Tag Archives: Juergen Klopp

Karius Pilihan Utama Liverpool Saat Ini

Sang manajer Liverpool Juergen Klopp pastikan Loris Karius akan menjadi penjaga gawang pilihan utama The Reds, bukan Simon Mignolet lagi.

Sedari hadirnya sosok Karius musim kemarin, Klopp memang inginkan kompatriotnya tersebut dapat menjadi kiper utama menyusul penampilan dari Mignolet yang kurang apik.

Namun cedera patah tangan di saat sesi pramusim serta lambatnya proses penyesuaian diri bikin Karius pun 11-12 dengan Mignolet. Pernah dirotasi dengan Mignolet, Karius pada akhirnya perlu berlapang dada duduk di bangku cadangan selama paruh kedua musim 2016/2017.

Nasibnya pun masih sama pada awal musim ini saat Klopp lebih utamakan Mignolet sebagai kiper intinya. Karius pribadi cuma dimainkan di partai non-liga.

Namun, sedari awal tahun ini peruntungan Karius ternyata berubah sebab Klopp telah putuskan dialah yang akan menjaga gawang Liverpool hingga akhir musim.

“Ya, ia penjaga gawang nomor satu yang baru,” ucap Klopp.

“Anda perlu miliki komitmen penuh ketika pilih penjaga gawang, lain halnya dengan posisi lain, Anda dapat merubah sesukanya. Dan sekarang ini kami lakukan itu – Loris merupakan penjaga gawang utama,” lanjut dia.

Pertandingan antara Manchester City semalam di Anfield merupakan kedua kalinya untuk Karius menjadi starter tahun ini usai pertandingan derby. Walau begitu, penampilan dari Karius pada pertandingan tersebut juga dikritik habis sebab kemasukian 3 kali.

Apalagi lewat angka penyama kedudukan City yang diciptakan atas nama Leroy Sana, Karius mestinya dapat tepis sepakan Leroy Sane ke tiang dekat. Untungnya Liverpool menang dengan skor akhir 4-3.

“Ya tentu saja ia perlu dapat melakukan penyelamatan pada sepakan ke sudut tersebut. Anda telah memperlihatkan pada saya. Orang-orang bakal terus mencari kesalahan. Loris tahu hal tersebut.”

“Penjaga gawang City pun berandil dalam angka yang dicetak Salah dan ia masih menjadi penjaga gawang kelas dunia. Namun tak ada yang membicarakan hal tersebut,” tutup Klopp.

Saat Pertanyaan Jurnalis Bikin Klopp Kesal

Derby Merseyside pada pekan ini memang tidak berlangsung baik bagi Juergen Klopp. Sudah imbang melawan Liverpool, Klopp juga dibikin marah dengan pertanyaan seorang jurnalis…

Liverpool menjadi tuan rumah berhadapan dengan Everton di Anfield pada hari Minggu (10/12/2017) malam WIB, dengan rasa percaya diri yang tinggi menyusul hasil oke dengan skor 7-0 atas Spartak Moskow yang membawa mereka ke babak 16 besar ajang Liga Champions.

Namun kejutan terjadi waktu Klopp menurunkan susunan tim yang tidak biasa dengan cadangkan Philippe Coutinho serta Roberto Firmino. Walau unggul lebih dulu di akhir babak pertama lewat Mohamed Salah, Liverpool selama pertandingan memang kerepotan menembus pertahanan yang ketat dari Everton.

Pertandingan pada akhirnya imbang dengan skor 1-1 usai Wayne Rooney membobol gawang Liverpool lewat titik putih. Keputusan ini yang kemudian Klopp protes keras sebagai sang manajer setelah laga ketika hampiri wasit Craig Pawson.

Klopp menilai Dominic Carvert-Lewin lakukan diving ketika dijaga oleh Dejan Lovren. Hal ini kemudian membuat Klopp kesal yang kemudian ditambah pertanyaan konyol dari salah satu jurnalis Sky sports, Patrick Davison setelah pertandingan.

