Tag Archives: Napoli

Insigne Sebut Nice Masih Mengancam Walau Balotelli dan Sneijder Tak Ada

Napoli berhasil keluar dari ancaman Mario Balotelli dan Wesley Sneijder saat menjadi tuan rumah berhadapan dengan Nice. Namun Partenopei sadari kalau Nice memang kokoh tidak cuma karena ada 2 pemain tersebut.

Napoli dan Nice bakal rebutkan tiket masuk ke tahap grup ajang Liga Champions di babak play-off. Napoli lebih awal menjadi tuan rumah melawan Nice yang berlangsung pada hari Kamis (17/8/2017) dinihari WIB padai pertemuan pertama di San Paolo, sebelum mendapat giliran mengunjungi markas Nice pada pekan selanjutnya.

Pemain penyerang Napoli Lorenzo Insigne sadar kalau Nice tak dapat dilihat dengan sebelah mata sekalipun mereka tak ada sosok Balotelli dan Sneijder. Balotelli masih alami cedera hamstring, sedangkan Sneijder masih belum bugar 100 persen untuk bermain bersama tim yang finis di urutan ketiga ajang Liga Prancis musim lalu tersebut.

Walau begitu, Nice kuat bukan cuma karena 2 pemain tersebut. Mereka pun masih ada Jean Seri, Christophe Jallet, dan Dante yang memperlihatkan kualitas timnya cukup merata.

“Tak peduli siapa yang tampil, kami harus memberi ekspresi permainan kami sendiri. Kami perlu hati-hati, sebab walaupun mereka tidak miliki para pemain besar, mereka masih miliki talenta oke malah tanpa Sneijder dan Balotelli,” ujar Insigne.

“Mereka miliki skuat yang kompetitif. Kami pikirkan tentang hal besok, pertandingan pertama it uterus jadi hal yang penting.”

“Kami dapat berikan mereka tekanan jika dapat selalu berkonsentrasi dalam 90 menit, sebab kita telah melihat bahwa fokus kami menurun, kami tidak lagi mengancam seperti dulu lagi,” sambung dia.

Napoli vs Bournemouth Imbang 2-2

Napoli bermain unggul pada pertandingan ujicoba pramusim berhadapan dengan tim Inggris, Bournemouth. Tetapi, hingga akhirnya Partenopei perlu merasa puas dengan hasil akhir imbang 2-2.

Berhadapan dengan Bournemouth pada hari Minggu (6/8/2017) di Vitality Stadium, Napoli unggul lebih awal lewat angka yang diciptakan oleh Dries Mertens hingga menit 30. Tetapi, tim tuan rumah memutar balik keadaan lewat angka yang diciptakan oleh Benik Afobe pada menit 52 dan Simon Francis di menit 75.

Napoli pada akhirnya berhasil keluar dari hasil buruk usai Piotr Zielinski ciptakan angka penyeimbang di menit 84.

Di pertandingan ini, Napoli bermain dengan kekuatan penuh. Sang pelatih Maurizio Sarri memainkan trio Jose Callejon, Mertens, dan Lorenzo Insigne di garis depan sedari menit perdana.

Walau bermain di markas lawan, Napoli dapat kuasai laga. Mereka banyak lakukan ancaman ke gawang Bournemouth yang dijaga oleh Asmir Begovic pada babak pertama dan Artur Boruc di babak kedua.

Napoli pada akhirnya unggul di menit 30 lewat angka yang diciptakan oleh Mertens. Cetak angka ini berbau keberuntungan sebab Mertens dengan tidak sengaja memutar sepakan Insigne ke arah gawang sampai membuat Begovic terkecoh.

Laga lebih imbang di babak kedua. Afobe samakan skor di menit 52 usai tandukan jarak dekatnya tidak dapat diantisipasi oleh Pepe Reina.

Bournemouth lalu memutar balik unggul di menit 75. Pihak Napoli menganggap terjadi sebuah pelanggaran pada Zielinski, namun ternyata wasit tidak meniup peluit. Hal ini Francis manfaatkan untuk membawa bola ke area penalti dan membuat penjaga gawang pengganti Rafael terkecoh.

Tetapi, Napoli dapat membuat skor imbang di menit 84. Zielinski optimalkan umpan dari Arkadiusz Milik untuk membawa gawang Bournemouth lewat sepakan terarah.

Kemudian, Napoli bakal lakukan ujicoba dengan Espanyol di Kamis (10/8) yang akan datang sebelum berhadapan dengan Nice di pertemuan pertama play-off ajang Liga Champions di hari Rabu (16/8).

Susunan Pemain
Bournemouth: Begovic (Boruc 46); Francis, S Cook (Simpson 48), Mings, Daniels; Ibe, Gosling, L Cook, Gradel; King (Ndjoli 87); Afobe (Mahoney 71)

Napoli: Reina (Rafael 71); Hysaj, Albiol (Maksimovic 82), Koulibaly, Ghoulam (Rui 82); Allan (Rog 60), Jorginho (Diawara 82), Hamsik (Zielinski 71); Callejon (Giaccherini 78), Mertens (Milik 71), Insigne (Pavoletti 88)

Napoli Tak Menyesal Malah Puas di Urutan 3

Napoli telah akhiri musim 2016/2017 dengan berhasil menempati urutan 3 di Serie A. Walau merosot daripada musim kemarin, Maurizio Sarri masih merasa puas.

