Tag Archives: Gianluigi Donnarumma

Kabar Donnarumma dengan Milan Sepakati Kontrak

Kelangsungan karier dari Gianluigi Donnarumma terlihat menuju jalan akhir. Di susul dengan berita yang mengarakan kalau penjaga gawang muda AC Milan tersebut sudah sepakat dengan kontrak anyar.

Menurut kabar yang berhembus, Donnarumma setuju dengan kontrak yang berdurasi 5 tahun hingga tahun 2022. Penjaga gawang yang berumur 18 tahun tersebut tinggal menulis tandatangannya di atas kertas kontrak saja.

Dikatakan juga kalau Donnarumma bakal dibayar sampai dengan nominal 6 juta euro (sekitar 91 miliar rupiah) tiap tahun, yang jadikan ia sebagai seorang pemain dengan bayaran paling tinggi ketiga pada Serie A.

Di beri kontrak baru tersebut, Donnarumma diikat dengan klausul rilis sampai dengan 100 juta euro. Namun, nilainya bakal menurun jadi 50 juta euro jika Milan tidak berhasil masuk ke ajang Liga Champions.

Berita ini ikut meredam kabar soal berlangsungnya masa depan dari Donnarumma, yang selalu berjalan terus. Penjaga gawang internasional Italia itu pernah kencang dihubungkan dengan beberapa klub besar Eropa tak terkecuali Real Madrid, Paris Saint-Germain, dan Manchester United.

PSG diberitakan sudah semakin dekat dengan Donnarumma. Tetapi, para media Italia mengatakan kalau si pemain tidak menerima penawaran ‘wah’ dari Les Parissiens sampai dengan 13 juta tiap tahunnya.

Kontrak baru yang akan diambil Donnarumma ikut melibatkan sang kakak, Antonio Donnarumma, yang juga sempat tampil bersama tim muda Rossoneri. Ia bakal kembali menuju Milan dari klub di ajang Liga Yunani.

Para Pendukung Lempari Uang Palsu ke Donnarumma

 

Gianluigi Donnarumma diberi sindiran keras dari para fans ketika bermain dengan timnas (timnas) U-21 Italia saat berhadapan dengan Denmark. Ia dilempar dengan uang palsu.

Laga tersebut adalah pertandingan Grup C Piala Eropa U-21 yang berlangsung pada hari Minggu (18/6/2017) di Stadion Miejski. Tim nasional Italia menangkan laga dengan skor akhir 2-0 saat berhadapan dengan Denmark pada pertandingan tersebut. 2 angka Italia diciptakan oleh Lorenzo Pellegrini di menit 54 dan Andrea Petagna di menit 86.

Harusnya dengan dapat bikin timnya clean sheet Donnarumma raih pujian. Namun malah kebalikannya ia malah diberi ejekan.

Seperti yang sudah dirumorkan oleh salah satu media, Donnarumma dilempari dengan uang palsu sedari babak pertama berlangsung. Para pendukung pun bentangkan spanduk yang tertulis “Dollarumma” tepat pada belakang gawang penjaga gawang yang berumur 18 tahun tersebut. Ejekan ‘dollar’ tersebut untuk sindir Donnarumma yang dianggap telah tidak menerima kontrak baru bersama dengan Milan ksebab di duga penolakan itu karena sisi uang semata.

Kejadian tersebut pernah bikin laga terhenti untuk sementara waktu untuk lakukan pembersihan area gawang Italia.

Ternyata, kejadian tersebut adalah ide dari para pendukung AC Milan. Mereka merasa sangat kecewa dengan pilihan yang sudah diambil oleh Donnarumma yang tidak ingin menyetujui kontrak yang baru bersama Rossoneri.

Lewat durasi kontrak yang akan berakhir di bulan Juni 2018, apa yang sudah dikatakan Donnarumma tersebut membuat Milan repot. Pilihannya, Milan perlu melego Donnarumma sekarang ini atau manfaatkan jasa darinya semusim lagi dengan risiko merelakan si pemain nanti dengan cuma cuma tahun berikutnya.

Terkait Masa Depan Gianluigi Donnarumma, Massimo Taibi Beri Saran

Keahlian dari Gianluigi Donnarumma semakin menarik perhatian dari banyak klub sepakbola Eropa di musim ini. Akan tetapi, kiper muda ini ternyata mendapat banyak perhatian dari beberapa pihak dan menyarankan untuk tidak cepat-cepat hengkang dari AC Milan.

Gianluigi Donnarumma kemudian semakin menarik perhatian setelah masuk ke tim inti Rossoneri sejak musim lalu. Padahal umurnya masih muda, yakni 18 tahun, kiper muda ini semakin tak tergantikan menjaga gawang AC Milan.

Mengenai kontraknya sendiri akan usai di musim 2018 yang akan datang. Hal ini menjadikan beberapa klub sepakbola Eropa seperti Juventus dan dua klub Premier League yakni Manchester City dan Manchester United sangat ingin mendapatkan pemain dari Italia itu.

Akan tetapi, pemain muda ini diharapkan belajar dari Massimo Taibi yang bersama-sama dengan MU pada musim 2000. Karirnya yang gemilang, tiba-tiba menurun setelah pindah ke Inggris. Itu yang menjadikan Taibi memberikan saran pada Donnarumma untuk tetap melanjutkan karir di Milan. Karena di Inggris, pastinya kinerja pemain lebih sangat diperhatikan.

” Serie A dan Premier League sangat berbeda. Di United, klub Inggris yang begitu memperhatikan mengenai taktik. Begitu juga dalam hal prinsip wasit. Contohnya adalah di Italia, mereka meniup pluit untuk tiap pelanggaran, sementara di Inggris, Anda tidak akan dilindungi, sama seperti yang dialami oleh David De Gea, ” ucap Taibi.

Lebih lanjut, Massimo Taibi mengungkapkan bahwa jika Gigio memilih ke Manchester United atau Manchester City dan mendapatkan kontrak yang tinggi, pemain akan lebih gampang mendapat kritikan saat salah pertama kali, di Italia hal ini jarang terjadi.

” Saya ingin agar Gianluigi Donnarumma tidak buru-buru meninggalkan AC Milan. Dia masih muda dan tidak bergabung dengan klub kecil. Kiper muda ini masih perlu banyak belajar dan dia memiliki banyak waktu, jadi saya harap dia tetap di Milan, ” ucap Taibi.

Gianluigi Donnarumma sendiri sudah membukukan 11 cleansheet di Serie A selama musim ini.