Tag Archives: Chelsea

John Terry di Chelsea, From Hero To Zero

John Terry kembali perkasa. Setelah sempat menjadi pemain yang sering mengisi bangku cadangan, dan melakukan kesalahan sehingga menjadikan gol bagi Watford. Akan tetapi, kapten tim ini masih memiliki kekuatan demi mencapai kemenangan untuk Chelsea.

John Terry memperoleh posisi sebagai starter di laga awal Chelsea setelah resmi menjadi juara Premier League musim ini. Pemain berumur 36 tahun itu bermain sejak awal ketika timnya melawan Watford di markas mereka, Stamford Bridge sebagai laga Premier League, Selasa (16/5/2017) dinihari WIB.

Ini merupakan peluang yang begitu jarang untuk Terry. Dia terakhir kali sebagai starter dalam laga di liga ketika The Blues seri 2-2 kontra Swansea City di pertengahan September 2016 yang lalu.

Terry pun bersukacita dengan waktu yang diberikan padanya. Hal ini terlihat pada menit ke-22, di mana Terry sukses menciptakan gol sebagai pembuka keunggulan timnya. Dia memainkan bola di wilayah kotak penalti. Itu menjadi gol awalnya di laga Premier League musim ini. Jadi, sangat terasa begitu emosionalnya dia.

Akan tetapi, beberapa menit berselang, Terry melakukan kesalahan. Dengan tujuan memainkan bola dengan kepala, Terry justru mendekatkannya ke Etienne Capoue yang lalu menciptakan gol untuk tim lawan. Namun, keberuntungan masih di pihak Terry, dia kembali memperkuat Chelsea dengan gol sekaligus kemenangan untuknya. Walau Watford menekan, The Blues dapat meraih skor dengan nilai 4-3.

” Itu menjadi menit yang begitu sulit untukku. Saya melakukan gol dan lalu melakukan kesalahan dan Etienne Capoue dapat memainkannya. Saya begitu bahagia dengan gol yang saya dapatkan, saya juga senang dengan waktu bermain yang penuh dari awal kemudian kami menang. Sangat penting untuk bertahan dengan momen itu, ” ujar Terry.

Sementara itu, JohnTerry akan segera hengkang dari Chelsea setelah usainya musim ini. Akan tetapi, Terry belum membeberkan masa depannya ke depan setelah tidak menjadi pemain sepakbola.

Peluang Besar Stefano Spalletti Lanjutkan Karir di Inter Milan

Luciano Spalletti sepertinya tidak akan membuang kesempatan untuk menjadi pelatih Inter Milan sebagai karirnya selanjutnya. Terlebih, di klub sepakbola Italia tersebut ada rekannya dulu, yakni Walter Sabatini, pemimpin bidang olahraga di AS Roma dulu.

Inter Milan beberapa waktu yang lalu resmi mengakhiri masa kerjanya dengan pelatih mereka, Stefano Pioli. Nerazzurri akhirnya memutuskan untuk mengganti pelatihnya setelah musim ini usai.

Beberapa media mengabarkan, jika Inter begitu mengincar Antonio Conte dan Diego Simeone. Akan tetapi, Inter sepertinya tidak akan mudah mendapatkan dua pelatih senior tersebut. Alasannya adalah Conte baru saja meraih kemenangan bersaam Chelsea setelah menjadi juara Premier League, dan Simeone sepertinya masih bertahan dengan Atletico Madrid.

Saat ini, berita baru kian terdengar. Luciano Spalletti disebut-sebut akan menjadi salah satu kandidat kuat pelatih baru Inter di musim yang akan datang setelah melakukan pembicaraan dan tandatangan prakontrak bersama klub sepakbola Italia dan Sabatini.

Walter Sabatini sendiri adalah sosok yang dekat dengan Spalletti. Keduanya pernah bersama-sama membangun tim di AS Roma. Hal tersebut pun menjadikan peluang pelatih ini bersama Inter semakin besar.