Napoli pastikan diri menempati urutan 3 setelah melangsungkan babak terakhir pada musim ini di markas Sampdoria yang berlangsung pada hari Minggu (28/5/2017) malam WIB. Partenopei menangkan laga dengan skor 4-2 pada pertandingan tersebut.

Hasil oke tersebut pada akhirnya tidak berarti apapun sebab pada partai lain AS Roma menangkan laga dan sudah pastikan finis di urutan 2. Napoli juga sudahi tahun ajang di tempat ketiga, merosot 1 tempat daripada musim kemarin.

“Kami miliki sedikit pemikiran serius di bulan Oktober. Namun kami telah bermain hebat, tim ini telah berikan semuanya,” imbuh Sarri.

“Saya berikan nilai yang amat besar pada tim saya di musim ini. Kita berbicara tentang sebuah grup yang telah sampai pada sejumlah pencapaian penting. Saya merasa amat senang,” kata dia.

Salah sebuah momen yang menjadi pengaruh dalam perjalanan Napoli ialah saat pemain penyerang mereka, Arkadiusz Milik, alami cedera di bulan Oktober. Serta Raul Albiol yang juga masuk ruang perawatan pada waktu yang nyaris sama.

Sarri akui pada waktu tersebut pernah merepotkan, namun tetap bangga sebab timnya dapat keluar dari keadaan sulit itu dengan oke.

“Kami tidak miliki rasa penyesalan besar, kami melangsungkan sebuah musim yang mana berkembang dengan terbilang cepat di paruh kedua. Kami pernah merasakan 1 bulan yang tidak mudah saat kehilangan Milik dan Albiol,” ucap Sarri.

“Kami merasa puas dengan apa yang sudah kami perbuat sebab kami miliki perasaan kalau kami tengah selalu alami kemajuan lewat hal kualitas,” kata dia.

Reina Tetap Berharap Membela Napoli pada Musim Berikutnya

Pepe Reina dikabarkan mungkin saja keluar pada musim panas, disusul dengan penampilan yang kurang impresif. Namun ayahnya, Miguel Reina, katakana kalau putranya berharap terus berada di klub.

Penjaga gawang Napoli tersebut telah bikin 47 performa di selama musim berlangsung. Di bawah pimpinan dari Reina, gawang Partenopei tak kemasukan angka di 12 laga dan kebobolan 36 angka.

Walau begitu, Reina tak jarang lakukan kesalahan yang membuat Napoli rugi. Hasilnya, kritik pun akrab dengan bekas pemain Barcelona, Villarreal, Liverpool, dan Bayern Munich tersebut.

“Karier dari ia? Hal tersebut bakal tergantung dengan dirinya pribadi dan presiden klub,” ucap Miguel Reina.

“Saya tak tahu sama sekali soal apa yang telah dipilih. Namun saya optimis sebuah hal kalau ia berharap terus bermain untuk napoli, ia merasa bangga dengan hal tersebut dan ia amat suka dengan kota ini.”

“Persoalannya ialah saat seorang penjaga gawang bikin sebuah kecerobohan bakal amat nampak kesalahan tersebut, namun kritik merupakan bagian dari permainan ini. Walau seperti apapun, saya anggap Pepe telah melangsungkan musim yang luar biasa dan ia mestinya perlu merasa bangga,” kata Miguel Reina.

Kontrak yang dimiliki oleh Reina bakal segera berakhir di musim panas pada tahun 2018.

Sebab Roma Harapkan Kemajuan

AS Roma memiliki hasrat untuk pertahankan urutan kedua hingga akhir musim. Sebab, Giallorossi berharap membenahi pencapaiannya pada musim yang kemarin.

Usai Juventus pastikan titel juara di Serie A ke 6 secara berturut-turut di akhir pekan, tempat runner-up masih dikejar oleh Roma dan Napoli. Kedua klub cuma berjarak 1 poin saja di klasemen dengan sisa 1 laga.

Pada giornata terakhir, Roma bakal berhadapan dengan Genoa pada hari Minggu (28/5) di Olimpico sementara Napoli bakal melangsungkan laga di kandang Sampdoria.

Pada musim kemarin, Roma berada di urutan 3 di bawah Napoli. Runner-up jadi hal yang krusial sebab bakal keluar dari babak kualifikasi ajang Liga Champions yang dapat berlangsung tricky.

“Berada di atas Napoli, yang berhasil menempatkan diri di urutan kedua pada musim kemarin, bakal menjadi arti kalau kami sudah bikin beberapa perkembangan,” kata sang pelatih Roma Luciano Spalletti.

“Stadion Olimpico yang berisikan para penonton bakal berikan kami suport yang sering kami raih dalam 18 bulan, karena stadion bakal penuh dengan emosi yang akan memajukan kualitas yang kami punya untuk raih hasil oke di laga.”

Francesco Totti bakal jadi salah seorang yang di sorot selama pekan ini. Pemain penyerang, kapten, dan icon Roma tersebut dikatakan bakal mainkan laga terakhirnya. Walaupun maih belum ada berita resmi yang keluar.

“Tak ada hal lain selain laga antara Roma dan Genoa saat ini dan saya tak tahu apakah hal tersebut bakal jadi perpisahan untuk Totti. Ia harus bilang apa rancangan yang ia miliki dan saya tak tahu apa yang yang ada di pikirannya,” lanjut Spalletti.

“Tentu, sepanjang laga, ia bakal punya peluang untuk menolong para rekan satu timnya untuk raih hasil oke, untuk sebuah posisi [tahap grup] di ajang Liga Champions.”