Tag Archives: Bayern Munich

Kans Bayern Pinjami Renato Sanches

Bayern Munich akui kalau pemainnya Renato Sanches kurang berhasil di musimnya yang pertama bersama mereka. Bayern juga buka kesempatan untuk pinjamkan si pemain pada klub yang lain.

Bayern rela keluarkan dana sampai dengan 35 juta euro hanya untuk mendatangkan Sanches dari Benfica pada musim panas tahun kemarin. Sementara Sanches pada saat tersebut masih berusia 18 tahun.

Lewat nominal yang dapat dikatakan cukup tinggi untuk seorang pemain muda seperti dia, Sanches tidak menunjukkan penampilan yang istimewa bersama dengan Bayern pada musim kemarin. Pemain gelandang yang berasal dari Portugal tersebut jarang bermain, malah hanya 6 kali jadi starter di ajang Bundesliga. Lewat 25 laga yang ia lalui bersama Bayern, tidak ada angka atau assist yang ia ciptakan.

Supaya Sanches dapat tambah jam terbangnya, Bayern bisa saja pinjamkan si pemain pada klub yang lain. Hal tersebut dikatakan oleh CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge.

“Musim pertama untuknya tidak berlangsung dengan baik dan tak memuaskan untuk kedua belah kubu,” kata Rummenigge.

“Amat penting ia tampil dengan reguler. Kami bakal pikirkan apakah lebih baik jika ia dipinjamkan terlebih dahulu,” sambung dia.

Pemain Bayern yang lainnya memiliki potensi untuk dipinjamkan ialah Serge Gnabry. Pemain sayap yang berumur 21 tahun tersebut sesungguhnya baru saja didatangkan dari Werder Bremen usai ciptakan 11 angka di ajang Bundesliga musim kemarin. Tetapi, menyaksikan ketatnya perselisihan internal di garis serang Bayern, ia memilih untuk mencari pengalaman bersama klub lain terlebih dulu.

“Si pemain dan juga agennya sampaikan kalau mereka lebih memilih peminjaman dalam waktu 1 musim. Kami terus tenang dan kita saksikan saja apa yang bakal berlangsung di bursa transfer,” imbuh Rummenigge.

Douglas Costa Pemain Target Juventus

 

Juventus telah mulai aktivitas mereka di bursa transfer musim panas ini untuk rekrut para pemain yang ditargetkan. Salah seorang pemain yang masuk kedalam daftar incara Bianconeri ialah winger Bayern Munich yaitu Douglas Costa.

Sang pelatih Juve, Massimiliano Allegri, memberi penjelasan kalau timnya bakal berupaya merekrut para pemain yang pas untuk memakai susunan 4-2-3-1 yang menjadi pilihan utama.

“Kami perlu berupaya berikan kontinuitas untuk cara bermain yang kami gunakan sedari 4 bulan kemarin. Maka, kami bakal lihat para pemain mana yang perlu didatangkan,” ucap Allegri.

“Hingga sekarang ini, lewat hal jumlah, skuat telah sempurna kecuali di garis serang,” imbuh dia.

Dalam sejumlah hari terakhir, Juve dikatakan serius tengah gencar mendekati Douglas Costa. Mereka beritanya telah berbicara dengan agen dari si pemain yang berasal dari Brasil tersebut dan sampai pada kata sepakat. Juve sekarang ini hanya perlu bernegosiasi dengan Bayern untuk membicarakan jumlah dana transfer.

Berhubungan dengan hal tersebut, Allegri rak membantah kalau Juve memang ingin merekrut Douglas Costa.

“Ia merupakan salah seorang target kami dan ia amat memiliki bakat,” imbuh dia.

Costa bermain di 34 laga dengan Bayern di musim 2016/2017 dengan catatkan 7 angka dan 9 kali assist. Bayern beritanya pasang nominal sebesar 50 juta euro (sekitar 747 miliar rupiah ) untuk datangkan pemain tersebut.

Pemain lain yang dikaitkan dengan Juve baru-baru ini ialah pemain penyerang Sampdoria, Patrik Schick.

“Patrik Schick belum jadi pemain Juve, maka kita mestinya tidak berbicara dulu tentang dirinya. Namun, ia merupakan seorang pemain yang tak lakukan hal-hal normal,” imbuh Allegri.

