Tag Archives: Manchester City

West Ham United Jadi Tempat Baru Untuk Joe Hart

Joe Hart mantap memutuskan untuk segera hengkang dari Manchester City. Salah satu kiper terbaik Inggris tersebut akan melanjutkan masa depannya yang sempat krisis di klub baru Hart yakni West Ham United.

Tidak masuk ke tim inti dari Manchester City sejak klub ini berganti pelatih yakni Pep Guardiola, Joe Hart seakan tersisih dari posisinya sebagai kiper utama mereka. Setelah sempat menjadi pemain pinjaman ke klub lain, kini dirinya akan segera menata masa depannya dengan West Ham dengan jadwal Senin (17/7/2017) ini, dirinya akan menjalani pemeriksaan medis.

Salah satu kiper terbaik Inggris tersebut akan menjadi pemain pinjaman ke West Ham. Pesepakbola berumur 30 tahun tersebut juga pernah bergabung dengan Torino di musim 2016/2017 lalu dengan status yang sama.

Hart sendiri tidak pernah lagi menjadi pemain utama di The Citizens apalagi sejak hadirnya kiper anyar mereka dari Barcelona, yakni Claudio Bravo. Walau Willy Caballero sudah hengkang dari Etihad Stadium dan menuju Chelsea, rupanya persaingan untuk mendapatkan tempat sebagai kiper The City tetap saja belum reda menyusul dengan hadirnya Ederson yang dibeli dari Benfica bulan lalu.

” Saya harus bermain dengan baik dan tetap berada di level tertinggi jika ingin tetap bersama timnas Inggris pada kompetisi Piala Dunia 2018 mendatang. Tentu saja, saya akan berpikir lagi mengenai masa depan karir di klub. Namun, dengan keputusan ini saya rasa kini memiliki tantangan yang baru, ” papar Hart.

Joe Hart sendiri memperkuat Manchester City dalam 348 laga mereka. Dia memperkuat klub Inggris ini dengan mendapatkan dua gelar yakni di Liga Inggis, Piala FA, serta dua trofi di Piala Liga Inggris.

Pilih PSG, Dani Alves Minta Maaf Pada Pep Guardiola Dan The City

Pesepakbola anyar di Paris Saint-Germain, yakni Dani Alves akhirnya meminta maaf pada pelatih Manchester City yakni Pep Guardiola karena tidak memilih klub ini sebagai klub barunya di musim ini.

Dani Alves memutuskan untuk pindah ke Paris Saint-Germain tepat di hari ini dengan statusnya bebas transfer setelah tidak terikat lagi dengan Juventus sejak musim lalu. Pemain dari Brasil itu memang selalu dihubungkan dengan beberapa klub Eropa, yang paling getol adalah Manchester City karena akan bereuni dengan mantan pelatihnya di Barcelona, yakni Pep Guardiola.

Guardiola memang juga ingin mendapatkan pemain belakang setelah menjual Pablo Zabaleta, Bacary Sagna dan Gael Clichy di bursa transfer musim ini.

Akan tetapi, pemain berumur 34 tahun demi prestasi tiga piala Liga Champions itu tidak jadi menandatangani kontrak bersama The Citizens dan malah berkeinginan untuk menambah pengalamannya di PSG demi meraih piala Liga Champions selanjutnya.

Selama menjalani konferensi pers mengenai dirinya, Alves memaparkan bahwa dirinya merasa bersalah pada Guardiola dan Manchester City yang pasti kecewa dengan pilihan saya dan merasa sakit hati. “ Saya minta maaf untuk semua yang sudah terjadi. ” paparnya.

“ Saya bergabung dengan PSG demi meraih juara, saya senang karena dapat mendapatkan gelar Liga Champions sebanyak tiga kali, untuk itu saya ingin membagikan pengalaman saya selama berada di sini. ” ucapnya lagi.

Manchester City disebutkan sudah tak dapat mendapatkan Alves setelah Paris Saint-Germain lebih dulu menyalip pemain incaran mereka ini dengan penawaran yang tertinggi.

