Tag Archives: Manchester United

Ada Ibrahimovic MU Bakal Susul City

Romelu Lukaku yakin kalau adanya sosok Zlatan Ibrahimovic nantinya bakal menolong Manchester United menyusul ketertinggalan dari rival 1 kota mereka, Manchester City.

MU sekarang ini berada di urutan kedua klasemen Liga Premier Inggris dengan catatkan 23 poin. Mereka tertinggal 8 poin dari Manchester City di urutan teratas klasemen.

Penampilan menurun dari MU pun tidak lepas dari tersendatnya kontribusi cetak angka dari Lukaku. Si pemain penyerang telah melangsungkan 4 pertandingan terakhir berhenti catatkan angka untuk Setan Merah di kompetisi Premier League. Dalam kurun waktu itu MU cuma bisa dapatkan 1 hasil oke, 1 hasi seri, dan 2 kali hasil negatif.

Walau masih belum catatkan angka lagi, Lukaku ternyata tidak merasa cemas. Pemain sepakbola Belgia yang telah lesatkan 7 angka di liga tersebut menunggu hadirnya sosok Ibrahimovic untuk tambahkan kebolehan tim.

“Hal tersebut amat memotivasi saya, sebab ia merupakan seorang pemain oke yang bakal tambahkan kebolehan ┬átim,” imbuh Lukaku.

“Saat Anda berhadapan dengan tim seperti kami, lawan sudah pasti bakal kerepotan. Kembalinya Ibrahimovic akan menolong kami menyusul Manchester City,” lanjut dia.

Ibra masih belum juga tampil bersama MU hingga saat ini sebab ia masih dalam proses penyembuhan cedera. Jose Mourinho telah targetkan pemain penyerang yang berasal dari Swedia tersebut untuk dapat kembali ketika MU berhadapan dengan City.

Neville Sebut Mourinho Sama dengan Mayweather

Sang manajer Manchester United yaitu Jose Mourinho punya kemiripan dengan petinju besar yaitu Floyd Mayweather Jr. itulah anggapan dari Gary Neville. Mengapa demikian?

Penilain itu dikatakan oleh Neville, bekas pemain MU yang sekarang ini melangsungkan masa depannya sebagai seorang analis sepakbola, pada acara Monday Night Football Sky Sports.

Mourinho pernah mendapat cemooh setelah MU tampil imbang tanpa cetak angka 0-0 berhadapan dengan Liverpool, yang disusul dengan hasil negatif ketika berhadapan dengan Huddersfield. Namun hasil oke dengan skor 1-0 saat berhadapan dengan Tottenham Hotspur pada akhir pekan kemarin bikin The Red Devils mengukuhkan posisi kedua di ajang Premier League

Di hadapan Neville, Mourinho terlihat sama dengan Mayweather, yang acapkali juga raih cemooh sebab cara tinjunya yang dianggap defensif sekalipun telah perlihatkan diri dengan catatan tanding 50-0.

“Mauricio Pochettino dan Juergen Klopp miliki nama yang oke sebagai pelatih dengan taktik ofensif. Namun Mourinho kadang sama dengan (Floyd) Mayweather. Kadang juga Mayweather dikatakan membosankan, saat dia mempersenjatai diri dengan pertahanan, biarkan lawan sedikit berusaha lesatkan pukulan,” ucap Neville.

“Beberapa waktu kemarin Juergen Klopp merasa ragu dapat meraih hasil oke sebab merasa, ‘Dia bakal kacaukan diri saya, saya tidak ingin terkecoh dengan strategi Mourinho’. Dan saya anggap kalau Tottenham juga tak punya rasa yakin untuk menang pada hari Sabtu kemarin. Saya anggap dia (Mourinho) dapat masuk ke benak (para pelatih lain), bikin lawan menjadi berpikir, ‘Saya tidak dapat lakukan serangan balik di tempat ini sebab kemudian dia akan lakukan hal yang sama untuk habisi saya’.”

“Dan hal tersebutlah pelatih oke, dia dapat membuat taktik pelatih lain kacau. Maka saya anggap dia pantas raih respek lebih besar, catatannya hebat,” kata dia.

