Tag Archives: Massimiliano Allegri

Allegri Sebut Barcelona Salah Satu Tim Paling Oke di Dunia

Barcelona telah relakan perginya sosok pemain bintang mereka yaitu Neymar pada musim panas ini. Namun Allenatore Juventus Massimiliano Allegri mengatakan Barca masih jadi satu dari 2 tim paling oke di dunia.

Neymar telah hijrah ke Paris Saint-Germain yang tembus klausul pelepasan (buyout clause) pada kontrak yang ia miliki bersama Barcelona, sampai dengan 222 juta euro (sampai dengan 3,5 triliun rupiah).

Sebelumnya Neymar jadi sebuah kehebatan pada garis depan Blaugrana bersama dengan Lionel Messi dan Luis Suarez, lewat pembentukan trio MSN. Ketiganya merupakan para pemain oke di dunia.

Walau begitu, Allegri menganggap kalau perginya Neymar tak kurangi kehebatan Barcelona. Hal tersebut dia klaim jelang laga di Camp Nou, markas klub Catalan itu, dalam partai matchday pertama ajang Liga Champions yang berlangsung pada hari Rabu (13/9/2017) dini hari WIB.

“Bersama Real Madrid, mereka menjadi calon kuat keluar sebagai juara di ajang Liga Champions,” imbuh Allegri seperti dilansir BBC.

“Mereka harus relakan Neymar dan gantikan dirinya dengan pemain muda, dan orang itu ada pada diri Ousmane Dembele. Namun mereka tetap masih jadi 1 lewat 2 tim paling oke di dunia, bersama Real Madrid,” ujar dia.

 

Massimiliano Allegri Ungkap Bawa Juventus Layak Menang

Menang dengan enam Scudetto secara berturut-turut menambah rekor bagi Juventus. Bianconeri semakin memantapkan jiwa yang tangguh dan catatan prestasi yang mumpuni karena gelar juara tersebut.

Juventus berhasil menang di Liga Italia musim ini setelah sukses dengan skor 3-0 atas Crotone yang dilaksanakan di Juventus Stadium, pada Minggu (21/5/2017) malam WIB. Hasil tersebut menjadikan mereka tidak akan dapat dilampaui AS Roma yang ada di peringkat kedua, dengan keunggulan empat poin dan satu laga tersisa.

Ini menjadi gelar Scudetto kemenangan yang keenam bagi Juve. Mereka menjadi tim pertama yang mencatatkan prestasi seperti ini. Walau begitu, keberhasilan Juve sudah dapat dipresiksi sejak awal musim. Mereka selalu dapat meraih posisi atas di tiap laga yang mereka lalui.

Juventus juga memiliki enam pemain baru yang berbakat, seperti Miralem Pjanic, Dani Alves, Medhi Benatia, Marko Pjaca, Gonzalo Higuain, hingga Juan Cuadrado, yang semakin mengukuhkan sepak terjang mematikan mereka. Tim Massimiliano Allegri semakin sulit dikejar di klasemen di pekan kelima.

Walau begitu, Massimiliano Allegri begitu menyukai mental dari timnya. Selain dengan kepercayaan diri yang kuat, mereka juga dapat mempertahankan prestasi di lima musim terakhir tersebut.

” Yang saya lakukan adalah memberikan selamat untuk mereka setelah kami menang di enam Scudetto, ini akan menjadi bagian sejarah klub. Para pemain berbuat sesuatu yang diluar dugaan dan itu sangat fantastis, ” kata Allegri.

Lebih lanjut, pelatih senior ini mengungkapkan bahwa tiap keberhasilan yang luar biasa, dengan keyakinan penuh dari tiap pemain. Dia juga mengatakan jika tim ini sudah berkembang dengan pesat dengan performa ketat di tiap laga demi kemenangan.

Juventus saat ini memiliki kesempatan mendapat gelar treble musim ini. Sebelum menang di liga, mereka sudah mendapatkan piala Coppa Italia dan akan ikut serta dalam babak final Liga Champions kontra Real Madrid, awal Juni nanti.

