yang menarik, laga Rusia menghadapi Arab Saudi adalah laga 2 tim dengan peringkat FIFA paling buruk di antara tim peserta Piala Dunia 2018. Rusia ada di urutan 63, sedangkan Arab Saudi di urutan 69.

Baca Juga : Grup Terpanas Piala Dunia 2018

Sepak terjang Rusia di tahap grup sebagai tuan rumah akan ditunggu. Sepanjang sejarah Piala Dunia, Afrika Selatan jadi satu-satunya tim berstatus tuan rumah yang tak dapat lolos ke tahap grup.

Semedangkan untuk Arab Saudi, Piala Dunia 2018 bakal jadi Piala Dunia kelima sepanjang sejarah. Arab Saudi terakhir tampil di Piala Dunia pada tahun 2006.

Selang 1 hari, pada taggal 15 Juni, Mesir akan kembali memulai perjuangannya di Piala Dunia usai menepi selama 28 tahun.

Mohamed Salah dan kawan-kawan bakal tantang juara dunia 2 kali Uruguay di laga pertama mereka pada tahap grup Piala Dunia 2018. Laga Mesir melawan Uruguay akan berlangsung pukul 21.00 WIB di Central Stadium.

Berikut Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2018 Grup A
14 Juni 2018 pukul 22.00 WIB:
Rusia Vs Arab Saudi, di Luzhniki Stadium

15 Juni 2018 pukul 21.00 WIB:
Mesir vs Uruguay, di Central Stadium

20 Juni 2018 pukul 01.00 WIB:
Rusia vs Mesir, di Krestovsky Stadium

20 Juni 2018 pukul 22.00 WIB:
Uruguay vs Arab Saudi, di Rostov Arena

25 Juni 2018 pukul 22.00 WIB:
Uruguay vs Rusia, di Cosmos Arena

25 Juni 2018 pukul 21.00 WIB:
Arab Saudi vs Mesir, di Volgograd Arena

Grup Terpanas Piala Dunia 2018

Grup Terpanas Piala Dunia 2018

Drawing atau undian untuk babak penyisihan grup Piala Dunia 2018 yang berlangsung pada hari Jumat, 1 Desember 2018 di State Kremlin Palace, Moskow, Russia sudah nampak hasilnya. Hadirnya para wakil negara peserta, pejabat FIFA, dan para legenda sepakbola, acara tersebut berlangsung secara khidmat.

Menurut format yang sudah ditentukan, 32 negara peserta diundi satu persatu untuk masuk ke dalam 8 grup berbeda. Sebelumnya mereka pun telah dibagi ke dalam 4 berbeda yang ditentukan sesuai dengan peringkat atau ranking FIFA.

Rusia sebagai tim tuan rumah dari awal telah pasti akan masuk ke dalam Grup A. Mereka pun bakal bermain paling depan, lebih tepatnya tampil pada pertandingan pembuka.

Setelah sekitar 1 jam, hasil yang dinantipun keluar. Secara umum, pembagian grup pada perhelatan akbar ini terbilang merata. Walau memang tetap ada beberapa yang dinilai lebih berat dibanding yang lain.

Argentina Ancaman di Grup D Piala Dunia 2018

Yang amat mencolok ialah di Grup D. Di sana terkumpul Argentina, Kroasia, Nigeria dan Islandia.

Kita semua tahu seperti apa kapasitas yang dimiliki oleh Argentina. Mereka adalah finalis di Piala Dunia sebelumnya. Untuk Kroasia, mereka miliki sejarah manis di kompetisi ini, dan dari gabungan tim pun dapat diandalkan sebab dihuni banyak bintang top Eropa.

Kemudian Nigeria, mereka adalah tim yang tidak bisa dianggap remeh. Mereka adalah salah satu kekuatan sepakbola Afrika dan telah jadi tim yang setiap kali ikut di ajang Piala Dunia sampai tak akan merasa asing untuk tampil di pentas papan atas itu.

Terakhir adalah Islandia. Mereka memang tim yang masih awal. Namun jangan ada yang meremehkan. Dengan Piala Eropa kemarin saja mereka dapat membuat public terkejut lewat kelolosan mereka hingga babak perempatfinal, tunduk dari sang finalis, Prancis, usai sebelumya sempat membekap tim kuat, Inggris.

