Tag Archives: Barcelona

Barcelona Tak Boleh Dipermalukan Alaves Lagi

Barcelona bakal berhadapan dengan Alaves pada laga babak final ajang Copa del Rey. Los Cules tidak akan memandang sebelah mata pada lawan yang bakal di hadapi oleh mereka tersebut.

Laga antara Barca vs Alaves bakal berlangsung pada hari Minggu (28/5/2017) dini hari WIB di Vicente Calderon. Lewat kompetisi ini adalah jalan semata wayang untuk Azulgrana meraih trofi pada musim ini.

Pada Liga Spanyol musim ini, Barca sempat dibuat malu oleh Alaves 1 kali. Alaves adalah tim pertama yang berhasil tundukkan Barca di Camp Nou di Liga Spanyol musim ini.

Lewat laga yang berlangsung pada tanggal 11 September lalu, Barca tunduk dengan skor akhir 1-2. Gawang yang dijaga oleh Jesper Cillessen kemasukan 2 angka lewat Deyverson dan Ibai Gomez. Yang hanya dapat memberi balasan 1 kali oleh Jeremy Mathieu.

Oleh sebab itulah, tidak heran jika Pique waspada dengan calon lawan Barca pada ajang Copa del Rey tersebut.

“Alaves telah jadi pencerah pada musim ini. Mereka telah tampil oke dan besok mereka miliki kans historis untuk menangkan trofi,” imbuh Pique.

“Saya optimis kalau mereka bakal merasa amat termotivasi, maka kami perlu samakan mereka lewat soal tersebut kemudian baru bisa saja memperlihatkan superioritas dari kami.”

“Saya tidak menilai kalau 2 laga di liga tidak akan menjadi pengaruh apapun. Sebuah kejutan mungkin saja akan terlihat seperti ketika berada di Camp Nou dan pertandingan kedua ketika mereka berhasil lolos ke pertandingan final (Copa), maka hasil oke dengan skor 6-0 tersebut bukan menjadi sebuah cerminan,” sambung dia.

Cillessen Kemungkinan Keluar pada Musim Dingin

Jasper Cillessen tidak ada niatan untuk keluar dari Barcelona pada musim panas saat ini. Tetapi, jika keadaannya tidak juga berubah, ia bakal pikirkan masa depannya untuk keluar pada musim dingin.

Penjaga gawang Belanda tersebut bermain bersama Barca dari Ajax lewat musim panas tahun 2016. Namun, selama musim Cillessen cuma jadi pemain pelapis Marc-Andre ter Stegen sampai baru tampil di 9 laga yang sebagian besar bermain di ajang Copa del Rey.

Hal tersebut bikin sebuah spekulasi soal karier darinya. Tetapi, Cillessen masih berharap bermain dengan Ter Stegen untuk mengambil alih status penjaga gawang intu paling tidak sampai dengan tengah musim berikutnya sebelum me;akukan evaluasi masa depannya.

“Saya tak memikirkan soal banyakan penawaran yang hadir. Saya tidak apa-apa berada di tempat ini,” imbuh Cillessen. “Jika saya tampil amat sedikit, kami bakal saksikan di bursa transfer musim dingin namun untuk saat ini saya tak pikirkan apa-apa.”

“Saya tak merasa senang jika tak tampil. Saat saya bergabung saya telah mengetahui kalau saya bakal perlu melakukan adaptasi dengan banyak hal yang baru.”

“Pada musim berikutnya tak diragukan saya bakal lakuakn pertarungan untuk jadi seorang penjaga gawang nomor satu bersama Barcelona. Tentu saya bisa. Jika saya tak bisa, Barcelona tak akan mendatangkan diri saya,” lanjut pemain sepakbola yang berumur 28 tahun ini.

“Mereka mendatangkan saya sebab mereka percaya kalau saya ada potensi yang diperlukan untuk tampil di tempat ini, bukan hanya duduk saja di bench.”

Cillessen bakal tunjukkan lagi kebolehannya pada pertandingan terakhir Barca di musim ini. Barca bakal berhadapan dengan Deportivo Alaves lewat pertandingan final Copa del Rey yang akan berlangsung pada hari Minggu (28/5) dinihari WIB.

Pekan Berikutkan Barca Mengumumkan Siapakah Pemimpin Barunya

Pertanyaan yang sering dipertanyakan tentang siapa yang bakal menjadi pelatih Barcelona pada musim depan akan secepatnya terjawab. Sang manajemen klub akan umumkan nama pelatih yang akan gantikan posisi Luis Erique 1 pekan lagi.