” Sabatini merupakan direktur di bidang olahraga yang begitu tangguh dan kami sudah bersama-sama bekerja dengan klub kuat dan berpotensi juara. Saya memang mempunyai banyak perbedaan dengan Sabatini, namun kami tetap menjadi rekan kerja yang begitu baik di beberapa bidang. Dia adalah sosok yang begitu apik dan pengalaman yang banyak, itu menjadi pertimbangan baik ketika Inter menginginkannya, ” kata Spalletti.

Lebih lanjut, Luciano Spalletti mengatakan jika terdapat kesempatan untuk kembali menjalin kerja sama dengan Walter Sabatini, Pioli tidak akan menyia-nyiakannya. “ Saya ingin mendapatkan pelaung itu, ” ucap pelatih AS Roma tersebut.

Cesc Fabregas, Raja Assist di Liga Inggris

Salah satu pemain Chelsea, yakni Cesc Fabregas menampilkan kemampuannya selama musim ini. dia membuktikan bahwa dirinya adalah pemain yang memiliki kualitas. Walau selama musim ini kerap menjadi pemanas bangku cadangan, dia dapat mencatatkan prestasi sebagai pemain pertama yang membukukan lebih dari 10 assist tiap musim dalam enam musim ini.

Cesc Fabregas mengumpulkan 11 angka setelah memberikan umpan manis untuk Diego Costa dan Nemanja Matic yang berhasil menjadikannya gol menuju gawang lawan, Middlesbrough dan membawa Chelsea menang dengan skor 3-0 di Stamford Bridge, pada Selasa (9/5/2017) dinihari WIB.

Saat ini, dirinya sudah mengumpulkan sebanyak 11 assist. Dalam klasemen, Fabregas hanya kalah jumlah dari Gylfi Sigurdsson yang mengumpulkan 12 assist, Christian Eriksen dengan 12 assist, dan Kevin De Bruyne dengan jumlah 15 assist.

” Fabregas merupakan salah satu pemain yang menjadi contoh di musim ini untuk Chelsea. Dia menjadi pemain yang matang dan kini memperlihatkan kinerjanya, ” ucap sang pelatih, Antonio Conte memberikan pujian.

Sepanjang perjalanan Liga Inggris, dari musim 1992/1993 yang lalu, Fabregas saat ini sudah melampaui perolehan dari pemain Manchester United, yaitu Wayne Rooney dan Ryan Giggs. Keduanya sama-sama menciptakan sekitar 10 assist di tiap musim dalam lima musim.

Catatan assist Fabregas tersebut kian lebih istimewa karena dia sendiri bukan merupakan tim inti pilihan Antonio Conte. Dia tidak mendapat tempat setelah pelatih lebih memilih Matic dan N’Golo Kante untuk mengisi tim andalannya.

Bahkan, dengan posisinya yang semakin lebih menajdi pemain cadangan, berita soal hengkangnya di dari The Blues kian terdengar. Akan tetapi, Conte menegaskan jika Cesc Fabregas tidak akan melepas Fabregas ke klub manapun.

  • Berikut catatan assist Fabregas selama enam musim

2006/2007 : dengan 11 assist

2007/2008 : dengan 17 assist

2009/2010 : dengan 13 assist

2010/2011 : dengan 11 assist

2014/2015 : dengan 18 assist

2016/2017 : dengan 11 assist

Incoming search terms:

  • Raja assist liga BELANDA 2016/2017

David Luiz Cedera, Pelatih Chelsea Meragukan Kinerja Tim

Keberhasilan dari Chelsea dengan skor akhir 3-0 atas Everton sebagai bagian dari laga Liga Inggris pada musim ini yang dilaksanakan di penghujung minggu lalu ternyata berdampak negatif bagi mereka. Bek andalan mereka, David Luiz mendapat cedera jelang laga usai sampai diragukan untuk ikut bermain di laga selanjutnya.

David Luiz terlihat kesakitan jelang laga yang dihelat di Goodison Park akan selesai. Pemain asal Brasil tersebut tidak dapat menyelesaikan laga dengan baik. Dia harus keluar lapangan dan digantikan oleh Nathan Ake di delapan menit.