Hasil Draw Grup Piala Dunia 2018

Grup lain yang juga cukup menyita perhatian ialah Grup B serta F. Di Grup B, 2 tim kuat Eropa, Portugal dan Spanyol saling berhadapan. Mereka akan berselisih dengan Iran serta Maroko perebutkan 2 tiket menuju babak 16 besar.

Kemudian di Grup F, berkumpul sang juara bertahan Jerman yang akan saling sikut dengan Meksiko, Swedia serta Korea Selatan.

Tidak kalah serunya, di Grup G akan menghadirkan duel panas antara Inggris dan Belgia. Kedua tim tersebut diketahui miliki banyak pemain bintang dan pantas untuk dinanti performa mereka. Di sana pun ada Tunisia dan juga tim debutan lain yang pasti bikin penasaran, yaitu Panama.

Walau masih amat cepat, tetapi banyak yang telah menebak siapa calon terkuat juara. Materi tim dan juga penampilan terakhir para kontestan jadi acuan.

Juara Bertahan Jerman Ancaman di Grup F Piala Dunia 2018

Jerman sebagai juara bertahan masih menjadi unggulan. Mereka punya tim yang solid, terbukti dengan sukses menjuarai Piala Konfederasi 2017 kemarin. Walau hanya turun dengan skuat ‘nomor dua’ pasukan asuhan Joachim Loew tetap tak terbendung.

Lalu ada Brasil. Mereka memang selalu menjadi unggulan dari satu perhelatan ke perhelatan lain. Sejarah apik sebagai pegumpul trofi terbanyak di turnamen akbar ini menjadi jaminan. Apalagi, Selecao memiliki deretan bintang papan atas, macam Neymar, Philippe Coutinho, Marcelo, dan lain-lain.

Ada pula finalis sebelumnya, Argentina yang masih akan dipimpin pemain terbaiknya Lionel Messi. Jangan pula lupakan Spanyol yang mulai bangkit lagi. Lalu ada Prancis yang diam-diam bisa menyodok. Nama Portugal pun harus tetap diperhitungkan mengingat di sana ada pemain terbaik dunia Cristiano Ronaldo dan status mereka sebagai juara Eropa.

Tetapi yang menarik, para tim tersebut tidak ingin dikatakan sebagai tim yang diunggulkan menjadi juara, mereka semua lebih suka dengan melangsungkan laga terlebih dulu dibanding harus membagakan diri dengan sebutan tim favorit.

Hasil Drawing Piala Dunia 2018

Drawing Piala Dunia 2018

FIFA sudah langsungkan drawing Piala Dunia Rusia 2018 pada hari Jumat (1/11/2017) di Kremlin. Lewat hasil undian yang telah dilangsungkan, sang juara bertahan Jerman bakal berhadapan dengan Mexico, Swedia, dan Korea Selatan terdaftar dalam 1 Grup di Grup F. Lewat grup ini, Jerman dan Mexico lebih menjadi favorit bisa terus melangkah ke babak 16 besar.

Lewat sebuah pernyataan pertama, sang pelatih Jerman Joachim Löw merasa puas dengan hasil undian Piala Dunia 2018 ini.

“Kami berharap bisa pertahankan titel dengan keberhasilan. Ini adalah misi kami,” imbuh Joachim Low.

Jerman melenggang ke Rusia usai tuntaskan babak kualifikasi di Grup C Zona Eropa dengan baik. 10 pertandingan sukses mereka menangkan tanpa raih hasil buruk sekalipun.

Berhadapan dengan Jerman, Swedia, miliki catatan yang terbilang masih kurang oke sebelum lolos ke Rusia. Tim ini sebelumnya perlu lewati babak play off. Dengan bermodal agregat tipis 1-0, Swedia berhasil menangkan laga atas Italia, juara 4 kali Piala Dunia. Tetapi hasil oke ini juga miliki catatan kaki, tim nasional Italia tahun ini tengah alami krisis kepelatihan dan pemain.

Hasil Drawing Piala Dunia 2018

Sedangkan lawan Jerman lainnya, Korea Selatan, lolos ke Rusia menjadi runner up grup A di bawah Iran dalam round ke-3. penyisihan zona Asia. Yang berarti ajang Piala Dunia tahun ini bukan, tim paling oke yang Korea Selatan miliki.

Baca Juga : Grup Neraka Piala Dunia 2018

Salah satu pesaing paling berat yang bakal bertemu dengan Jerman cuma tim Meksiko, pemimpin di kualifikasi zona Amerika Tengah sebelum lolos ke Rusia. Peserta senantiasa berada di Piala Dunia dari Amerika Tengah ini telah lebih dari 14 kali bermain. Yang berarti mereka hanya miliki pengalaman berhadapan dengan turnamen sepakbola paling besar ini.  Tetapi langkah Meksiko di Piala Dunia sering pupus di babak 16 besar.