Klub Ligue 1 ini menambah penawaran dengan kontrak 115.000 pound atau 1,97 miliar rupiah tiap minggunya demi memikat  Dani Alves.

Saat ini, Manchester City hanya berharap pada pemain Tottenham Hotspur yakni Kyle Walker. Sementara itu, Pep Guardiola sudah menghabiskan dana demi mendapatkan Bernardo Silva senilai 43 juta poundsterling (Rp 7391 miliar) dan kiper Ederson senilai 35 juta (601 miliar rupiah).

Masa Depan Yang Tidak Mudah Untuk Nolito di Manchester City

Keinginan dari pemain andalan Manchester City, yakni Nolito, untuk kembali ke kampung halamannya sepertinya akan sulit terwujud. Alasannya adalah, klub mengisyaratkan untuk menjualnya dengan status sebagai pemain tetap.

Nolito bergabung dengan Manchester City di awal musim 2016/2017 yang lalu dengan rasa percaya diri yang tinggi. Dia pernah menjadi pemain yang diandalkan di pertengahan musim perdana. Akan tetapi, pemain ini tidak pernah beraksi lagi di pertengahan musim yang kedua.

Hadirnya Pep Guardiola sebagai pelatih anyar The City beberapa waktu yang lalu sepertinya mempengaruhi peranannya di timnya. Pep memutuskan tidak akan memasukkan dirinya dalam skuat bentukannya selama di City, Nolito pun berharap dapat segera kembali melanjutkan karirnya di Spanyol, negara kelahirannya. Akan tetapi, keinginannya itu sepertinya tidak akan mudah direalisasikan karena City berharap yang lain.

Pemain ini merasa bahwa karirnya di klubnya saat ini tidak lagi seefektif dulu. Dia menilai jika perkembangannya sebagai pemain pasti terhambat dengan waktu bermain yang tidak sebanyak dulu lagi.

Di sisi lain, dirinya mengungkapkan jika Sevilla ingin mendapatkannya di musim baru nanti. Akan tetapi, klub Andalusia itu hanya ingin menjadikan sang pemain dengan pilihan pembelian. Walau demikian, harapan klub ini tidak mendapat izin dari klub miliknya, The City yang hanya akan melepas pemainnya ini dalam bursa transfer musim panas 2017 yang akan datang.

” Saya akan mengungkapkan semuanya pada Anda. Beberapa waktu yang lalu, saya mendapat beberapa penawaran dan kedua klub ini memang terbuka pada saya. Di musim ini, ada Sevilla dan Celta Vigo yang berkeinginan untuk mendapatkan saya. Namun, untuk ke depannya kita akan lihat perkembangannya, ” tutup Nolito.

Chelsea Jadi Klub Selanjutnya Kiper Dari Manchester City Ini

Chelsea saat ini sedang getol mendapatkan kiper baru demi musim yang akan datang. Pasalnya, kiper kedua The Blues yakni Asmir Begovic, memutuskan untuk berpisah dan bergabung dengan Bournemouth.

Kiper Manchester City, yakni Willy Caballero, diperkirakan akan berpeluang besar menjadi pengganti Asmir Begovic. Bahkan, pelatih dari The Blues yakni Antonio Conte disebutkan sudah berbincang dengan kiper yang tahun ini berumur 35 tahun itu.

Beberapa media menuturkan bahwa The Blues tidaklah satu-satunya tim yang ingin mendapatkan tanda tangan dari kiper Manchester City ini. Akan tetapi, The Blues menjadi klub yang paling dekat dengan untuk mendapatkan kiper ini. Mereka memang gencar untuk mendekati kiper berkepala plontos ini. Pihak The Blues menilai jika kemampuan pesepakbola ini sangat menarik.

Setelah memutuskan untuk hengkang dari Manchester City, Willy Cabellero juga disebut-sebut diinginkan oleh Boca Junior. Akan tetapi, dengan ketertarikan klub yang menjadi juara Liga Inggris 2016/17 ini, tidak ada yang menutup peluang jika Caballero dapat saja menjatuhkan pilihannya pada Stamford Bridge di musim yang akan datang.

