Tag Archives: Manchester United

Keadaan Pogba Masih Jadi Pertanyaan

Paul Pogba Masih belum bisa tampil karena cedera

Keadaan dari Paul Pogba masih menjadi pertanyaan menjelang pertandingan antara Manchester United dan Sevilla. Jose Mourinho juga tidak yakin kalau Pogba dapat ikut bermain di laga nanti.

Pogba alami cedera dan menepi ketika MU menangkan laga dengan skor 2-1 saat berhadapan dengan Liverpool pada hari Sabtu (10/3) di Old Trafford. Pemain gelandang internasional Prancis tersebut dikatakan tengah alami cedera pada saat melangsungkan sesi latihan sehari sebelum pertandingan.

Setelah berhadapan dengan Liverpool, MU telah dinanti Sevilla pada pertemuan kedua babak 16 besar Liga Champions. Setan Merah bakal menjadi tuan rumah berhadapan dengan Sevilla pada hari Rabu (14/3/2018) dini hari WIB di Old Trafford, setelah tampil seri tanpa cetak angka di pertemuan pertama.

Untuk berhadapan dengan pertandingan tersebut, Mourinho masih belum tahu apakah Pogba bakal kembali pulih pada waktu yang tepat.

“Saya tak tahu,” kata Mourinho tentang kemungkinan Pogba tampil berhadapan dengan Sevilla.

“Ia saat ini berada di bawah dan saya bakal berbicara padanya. Cedera? Terjadi kontak dengan seorang pemain di beberapa menit terakhir tahap latihan (hari Jumat).”

“Kalau saya akhiri latihan 1 menit sebelumnya, hal tersebut tak akan terjadi,” sambung dia.

Mourinho Sebut Fellaini Ingin Lebih Lama di MU

Jose Mourinho mengatakan kalau Marouane Fellaini berharap bertahan di Manchester United. Namun tentang kontrak anyar untuk Fellaini masih menjadi sebuah tanda tanya.

Kontrak yang dimiliki Fellaini bersama MU bakal segera berakhir di musim ini. Kalau tidak ada kontrak baru yang disepakati, pemain gelandang yang berasal dari Belgia tersebut dapat pergi dengan cuma-cuma.

Fellaini pernah diberi penawaran kontrak baru oleh MU, namun ditolak oleh si pemain. Fellaini juga mulai dihubung-hubungkan dengan beberapa klub dari Italia dan Turki.

Tentang Fellaini, Mourinho mengatakan ada keinginan dari si pemain untuk terus di Old Trafford. Namun Mourinho masih belum tahu apakah Fellaini bakal sepakat dengan kontrak anyar dengan ‘Setan Merah’.

“Ia merupakan seorang pemain yang amat krusial bagi saya, ia seorang profesional yang hebat, yang berikan semuanya yang ia bisa untuk menolong tim. Ada rasa ingin dari diri saya, para petinggi, dan si pemain untuk terus bersama, hal tersebutlah incaran kami,” kata Mourinho.

“Apakah kami sudah sama-sama setuju? Saya tak tahu. Yang saya tahu ialah saya sendiri, para petinggi, dan si pemain inginkan akhir yang bahagia.”

“Saya merasa senang dengan kontribusi yang sudah ia berikan, ia jadi seorang profesional yang luar biasa untuk kami,” sambung sang manajer yang berasal dari Portugal tersebut.

“Saya tahu ia berharap terus bersama dengan kami, ia tahu saya dan klub inginkan dirinya, namun ada dokumen yang perlu ditandatangani dan Anda cuma menekennya saat Anda senang dengan kesepakatannya, maka kita lihat saja apa yang akan terjadi.”

Pogba Sebut MU Telah Temui Cara Tampil Paling Oke

Manchester United dikatakan telah temukan seperti apa gaya mereka tampil dengan oke. Hal tersebut yang dikatakan oleh Paul Pogba setelah MU raih hasil oke saat berhadapan dengan Stoke City.

