Tag Archives: Atletico Madrid

Griezmann di Atletico dalam Keadaan Buruk

Tekanan besar tengah berada di hadapan pemain penyerang Atletico Madrid yaitu Antoine Griezmann usai tidak mencetak angka terus berlangsung. Tetapi, ia masih didorong oleh sang pelatih Diego Simeone.

Griezmann bermain buruk ketika Atletico akhiri laga dnegan skor imbang tanpa cetak angka 0-0 berhadapan dengan rival 1 kotanya, Real Madrid pada hari Minggu (19/11/2017) dinihari WIB di Wanda Metropolitano. Bermain lebih dari setengah babak, pemain penyerang Prancis tersebut melempem.

Griezmann tidak berhasil lepaskan 1 sepakan pun, sampai bikin Simeone menariknya keluar untuk gantikan Fernando Torres pada menit 76. Kritik makin banyak ditujukan pada Griezmann, terlebih usai kabar yang menyambungkan dirinya dengan tim rival Barcelona.

Selama berlangsungnya musim ini, Griezmann baru ciptakan 3 angka dan 3 kali assist lewat 14 performanya di tiap ajang. Terakhir kali Griezmann membobol gawang lawan ialah saat Atletico ditundukkan Chelsea dengan skor 1-2 di Liga Champions lebih tepatnya tidak cetak angka selama 723 menit. Ini merupakan catatan paling buruk Griezmann sedari bersama dengan Atletico pada tahun 2014.

“Saya terus berpikir kalau mereka yang ada di keluarga saya, saya bakal terus bersama mereka hingga mati, sepanjang mereka masih jadi keluarga saya,” imbuh Simeone. “Dan saya tak akan merubahnya saat ini.”

“Banyak hal di dalam keluarga Anda dituntaskan di dalam keluarga. Saya terus merasa tenang dan terus lakukan apa yang bakal berlangsung yang paling oke untuk tim — dengan Griezmann, atau dengan para pemain tim muda lainnya.”

Hasil ini memang bikin Atletico belum pernah kalah di La Liga musim 2017/2018. Tetapi, Atletico sudah catatkan 4 hasil seri dan cuma 2 kali menang lewat 6 pertandingan terakhir.

Diego Costa ke Atletico Madrid Lagi

Transfer yang telah dinanti-nanti oleh Diego Costa pada akhirnya tercapai. Costa sekarang ini sudah resmi jadi bagian dari Atletico Madrid.

Pulangannya Costa ke ibukota Spanyol sudah pasti usai si pemain melangsungkan kesepakatan pribadi dengan klub. Disusul dengan persetujuan Chelsea dengan Atletico dalam hal dijualnya Costa, yang terwujud di pecan kemarin.

Dari para media Eropa, Costa kembali ke Atletico usai ditebus dengan harga 58 juta pound sterling. Biaya yang besarnya sama dengan yang dikeluarkan the Blues untuk membawa Alvaro Morata dari Real Madrid.

Costa bakal gunakan kostum bernomor punggung 18 dan diberitakan diikat kontrak hingga tahun 2021. Perekrutan tersebut dilakukan setelah melangsungkan tes medis pada hari Sabtu dan Minggu kemarin.

“Saya merasa amat senang bisa kembali pulang,” imbuh Costa pada situs resmi Atletico. “saya terus bilang, Atletico merupakan klub saya dan saya amat, sangat, sangat senang dengan hal ini. Saya sungguh menunggu untuk dapat berikan kontribusi.”

“Saya bakal berikan semuanya untuk tim seperti yang sempat saya lakukan sebelumnya. Saya ingin ucapkan terima kasih khususnya pada (CEO Atletico) Miguel Angel Gil, dan semua kubu di klub, atas upayanya kembali membawa saya.”

Costa sekarang ini dapat lakukan latih bersama skuat Atletico sebelum didaftarkan pada pembukaan bursa musim dingin pada tanggal 1 Januari 2018.

Simeone kabarkan Soal Perpanjang Kontrak bersama Atletico

Diego Simeone belum lama ini telah sepakat dengan perpanjang kontrak bersama Atletico Madrid. Ia juga katakan tentang alasan dirinya terima penawaran dari Los Colchoneros.

Simeone di beri kontrak oleh Atletico sampai dengan tahun 2020. Sebelumnya, kontrak bakal berakhir di tahun berikutnya usai dipotong 2 tahun.

