Tag Archives: Borussia Dortmund

Hasil Liga Champions

Real Madrid tampil dengan skor imbang melawan Tottenham Hotspur lewat laga lanjutan Liga Champions. Lewat laga lainnya, Manchester City menang dengan skor tipis melawan Napoli.

Madrid perlu rela berbagi poin dengan Spurs usai sudahi pertandingan pada hari Rabu (18/10/2017) dinihari WIB di Santiago Bernabeu, dengan skor imbang 1-1. Sang juara bertahan malah lebih awal tertinggal karena angka bunuh diri Raphael Varane. Mereka baru dapat membuat skor imbang usai Cristiano Ronaldo berhasil lakukan eksekusi penalti.

Pada pertandingan lainnya di Grup H, Borussia Dortmund membuang peluang emas untuk raih poin sempurna. Berhadapan dengan tim paling lemah di grup ini, APOEL, Dortmund hanya tampil dengan skor seri 1-1 dengan klub Siprus tersebut.

Big match di Grup F pertemukan City dan Napoli di Etihad Stadium. City berhasil meanngkan laga dengan skor akhir 2-1 lewat angka yang diciptakan oleh Raheem Sterling dan Gabriel Jesus.

Lewat Grup E, Liverpool catatkan hasil oke pertamanya di tahap grup Liga Champions musim ini. The Reds menggasak Maribor dengan skor telak 7-0.

Hasil yang tidak disangka tercipta sedari wakil Spanyol, Sevilla, tunduk dengan skor telak di kandang Spartak Moskow. Sevilla ditundukkan dengan klub Rusia tersebut dengan skor akhir 1-5.

Hasil matchday 3 Liga Champions hari Rabu (18/10/2017) dinihari WIB

Grup E
Spartak Moskow 5-1 Sevilla (Promes 18,90, Melgarejo 58, Glushakov 67, Luiz Adriano 74; Kjaer 30)
Maribor 0-7 Liverpool (Firmino 4,54, Coutinho 13, Salah 19, 40, Oxlade-Chamberlain 86, Alexander-Arnold 90)

Grup F
Manchester City 2-1 Napoli (Sterling 9, Gabriel Jesus 13; Diawara 73pen)
Feyenoord 1-2 Shakhtar Donetsk (Berghuis 8; Bernard 24, 54)

Grup G
Monaco 1-2 Besiktas (Falcao 30; Tosun 34, 54)
RB Leipzig 3-2 Porto (Orban 8, Forsberg 38, Augustin 41; Aboubakar 18, Marcano 44)

Grup H
APOEL 1-1 Borussia Dortmund (Pote 62; Papastathopoulos 67)
Real Madrid 1-1 Tottenham Hotspur (Ronaldo 43pen; Varane 28bd)

Borussia Dortmund Kalahkan AC Milan di ICC 2017

AC Milan kalah dengan skor 1-3 kontra Borussia Dortmund dalam kompetisi International Champions Cup 2017 (ICC 2017) yang dilaksanakan di Tianhe Stadium, Guangzhou, Tiongkok, Selasa (18/7) kemarin.

AC Milan memainkan beberapa pemain anyar mereka, yakni Ricardo Rodriguez, Franck Kessie da Fabio Borini. Memasuki menit ke-17, bola sepakan Nuri Sahin masuk ke gawang Milan yang dijaga Marco Storari. Borussia Dortmund unggul lebih dulu.

Selisih tiga menit, Dortmund diberi hadiah sepakan penalti dengan kesalahan dari Gabriel Paletta pada Christian Pulisic. Pierre-Emerick Aubameyang bertugas sebagai penendang yang kemudian menambah skor mereka.

Milan lalu berupaya melakukan serangan. Tepat di menit ke-24, Carlos Bacca melakukan sepakan dari luar kotak yang kemudian masuk ke gawang Dortmund dan skor 1-2. Dortmund sendiri bermain dengan dominan di pertengahan laga pertama. Beberapa kesempatan yang diperoleh oleh Die Borussen, tapi kesempatan itu tak berhasil membuahkan gol. Skor 2-1 tetap bertahan hingga babak awal usai.

Memasuki babak yang kedua, AC Milan sempat melakukan perlawanan dengan menurunkan Hakan Calhanoglu, sebagai pengganti M’baye Niang.

Memasuki menit ke-62, Borussia kemudian membalas dengan gol dari Pierre-Emerick Aubameyang yang menjadikan posisi menjadi 3-1. Upaya Milan demi mengejar ketertinggalan tidak kunjung berhasil. Laga kemudian usai dengan skor 3-1 bagi Borussia Dortmund.