Usai selama 3 tahun menjadi pelatih Barcelona, Enrique putuskan untuk tak menambah panjang kontrak yang ia miliki pada akhir musim ini. Enrique pribadi sering di kritik karena Barcelona jauh dari kata konsisten daripada di beberap musim sebelumnya.

Keluarnya Enrique bikin terdengar banyak kabar yang pertanyakan siapa orang yang bakal gantikan posisi pelatih di Barca. Sejumlah nama telah mulai muncul, namun belum ada kabar pasti dari kubu klub.

Setelah Barcelona melangsungkan laga penutup di La Liga, Presiden Josep Maria Bartomeu mengatakan bahwa mereka telah memiliki pelatih baru. Tetapi hal tersebut baru bakal diumumkan pada pekan berikutnya.

“Di hari Senin, pada tanggal 29 Mei, kami bakal umumkan siapa nama pelatih baru,”ujar Bartomeu dikutip dari akun Twitter resmi Barca.

“Kami ucapkan terima kasih untuk Enrique atas usaha yang telah ia perbuat atas tempat yang ia tempati. Pintunya telah terbuka. Saat ini kami bakal berhadapan dengan Copa (del Rey, untuk dimenangkan),” sambung Bartomeu.

Enrique lekas persembahkan treble pada musim pertamanya menjadi pelatih Barca, yang kemudian dengan trofi Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub. Sedangkan pada musim kemarin ia berikan titel La Liga, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol. Pada  musim ini kesempatan semata wayang menangkan piala hanya di ajang Copa del Rey.

Luis Enrique Optimis Barca Dapat Kalahkan Madrid di La Liga

Luis Enrique, selaku pelatih Barcelona menyakini bahwa Real Madrid masih dapat mereka kalahkan di perebutan trofi La Liga di musim ini. Sang pelatih yang akan menyudahi kontraknya di musim ini masih optimis bahwa Barca dapat meraih kemenangan di liga reguler tersebut.

Kondisi ini memang membawa keberuntungan bagi Real Madrid, karena mereka masih menyisakan dua laga yang bersiap dimainkan. Blaugrana sendiri hanya memiliki tambahan poin dari satu laga di turnamen La Liga musim ini.

Laga tadi pagi, Los Blancos berhasil memetik kemenangan dengan skor akhir 4-1 atas Sevilla yang dilaksanakan di Santiago Bernabeu sebagai lanjutan liga ini. Di sisi lain, Barcelona berhasil menang atas tuan rumah Las Palmas dengan skor 4-1.

Para pemain dari Zinedine Zidane harus melaksanakan dua laga tandang di sisa turnamen ini selama musim ini berlangsung. Barca hanya akan bersiap melawan Eibar.

” Tim Real Madrid memang masih punya dua laga yang tidak mudah, mereka akan berhadapan dengan Celta dan Malaga, dan kami hanya memiliki satu laga yang tersisa di Liga Spanyol tersebut. Jika kami gagal dengan laga ini, namun bagaimana dengan mereka? Celta Vigo bukan lawan yang mudah, ” papar Luis Enrique.

Sekarang ini, Barcelona masih berada di atas klasemen sementara La Liga dengan mengumpulkan 87 poin dari 37 laga yang sudah mereka mainkan. Di sisi lain, Real Madrid dan Zinedine Zidane ada di peringkat yang kedua dengan jumlah nilai yang sama, namun jumlah laga yang baru mereka mainkan adalah 36 laga.

Persaingan kedua klub sepakbola Spanyol ini memang sudah diprediksikan sejak awal. Selama awal musim, posisi keduanya selalu berubah-ubah antara peringkat atas atau yang kedua. Kita lihat saja, siapa yang akan memenangkan Liga Spanyol musim ini.

Barcelona Dikalahkan, Kiper Terbaik Dunia Ini Urungkan Niat Pensiun

Keberhasilan dari Juventus mendapat tiket di Liga Champions 2016/2017 dipengaruhi dari performa kiper dunia dan kapten mereka, Gianluigi Buffon. Performanya saat berhadapan dengan Barcelona merupakan bukti bahwa dirinya menjadi layak menjadi salah satu kiper terbaik dunia.