Selamat, Pierre-Emerick Aubameyang Topskorer Bundesliga

Terpilih sebagai peraih skor tertinggi di Bundesliga musim ini, Pierre-Emerick Aubameyang semakin melengkapi catatan prestasinya. Robert Lewandowski yang merupakan pemain saingannya ternyata tak canggung untuk memberikan ucapan selamat padanya.

Walau di Bundesliga musim ini sudah diketahui siapa pemenangnya, pada minggu pamungkas tetap terjadi persaingan yang berat dari beberapa tim yang berharap finis di zona Eropa dan tetap berada di peringkat atas.

Selain itu, yang tak kalah menarik adalah persaingan dari dua pemain tim yang berlawanan, yakni Pierre-Emerick Aubameyang dan Robert Lewandowski yang berupaya mendapat gelar topskorer atau yang disebut Torjagerkanone. Lewandowski mencatatkan sekitar 30 gol, lebih banyaj satu gol dari Aubameyang.

Kesempatan Lewandowski sejatinya sebagai topskorer memiliki peluang yang besar, pasalnya Bayern Munich melawan Freiburg kemarin, dengan Borussia Dortmund melawan Werder Bremen. Namun, 90 menit laga berjalan, Aubameyang dapat melampaui perolehan dari Lewandowski di musim ini. Aubameyang tercatat menambah dua gol sebagai keberhasilan timnya denga skor 4-3, dan Lewandowski tidak mencatatkan gol.

Hasil itu membuat Aubameyang mencatatkan 31 gol, lebih banyak satu gol dari Lewandowski yang musim lalu terpilih menjadi topskorer Bundesliga. Selain itu, hasil itu juga menjadikan Borussia Dortmund berada di tiga besar dan melaju ke Liga Champions.

” Torjagerkanone adalah hal penting untuk saya. Ini hasil dari dukungan tim. Saya berterimakasih untuk semua yang mendukung, ” papar Aubameyang.

Untuknya sendiri, gelar topskorer Bundesliga ini adalah kali pertama sejak ada di kompetisi ini dan mengejar perolehan pemain Dortmund dulu, yakni Lothar Emmerich, dengan hasil 31 gol pada tahun 1965/1966 dan 1966/1967 silam.

Sementara itu, Robert Lewandowski juga mengaku ikut bahagia dengan apa yang diperoleh Pierre-Emerick Aubameyang.

Retak Di Bagian Tulang Selangka, Javi Martinez Akan Menepi Lama

Bayern Munich sepertinya akan kehilangan salah satu pemainnya, yakni Javi Martinez hingga berakhirnya musim ini. Pesepakbola dari Spanyol tersebut mendapatkan cedera di bagian tulang selangkanya yang memaksanya harus absen dalam beberapa lama.

Melalui situs resmi Bayern Munich, klub ini merilis berita bahwa Javi Martinez mendapat cedera retak di bagian tulang selangkanya. Cedera tersebut diperoleh pemain ini ketika sedang naik gunung di Spanyol tepat di hari Minggu yang lalu.

Martinez sendiri sudah melaksanakan operasi di Munich, di hari Selasa (9/5/2017) waktu setempat. Proses operasinya berjalan dengan baik, walau tidak disebutkan berapa lama proses kesembuhannya. Akan tetapi, pihak klub mengisyaratkan bahwa pemain ini tidak akan dapat memperkuat timnya dalam laga yang tersisa di musim ini.

Sementara itu, Martinez sudah bermain dalam 25 laga sepanjang musim Bundseliga dan membuahkan satu gol. Dia juga menciptakan gol ketika Bayern dikalahkan oleh Borussia Dortmund di babak semifinal DFB Pokal beberapa waktu yang lalu.

Sejatinya, Javi Martinez bukanlah satu-satunya pesepakbola Bayern Munich yang menepi karena mendapat cedera di penghujung musim ini. Die Roten juga akan kehilangan Manuel Neuer dan Sven Ulreich yang sama-sama mendapat cedera dalam laga mereka beberapa waktu yang lalu, dan hingga saat ini belum diketahui pasti kapan mereka berdua memperoleh kebugaran.

Di sisi lain, Bayern Munich sudah menyelesaikan tugas dengan baik dengan hasil trofi kemenangan Bundesliga dua minggu yang lalu. Dalam dua laga pamungkas mereka di liga ini, tim dari Carlo Ancelotti tersebut akan melawan Leipzig pada tanggal 13/5 dan Freiburg di tanggal 20/5 yang akan datang.

Walau Kecewa, Philipp Lahm Ingin Lakukan Ini Bersama Bayern Munich

Philipp Lahm sepertinya tidak mengingat seminggu yang tidak menyenangkan ini dan akan berupaya melanjutkan karirnya di lapangan yang tinggal beberapa minggu lagi.