Conte Opsi yang Pas untuk Timnas Italia

Antonio Conte didekati Tim Nasional Italia

Wakil Komisaris FIGC Alessandro Costacurta memiliki harapan agar Antonio Conte kembali menjadi pelatih tim nasional Italia. Bagi dirinya, Conte merupakan sosok yang paling cocok di antara para calon lainnya.

Conte sesungguhnya pernah jadi pelatih Gli Azzurri pada tahu 2014-2016. Tetapi, usai ajang Piala Eropa 2016, dia lekas bergabung dengan Chelsea.

Keadaan Italia sekarang ini juga tengah menggantung. Seiring gagal lolos menuju Piala Dunia 2018, Giampiero Ventura dikeluarkan dan sekarang ini Luigi Di Biagio jadi pelatih untuk sementara.

Pernah hadir sejumlah calon selain Conte. Sebut saja Carlo Ancelotti sampai Claudio Ranieri.

Tetapi untuk Costacurta, Conte merupakan yang paling pas. Bekas pemain bek AC Milan yang sekarang ini memimpin pencarian pelatih baru tim nasional Italia tersebut juga miliki rencana untuk menghubungi Conte.

“Dari para calon potensial, untuk saya Conte merupakan pilihan yang paling pas. Saya bakal berbicara dengan Conte dalam sejumlah bulan ke depan,” imbuh Costacurta.

“Conte telah perlihatkan kalau ia dapat jadi pelatih tim nasional. Kita melihat hal tersebut di Piala Eropa. Sedangkan calon lain belum bisa memberi bukti nyata.”

“Tetapi, bukan berarti saya tak senang kalau Roberto Mancini atau Ancelotti yang hadir. Walau Ancelotti telah berkata kalau ia tidak mau pekerjaan ini.

Nama lain yang juga ikut dihubungkan dengan posisi pelatih tim nasional Italia ialah Gennaro Gattuso. Tetapi Costacurta menganggap jabatan sebagai pelatih tim nasional terlalu cepat untuk Gattuso.

“Saya akan mengatakan langsung: Gattuso, tidak, saya tak akan hubungi dirinya. Ini amat cepat,” kata Costacurta.

“Saya percaya kalau Gattuso bakal jadi pelatih tim nasional beberapa tahun ke depan sebab ia miliki semuanya mulai dari karakter dan determinasi. Namun saya amat suka dengan dirinya. Memilih dirinya saat ini bakal membuat dirinya celaka. Saya mencari pelatih yang miliki sisi pengetahuan dan pengalaman di tingkat paling tinggi,” imbuh bekas bek AC Milan tersebut.

Italia bakal melangsungkan pertandingan pertamanya usai gugur dari babak kualifikasi Piala Dunia 2018 berhadapan dengan Argentina dan Inggris pada bulan Maret. Lewat 2 pertandingan persahabatan tersebut, Di Biagio yang bakal pimpin skuat.

Drawing Piala Dunia 2018 Berlangsung Besok

Piala Dunia 2018 hanya tinggal berjarak sekitar 7 bulan lagi. Hari esok, pengundian tahap grup bakal berlangsung. Siapakan yang akan bertemu dengan siapa?

Proses pengundian tahap grup tersebut bakal berlangsung pada hari Sabtu (1/12/2017) dinihari WIB. Lokasi pengundian berlangsung akan dilakukan di Istana Kremlin yang jadi ikon utama dari kota Rusia.

Ini merupakan yang pertama kalinya Piala Dunia berlangsung di Rusia atau yang pertama di Eropa sedari tahun 2006 di Jerman. Rusia tundukkan Portugal/Spanyol dan juga Belgia/Belanda lewat bidding tuan rumah di Zurich, pada tanggal 2 Desember 2010.

Turnamen ini bakal berlangsung dari tanggal 14 Juni sampai dengan tanggal 15 Juli.Total 64 laga akan berlangsung di 12 stadion yang tersebar di 11 kota. Partai perdana dan final bakal berlangsung di Luzhniki Stadium di kota Moskow.

2 negara debutan di Piala Dunia sekarang ini ialah Islandia dan Panama. Sedangkan lewat 32 negara yang bermain di ajang Piala Dunia 2014, cuma 20 negara yang melangkah ke Rusia minus 2 raksasa Belanda dan juga Italia.