Nyatanya Gianluigi Buffon juga ternyata sempat berjanji sebelum Juventus kontra Barcelona di babak perempat final Liga Champions 2016/2017. Saat itu, kiper 39 tahun itu mengungkapkan akan gantung sepatu di penghujung musim ini jika mencatatkan clean sheet dalam dua laga kontra Barcelona.

Nyatanya, Buffon dapat melakukan hal itu. Dia memperkuat I Bianconeri mengalahkan Barca dengan skor agregat 3-0. Kinerjanya di putaran awal menjadi hal yang mengesankan dengan empat penjagaan ketat serangan lawan.

” Saya awalnya akan gantung sepatu di akhir musim ini jika dapat mencatatkan rekor itu. Presiden Andrea Agnelli memberikan saran bahwa di dalam hidup seseorang dapat melakukan kesalahan, tidak perlu ragu dan tetap bermain saja. Dia memberi saya nasehat yang terbaik, ” ucap Buffon.

Bagi kiper dunia ini, menjaga gawang Juventus saat berhadapan dengan tim Spanyol menjadi sebuah hal yang menyenangkan. Ia juga menghargai pemain bek Si Nyonya Tua yang mengecoh penyerang Barca dengan sangat baik.

Dari catatan yang ditorehkan, performa di putaran awal di markas Juve jauh lebih mudah. Tim tamu dapat mencetak 16 sepakan dengan empat shot on goal. Dalam putaran kedua yang dilaksanakan di Camp Nou, Barcelona dapat menciptakan 19 peluang, dengan hanya satu shot on goal.

Saat ini, Juventus akan melawan AS Monaco di babak semifinal Liga Champions 2016/2017. Walau dinilai menajdi tim paling lemah, Monaco tetap lawan yang sulit. Terlebih saat mereka, baru mendapat hasil seri 2-2 kontra Atalanta.

” Laga yang lalu menampilkan bahwa Anda harus selalu fokus jika tidak ingin gagal. Selalu berjuang tanpa memandang siapa lawan nanti, ” tutup Gianluigi Buffon.

Incoming search terms:

  • kiper terbaik liga champions 2017

Gerard Pique : Kartu Merah Bagi Sergio Ramos Sangat Pantas

Barcelona semakin dekat dengan kemenangan di Liga Spanyol 2016/2017 setelah kini menjadi pemuncak di El Clasico. Sebagai tim tamu di markas Real Madrid, Santiago Bernabeu, pada Senin (24/4/2017) dinihari WIB kemarin, mereka sukses dengan skor akhir 3-2.

Keberhasilan dari Barcelona saat ini tidak lepas dari munculnya kartu merah yang dialamatkan oleh salah satu pemain Real Madrid, yakni Sergio Ramos. Di menit ke-77, wasit Alejandro Hernandez memutuskan mendepaknya dari lapangan setelah adanya tekel maut pada Lionel Messi saat akan menyerang balik.

Dalam keadaan lebih baik dari jumlah pemain, Barca pun masih kesulitan melawan Madrid. Tim tuan rumah sempat mengejar skor 2-2 dari James Rodriguez. Namun, ada Lionel Messi yang menjadi bintang lapangan dengan golnya pada menit ke-90+2.

” Saya optimis bahwa Ramos akan menyadari jika kartu merah itu merupakan hal yang setimpal. Ia sudah berbuat tekel dengan kedua kakinya setelah Messi lolos, terlihat jelas dan tidak ada hal yang harus diperdebatkan dalam hal itu, ” ucap Gerard Pique.

Bek yang bergabung lagi dengan Barca di tahun 2008 itu juga menuturkan bahwa apa yang terjadi tadi di sini adalah hal yang biasa dengan wasit yang terkesan tidak mempermasalahkan hal itu. “Saya sempat menyaksikan Ramos menunjuk pada saya setelah adanya hukuman itu, namun ia akan tahu bahwa hal itu memang layak dia terima. ” paparnya lagi.

Untuk Barca sendiri, kemenangan itu adalah kado terbaik setelah mereka kalah dari Juventus di babak perempat final Liga Champions. Saat ini, kesempatan mereka mengejar Liga Spanyol 2016/2017 semakin jelas. Barca kini menjadi pemuncak klasemen dengan 75 poin.

Barcelona memang lebih baik secara hitungan head to head dan selisih gol dari rivalnya, Real Madrid. Tapi, Los Blancos masih mempunyai kesempatan tinggi demi mendapatkan posisinya kembali. Alasannya adalah mereka masih memiliki satu laga tersisa.