Prediksi Skor dan Susunan Pemain Juventus vs AS Monaco

Juventus semakin dekat dengan laga final Liga Champions mendatang. Di laga babak semifinal ini, mereka akan bertarung dengan AS Monaco, tepat di markasnya, yakni Juventus Stadium, Rabu (10/5) dini hari yang akan datang.

Juventus pada laga putaran pertama semifinal Liga Champions yang lalu, berhasil menang dengan skor akhir 0-2 di laga tandang AS Monaco, sehingga di laga ini, Juve hanya butuh hasil seri demi memantapkan langkah di babak final Liga Champion di Cardiff nantinya.

Laga di pertengahan minggu ini menjadi yang kedua bagi Monaco datang ke rumah Juve. Terakhir kali tim ini berlaga di Turin pada tahun 2015 dengan skor akhir 1-0. Di laga ini, sepertinya Monaco harus ekstra keras dengan skor minimal 3-0 jika ingin mendapatkan tiket menuju babak final.

Jelang laga ini, keduanya dalam kondisi yang berbeda. Juve dalam Serie A berhasil seri, 1-1 kontra Torino di laga kemarin. Sementara itu, Monaco dalam moment positif setelah menang atas Nancy-Loreine dengan skor akhir 3-0.

Di laga ini, Monaco diyakini akan bermain dengan offensif sejak laga dimulai. Walau performa mereka akan dihantam sulitnya pertahanan Juve yang sudah teruji mampu meredam lini serang mematikan dari Barcelona dan Monaco sendiri.

Tim tuan rumah dihambat beberapa pemain yang cedera, seperti Marko Pjaca dan Daniele Rugani. Sang pelatih, Massimiliano Allegri sepertinya akan memakai skema 4-2-3-1, dengan Gonzalo Higuain menjadi striker individu. Mario Mandzukic, Paulo Dybala, dan Juan Cuadrado bersatu di lini serang. Di lini pertahanan terdapat Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci dengan Gianluigi Buffon, sang kiper sejati.

Sementara itu, tim tamu bersama Leonardo Jardim akan kehilangan beberapa pemain andalan yang juga cedera. Mereka adalah Boschillia dan Almamy Toure. Dengan skema 4-4-2, Radamel Falcao dan Kylian Mbappe akan ditempatkan di lini serang. Thomas Lemar dan Bernardo Silva di sisi sayap. Di lini tengah, ada Timoue Bakayoko dan Fabinho. Danijel Subasic sendiri sebagai kiper.

  • Perkiraan Susunan Pemain

Juventus yakni Buffon, Sandro, Chiellini, Bonucci, Alves, Khedira, Pjanci, Mandzukic, Dybala, Cuadrado, Higuain.

AS Monaco yakni Subasic, Sidibe, Glik, Jemerson, Dirar, Lemar, Bakayoko, Fabinho, Silva, Falcao, Mbappe.

  • Prediksi Skor

Laga babak semi final Liga Champions ini dimainkan dua tim yang hebat yang pastinya akan berlangsung dengan sulit demi menuju babak final. Namun, prediksi laga ini sepertinya akan dipegang oeh tim tuan rumah, Juve dengan skor akhir 1-0.

Kalahkan Genoa, Allegri : Mereka Bukan Lawan Yang Mudah

Juventus memang sukses mengalahkan Genoa dengan skor baik 4-0. Akan tetapi, sang pelatih yakni Massimiliano Allegri menilai bahwa laga tersebut berjalan dengan sangat sulit dan menekan.

Bianconeri berhadapan dengan Genoa yang dilaksanakan di Juventus Stadium, pada Senin (24/4/2017) dinihari WIB tadi. Pesta gol Juve dimulai pada menit ke-17 ketika Ezequiel Munoz mencetak gol bunuh diri.

Hanya beda satu menit, Juve sudah mengejar tim lawan dengan skor 2-0 dari sepakan Paulo Dybala. Setelah itu, Mario Mandzukic secara pasti menambah skor jadi 3-0 sebelum jeda laga.

