Tag Archives: Chelsea

Conte Minta Chelsea Secepatnya Datangkan Striker Anyar

Antonio Conte bersikukuh 2 pemain penyerang tak bakal cukup untuk Chelsea untuk melewati musim ini. Chelsea perlu pemain penyerang lagi yang harus secepatnya direkrut.

Pemain penyerang murni Chelsea sekarang ini cuma Alvaro Morata dan Michy Batshuayi. Morata sendiri tengah melempem setelah cuma ciptakan 2 angka lewat 11 performa terakhirnya di tiap ajang.

Batshuayi belum lama ini telah ciptakan 2 angka untuk menangkan the Blues dengan skor 3-0 saat berhadapan dengan Newcastle United di babak keempat Piala FA. Cetak angka tersebut dicatatkan Batshuayi sudah catatkan 10 angka di selama musim ini, cuma 2 angka di bawah Morata.

Walau begitu, Conte masih inginkan pemain lain. Ditambah lagi, Chelsea masih perlu bertarung tak cuma di liga, melainkan juga di ajang Piala FA dan Liga Champions.

“Jika Anda menyaksikan skuat kami, kami tak punya 3, 4 atau 5 pemain penyerang, kami punya hanya 2!” imbuh manajer Chelsea tersebut.

“Morata saat ini absen, atau terkadang saya tampil dengan (Eden) Hazard. Ia merupakan seorang pemain penyerang yang beda, namun terkadang saya tampil dengan cara seperti itu. Pemain penyerang perlu berusaha untuk tim dalam cara yang oke, ia telah alami kemajuan yang jauh dalam cara ini.”

“Saya tidak tahu apa yang bakal berlangsung (dengan Batshuayi), namun saat Anda perlu tampil di Liga Champions dan Piala FA, 3 pemain penyerang paling sedikit. Lalu kami perlu saksikan apa yang berlangsung di bursa ransfer. Kita tengah membicarakan soal seorang pemain lain, saya tak tahu apakah kami dapat melakukannya,” ucap Conte.

Pada musim dingin ini, Chelsea sering dihubungkan dengan pemain penyerang AS Roma Edin Dzeko. Tetapi, penawaran terakhirnya ditolak. Chelsea perlu secepatnya akhiri persoalan di garis serangnya mengingat bursa transfer bakal ditutup pada akhir bulan.

Zola Ingin Morata Lebih Agresif

Legenda Chelsea yaitu Gianfranco Zola akui merasa kecewa dengan performa terbaru dari Alvaro Morata. Dia minta Morata agar lebih buas lagi di depan gawang lawan.

Pemain penyerang yang berasal Spanyol itu membuang beberapa kesempatan emas saat Chelsea tampil seri dengan skor 2-2 melawan Arsenal pada tengah pekan. Beberapa kesempatan yang melayang tersebut sampai bikin Morata juga diolok-olok di dunia maya.

“Amat tidak mudah untuk kritiknya terlampau keras sebab hasil kerjanya sangat baik. Pada pertandingan tersebut juga dia sungguh menjadi pemain yang bermain dengan sekuat tenaga untuk tim,” imbuh Zola.

“Namun sesungguhnya saya sedikit merasa kecewa tempo hari. Bagi saya Morata miliki kualitas untuk jadi seorang pemain oke. Tetapi, saat Anda saksikannya luput cetak beberapa angka tersebut, khususnya pada babak pertama, Anda tentu ingin dia lebih tenang di depan penjaga gawang. Dia pun perlu lebih buas.”

“Dia adalah seorang pemain dengan kualitas yang hebat, namun salah satu hal yang bikin saya ragu saat dia hadir ke Chelsea ialah apa dia dapat dikatakan tangguh dan buas,” imbuh dia.

Morata direkrut ke Stamford Bridge untuk diplot sebagai pengganti dari Diego Costa, yang sudah kembali tampil bersama Atletico Madrid usai hubungannya merenggang dengan Antonio Conte.