  • Susunan Pemain International Champions Cup 2017

AC Milan, dengan pemainnya yakni : Marco Storari, Ignazio Abate (Gustavo Gomez 64′), Gabriel Paletta (Mateo Musachio 46′), Cristian Zapata, Ricardo Rodriguez (Luca Antonelli 64′), Franck Kessie (Matteo Gabbia 90′), Jose Mauri (Niccolo Zanellato 90′), Giacomo Bonaventura (Jose Sosa 64′), Fabio Borini, Carlos Bacca (Patrick Cutrone 64′), M’baye Niang (Hakan Calhanoglu 46′).

Borussia Dortmund, dengan pemainnya yakni : ¬†Roman Weidenfeller (Dominik Reimann 46′), Dan-Axel Zagadou (Eric Durm 64′), Marc Bartra (Neven Subotic 73′), Sokratis Papastathopoulos, Lukasz Piszczek (Felix Passlack 46′), Nuri Sahin, Gonzalo Castro, Sebastian Rode (Emre Mor 64′), Pierre-Emerick Aubameyang (Andre Schurrle 73′), Ousmane Dembele (Mario Gotze 64′), Christian Pulisic (Alexander Isak 74′).

Dortmund Sebut Aubameyang Tidak akan Kemana-mana

Pierre-Emerick Aubameyang bakal terus bermain bersama Borussia Dortmund di musim berikutnya. Dortmund tidak ada rencana untuk langsungkan aktivitas jual-beli pemain lagi sebab menilai kalau bursa transfer telah berakhir.

Aubameyang masih diiket dengan kontrak bersama Dortmund sampai dengan tahun 2020 yang akan datang. Namun, baru-baru ini pemain striker internasional Gabon tersebut sering diberitakan bakal menjadi target dari Chelsea, AC Milan, Paris Saint-Germain, dan malah oleh para klub China.

Dortmund sesungguhnya bersiap untuk lakukan negosiasi kalau saja ada penawaran yang pas untuk Aubameyang. Namun, mereka tidak dapat menanti amat lama sebab ajang pada musim depan bakal segera berlangsung.

Dortmund pada akhirnya mengatakan kalau Aubameyang tidak bakal ke klub manapun di musim panas ini. Hal itu dikatakan langsung oleh Direktur Olahraga Dortmund, Michael Zorc.

“Kami telah putuskan kalau Auba bakal terus bersama BVB. Bursa transfer telah berakhir baginya,” ucap Zorc.

Zorc bilang kalau hal tersebut setelah Dortmund berhasil menangkan laga atas AC Milan dengan skor 3-1 di turnamen pramusim International Champions Cup yang berlangsung pada hari Selasa (17/7/2017) di Guangzhou, China. Aubameyang catatkan 2 angka untuk Dortmund di pertandingan tersebut.

“Saya merasa senang ia ada bersama tim saya. Ia merupakan seorang pemain yang hebat dan ia sekali lagi telah perlihatkan hal tersebut saat tengah melangsungkan laga berhadapan dengan Milan,” ucap pelatih Dortmund, Peter Bosz.

Pada bursa transfer musim panas ini, Dortmund sudah merekrut Mahmoud Dahoud (dari Borussia Moenchengladbach), Maximilian Philipp (Freiburg), Omer Toprak (Bayer Leverkusen), dan Dan-Axel Zagadou (Paris Saint-Germain). Sedangkan dalam daftar pemain yang pergi ialah Adrian Ramos, Matthias Ginter, dan Sven Bender.

Ousmane Dembele, Pesepakbola Muda Terbaik di Bundesliga

Ousmane Dembele kembali berjaya dalam liga Bundesliga di musim ini. Pesepakbola dari Borussia Dortmund itu kemudian mendapatkan piala atas prestasinya yakni Rookie of the Season 2017.

Beberapa media menyebutkan jika piala Rookie of the Season 2017 ini diberikan pada pesepakbola terbaru dalam liga Bundesliga yang awalnya mendapatkan piala yang sama tiap bulannya selama musim 2016/2017 ini.

Pesepakbola ini meraih Rookie of the Season pada Februari lalu, dapat melawan Nabil Bentaleb dari Schalke 04, Riechedly Bazoer dari Wolfsburg, Caglar Syuncu dari Freiburg serta Jordan Torunarigha dari Hertha Berlin yang menjadi saingan beratnya.

Dembele dibeli oleh Borussia Dortmund dari klub lamanya, Rennes dengan harga sekitar 15 juta euro. Ia bermain dengan sangat baik dengan menciptakan enam gol dan 13 assist pada laga mereka dan menjadikan timnya melaju ke tempat ketiga di musim yang lalu. Sebanyak 10 gol dan 21 assist dia torehkan dalam tiap kompetisi mereka.