Usai waktu istirahat, bek Juve yakni Leonardo Bonucci secara mengejutkan tampil dengan permainan yang biasanya dilakukan. Bonucci memainkan bola secara individu di tengah lapangan menuju kotak penalti, sebelum kemudian menyudahinya dengan sepakan yang jitu. Juve secara pasti mendapat kemenangan dengan skor 4-0.

” Laga ini memang tidak mudah dilakukan. Genoa benar-benar bermain dengan mematikan saat berhadapan dengan Lazio yang akhirnya imbang 2-2 dan mempunyai motivasi tambahan dengan hadirnya pelatih mereka. Di laga ini, jelas kami kesulitan, namun kami bisa mengatasinya dengan baik, , ” ucap Allegri.

Lebih lanjut, Massimiliano Allegri menyebut bahwa tim lawan membuat mereka kesulitan dengan performa yang dilakukan mereka di lapangan. Tim Juventus terlihat begitu sulit saat bergerak di lapangan. “ Mereka pintar dalam memainkan lawannya dan kami kesulitan lepas dari penjagaan mereka. ” paparnya lagi.

Dengan keberhasilan tersebut, Juventus saat ini sudah memiliki 83 poin dari 33 laga lebih banyak sembilan poin dari AS Roma yang saat ini ada di posisi yang kedua. Sepertinya mendapatkan Scudetto keenam pastinya semakin dekat.

” Kami belum dapat menggenggap Scudetto, kami harus mengumpulkan delapan poin demi menjaga posisinya dan gelar di tangan. Saat ini, kami memiliki beberapa hari untuk bersiap melawan Atalanta di laga tandang yang pasti menekan juga, ” tutup Massimiliano Allegri.

Luis Enrique Beri Semangat dan Dukungan Pada Juventus di Liga Champions

Sang pelatih Barcelona yakni Luis Enrique tidak ingin menyalahkan siapapun dari kegagalan yang dialami oleh timnya saat berhadapan dengan Juventus di babak perempat final Liga Champions 2016/2017. Bagi Enrique, Juve adalah tim yang memang layak mendapat kesempatan dari performa mengesankan dari mereka.

Perlawanan yang dimainkan Barcelona dan Juventus di laga putaran kedua di babak perempat final Liga Champions 2016/2017 yang dilaksanakan di Camp Nou, pada Kamis (20/4/2017) dinihari WIB, berjalan dengan baik. Walau tidak baik dalam mendominasi bola, Barca tetap tak dapat mencetakkan gol ke gawang lawan yang dijaga ketat Gianluigi Buffon.

Hal ini menjadikan mereka tidak dapat menjaga posisi setelah kalah 0-3 di laga pertama. Akhirnya, Blaugrana harus tersisih tidak dapat melanjutkan perjuangan di babak selanjutnya liga yang merupakan kedua di musim yang berurut-turut.

” Ini merupakan dunia sepak bola. Kami ingin merumput dengan baik dan memiliki banyak sepakan yang on target. Namun, di malam tadi, kami tidak begitu tajam. Untuk nantinya, mereka memiliki pelatih, pemain, dan semua yang diperlukan demi menang di Liga Champions, ” tutur Enrique.

Dengan skor 3-0 di putaran pertama memang memberikan hal baik bagi Juventus ketika bermain di putaran kedua. Alasannya adalah tim Massimiliano Allegri dapat lebih fokus melindungi pertahanan dan terlalu banyak memberikan ruang untuk sang tuan rumah.

Hal yang sama juga dilakukan pemain Barcelona, yakni Gerard Pique. Dirinya sempat beberapa kali menempati wilayah depan demi melakukan penyerangan. Tapi, usahanya tidak membuahkan gol.  “Mereka bermain dengan bertahan yang baik. Hari ini mereka menang dengan memainkan gaya sepak bola yang cocok bagi tim ini. Di dua laga, Juve memang tampil mengesankan, ” papar Pique.

” Mereka memang pantas maju ke babak semifinal Liga Champions 2016/2017, ” ia menambahkan.