Masalah cedera yang membekap Luiz menjadikan sang pelatih Chelsea yakni Antonio Conte merasa ragu. Luiz sendiri adalah salah satu pemain andalan yang membawa The Blues menjadi pemuncak klasemen Liga Inggris musim ini. Conte selalu menurunkan Luiz sejak memakai skema tiga bek.

” Saya belum membicarakan hal ini dengan tim medis kami terkait bagaimana parahnya cedera yang dialami oleh Luiz. Akan tetapi, saya tidak merasa bahwa cedera itu akan membuatnya absen dalam waktu yang lama. Saya ingin di laga mendatang, Luiz sudah ikut bersama kami, ” ujarnya.

Sementara itu, jika David Luiz tidak dapat diturunkan dalam laga yang akan mereka mainkan nantinya, yaitu kontra Middlesbrough, Antonio Conte akan mempersiapkan Ake sebagai penjaga di lini pertahanan timnya yang dirasa sebagai pemain yang layak menggantikan Luiz.

” Saya begitu bersuka cita dengan performa yang Ake tunjukkan pada laga tim berhadapan dengan Everton. Dia menjadi pemain cadangan yang tampil dengan maksimal dan saya rasa dia akan bermain dengan mengesankan layaknya pemain veteran dengan banyak pengalaman. Itu hal yang penting bagi The Blues, ” tutup pelatih Chelsea ini.

Performa Costa Menurun, Antonio Conte Beri Tanggapan

Sebagai pemain inti di Chelsea untuk bagian lini depan, Diego Costa tidak banyak menciptakan gol akhir-akhir ini. Akan tetapi, hal tersebut tidak menjadikan Antonio Conte yang menjadi pelatih The Blues merasa khawatir.

Diego Costa tetap masih menjadi pemain mesin gol bagi Chelsea di musim ini dengan membukukan 17 gol di Premier League tahun ini. Akan tetapi, striker timnas Spanyol tersebut hanya menciptakan tiga gol dalam sepuluh laga di liga selama perhelatan tahun 2017 ini.

Costa terakhir kali menciptakan gol bagi Chelsea saat laga kontra West Ham United, di awal bulan Maret yang lalu. Setelah itu, pemain ini tampak kesulitan dalam melancarkan aksinya di tiga laga Premier League serta satu laga di Piala FA musim ini.

Namun, Antonio Conte tidak begitu memperdulikan permasalahan tersebut. Dia juga optimis jika Costa akan segera kembali beraksi lagi. ” Gol-gol memang begitu penting bagi pemain penyerang. Tetapi, saya merasa dia mengetahui bahwa dia merupakan pemain penting untuk kami, baik dirinya yang menciptakan akan tidak, ” ujar Conte.

Lebih lanjut, sang pelatih menuturkan bahwa pemainnya harus menjaga komitmennya dan itu membuat Conte optimis kembali dapat menciptakan gol. Di mata Conte, Costa berlaga dengan apik dan bertindak dengan yang diinginkannya.

” Saya membicarakan hal ini pada semua pemain saya, jika sebagai pelatih, saya tidak begitu senang dengan hal komitmen atau sikap seseorang, namun tidak saat dia tidak dapat menghasilkan gol. Ini dapat berlangsung di dunia sepakbola. Dalam beberapa kondisi, dia tidak begitu membuahkan hasil. Namun, seorang pemain seperti Diego Costa akan kembali dapat melakukan yang terbaik dalam laganya, ” ucap Conte.

Antonio Conte Terganggu Dengan Ucapan Sang Agen

Antonio Conte merasa terganggu dengan berita yang menyebutkan bahwa dia akan segera meninggalkan klubnya, Chelsea di musim yang akan datang. Padahal, saat ini dirinya sedang bersusah payah membawa The Blues meraih juara Premier League.

Di minggu yang lalu, agen Antonio Conte, yakni Federico Pastorello, mengungkapkan bahwa pelatih ini akan tetap bertahan di Chelsea. Akan tetapi, jika terdapat penawaran dari klub lain, Conte disebut-sebut akan memikirkannya dan kemungkinan akan berpindah.