MU Hanya harus Belajar Kekalahan yang Lalu

Juan Mata meminta agar Manchester United untuk berkonsentrasi berbenah dan kembali bangkit, menyusul dengan hasil negatif yang tak bisa disangka di markas tim promosi Huddersfield Town.

MU tunduk dengan skor 1-2 ketika melangsungkan laga pada hari Sabtu (21/20/2017) lalu di Huddersfield. ‘Setan Merah’ bermain kurang oke dan pernah tertinggal 2 angka, sebelum pada akhirnya menambah kecil ketertinggalan mereka.

Hasil negatif tersebut layak dikatakan mengejutkan mengingat sebelumnya MU dalam langkah yang meyakinkan. Skuat yang di besut oleh Jose Mourinho tersebut tanpa hasil negatif pada 8 pekan pekan pertama dengan 6 hasil oke dan 2 kali seri.

Malah sedari tunduk melawan Real Madrid di ajang Piala Super Eropa, MU tidak 1 kalipun menerima hasil negatif di 12 laga selanjutnya dan hanya 2 kali tak berhasil menang. Mata mengatakan kalau hasil di Huddersfield jadi ujian untuk mental dan keselarasan timnya pada musim yang masih panjang ini.

“Kami mengetahui periode ini bakal hadir suatu saat nanti, walaupun hal tersebut merupakan sebuah hal yang tidak pernah Anda inginkan tentu saja. Saat ini adalah saatnya untuk pelajari beberapa kesalahan dan terus melangkah, seperti yang terus kami lakukan. Memperlihatkan kalau tim ini terus kompak saat keadaan tidak berlangsung cukup oke, yang mana menjadi momen saat kami paling perlukan itu,” ucap Mata lewat tulisan di blog pribadinya.

“Sedari hasil negatif di ajang Piala Super Eropa musim panas kemarin, kami telah tampil dengan amat oke berhadapan dengan semua lawan. Walau begitu, pada hari Sabtu lalu Huddersfield tampilkan kartu mereka lebih oke daripada kami dan ambil 3 poin.”

“Yang dapat kami lakukan saat ini ialah selamatkan mereka dan bangkit. Ini bukanlah sebuah sprint, namun sebuah maraton dan masih ada jalur yang panjang untuk dilewati,” kata dia.

Rashford Harus Berselisih dengan Martial

Marcus Rashford menganggap kalau dirinya memang harus berselisih dengan Anthony Martial di garis depan Manchester United. Bagi dirinya, hal tersebut yang bikin dirinya alami kemajuan.

Rashford dan Martial berselisih untuk mendapat sebuah posisi di garis depan MU. 1 tempat lainnya telah mutlak jadi punya Romelu Lukaku, yang telah ciptakan 11 angka lewat 10 laga terakhir.

Ada juga Rashford dan Martial sampai saat ini telah sama-sama ciptakan 5 angka pada tiap ajang. Hal tersebut bikin sang manajer Jose Mourinho masih terus lakukan rotasi pada keduanya.

Rashford bilang, dirinya tidak jadi persoalan kalau perlu berselisih dengan Martial. Dia menganggap kalau hal tersebut malah bakal jadi keuntungan pada banyak kubu.

“Tanpa hal tersebut, Anda tak alami kemajuan. Pemain muda perlukan lingkungan seperti itu di sekeliling mereka,” kata Rashford.

“Saya anggap kami berdua nikmati permainan sepak bola kami sekarang ini. Kami berdua dapat berbincang dalam permainan dan ini hal yang oke bagi kami, bagus untuk sang manajer, bagus untuk tim,” kata pemain yang berumur 19 tahun tersebut.

Rashford pada musim ini tampil sedikit melebar pada musim ini, baik di klub atau tim nasional Inggris. Hal tersebut berhubungan dengan adanya sosok Lukaku dan Harry Kane yang sama-sama amat tajam di bagian ujung tombak. Rashford menganggap kalau hal tersebut tidak maenjadi masalah dan bakal ikuti apa yang pelatih mau.