Luis Enrique Beri Semangat dan Dukungan Pada Juventus di Liga Champions

Sang pelatih Barcelona yakni Luis Enrique tidak ingin menyalahkan siapapun dari kegagalan yang dialami oleh timnya saat berhadapan dengan Juventus di babak perempat final Liga Champions 2016/2017. Bagi Enrique, Juve adalah tim yang memang layak mendapat kesempatan dari performa mengesankan dari mereka.

Perlawanan yang dimainkan Barcelona dan Juventus di laga putaran kedua di babak perempat final Liga Champions 2016/2017 yang dilaksanakan di Camp Nou, pada Kamis (20/4/2017) dinihari WIB, berjalan dengan baik. Walau tidak baik dalam mendominasi bola, Barca tetap tak dapat mencetakkan gol ke gawang lawan yang dijaga ketat Gianluigi Buffon.

Hal ini menjadikan mereka tidak dapat menjaga posisi setelah kalah 0-3 di laga pertama. Akhirnya, Blaugrana harus tersisih tidak dapat melanjutkan perjuangan di babak selanjutnya liga yang merupakan kedua di musim yang berurut-turut.

” Ini merupakan dunia sepak bola. Kami ingin merumput dengan baik dan memiliki banyak sepakan yang on target. Namun, di malam tadi, kami tidak begitu tajam. Untuk nantinya, mereka memiliki pelatih, pemain, dan semua yang diperlukan demi menang di Liga Champions, ” tutur Enrique.

Dengan skor 3-0 di putaran pertama memang memberikan hal baik bagi Juventus ketika bermain di putaran kedua. Alasannya adalah tim Massimiliano Allegri dapat lebih fokus melindungi pertahanan dan terlalu banyak memberikan ruang untuk sang tuan rumah.

Hal yang sama juga dilakukan pemain Barcelona, yakni Gerard Pique. Dirinya sempat beberapa kali menempati wilayah depan demi melakukan penyerangan. Tapi, usahanya tidak membuahkan gol.  “Mereka bermain dengan bertahan yang baik. Hari ini mereka menang dengan memainkan gaya sepak bola yang cocok bagi tim ini. Di dua laga, Juve memang tampil mengesankan, ” papar Pique.

” Mereka memang pantas maju ke babak semifinal Liga Champions 2016/2017, ” ia menambahkan.

Kalah Lawan Malaga, Andre Gomes Dapat Pembelaan Dari Sang Pelatih

Salah satu pemain dari Barcelona yakni Andre Gomes menjadi korban setelah timnya gagal dengan skor akhir 0-2 di laga tandang ke Malaga, akhir minggu yang lalu. Luis Enrique selaku pelatih mengaku kecewa dengan sikap orang yang menyalahkan Gomes.

Pemain muda 23 tahun tersebtu dibeli oleh Barcelona dari Valencia dengan harga yang mencapai 55 juta euro di musim yang lalu. Akan tetapi, Andre Gomes masih mendapat masalah dalam hal permainan dan penyesuaian diri dengan timnya tersebut.

Selama di musim ini, Gomes sudah bermain selama 38 kali untuk semua kompetisi. Akan tetapi, dia selalu menjadi korban kritikan dari para fans dan media. Salah satunya dari media di Spanyol yang menuduh bahwa Gomes sebagia starter dalam lima laga dengan hasil yang buruk bagi Los Cules. Selain itu, Barca juga disebut dapat menang 10 dari 11 laga saat Gomes tidak bermain.

” Saya rasa kritikan tersebut sangat mengecewakan, pasalnya Anda menuduh satu orang karena kakalahan yang dirasakan tim. Saya pasti akan membela pemain saya karena ini adalah kerja sama tim, ” ucap pelatih Barcelona tersebut.

Lebih lanjut, Luis Enrique menurutkan bahwa banyak orang yang bertindak tak adil dan layak. Padahal semua membutuhkan perbaikan diri, namun dengan menuduh satu pemain, itu hal yang menyakitkan.

Sementara itu, kegagalan Barcelona tersebut membuat mereka tidak dapat menggeser posisi Real Madrid yang masih ada di posisi atas klasemen setelah seri 1-1 dengan Atletico Madrid. Sekarang ini, target Barca untuk kembali bangkit kembali diuji saat akan berhadapan dengan Juventus di putaran awal babak perempatfinal Liga Champions, pada Rabu (12/4) dinihari WIB.