“Bagi saya Morata miliki kebolehan lebih dibanding Costa lewat sejumlah hal. Namun Costa lebih buas di depan gawang lawan,” ucap Zola membedakan kedua pemain itu.

Valverde Waspadai Morata dan Hazard

Barcelona berhadapan dengan Chelsea di tahap knock-out ajang Liga Champions. Ernesto Valverde menganggap kalau Alvaro Morata dan Eden Hazard dapat menjadi sebuah ancaman bagi Blaugrana.

Barca melangkah ke babak 16 besar dengan status sebagai urutan pertama di Grup D, sementara Chelsea melangkah sebagai runner-up di Grup C. Keduanya pun bertemu lewat undian babak 16 besar Liga Champions.

Valverde sebagai pelatih Barca lekas menaruh perhatiannya pada 2 pemain Chelsea, yaitu Morata dan Hazard. Dengan menyeluruh, ia waspadai kekuatan fisik The Blues.

“Dilihat dari segi taktik mereka oke, serta amat andalkan fisik. Dengan Morata, mereka miliki kecepatan ketika menyerang dan Hazard amat oke lewat pergerakan antar garis. Mereka merupakan sebuah tim yang luar biasa,” imbuh Valverde.

Valverde pun tegaskan kalau pertandingan ini bakal amat tidak mudah. Tetapi, sulitnya bakal bikin usahanya dalam menaikkan semangat pemain jadi mudah.

“Ini merupakan laga yang tidak mudah untuk kami, namun kami tahu tak ada yang mudah sebab ada banyak tim oke dalam undian.”

“Chelsea merupakan seorang juara di ajang Premier League, namun kami bakal tampil dengan antusias. Walaupun tidak akan mudah, ini hal yang baik untuk kami dan para pendukung. Dalam sisi ini, mudah untuk motivasi para pemain,” sambung Valverde.

Hanya Chelsea yang di Urutan 2 dari 4 Klub Inggris yang Juara Grup

Banyak klub Inggris bermain cemerlang di tahap grup Liga Champions pada musim ini. Ada 4 tim yang keluar sebagai juara grup, hanya Chelsea yang tidak keluar sebagai juara di grupnya.

Liverpool pesta cetak angka ke gawang Spartak Moskow pada hari Kamis (7/12/2017) dinihari WIB. Lewat laga yang berlangsung di Anfield tersebut, The Reds menangkan laga dengan skor telak 7-0.

Lewat hasil tersebut Liverpool juga pastikan diri jadi juara di Grup E ajang Liga Champions. Mereka catatkan sampai dengan 12 poin, hasil lewat 6 kali tampil. Si Merah jadi tim Inggris terakhir yang pstikan diri lolos menuju babak 16 besar.

Sebelumnya, Manchester City, Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Manchester United telah pastikan diri melanjutkan langkah ke tahap knockout. Di Liga Champions sekarang ini, Inggris diwakili 5 tim sebab MU dapat ikut partisipasi setelah menjadi juara di ajang Liga Europa.

City lolos dengan berada di urutan teratas Grup F, Manchester United berada di urutan 1 Grup A, dan The Lilywhites berada di urutan 1 Grup H. Sedangkan Chelsea menjadi satu-satunya klub Inggris yang finis sebagai runner-up.

Opta mencatat kalau kesuksesan 4 tim Inggris berada di urutan paling pertama grup adalah yang pertama sedari musim 2006/2007.

Inggris pun jadi negara pertama yang loloskan sebanyak 5 tim, yang menempatkan 5 wakil di tahap eliminasi Liga Champions.

Liverpool Percaya Anfield Menjadi Kunci untuk Hadapi Chelsea

Dirk Kuyt yakin kalau keadaan di Anfield bakal jadi kunci untuk Liverpool ketika hadapi Chelsea. The Reds jadi favorit pada pertandingan tersebut.