“Keputusan bukan ada di tangan saya.. kalau saya tak tampil di sana, saya tak akan tampil di sana.”

“Namun di mana pun saya tampil, saya berusaha untuk berikan penampilan yang sama. Tentu anda perlu lakukannya dengan cara yang beda, namun hal tersebut bukan keputusan yang saya ambil.”

“Saya seorang pemain penyerang, namun jika anda perlu tampil di manapun untuk raih peluang tersebut, ya jadilah pemain seperti itu,” tutupnya.

Kalau Jalani Operasi, Pogba Absen Lebih Lama Lagi

Paul Pogba mungkin melangsungkan operasi untuk jalani proses penyembuhan cedera hamstringnya. Namun, prosedur ini miliki resiko yang membuat dirinya menepi lebih lama dari lapangan.

Pogba tengah alami cedera ketika MU menangkan laga dengan skor 3-0 atas Basel di ajang Liga Champions pada tengah bulan ini. Alhasil, pemain gelandang internasional Prancis tersebut tidak dapat tuntaskan laga dan keluar dari Old Trafford dengan memakai kruk.

Pogba pribadi telah lewatkan 3 laga kemudian yaitu berhadapan dengan Everton, Burton Albion, dan Southampton. Cedera hamstring tersebut dikatakan akan bikin Pogba absen sampai dengan 12 pekan atau 3 bulan.

Waktu penyembuhan yang dapat dikatakan lama ini tentu bikin pihak Setan Merah dirugikan dan sang manajer Jose Mourinho telah menolak hal tersebut, Walau ia pribadi masih belum tahu persis seberapa lama waktu yang diperlukan Pogba untuk kembali pulih.

Sebab itulah Pogba juga dikirim ke Finlandia untuk bertemu Dr Sakari Orava yang memang ahlinya tangani cedera seperti ini. Bersamaan dengan Pogba, ada juga kompatriotnya Ousmane Dembele yang alami hal yang sama.

Berhubungan dengan prosedur yang akan dilangsungkan untuk pimpin Pogba, Orava pribadi baru dapat pastikan itu pada pekan berikutnya. Kalau memang perlu langsungkan proses operasi, jadi Pogba dapat menepi lebih lama dari apa yang diperkirakan sejak awal yaitu 3 bulan.

“Cedera yang ia alami sedikit berbeda dengan Dembele sebab ia dapat kembali pulih tanpa perlu langsungkan operasi,” ucap Orava.

“Keputusannya baru dapat diambil pada pekan berikutnya,” lanjut dia.

“Masalah seperti ini biasanya karena deretan kejadian yang tanpa sengaja dan alhasil otot kelelahan karena otot dapat sewaktu-waktu berhenti dan berputar dengan cepat, di mana pikiran dan kaki tak searah,” kata dia.

Kehilangan Pogba sampai saat ini tidak menjadi pengaruh di MU sebab Mourinho menduetan Marouane Fellaini dan Nemanja Matic. 3 hasil oke juga sukses diraih The Red Devils sedari Pogba menepi.

Mourinho Bantah Soal Pogba Absen 3 Bulan

Paul Pogba diberitakan perlu absen dalam laga sampai dengan 3 bulan sebab pemain yang bersangkutan tengah alami cedera hamstring. Kabar itu lekas dibantah oleh sang manajer Manchester United Jose Mourinho.

Pogba alami cedera ketika MU berhasil raih hasil oke dengan skor 3-0 saat berhadapan dengan Basel di Liga Champions pada hari Selasa (12/9/2017) kemarin. Alhasil pemain gelandang internasional Prancis tersebut tidak dapat tuntaskan laga dan keluar dari Old Trafford dengan memakai kruk.

Laporan yang hadir di hari Minggu (17/9/2017) lalu katakan kalau Pogba dapat menepi sampai dengan 12 pekan. Namun berita itu dibantah dengan keras oleh Mourinho.

Mourinho bilang kalau MU masih menanti hasil pemeriksaan cedera dari Pogba. Oleh sebab itu, berita yang datang tentang lamanya absen Pogba dikatakan oleh Mourinho sebagai sebuah kebohongan.