Di sisi lain, Caballero kini memiliki status bebas transfer setelah masa kontraknya bersama Etihad Stadium usai di penghujung Juni 2017 ini. Dia sudah membulatkan tekad untuk tidak memperbaharui kontraknya dan kembali memperkuat klubnya sebagai kiper Manchester City di musim baru ini.

Dengan The City, Willy Caballero sudah mencatatkan 17 laga untuk Liga Inggris di musim 2016/17 ini. Dia juga menciptakan enam clean sheets dengan 27 penyelamatan saat menjaga gawang mereka. Sebelumnya, Caballero pernah mengungkapkan ingin tetap bertahan bersama The City, akan tetapi seiring waktu berjalan, peluangnya bersama tim Pep Guardiola ini semakin sedikit sehingga membuatnya harus berpikir ulang demi kemajuan karirnya mendatang.

Jadi Incaran The City, Tottenham Hotspur Naikkan Harga Pemainnya

Tottenham Hotspur menambah nilai bagi pemain mereka, Kyle Walker yang merupakan salah satu pemain incaran Manchester City dalam bursa transfer yang akan datang. Media mengabarkan jika pada Kamis (8/6/2017) yang lalu, pihak Spurs memutuskan untuk menaikkan nilai pemainnya, pastinya hal ini akan menjadikan The Citizens terancam sulit memperoleh pemain 27 tahun itu.

Seperti berita yang lalu, Manchester City juga undur diri dalam mendekati pemain AS Monaco, Benjamin Mendy dikarenakan hanya akan dilepas dengan nilai 40 juta pound. The Citizens lalu mulai mendekati pemain lain, yakni andalan Southampton, Ryan Bertrand.

Awalnya, Kyle Walker akan bergabung dengan Etihad Stadaium dengan nilai 40 juta pound. Namun, Tottenham Hotspur akan menjaga sang pemain dengan nilai sekitar 60 juta pound. Walker saat ini baru saja melakukan tandatangan kontrak dalam durasi lima tahun di September tahun lalu.

Naiknya harga dari pemain ini disinyalir merupakan pengaruh dari Liverpool yang dikabarkan bersedia membeli pemain Southampton, Virgil van Dijk, dengan harga 60 juta pound. Padahal, jika Kyle tetap dengan harga sebelumnya, yakni 40 juta pound, maka City akan memberikan gaji padanya sekitar 75 ribu pound per minggunya.

Hal lain yang turut mempenagruhi keputusan The Lilywhites untuk masa depan pemainnya ini mungkin saja karena pengaturan aturan The Citizens yang berani memberikan nilai tinggi pada pemain incarannya.

Dalam hal ini, diantaranya adalah dua pemain baru Manchester City selama musim panas ini. Dia adalah gelandang Bernardo Silva dengan nilai 43 juta pound yang berpeluang seharga 60 juta pounds. Di sisi lain, ada kiper muda, Ederson Moraes dengan nilai 35 juta pound.

Terkait Masa Depan Gianluigi Donnarumma, Massimo Taibi Beri Saran

Keahlian dari Gianluigi Donnarumma semakin menarik perhatian dari banyak klub sepakbola Eropa di musim ini. Akan tetapi, kiper muda ini ternyata mendapat banyak perhatian dari beberapa pihak dan menyarankan untuk tidak cepat-cepat hengkang dari AC Milan.

Gianluigi Donnarumma kemudian semakin menarik perhatian setelah masuk ke tim inti Rossoneri sejak musim lalu. Padahal umurnya masih muda, yakni 18 tahun, kiper muda ini semakin tak tergantikan menjaga gawang AC Milan.

Mengenai kontraknya sendiri akan usai di musim 2018 yang akan datang. Hal ini menjadikan beberapa klub sepakbola Eropa seperti Juventus dan dua klub Premier League yakni Manchester City dan Manchester United sangat ingin mendapatkan pemain dari Italia itu.