Liverpool bakal menjadi tuan rumah berhadapan dengan Chelsea dalam lanjutan Premier League pada hari Minggu (26/11/2017) dinihari WIB di Anfield. Lewat 2 pertemuan terakhir di Anfield, The Blues dapat menahan Liverpool dengan skor imbang 1-1.

Menjelang pertandingan ini, Liverpool belum lama ini menelan pil pahit di Liga Champions. Mereka tidak berhasil menangkan laga usai imbang berhadapan dengan Sevilla 3-3 di penghujung pertandingan. Sedangkan tim yang di besut oleh Juergen Klopp pernah unggul dengan skor 3-0 pada babak pertama, yang dapat bikin mereka melangkah ke babak berkutnya kalau menang.

Sedangkan Chelsea ada di atas angin usai pastikan diri ke babak 16 Liga Champions setelah melumat Qarabag dengan skor 0-4. Tim yang di besut oleh Antonio Conte malah telah langsung siapkan strategi untuk berhadapan dengan Liverpool dalam perjalanan pulang dari Baku.

Walau masih baru raih hasil yang mengecewakan, Kuyt sebagai legenda Liverpool menganggap kalau bekas timnya tersebut perlu terus diunggulkan ketika berhadapan dengan Chelsea. Ada faktor Anfield yang jadi kuncinya.

“Liverpool tampil di Anfield perlu terus menjadi unggulan. Tak masalah tim mana yang bakal hadir ke Anfield,” imbuh Kuyt seperti dilansir pada situs resmi Liverpool

“Dengan dukungan para pendukung di belakang Liverpool, mereka perlu terus menjadi unggulan dan mereka perlu terus tampil untuk raih hasil oke dan saya percaya kalau mereka bakal tampilkan laga seperti itu,” lanjut dia.

“Liverpool dan Chelsea merupakan 2 tim yang amat oke. Namun saya pikir Liverpool tengah alami perkembangan,” ucap pria yang berasal dari Belanda tersebut.

Chelsea Kerepotan Musim Ini

Cesc Fabregas tolak kalau para pemain Chelsea mulai tak betah dengan cara latihan yang dianjurkan oleh Antonio Conte. Bagi dirinya, yang bikin Chelsea tidak konsisten ialah karena kewalahan dengan jadwal laga yang ada.

setelah sukses menangkan Liga Inggris, Conte kerepotan di musim keduanya. Sampai saat ini, langkah The Blues Inkonsisten.

Di ajang Premier League, Chelsea telah menerima 3 hasil negatif lewat 10 laga. Alhasil, mereka sekarang ini tertahan di urutan 4 dengan mengumpulkan 19 poin dan tertinggal 9 poin dari pemuncak klasemen Manchester City.

Sedangkan di ajang Liga Champions, Chelsea belum lama ini ditundukkan oleh AS Roma dengan skor akhir 0-3. Padahal mereka pernah berjaya dengan tundukkan Qarabag dengan skor 6-0 dan Atletico Madrid 2-1.

Penampilan Chelsea yang tak konsisten tersebut, bukan hanya karena faktor badai cedera serta disebut-sebut sebab sebagian pemain telah merasa gerah dengan cara melatih Conte. Sang manajer yang berasal dari Italia tersebut memang miliki cara melatih yang cukup keras yang menghabiskan tenaga.

Fabregas luruskan hal tersebut. Lewat wawancara pemain geladang Chelsea tersebut bilang faktor bermain di ajang Liga Champions bikin timnya kepayahan sebab jadwal laga yang lebih padat.

“Tidak, tidak sama sekali,” Jawab Fabregas.

“Satu-satunya hal yang bisa kami katakan adalah tahun lalu tidak ada Liga Champions dan itu faktanya. Kami, Anda, dan saya tahu bahwa hal akan berjalan sulit saat Anda bermain di Liga Champions.”

“Saat Anda punya waktu sepanjang pekan untuk berlatih, metode Conte dan pelatih kebugaran, itu sangat Italia, kami harus berlari dan bugar dan pulih dengan baik.”