“Sesungguhnya saya tak tahu apakah 12 pekan atau sampai 12 hari,” kata Mourinho seperti dikutip pada situs resmi klub.

“Tanggapan apapun atau soal kabar baru apapun seutuhnya salah sebab kami tak tahu apakah 12 pekan atau 12 hari. Si pemain didiagnosis pada awalnya usai laga sebab keadaan otot dan pendarahan. Keputusan yang diambil pada 1 pekan lagi untuk menyaksikan dengan akurat pemindaian cedera yang ia alami.”

“Tak ada orang di klub ini bicara tentang 12 hari atau 12 pekan. Tak ada satupun. Pada cedera hamstring, ini merupakan sebuah prosedur yang normal dan kami menanti sejumlah hari lagi. Maka hal tersebut sungguh sebuah kabar yang membohongi public,” imbuh dia secara tegas.

MU Makin Kuat Daripada Musim kemarin

Manchester United dianggap miliki skuat yang lebih mantap daripada musim kemarin. The Red Devils juga dkatakan bakal miliki kesempatan untuk raih keberhasilan kembali.

MU lakukan awal yang meyakinkan pada Liga Inggris musim ini. Lewat 3 laga yang dilangsungkan, mereka terus raih hasil oke.

Tidak hanya raih hasil oke, MU pun tercatat lakukan clean sheet. Produktivitas cetak angka mereka pun mantap, ada pada angka 10 lewat 3 laga.

Bekas asisten manajer MU, Mike Phelan, tegaskan kalau skuat tim yang di besut oleh Jose Mourinho tersebut telah menjadi lebih oke daripada musim kemarin. Mereka dianggap telah menjadi lebih kokoh dilihat dari segi fisik dan juga mental.

“Ini adalah sebuah awal yang baik. Saya anggap jadwalnya amat bersahabat, namun persiapannya oke dan hal tersebut terlihat dalam hasil akhir yang mereka raih,” imbuh Phelan.

“Mereka rekrut pemain oke pada musim panas. Mereka terlihat lebih kuat dilihat dari segi fisik dan juga sisi mental lebih biasa dengan pekerjaan sekarang ini. Maka, nampaknya sudah terjadi sebuah langkah maju.”

“Ini adalah skuat yang lolos kualifikasi. Premier League sebuah liga yang tidak mudah untuk dimenangkan dan ada banyak sekali klub lain yang telah lakukan investasi besar. Saya anggap mereka telah membuka kesempatan untuk raih keberhasilan,” lanjut Phelan.

Mkhitaryan Mulai Perlihatkan Kebolehannya

 

Henrikh Mkhitaryan lekas bermain dengan meyakinkan saat tampil untuk Manchester United pada musim ini. Ia dianggap telah mulai memperlihatkan memperlihatkan potensi yang sesungguhnya.

Pada musim sebelumnya, Mkhitaryan pernah alami kesulitan pada awal masa bersama dengan MU. Ia dapat berikan sumbangan 11 angka dan lima kali assist untuk menolong MU raih 3 titel juara.

Mkhitaryan tebus itu pada awal musim ini. Walau masih belum catatkan angka, ia telah membidani 5 lewat 10 cetak angka MU di Liga Inggris.

Bekas pemain penyerang The Red Devils, Louis Saha, menganggap kalau pemain yang berasal dari Armenia tersebut telah miliki pengertian yang lebih oke dengan para rekan satu timnya. Oleh sebab itulah, kontribusinya awal pada musim ini sangat baik.

“Saya anggap kalau Henrikh Mkhitaryan sekarang ini tunjukkan performa yang jauh lebih oke sebab ia sangat tahu ke mana dirinya perlu berlari,” imbuh Saha.

“Ia telah miliki pengertian lebih dengan tiap pemain, maka ya hal tersebut memang telah jadi gabungan yang luar biasa dapat menunjukkan organisasi yang sesungguhnya dari Mourinho dan talenta dapat perlihatkan potensinya sendiri pada saat yang pas,” sambung pria yang berasal dari Prancis tersebut.