Tag Archives: Pep Guardiola

Pilih PSG, Dani Alves Minta Maaf Pada Pep Guardiola Dan The City

Pesepakbola anyar di Paris Saint-Germain, yakni Dani Alves akhirnya meminta maaf pada pelatih Manchester City yakni Pep Guardiola karena tidak memilih klub ini sebagai klub barunya di musim ini.

Dani Alves memutuskan untuk pindah ke Paris Saint-Germain tepat di hari ini dengan statusnya bebas transfer setelah tidak terikat lagi dengan Juventus sejak musim lalu. Pemain dari Brasil itu memang selalu dihubungkan dengan beberapa klub Eropa, yang paling getol adalah Manchester City karena akan bereuni dengan mantan pelatihnya di Barcelona, yakni Pep Guardiola.

Guardiola memang juga ingin mendapatkan pemain belakang setelah menjual Pablo Zabaleta, Bacary Sagna dan Gael Clichy di bursa transfer musim ini.

Akan tetapi, pemain berumur 34 tahun demi prestasi tiga piala Liga Champions itu tidak jadi menandatangani kontrak bersama The Citizens dan malah berkeinginan untuk menambah pengalamannya di PSG demi meraih piala Liga Champions selanjutnya.

Selama menjalani konferensi pers mengenai dirinya, Alves memaparkan bahwa dirinya merasa bersalah pada Guardiola dan Manchester City yang pasti kecewa dengan pilihan saya dan merasa sakit hati. “ Saya minta maaf untuk semua yang sudah terjadi. ” paparnya.

“ Saya bergabung dengan PSG demi meraih juara, saya senang karena dapat mendapatkan gelar Liga Champions sebanyak tiga kali, untuk itu saya ingin membagikan pengalaman saya selama berada di sini. ” ucapnya lagi.

Manchester City disebutkan sudah tak dapat mendapatkan Alves setelah Paris Saint-Germain lebih dulu menyalip pemain incaran mereka ini dengan penawaran yang tertinggi.

Klub Ligue 1 ini menambah penawaran dengan kontrak 115.000 pound atau 1,97 miliar rupiah tiap minggunya demi memikat  Dani Alves.

Saat ini, Manchester City hanya berharap pada pemain Tottenham Hotspur yakni Kyle Walker. Sementara itu, Pep Guardiola sudah menghabiskan dana demi mendapatkan Bernardo Silva senilai 43 juta poundsterling (Rp 7391 miliar) dan kiper Ederson senilai 35 juta (601 miliar rupiah).

Masa Depan Yang Tidak Mudah Untuk Nolito di Manchester City

Keinginan dari pemain andalan Manchester City, yakni Nolito, untuk kembali ke kampung halamannya sepertinya akan sulit terwujud. Alasannya adalah, klub mengisyaratkan untuk menjualnya dengan status sebagai pemain tetap.

Nolito bergabung dengan Manchester City di awal musim 2016/2017 yang lalu dengan rasa percaya diri yang tinggi. Dia pernah menjadi pemain yang diandalkan di pertengahan musim perdana. Akan tetapi, pemain ini tidak pernah beraksi lagi di pertengahan musim yang kedua.

Hadirnya Pep Guardiola sebagai pelatih anyar The City beberapa waktu yang lalu sepertinya mempengaruhi peranannya di timnya. Pep memutuskan tidak akan memasukkan dirinya dalam skuat bentukannya selama di City, Nolito pun berharap dapat segera kembali melanjutkan karirnya di Spanyol, negara kelahirannya. Akan tetapi, keinginannya itu sepertinya tidak akan mudah direalisasikan karena City berharap yang lain.

Pemain ini merasa bahwa karirnya di klubnya saat ini tidak lagi seefektif dulu. Dia menilai jika perkembangannya sebagai pemain pasti terhambat dengan waktu bermain yang tidak sebanyak dulu lagi.

Di sisi lain, dirinya mengungkapkan jika Sevilla ingin mendapatkannya di musim baru nanti. Akan tetapi, klub Andalusia itu hanya ingin menjadikan sang pemain dengan pilihan pembelian. Walau demikian, harapan klub ini tidak mendapat izin dari klub miliknya, The City yang hanya akan melepas pemainnya ini dalam bursa transfer musim panas 2017 yang akan datang.

” Saya akan mengungkapkan semuanya pada Anda. Beberapa waktu yang lalu, saya mendapat beberapa penawaran dan kedua klub ini memang terbuka pada saya. Di musim ini, ada Sevilla dan Celta Vigo yang berkeinginan untuk mendapatkan saya. Namun, untuk ke depannya kita akan lihat perkembangannya, ” tutup Nolito.

Pep Guardiola : Tidak Mudah Mengalahkan Chelsea

Pep Guardiola mengungkapkan bahwa semuanya masih dapat berubah dalam laga di liga Premier League musim ini. Akan tetapi, dirinya mengungkapkan bahwa berupaya mengejar Chelsea juga menjadi hal yang begitu tak mudah.

Chelsea masih menjadi juara di klasemen dengan membukukan 69 poin dari 29 laga yang mereka mainkan. Akan tetapi, The Blues baru saja meraih kegagalan setelah kalah dengan skor akhir 1-2 atas Crystal Palace yang dilaksanakan di Stamford Bridge akhir minggu yang lalu.

Akan tetapi, Manchester City justru tak berhasil memakai kesempatan itu untuk menambah poin. City hanya menyelesaikan laga dengan hasil seri, yakni 2-2 kontra Arsenal dalam Premier League yang dihelat di Emirates Stadium, pada Minggu (2/4/2017) malam WIB.

Itu menjadi hasil seri di laga yang ketiga secara berturut-turut dimainkan City selama Premier League bergulir. Sergio Aguero dan rekan-rekan setim saat ini menduduki posisi yang keempat dengan hasil 58 poin dari 29 laga, selisih 11 poin dari The Blues.

Manchester City akan memperoleh peluang demi semakin dekat dengan posisi The Blues saat menjalani laga tandang ke Stamford Bridge, Rabu (5/4/2017) yang akan datang. Akan tetapi, Guardiola tak begitu optimis dapat mengalahkan Chelsea nantinya.

” Kami ingin berhasil, namun kami tidak dapat selalu bermain dengan apik dan hasil penuh kemenangan. Masih terdapat banyak laga yang dapat kami mainkan, yakni sembilan laga lagi, akan tetapi, kini terasa sulit mengejar posisi teratas. Laga kemarin, mereka kalah dan kami tidak dapat menang dan Arsenal masih sama performanya seperti di laga terdahulu, ” ujar Guardiola.

Lebih lanjut, Pep Guardiola mengungkapkan bahwa semuanya dapat terjadi di liga ini. Walau begitu, City tahu apa yang wajib kami laksanakan saat menghadapi Chelsea beberapa hari mendatang. “Kami akan segera menjalani latihan dengan baik dan memepersiapkan diri sebaik mungkin kemudian bersaing di London, ” tutupnya.