Ketika diwawancara, Klopp dimintai komentarnya tentang penalti Everton yang dianggap sah oleh sebagian orang. Klopp yang tak terima tersebut juga kemudian berdebat hampir 1 menit untuk pertanyaan tersebut, dari jumlah 4 menit wawancara yang akhirnya ditinggal pria yang berasal dari Jerman itu.

“Lovren tak melanggar. Calvert-Lewin yang bergerak. Tangannya di belakang. Kalau Anda berpikir itu penalti, apakah saya Akan berubah pikiran?,” kata Klopp.

“Saya cuma ingin berbicara dengan orang yang sedikit paham tentang sepakbola. Saya minta maaf, saya salah dan Anda benar. Tentu saja, saya tak berada dalam mood yang baik untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti itu,” sambung dia.

Tak heran kalau Klopp merasa kesal sebab Liverpool tidak berhasil menggeser Chelsea dari urutan 3 klasemen. Liverpool di urutan 4 miliki 30 poin, berjarak 2 poin dengan The Blues.

Apakah Coutinho dan Lovren Tampil Melawan Maribor?

Philippe Coutinho dan Dejan Lovren, miliki potensi absen pada saat Liverpool melawan Maribor. Sang manajer Juergen Klopp masih menanti kemajuan dari keadaan kedua pemainnyanya.

Coutinho dan Lovren menepi ketika Liverpool menangkan laga atas Huddersfield Town dengan skor 3-0 pada hari Sabtu (28/10/2017) di Anfield. Keduanya mendapat cedera.

Coutinho alami persoalan pada bagian otot pangkal paha, sedangkan Lovren alami cedera paha ketika lakukan pemanasan beberapa menit sebelum kick-off laga.

Keadaan keduanya masih dipertanyakan menjelang Liverpool berhadapan dengan Maribor dalam matchday keempat ajang Liga Champions yang berlangsung pada hari Kamis (2/11/2017) dinihari WIB nanti. Ini usai Coutinho dan Lovren tak ikut dalam latihan bersama para rekannya.

Klopp akui masih belum tahu apakah kedua pemainnya tersebut akan dimainkan ketika berhadapan dengan Maribor. Dia bakal melihat keadaannya lebih dulu.

“Saya tak yakin sepenuhnya. Mereka berdua telah jauh lebih oke, namun apakah mereka bakal bersiap untuk besok, saya masih belum tahu untuk sekarnag ini,” kata Klopp.

“Kami bakal memeriksanya lebih dulu. Kami bakal adakan sesi latihan pada jam 5 sore dan menanti siapa yang ikut. Saya ingin keduanya ikut,” lanjut dia.

“Kalau mereka tak berlatih, khususnya kasusnya Dejan, kalau tidak maka ia tak akan tampil. Tentang Dejan, kalau ia dapat lakukan latihan pada hari ini dan besok, maka hal tersebut telah cukup.”

Berhadapan dengan Maribor, Liverpool perlu hasil oke untuk menambah besar kesempatan mereka lolos ke babak 16 besar. Sekarang ini The Reds masih bercokol di urutan 1 Grup E dengan mengumpulkan 5 poin, unggul jarak cetak angka dari Spartak Moskow yang berada di urutan 2.

Ada juga Sevilla mengukuti di urutan 3, sedangkan Maribor di paling bawah grup. Berarti 3 poin di Anfield bakal amat krusial bagi Si Merah.

Emre Can Masih Tak Teken Perpanjang Kontrak

Sang manajer Liverpool Juergen Klopp akui kalau Emre Can masih belum menyetujui perpanjang kontrak. Klopp tidak merasa senang dengan keadaan ini, namun percaya kalau pemainnya tersebut tidak akan keluar dari klub.