Beberapa media di Italia lalu berusaha menghubungkan Conte dengan Inter Milan. Nerazzurri memang saat ini sedang berupaya bangkit kembali dengan kekuatannya yang dulu bersama pemiliknya yang baru, Suning.

Akan tetapi, Conte menampik dengan tegas berita tersebut. Dia justru mengaku terganggu karena sang agen mengungkapkan hal yang dia juga tidak ketahui.

” Saya saat ini merasa kecewa, bagaimana perasaan Anda menyaksikan diri Anda sendiri ada di halaman depan banyak media karena pihak lain mengungkapkan yang tak benar mengenai Anda. Saat saya mendengar orang lain mengungkapkan hal dengan nama saya, saya begitu terganggu, ” ucap Conte.

Lebih lanjut, dia menyarankan jika ada ornag yang ingin tahu soal dirinya, harusnya membicarakannya dengan orang yang bersangkutan.

” Kami berupaya dengan keras karena kami ingin menyudahi musim ini dengan berbuat yang terbaik dan mengesankan serta tak terduga untuk Chelsea. Kami juga masih mencoba menciptakan sesuatu yang lebih baik dan penting di musim mendatang, ” ucapnya.

Antonio Conte saat ini sedang dalam momen yang baik di Premier League bersama Chelsea di musim debutnya. Mantan pelatih timnas Italia itu sekarang berupaya menjadikan The Blues bertahan di posisi tertinggi klasemen dengan 72 poin, lebih banyak tujuh poin dari Tottenham Hotspur dengan delapan laga yang tersisa.

Pep Guardiola : Tidak Mudah Mengalahkan Chelsea

Pep Guardiola mengungkapkan bahwa semuanya masih dapat berubah dalam laga di liga Premier League musim ini. Akan tetapi, dirinya mengungkapkan bahwa berupaya mengejar Chelsea juga menjadi hal yang begitu tak mudah.

Chelsea masih menjadi juara di klasemen dengan membukukan 69 poin dari 29 laga yang mereka mainkan. Akan tetapi, The Blues baru saja meraih kegagalan setelah kalah dengan skor akhir 1-2 atas Crystal Palace yang dilaksanakan di Stamford Bridge akhir minggu yang lalu.

Akan tetapi, Manchester City justru tak berhasil memakai kesempatan itu untuk menambah poin. City hanya menyelesaikan laga dengan hasil seri, yakni 2-2 kontra Arsenal dalam Premier League yang dihelat di Emirates Stadium, pada Minggu (2/4/2017) malam WIB.

Itu menjadi hasil seri di laga yang ketiga secara berturut-turut dimainkan City selama Premier League bergulir. Sergio Aguero dan rekan-rekan setim saat ini menduduki posisi yang keempat dengan hasil 58 poin dari 29 laga, selisih 11 poin dari The Blues.

Manchester City akan memperoleh peluang demi semakin dekat dengan posisi The Blues saat menjalani laga tandang ke Stamford Bridge, Rabu (5/4/2017) yang akan datang. Akan tetapi, Guardiola tak begitu optimis dapat mengalahkan Chelsea nantinya.

” Kami ingin berhasil, namun kami tidak dapat selalu bermain dengan apik dan hasil penuh kemenangan. Masih terdapat banyak laga yang dapat kami mainkan, yakni sembilan laga lagi, akan tetapi, kini terasa sulit mengejar posisi teratas. Laga kemarin, mereka kalah dan kami tidak dapat menang dan Arsenal masih sama performanya seperti di laga terdahulu, ” ujar Guardiola.

Lebih lanjut, Pep Guardiola mengungkapkan bahwa semuanya dapat terjadi di liga ini. Walau begitu, City tahu apa yang wajib kami laksanakan saat menghadapi Chelsea beberapa hari mendatang. “Kami akan segera menjalani latihan dengan baik dan memepersiapkan diri sebaik mungkin kemudian bersaing di London, ” tutupnya.