Lewat laga yang berlangsung pada hari Selasa (16/1/2018) di Old Trafford, The Red Devils raih hasil oke dengan skor 3-0 atas Stoke. Lewat pertandingan tersebut, Antonio Valencia, Anthony Martial, dan Romelu Lukaku yang tuliskan namanya di papan skor.

MU kuasai jalannya laga lewat 60 persen dalam kontrol bola yang mereka lakukan dalam data yang dilansir pada situs resmi ajang Premier League. Dengan Penguasaan bola sampai sebesar itu, ada 20 percobaan, dengan 9 di antaranya yang mengarah ke gawang.

Sedangkan Stoke pun berikan perlawanan dengan 5 percobaan yang mengarah ke gawang. MU dapat kembali mempertahankan gawang mereka bersih dari catatan kebobolan.

Pogba tampil oke lewat laga berhadapan dengan Stoke, dengan catatkan 2 kali assist. Operan menjadi cetak angka Valencia dan Martial. Pemain yang berasal dari Prancis tersebut katakan kalau cara bermain MU sekarang ini dapat menjadi lebih optimalkan kebolehannya.

“Sesungguhnya, kami tampil amat oke pada momen ini. Saya lebih ke depan dan miliki lebih banyak kebebasan ketika lakukan serangan,” imbuh Pogba.

“Penampilan kami amat positif. Saya lebih dapat manfaatkan kebolehan saya, sepakan saya, dan menciptakan assist. Hal tersebut jauh lebih cocok,” sambung dia.

Lee Johnson Bahagia Lawan City di Semifinal

Setelah berhasil menangkan laga atas Manchester United, Bristol City bakal ebrhadapan dengan Manchester City di babak semifinal Piala Liga Inggris. Pertandingan tersebut disambut dengan semangat oleh sang manajer Bristol Lee Johnson.

Bristol bikin hal yang mengejutkan dengan berhasil tundukkan MU yang menjadi juara bertahan. Memainkan pertandingan perempatfinal pada hari Kamis (21/12/2017) dini hari WIB di Ashton Gate, Bristol menangkan laga dengan skor 2-1 atas ‘Setan Merah’.

Hasil pengundian babak semifinal lalu pertemukan Bristol dengan City yang tengah digdaya di Premier League. Bristol, yang menjadi satu-satunya tim Divisi Championship di babak semifinal Piala Liga Inggris, akan lebih awal berkunjung ke Etihad Stadium pada pertemuan pertama sebelum mendapat giliran menjadi tuan rumah di pertemuan kedua.

Berhadapan dengan City tentu bakal jadi rintangan besar untuk Bristol yang sekarang ini berada di urutan 3 klasemen Divisi Championship tersebut. Karena tim besutan Pep Guardiola tersebut tengah alami masa yang tidak mudah untuk dihentikan usail catatkan hasil oke pada 16 pertandingan secara berturut-turut di liga.

Johnson juga bersemangat menyambut rintangan besar berhadapan dengan City. Bagaimanapun, Bristol dikatakan olehnya telah catatkan cerita fenomenal.

“Wow. tuhanku. Hal tersebut hebat. Kami bakal nikmati ini,” kata Johnson tentang pertandingan melawan City seperti dikutip situs resmi klub.

“Ada 3 tim top dan kami, namun semoga 4 tim oke seperti yang dilihat orang saat ini. Ini fenomenal, para pemain hebat sedari hari pertama pramusim dan mereka layak raih ini.”

“Para pendukung pun begitu, lewati malam seperti itu dan anak-anak bakal ceritakan ini pada anak-anaknya. Ini bakal menjadi dongeng,” sambung dia.

Soal Mourinho Belum Tampilkan Ibrahimovic Lebih Banyak

Zlatan Ibrahimovic masih belum banyak tampil bersama Manchester United sehabis kembali pulih dari cedera. Sang manajer MU, Jose Mourinho, miliki asalah tentang hal tersebut.