Can sekarang ini masuk pada tahun terakhir dalam masa kontraknya bersama Liverpool. Pemain gelandang yang berasal dari Jerman tersebut dapat keluar tanpa biaya transfer di musim panas tahun depan jika tidak ada kontrak baru bersama The Reds.

Liverpool perlu secepatnya amankan Can sebab Juventus diberitakan ada minat dengan pemain sepakbola yang berumur 23 tahun tersebut. Kalau Can sampai keluar, hal tersebut merupakan sebuah kerugian besar untuk Liverpool sebab salah satu pilar di garis tengah hilang.

Namun, usaha Liverpool untuk perpanjang kontrak Can belum membawa hasil. Pembicaraan antara kedua kubu masih belum mencapai pada kata sepakat.

“Sampai saat ini masih belum ada persetujuan dan hal tersebutlah keadaannya. Kami masih berbicara. Akankah bagi saya keren jika kami masih belum menuntaskannya sampai saat ini? Jujur saja, tidak. Namun, untuk sekarang ini tak mengapa dan kami perlu terima itu,” ucap Klopp jelang pertandingan menghadapi Hoffenheim di pertemuan pertama play-off ajang Liga Champions.

“Yang ia pikirkan tak ke mana-mana. Ini merupakan sebuah kontrak yang krusial untuk dirinya di umurnya yang sekarang,” sambung dia.

Klopp amat percaya kalau Liverpool tidak bakal menjual pemain krusial seperti Can. Ia pun yakin kalau Can pada akhirnya bakal teken perpanjang kontrak.

“Saya sangat percaya kami tak menjual saat ini dalam keadaan seperti ini. Tentu saja bukan pemain dari line-up tim inti. Ia bakal bakal di tempat ini musim berikutnya. Sisanya, kita saksikan saja,” ujar Klopp.

“Keadaannya tak sempurna, saya lebih suka dirinya telah meneken perpanjang kontrak, namun saya masih percaya kalau kami dapat temukan jalan keluar yang pas untuk kedua kubu,” imbuh dia.

Liverpool Akhirnya Menang Perdana Di Tahun Ini

Liverpool pada akhirnya dapat merayakan keberhasilan mereka di laga tandang perdananya pada Premier League musim 2017 ini. Dalam laga tersebut, terdapat beberapa catatan menarik yang berakhir dengan keberhasilan ‘Si Merah’ tersebut.

The Reds sempat tertinggal ketika berlaga di rumah Stoke City, pada Sabtu (8/4/2017), setelah tim tuan rumah menciptakan gol melalui Jonathan Walters pada menit ke-44. Walau begitu, Liverpool dapat mengejar ketertinggalan dengan skor akhir 2-1 atas The Potters setelah Philippe Coutinho dan Roberto Firmino masing-masing menciptakan tiap gol di menit ke-70 dan dua menit setelahnya.

Ini merupakan kali pertama bagi The Reds dapat sukses di markas tim lawan dalam laga di Premier League di tahun ini. Padahal sebelumnya, The Reds hanya menghasilkan hasil imbang di kandang Sunderland, Manchester United, serta Manchester City, dan gagal di markas Hull City dan Leicester City.

  • Berikut catatan menarik laga tersebut

– The Reds sukses memperoleh 18 poin setelah sempat tertinggal lebih banyak dari tim-tim lain di Liga ini pada musim 2016-17.

– Hanya terdapat 126 detik selisih antara gol awal dan kedua yang mereka ciptakan di laga tersebut.

– Jonathan Walters sudah mencatatkan tujuh kali gol yang bersarang di gawang Liverpool pada Premier League, catatan lebih banyak dari golnya di gawang lain.

– Georginio Wijnaldum sudah menciptakan enam assist Premier League selama musim ini, lebih banyak dari yang dia ciptakan bagi Newcastle di musim 2015-16.

– Tim dari Juergen Klopp ini juga mencatatkan kemenangan dalam laga tandang awal di Premier League 2017.