Tag Archives: Heiko Herrlich

Leverkusen Tak Keberatan Jika Chicharito Pergi

Karier dari Javier ‘Chicharito’ Hernandez bersama Bayer Leverkusen masih belum pasti. Sang pelatih Leverkusen Heiko Herrlich akui tidak mengapa kalau saja Chicharito lebih pilih keluar.

Pemain penyerang internasional Meksiko tersebut miliki peluang besar keluar dari Leverkusen. Kontrak yang ia miliki akan berakhir di musim panas tahun berikutnya, yang diiringi dengan hasil yang mengecewakan Die Werkself.

Leverkusen bakal menepi pada ajang Eropa musim berikutnya usai cuma finis di urutan 12 di ajang Bundesliga musim 2016-2017. Kabar yang terdengar menghubungkan bekas pemain Manchester United dan Real Madrid tersebut dengan pindahnya menuju Lyon, khususnya usai kehilangan Alexandre Lacazette yang hijrah ke Arsenal.

Sesungguhnya, Leverkusen masih perlukan tenaga Chicharito untuk kembali pada jajaran elite. Sedari didatangkan pada tahun 2015, pemain penyerang yang berumur 29 tahun tersebut sudah catatkan 39 angka bersama Leverkusen, termasuk 28 cetak angka di ajang Bundesliga.

Belakangan ini, agen Chicharito katakan kalau kliennya tersebut bakal bikin keputusan setelah penyelenggaraan Piala Konfederasi 2017. Leverkusen bersiap hadapi peluang terjadinya hal paling buruk.

“Saya anggap kalau sebuah klub seperti Bayer Leverkusen tak akan sempat bergantung dengan 1 pemain,” kata Herrlich.

“Chicharito sudah berikan banyak performa yang luar biasa dalam 2 tahun di tempat ini, namun juga para pemain lainnya. Anda cuma akan dapat sampai pada keberhasilan sebagai sebuah tim.”

Leverkusen tidak cuma berpeluang untuk kehilangan Chicharito, namun juga telah lebih awal ditinggal oleh Hakan Calhanoglu yang berlabuh menuju AC Milan.

Pelatih Baru untuk Schalke dan Leverkusen

Schalke 04 dan Bayer Leverkusen telah miliki pelatih anyar untuk menatap musim depan. Schalke sekarang ini dipimpin oleh Domenico Tedesco, sementara Leverkusen ada di bawah pimpinan Heiko Herrlich.

Schalke putuskan untuk keluarkan Markus Weinzierl dari tempat pelatih di hari Jumat (9/6/2017). Weinzierl sesungguhnya diberi kontrak sampai dengan 3 tahun oleh Schalke, namun karena musim perdananya berlangsung dengan buruk, ia juga tidak dipermanenkan.

Schalke hanya berhasil menempati urutan 10 di klasemen akhir Bundesliga. Hal tersebut bikin Die Knappen tidak berhasil masuk ke ajang Eropa untuk kali pertama sedari musim 2008/2009. Sedangkan di arena DFB-Pokal dan Liga Europa, mereka tertahan pada babak perempatfinal.

Schalke lalu membawa Tedesco menjadi pengganti Weinzierl dengan mendapat kontrak 2 tahun. Tedesco sebelumnya pimpin klub tingkat 2, Erzgebirge Aue.

Tedesco sekarang ini baru menginjak umur 31 tahun. Ia jadi pelatih dengan umur paling muda kedua pada 5 liga top Eropa dan cuma lebih tua dibanding pelatih Hoffenheim, Julian Nagelsmann, yang menginjak usia ke 29 tahun.

Di waktu yang nyaris sama, Leverkusen berhasil membawa Herrlich menjadi pelatih baru mereka. Herrlich gantikan posisi Tayfun Korkut dan sudah menyetujui kontrak yang berdurasi sampai 2 tahun bersama Leverkusen.

Herrlich bukan orang yang anyar di Leverkusen. Ketika masih aktif menjadi pemain, ia sempat jadi pemain striker Leverkusen pada tahun 1989-1993.

Herrlich, yang saat ini telah menginjak umur ke 45 tahun, sebelumnya miliki pengalaman memimpin Bochum, Unterhaching, dan Bayern Munich U-17. Profesi terakhirnya ialah menjadi pelatih klub Jahn Regensburg, yang dia berhasil bawa untuk promosi dari tingkat 3 menuju tingkat 2 di ajang Liga Jerman.