“Tapi tahun ini, karena Liga Champions, kami tidak punya banyak waktu sebab setiap tiga hari… Anda tidak bisa bermain pada Rabu, bermain hari Sabtu, kemudian hari Kamisnya, lalu apa? Terus apakah anda bisa tetap berlari? Tidak mungkin.”

“Untuk pemulihan, Anda harus bugar pada akhir pekan, jadi semua hal tadi (keluhan soal metode latihan Conte) tidak benar,” Tegas Fabregas.

Roma Tunjukan Karakter yang Luar Biasa

AS Roma sukses kembali dengan membawa 1 poin lewat kunjungan ke kandang Chelsea. Giallorossi dianggap telah memperlihatkan karakter yang hebat.

Ketika langsungkan laga pada hari Kamis (19/10/2017) dinihari WIB di Stamford Bridge, Roma tampil dengan skor imbang 3-3 menghadapi The Blues.

Giallorossi tertinggal pada babak pertama usai David Luiz dan Eden Hazard membobol gawang Alisson. Sebelum waktu jeda, Roma memnambah kecil skor lewat angka yang diciptakan oleh Aleksandar Kolarov.

Roma berbalik unggul usai Edin Dzeko ciptakan sepasang angka pada babak kedua. Keunggulan dengan skor 3-2 Roma pada akhirnya hilang usai Hazard ciptakan angka kedua.

Roma dapat bermainl unggul walau tampil di kandang Chelsea. Kontrol bola mereka sampai 61 persen.

Dengan statistik yang apik tersebut, sang pelatih Roma, Eusebio Di Francesco, juga merasa puas dengan performa dari sang anak asuhnya.

“Saya suka Anda menekankan ini (keunggulan Roma lewat kontrol bola), sebab ini adalah pekerjaan yang masih berjalan,” imbuh Di Francesco pada situs UEFA.

“Sebab dalam sepakbola, ketika Anda menang andai Anda lakukan kesalahan lebih sedikit. Ini bukan kesalahan individu atau strategi, namun cuma intensi yang salah.”

“Para pemain yang bikin blunder, dapat bangkit dengan amat oke sepanjang laga berlangsung. Hari ini, kami memperlihatkan karakter kuat dan kami tentu berada di jalan yang benar,” sambung dia.

Diego Costa ke Atletico Madrid Lagi

Transfer yang telah dinanti-nanti oleh Diego Costa pada akhirnya tercapai. Costa sekarang ini sudah resmi jadi bagian dari Atletico Madrid.

Pulangannya Costa ke ibukota Spanyol sudah pasti usai si pemain melangsungkan kesepakatan pribadi dengan klub. Disusul dengan persetujuan Chelsea dengan Atletico dalam hal dijualnya Costa, yang terwujud di pecan kemarin.

Dari para media Eropa, Costa kembali ke Atletico usai ditebus dengan harga 58 juta pound sterling. Biaya yang besarnya sama dengan yang dikeluarkan the Blues untuk membawa Alvaro Morata dari Real Madrid.

Costa bakal gunakan kostum bernomor punggung 18 dan diberitakan diikat kontrak hingga tahun 2021. Perekrutan tersebut dilakukan setelah melangsungkan tes medis pada hari Sabtu dan Minggu kemarin.

“Saya merasa amat senang bisa kembali pulang,” imbuh Costa pada situs resmi Atletico. “saya terus bilang, Atletico merupakan klub saya dan saya amat, sangat, sangat senang dengan hal ini. Saya sungguh menunggu untuk dapat berikan kontribusi.”

“Saya bakal berikan semuanya untuk tim seperti yang sempat saya lakukan sebelumnya. Saya ingin ucapkan terima kasih khususnya pada (CEO Atletico) Miguel Angel Gil, dan semua kubu di klub, atas upayanya kembali membawa saya.”

Costa sekarang ini dapat lakukan latih bersama skuat Atletico sebelum didaftarkan pada pembukaan bursa musim dingin pada tanggal 1 Januari 2018.