Ibrahimovic absen sampai dengan 7 bulan sebab tengah alami cedera ligamen lutut. Ia alami itu ketika MU melangsungkan laga babak perempatfinal Liga Europa berhadapan dengan Anderlecht pada bulan April 2017.

Ibrahimovic telah tampil sampai dengan 4 kali pada musim ini. Semua pertandingan tersebut dilangsungkan sebagai pemain pengganti, dengan catatan sampai dengan 59 menit tampil. Pada pertandingan MU berhadapan dengan Arsenal, Ibra tidak ada dalam daftar nama susunan pemain.

Menatap pertandingan berhadapan dengan CSKA Moskow pada hari Rabu (6/12/2017) dinihari WIB di Old Trafford, Mourinho nampak masih belum akan tampilkan Ibra lebih lama. Ia masih membagi latihan Ibra di gym, lapangan, dan berikan beberapa menit tampil lewat 1 laga.

“Zlatan tak cedera. Kadang bekerja amat melampaui batas pada area otot penopang lutut yang bermasalah dan ketika masa kerja keras untuk pulihkannya pun akan munculkan rasa lelah,” imbuh Mourinho.

“Dan untuk berusaha dengan amat keras untuk periode tertentu, untuk sekarang ini ia tidak dapat tampil. Maka, kami putuskan untuk lakukan hal tersebut sehabis pertandingan berhadapan dengan Watford. Ia tengah berada pada siklus kerja yang dibagi antara pusat kebugaran dan lapangan. Dan ia bakal kembali lagi hari esok, namun saya percaya kalau semuanya bakal kembali pada keadaan yang semula usai CSKA,” sambung dia.

Ada Ibrahimovic MU Bakal Susul City

Romelu Lukaku yakin kalau adanya sosok Zlatan Ibrahimovic nantinya bakal menolong Manchester United menyusul ketertinggalan dari rival 1 kota mereka, Manchester City.

MU sekarang ini berada di urutan kedua klasemen Liga Premier Inggris dengan catatkan 23 poin. Mereka tertinggal 8 poin dari Manchester City di urutan teratas klasemen.

Penampilan menurun dari MU pun tidak lepas dari tersendatnya kontribusi cetak angka dari Lukaku. Si pemain penyerang telah melangsungkan 4 pertandingan terakhir berhenti catatkan angka untuk Setan Merah di kompetisi Premier League. Dalam kurun waktu itu MU cuma bisa dapatkan 1 hasil oke, 1 hasi seri, dan 2 kali hasil negatif.

Walau masih belum catatkan angka lagi, Lukaku ternyata tidak merasa cemas. Pemain sepakbola Belgia yang telah lesatkan 7 angka di liga tersebut menunggu hadirnya sosok Ibrahimovic untuk tambahkan kebolehan tim.

“Hal tersebut amat memotivasi saya, sebab ia merupakan seorang pemain oke yang bakal tambahkan kebolehan ┬átim,” imbuh Lukaku.

“Saat Anda berhadapan dengan tim seperti kami, lawan sudah pasti bakal kerepotan. Kembalinya Ibrahimovic akan menolong kami menyusul Manchester City,” lanjut dia.

Ibra masih belum juga tampil bersama MU hingga saat ini sebab ia masih dalam proses penyembuhan cedera. Jose Mourinho telah targetkan pemain penyerang yang berasal dari Swedia tersebut untuk dapat kembali ketika MU berhadapan dengan City.

Neville Sebut Mourinho Sama dengan Mayweather

Sang manajer Manchester United yaitu Jose Mourinho punya kemiripan dengan petinju besar yaitu Floyd Mayweather Jr. itulah anggapan dari Gary Neville. Mengapa demikian?

Penilain itu dikatakan oleh Neville, bekas pemain MU yang sekarang ini melangsungkan masa depannya sebagai seorang analis sepakbola, pada acara Monday Night Football Sky Sports.