Akan tetapi, pemain muda ini diharapkan belajar dari Massimo Taibi yang bersama-sama dengan MU pada musim 2000. Karirnya yang gemilang, tiba-tiba menurun setelah pindah ke Inggris. Itu yang menjadikan Taibi memberikan saran pada Donnarumma untuk tetap melanjutkan karir di Milan. Karena di Inggris, pastinya kinerja pemain lebih sangat diperhatikan.

” Serie A dan Premier League sangat berbeda. Di United, klub Inggris yang begitu memperhatikan mengenai taktik. Begitu juga dalam hal prinsip wasit. Contohnya adalah di Italia, mereka meniup pluit untuk tiap pelanggaran, sementara di Inggris, Anda tidak akan dilindungi, sama seperti yang dialami oleh David De Gea, ” ucap Taibi.

Lebih lanjut, Massimo Taibi mengungkapkan bahwa jika Gigio memilih ke Manchester United atau Manchester City dan mendapatkan kontrak yang tinggi, pemain akan lebih gampang mendapat kritikan saat salah pertama kali, di Italia hal ini jarang terjadi.

” Saya ingin agar Gianluigi Donnarumma tidak buru-buru meninggalkan AC Milan. Dia masih muda dan tidak bergabung dengan klub kecil. Kiper muda ini masih perlu banyak belajar dan dia memiliki banyak waktu, jadi saya harap dia tetap di Milan, ” ucap Taibi.

Gianluigi Donnarumma sendiri sudah membukukan 11 cleansheet di Serie A selama musim ini.

Pep Guardiola : Tidak Mudah Mengalahkan Chelsea

Pep Guardiola mengungkapkan bahwa semuanya masih dapat berubah dalam laga di liga Premier League musim ini. Akan tetapi, dirinya mengungkapkan bahwa berupaya mengejar Chelsea juga menjadi hal yang begitu tak mudah.

Chelsea masih menjadi juara di klasemen dengan membukukan 69 poin dari 29 laga yang mereka mainkan. Akan tetapi, The Blues baru saja meraih kegagalan setelah kalah dengan skor akhir 1-2 atas Crystal Palace yang dilaksanakan di Stamford Bridge akhir minggu yang lalu.

Akan tetapi, Manchester City justru tak berhasil memakai kesempatan itu untuk menambah poin. City hanya menyelesaikan laga dengan hasil seri, yakni 2-2 kontra Arsenal dalam Premier League yang dihelat di Emirates Stadium, pada Minggu (2/4/2017) malam WIB.

Itu menjadi hasil seri di laga yang ketiga secara berturut-turut dimainkan City selama Premier League bergulir. Sergio Aguero dan rekan-rekan setim saat ini menduduki posisi yang keempat dengan hasil 58 poin dari 29 laga, selisih 11 poin dari The Blues.

Manchester City akan memperoleh peluang demi semakin dekat dengan posisi The Blues saat menjalani laga tandang ke Stamford Bridge, Rabu (5/4/2017) yang akan datang. Akan tetapi, Guardiola tak begitu optimis dapat mengalahkan Chelsea nantinya.

” Kami ingin berhasil, namun kami tidak dapat selalu bermain dengan apik dan hasil penuh kemenangan. Masih terdapat banyak laga yang dapat kami mainkan, yakni sembilan laga lagi, akan tetapi, kini terasa sulit mengejar posisi teratas. Laga kemarin, mereka kalah dan kami tidak dapat menang dan Arsenal masih sama performanya seperti di laga terdahulu, ” ujar Guardiola.

Lebih lanjut, Pep Guardiola mengungkapkan bahwa semuanya dapat terjadi di liga ini. Walau begitu, City tahu apa yang wajib kami laksanakan saat menghadapi Chelsea beberapa hari mendatang. “Kami akan segera menjalani latihan dengan baik dan memepersiapkan diri sebaik mungkin kemudian bersaing di London, ” tutupnya.