FIFA dan tuan rumah Rusia sendiri putuskan semua pertandingan akan berlangsung di belahan Rusia yang terletak di Eropa, bagian barat pegunungan Ural, agar waktu tempuh tiap tim tak terlalu panjang.

Telah siap menunggu pengundian besok? Kita nanti saja hasilnya seperti apa.

Poster Piala Dunia 2018

Selang beberapa hari menjelang drawing Piala Dunia 2018, FIFA telah keluarkan sebuah poster resmi dari ajang sepakbola terbesar di dunia tersebut. Poster tersebut nampak bergaya retro yang unik.

Poster itu mengetengahkan seorang kiper legendaris Rusia Lev Yashin. Yashin, yang disebut sebagai salah satu penjaga gawang paling oke sepanjang masa, digambarkan tengah lakukan aksi penyelamatan dengan 1 tangan.

Poster itu dibuat dengan gaya retro, sampai memiliki sebuah kesan jadul yang kental. Termasuk juga dalam penempatan warna dan desain. Dikutip dari situs resmi FIFA, poster ini diciptakan oleh seorang artis Rusia bernama Igor Gurovich.

“Poster resmi ajang Piala Dunia 2018 ialah refleksi yang sempurna dari sebuah seni Rusia dan warisan sepakbola,” ucap Sekjen FIFA, Fatma Samoura.

Berhubungan dengan sosok Lev Yashin, sang penjaga gawang adalah salah satu pemain paling oke yang pernah dimiliki Russia. Yashin, yang sudah 4 kali bermain di Piala Dunia, sekarang ini masih menjadi satu-satunya penjaga gawang yang sukses meraih Ballon d’or.

Yashin ada di poster tersebut dengan pakaian khasnya, kaus dan celana berwarna hitam plus topi. Ia digambarkan tengah menahan sebuah bola, yang juga bergaya retro. Bola tersebut pun terbagi dalam 2 bagian, di mana salah satunya menggambarkan daratan Russia kalau dilihat dari angkasa.

Piala Dunia 2018 bakal berlangsung di Rusia pada tanggal 14 Juni sampai 15 Juli yang akan datang. Sedangkan pengudian tahap grup bakal berlangsung pada tanggal 1 Desember lusa.

Ibrahimovic Sebut Swedia Bakal Tampil Lebih Lepas

Zlatan Ibrahimovic katakan kalau Swedia sekarang ini miliki beban berbeda dengan ketika ia masih aktif bersama tim nasional. Level tim jadi turun, namun masih oke dilihat dari sisi kolektif.

Swedia bakal berhadapan dengan Italia di pertandingan play-off di ajang Piala Dunia 2018. pertemuan pertama bakal berlangsung pada hari Sabtu (11/11/2017) dinihari WIB di Friends Arena, sedangkan pertemuan kedua bakal berlangsung di San Siro pada hari Selasa (14/11).

Ibrahimovic menganggap kalau Swedia tidak lagi miliki tingkat yang sama sedari ia pensiun. Tetapi demikian hal tersebut malah bikin tim yang di besut oleh Janne Andersson itu tidak ada banyak tekanan, sebab tidak terlalu dibebani oleh media dan publik Swedia.

“Ini bakal menjadi 2 pertandingan yang apik, tidak mudah untuk kedua tim. Masing-masing bakal lakukan semuanya untuk lolos, maka ini pada dasarnya seperti babak final turnamen. Play-off tersebut sungguh beda dengan pertandingan tahap grup,” ucap Ibrahimovic.

“Swedia tampil tanpa tekanan, sebab sedari saya pergi, tidak ada yang berharap banyak pada mereka dari media hingga para pendukung. Saat saya tampil, tingkatnya naik. Maka tingkatnya menurun sedari saya menepi.”

“Walau begitu, skuatnya masih oke secara kolektif, cuma dengan tanggung jawab yang lebih rendah di pundak mereka. Para pemainnya tak terlalu berpengalaman, tapi proyeknya ambisius,” imbuhnya sebagaimana dilansir Football Italia.

Kali terakhir Swedia menang atas Italia adalah di laga persahabatan pada 2 Juni 1998 silam dengan skor 1-0 lewat gol Kennet Andersson. Sejak saat itu mereka tak pernah menang di lima pertemuan secara beruntun, menelan empat kekalahan dan sekali imbang.