Mourinho pernah mendapat cemooh setelah MU tampil imbang tanpa cetak angka 0-0 berhadapan dengan Liverpool, yang disusul dengan hasil negatif ketika berhadapan dengan Huddersfield. Namun hasil oke dengan skor 1-0 saat berhadapan dengan Tottenham Hotspur pada akhir pekan kemarin bikin The Red Devils mengukuhkan posisi kedua di ajang Premier League

Di hadapan Neville, Mourinho terlihat sama dengan Mayweather, yang acapkali juga raih cemooh sebab cara tinjunya yang dianggap defensif sekalipun telah perlihatkan diri dengan catatan tanding 50-0.

“Mauricio Pochettino dan Juergen Klopp miliki nama yang oke sebagai pelatih dengan taktik ofensif. Namun Mourinho kadang sama dengan (Floyd) Mayweather. Kadang juga Mayweather dikatakan membosankan, saat dia mempersenjatai diri dengan pertahanan, biarkan lawan sedikit berusaha lesatkan pukulan,” ucap Neville.

“Beberapa waktu kemarin Juergen Klopp merasa ragu dapat meraih hasil oke sebab merasa, ‘Dia bakal kacaukan diri saya, saya tidak ingin terkecoh dengan strategi Mourinho’. Dan saya anggap kalau Tottenham juga tak punya rasa yakin untuk menang pada hari Sabtu kemarin. Saya anggap dia (Mourinho) dapat masuk ke benak (para pelatih lain), bikin lawan menjadi berpikir, ‘Saya tidak dapat lakukan serangan balik di tempat ini sebab kemudian dia akan lakukan hal yang sama untuk habisi saya’.”

“Dan hal tersebutlah pelatih oke, dia dapat membuat taktik pelatih lain kacau. Maka saya anggap dia pantas raih respek lebih besar, catatannya hebat,” kata dia.

MU Hanya harus Belajar Kekalahan yang Lalu

Juan Mata meminta agar Manchester United untuk berkonsentrasi berbenah dan kembali bangkit, menyusul dengan hasil negatif yang tak bisa disangka di markas tim promosi Huddersfield Town.

MU tunduk dengan skor 1-2 ketika melangsungkan laga pada hari Sabtu (21/20/2017) lalu di Huddersfield. ‘Setan Merah’ bermain kurang oke dan pernah tertinggal 2 angka, sebelum pada akhirnya menambah kecil ketertinggalan mereka.

Hasil negatif tersebut layak dikatakan mengejutkan mengingat sebelumnya MU dalam langkah yang meyakinkan. Skuat yang di besut oleh Jose Mourinho tersebut tanpa hasil negatif pada 8 pekan pekan pertama dengan 6 hasil oke dan 2 kali seri.

Malah sedari tunduk melawan Real Madrid di ajang Piala Super Eropa, MU tidak 1 kalipun menerima hasil negatif di 12 laga selanjutnya dan hanya 2 kali tak berhasil menang. Mata mengatakan kalau hasil di Huddersfield jadi ujian untuk mental dan keselarasan timnya pada musim yang masih panjang ini.

“Kami mengetahui periode ini bakal hadir suatu saat nanti, walaupun hal tersebut merupakan sebuah hal yang tidak pernah Anda inginkan tentu saja. Saat ini adalah saatnya untuk pelajari beberapa kesalahan dan terus melangkah, seperti yang terus kami lakukan. Memperlihatkan kalau tim ini terus kompak saat keadaan tidak berlangsung cukup oke, yang mana menjadi momen saat kami paling perlukan itu,” ucap Mata lewat tulisan di blog pribadinya.

“Sedari hasil negatif di ajang Piala Super Eropa musim panas kemarin, kami telah tampil dengan amat oke berhadapan dengan semua lawan. Walau begitu, pada hari Sabtu lalu Huddersfield tampilkan kartu mereka lebih oke daripada kami dan ambil 3 poin.”

“Yang dapat kami lakukan saat ini ialah selamatkan mereka dan bangkit. Ini bukanlah sebuah sprint, namun sebuah maraton dan masih ada jalur yang panjang untuk dilewati,” kata dia.