Pasti menyakitkan bagi Philipp Lahm karena Bayern Munich tidak memiliki kesempatan lagi merebut treble dan hal itu terjadi hanya berselang satu minggu saja. Yang pertama adalah Liga Champions saat dikalahkan Real Madrid di babak perempatfinal.

Kemudian pada laga kedua di pertengahan minggu ini dalam merebut trofi DFB-Pokal juga harus tersingkir karena digagalkan Borussia Dortmund di babak semifinal. Sekarang, yang tersisa hanyalah trofi Bundesliga.

Dalam liga ini, penampilan Bayern juga tidak menyakinkan setelah dua hasil seri yang mereka peroleh. Walau boleh dikatakan, Die Roten tetap menjadi pemuncak untuk gelar juara liga ini. Bayern dapat memenangkan Bundesliga hanya jika mereka sukses mengalahkan Wolfsburg sementara RB Leipzig, tim peringkat dua sudah kalah dari Ingolstadt.

Oleh karena itu, Lahm berjanji akan lebih nyaman lagi walau kekalahan timnya di Liga Champions dan DFB-Pokal mengecewakannya. Alasannya adalah, pemain 33 tahun itu akan segera menyudahi karirnya beberapa minggu ke depan.

Pemain ini sendiri saat ini mencatatkan prestasi seperti Oliver Kahn dan Bastian Schweinsteiger, menjadi pemain dengan gelar Bundesliga paling banyak, yakni tujuh gelar.

” Saya hanya tinggal 3,5 minggu lagi dan ingin merasa nyaman sebelum tidak menjadi pesepakbola lagi. Saya hanya ingin sukses dalam tiap laga, menang gelar dan piala merupakan pemanis untukku,” tutur Lahm.

Lebih lanjut, dirinya ingin mengenang sepakbola dan semua yang sudah dia peroleh. “ Perjalanan karir saya akan berujung dan saya ingin menikmatinya menjadi hal terbaik di Bayern Munich. Saya sudah memutuskan untuk gantung sepatu dan saya sudah merasa yakin dengan itu, ” tutup Philipp Lahm.

Carlo Ancelotti Merasa Kecewa Dengan Kinerja Bayern Munich

Carlo Ancelotti, pemimpin Bayern Munich menilai bahwa timnya sudah tidak memiliki kesempatan bermain di DFB-Pokal karena kemampuannya yang menurun. Pelatih ini merasa kecewa dan bersalah dengan kalahnya Bayern menggunakan tiap kesempatan yang ada.

Bayern Munich kalah dari Borussia Dortmund di laga babak semifinal DFB-Pokal. Die Roten dikalahkan dengan skor akhir 2-3 saat berhadapan dengan Dortmund di Allianz Arena, pada Kamis (27/4/2017) dinihari WIB tadi.

Dalam laga ini, Dortmund lebih dulu mendapat gol lewat sepakan Marco Reus. Akan tetapi, Bayern kemudian dapat mengembalikan posisi dengan skor 2-1 lewat sepakan Javi Martinez dan Mats Hummels jelang babak awal usai.

Bayern tak berhasil menjaga skor baik mereka memasuki babak kedua. Gawang yang dijaga oleh Sven Ulreich dapat diserang oleh Pierre-Emerick Aubameyang serta Ousmane Dembele. Bayern akhirnya harus mengakui kegagalan mereka dan tidak mendapatkan peluang demi menjaga gelarnya di ajang ini.

” Jika Anda gagal, sangat mungkin Anda merasa kecewa. Ini merupakan ajang yang sangat penting bagi kami. Kami berupaya dengan baik saat babak awal dan harusnya dapat menambah skor. Namun, selanjutnya kami tidak memaksimalkan tiap kesempatan yang datang hingga kesulitan di babak kedua, ” papar Carlo Ancelotti.

Bayern Munich memiliki beberapa kesempatan emas memasuki babak kedua, diantaranya adalah sepakan Arjen Robben yang terkena tiang gawang. Robben juga menciptakan beberapa kesempatan yang lain, namun melebar dan dapat dihalau kiper Dortmund, Roman Buerki.

” Tim kami berupaya mendapatkan yang lebih daripada ini, namun kami tidak berhasil melawan Borussia Dortmund saat kami dapat melaksanakannya, ” ungkap kapten Bayern, Philipp Lahm.