Performa mengesankan dari Dembele menjadikannya mendapat banyak tawaran dari klub-klub bola ternama lainnya. Akan tetapi, ketika melakukan wawancara dengan salah satu media ternama beberapa minggu yang lalu, pesepakbola berusia 20 tahun tersebut secara tegas mengungkapkan komitmennya untuk selalu belajar dengan Die Borussen.

” Merupakan pesepakbola dari Jerman, saat anda masih berusia muda, menjadi hal yang begitu baik dan harus dilakukan. Terdapat banyak pemain dengan gaya dan bakat masing-masing yang ada di klub ini dan banyak pihak yang yakin dengan kemampuan dan performa mereka, ” paparnya.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan jika menjadi pemain di tim inti Borussia Dortmund menjadikan seorang Ousmane Dembele memperoleh beberapa hal, termasuk prestasi. Namun, pesepakbola muda ini masih akan berusaha semaksimal mungkin dalam belajar dan memberikan yang terbaik untuk klubnya. Pastikan kamu selalu mengunjungi website kami, karena akan ada banyak berita bola yang paling update setiap harinya.

Cemerlangnya Dembele di Bundesliga

Ousmane Dembele lekas tancap gas untuk jadi pemain gemilang di ajang Bundesliga. Pemain penyerang Borussia Dortmund tersebut juga lekas diberi anugrah Rookie of the Season 2017.

Dikutip ESPN, anugrah Rookie of the Season diberikan pada pemain baru di ajang Bundesliga yang sebelumnya raih anugrah yang sama pada setiap bulan selama musim 2016/2017 berlangsung.

Dembele yang menjadi Rookie of the Season pada bulan Februari, menangkan laga atas Nabil Bentaleb (Schalke 04), Riechedly Bazoer (Wolfsburg), Caglar Syuncu (Freiburg) dan Jordan Torunarigha (Hertha Berlin).

Dembele direkrut oelh Dortmund dari Rennes usai dipindahkan dengan dana sebesar 15 juta euro. Dia bermain oke dengan ciptakan 6 angka dan 13 kali assist di ajang Bundesliga dan antarkan timnya berada di urutan 3 pada musim kemarin. Total Dembele catatkan 10 angka dan 21 kali assist di tiap ajang.

Performa oke dari Dembele bikin dirinya langsung diminati oleh banyak klub. Tetapi ketika tengah melangsungkan sebuah wawancara L’Equipe di sejumlah waktu yang lalu, pemain yang berusia 20 tahun tersebut telah tegaskan komitmennya untuk selalu belajar dengan Die Borussen.

“Jadi pemain Jerman, saat anda masih muda, ialah hal yang paling oke. Ada banyak talenta muda di tempat ini dan banyak orang menumpu rasa percaya pada mereka,” ujar dia.

“Jadi bagian tim inti Dortmund bikin saya raih banyak sekali pembelajaran sampai saat ini. Namun, saya masih perlu belajar,” lanjut dia.

Antusias Bosz pada Peluang Melatih di Dortmund

Peter Bosz belum lama ini telah dipilih  untuk menjadi pelatih di Borussia Dortmund. Bekas pelatih dari tim Ajax tersebut bersemangat untuk dapat menjadi pelatih di salah satu klub paling besar di dunia.

Bosz belum lama ini telah dipilih sebagai pelatih dari tim Dortmund untuk gantikan posisi Thomas Tuchel yang keluar dari klub. Ia diberikan kontrak sampai dengan 2 tahun oleh Die Borussen.

Usai Dortmund menempati urutan 3 di ajang Bundesliga musim 2016/2017 lalu, Bosz akan memikul beban untuk kembalikan tim menjadi peselisih kuat dari Bayern Munich pada perebutal titel.

Pria yang saat ini sudah berumur 53 tahun tersebut sekarang ini hanya rasakan antusias dan bersemangat, salah satunya dikarenakan reputasi para pendukung Dortmund yang sangat fanatik dan terus dapat berikan suasana besar di Signal Iduna Park.

“Dortmund merupakan salah satu di antara 10 klub paling besar di dunia. Saya tidak bisa sabar lagi untuk menyaksikan ‘Yellow Wall’ yang melegenda tersebut,” ucap Bosz.

“Saya percaya kalau ini merupakan jalan yas pas bagi saya saat saya mengatakan soal Watzke dan Zorc. Saya rasa kami dapat lakukan kerja sama dengan baik bersama-sama.”

“Saya telah lihat di ajang Bundesliga sedari kecil sebab saya hanya berada di dekat perbatasan. Saya terbilang beruntung untuk tampil pada liga ini pula.”

“Bagi saya, Bundesliga merupakan salah satu ajang paling oke di dunia dan saya sudah tidak sabar lagi menunggu untuk segera melangsungkan perkerjaan saya yang baru ini,” sambung pria yang sempat membawa Ajax finis di posisi runner-up Liga Belanda dan Liga Europa ini.

Selamat, Pierre-Emerick Aubameyang Topskorer Bundesliga

Terpilih sebagai peraih skor tertinggi di Bundesliga musim ini, Pierre-Emerick Aubameyang semakin melengkapi catatan prestasinya. Robert Lewandowski yang merupakan pemain saingannya ternyata tak canggung untuk memberikan ucapan selamat padanya.

Walau di Bundesliga musim ini sudah diketahui siapa pemenangnya, pada minggu pamungkas tetap terjadi persaingan yang berat dari beberapa tim yang berharap finis di zona Eropa dan tetap berada di peringkat atas.

Selain itu, yang tak kalah menarik adalah persaingan dari dua pemain tim yang berlawanan, yakni Pierre-Emerick Aubameyang dan Robert Lewandowski yang berupaya mendapat gelar topskorer atau yang disebut Torjagerkanone. Lewandowski mencatatkan sekitar 30 gol, lebih banyaj satu gol dari Aubameyang.

Kesempatan Lewandowski sejatinya sebagai topskorer memiliki peluang yang besar, pasalnya Bayern Munich melawan Freiburg kemarin, dengan Borussia Dortmund melawan Werder Bremen. Namun, 90 menit laga berjalan, Aubameyang dapat melampaui perolehan dari Lewandowski di musim ini. Aubameyang tercatat menambah dua gol sebagai keberhasilan timnya denga skor 4-3, dan Lewandowski tidak mencatatkan gol.

Hasil itu membuat Aubameyang mencatatkan 31 gol, lebih banyak satu gol dari Lewandowski yang musim lalu terpilih menjadi topskorer Bundesliga. Selain itu, hasil itu juga menjadikan Borussia Dortmund berada di tiga besar dan melaju ke Liga Champions.

” Torjagerkanone adalah hal penting untuk saya. Ini hasil dari dukungan tim. Saya berterimakasih untuk semua yang mendukung, ” papar Aubameyang.

Untuknya sendiri, gelar topskorer Bundesliga ini adalah kali pertama sejak ada di kompetisi ini dan mengejar perolehan pemain Dortmund dulu, yakni Lothar Emmerich, dengan hasil 31 gol pada tahun 1965/1966 dan 1966/1967 silam.

Sementara itu, Robert Lewandowski juga mengaku ikut bahagia dengan apa yang diperoleh Pierre-Emerick Aubameyang.

Carlo Ancelotti Merasa Kecewa Dengan Kinerja Bayern Munich

Carlo Ancelotti, pemimpin Bayern Munich menilai bahwa timnya sudah tidak memiliki kesempatan bermain di DFB-Pokal karena kemampuannya yang menurun. Pelatih ini merasa kecewa dan bersalah dengan kalahnya Bayern menggunakan tiap kesempatan yang ada.

Bayern Munich kalah dari Borussia Dortmund di laga babak semifinal DFB-Pokal. Die Roten dikalahkan dengan skor akhir 2-3 saat berhadapan dengan Dortmund di Allianz Arena, pada Kamis (27/4/2017) dinihari WIB tadi.

Dalam laga ini, Dortmund lebih dulu mendapat gol lewat sepakan Marco Reus. Akan tetapi, Bayern kemudian dapat mengembalikan posisi dengan skor 2-1 lewat sepakan Javi Martinez dan Mats Hummels jelang babak awal usai.

Bayern tak berhasil menjaga skor baik mereka memasuki babak kedua. Gawang yang dijaga oleh Sven Ulreich dapat diserang oleh Pierre-Emerick Aubameyang serta Ousmane Dembele. Bayern akhirnya harus mengakui kegagalan mereka dan tidak mendapatkan peluang demi menjaga gelarnya di ajang ini.

” Jika Anda gagal, sangat mungkin Anda merasa kecewa. Ini merupakan ajang yang sangat penting bagi kami. Kami berupaya dengan baik saat babak awal dan harusnya dapat menambah skor. Namun, selanjutnya kami tidak memaksimalkan tiap kesempatan yang datang hingga kesulitan di babak kedua, ” papar Carlo Ancelotti.

Bayern Munich memiliki beberapa kesempatan emas memasuki babak kedua, diantaranya adalah sepakan Arjen Robben yang terkena tiang gawang. Robben juga menciptakan beberapa kesempatan yang lain, namun melebar dan dapat dihalau kiper Dortmund, Roman Buerki.

” Tim kami berupaya mendapatkan yang lebih daripada ini, namun kami tidak berhasil melawan Borussia Dortmund saat kami dapat melaksanakannya, ” ungkap kapten Bayern, Philipp Lahm.