Pada musim ini, Atletico tidak dapat lakukan belanja di bursa transfer musim panas. Mereka diberi sanksi FIFA sebab di anggap melakukan pelanggaran terhadap aturan transfer.

Beberapa pemain Atletico seperti Antoine Griezmann, Koke, dan Saul menjadi target dari klub lain. Namun sampai bursa transfer berakhir tidak ada satupun di antara pemain tersebut yang pindah. Simeone juga putuskan bersama Atletico lebih lama lagi.

“Kalau mereka letakkan saya dalam keadaan yang di mana mereka katakan kalau Griezmann, Saul, dan Koke bakal keluar dan kami bakal miliki banyak uang dan kami bakal dapat lakukan belanja pemain, atau tidak ada dari mereka yang keluar dan kami tidak dapat merekrut siapapun,” imbuh Simeone.

“Saya merasa tidak ragu untuk memilih pilihan kedua, sebab mereka adalah seorang pemain yang hebat yang terus miliki ruang untuk berkembang. Kehadiran para pemain dari masa peminjaman bikin kami bagus, atau kemajuan pemain seperti (Stefan) Savic, (Kevin) Gameiro, (Sime) Vrsaljko, (Nicolas) Gaitan, yang tahun ini miliki peluang lebih untuk perlihatkan mengapa mereka berada di klub ini.”

“Ketika saya raih pesan kalau klub tidak dapat lakukan perekrutan, satu hal yang saya minta untuk klub ialah tidak boleh jual siapapun. Seperti tulah. Itulah mengapa kami dapat terus bersama,” imbuh pelatih yang berasal dari Argentina tersebut.

Diego Costa Dipastikan akan Tetap Perkuat Chelsea

Salah satu andalan dari Chelsea yakni Diego Costa diberitakan tidak akan hengkang dari bursa transfer di musim panas ini. Costa akan tetap bersama The Blues sampai bulan Januari 2018 yang akan datang.

Karir dari pesepakbola asal Spanyol tersebut bersama Chelsea memang sempat dispekulasikan. Diego Costa secara terbuka mengungkapkan bahwa sang pelatih mereka, Antonio Conte sudah memberikan izin pada dirinya untuk hengkang karena dirinya tidak mendapat tepat di skuad pada musim yang akan datang.

Costa awalnya dipastikan ingin bergabung bersama Atletico Madrid. Akan tetapi, hengkangnya Costa ke Vicente Calderon dipastikan tidak akan dapat terjadi di musim panas ini, pasalnya Atletico mendapat hukuman larangan merekrut pesepakbola dari pihak FIFA.

Dipastikan tidak akan bersama-sama bersama Atletico di tahun ini, Costa disebut-sebut akan tetap melanjutkan masa depannya di Stamford Bridge selama enam bulan yang akan datang. Dia memutuskan akan menunggu klub ini dapat kembali bisa melakukan perekrutan pemain baru. Disebutkan jika pesepakbola ini baru akan hengkang di bulan Januari yang akan datang saat hukuman Atletico usai dilaksanakan.

Bukan rahasia lagi jika hubungan Diego Costa dan Antonio Conte memang tidak begitu dekat. Apalagi saat pemain ini mendapatkan waktu sedikit dalam tiap laga mereka. Berbeda dengan hubungan Costa dengan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone yang sangat terjaga dengan baik seperti pada postingan Instagram pribadinya.

Diego Costa saat ini tidak begitu keberatan dalam hal memperkuat The Blues setengah musim yang akan datang, pasalnya, dirinya hanya akan melanjutkan masa depannya menuju Atletico, walau di musim ini diinginkan oleh AC Milan dan juga beberapa klub dari Tiongkok.

Diinginkan PSG, Jan Oblak Tetap Setia di Atletico Madrid

Jan Oblak tidak memiliki keinginan untuk pergi dari klubnya saat ini, yakni Atletico Madrid. Walau disebutkan salah satu pemain yang sangat diinginkan oleh Paris Saint-Germain, Oblak dengan tegas mengungkapkan akan tetap melanjutkan karir dan masa depannya bersama Atletico.

Paris Saint-Germain disebut-sebut sudah memberikan penawaran dengan nilai 75 juta euro untuk memperoleh Jan Oblak. Akan tetapi, penawaran tersebut tidak diterima oleh Atletico Madrid. Mereka memutuskan untuk mempertahankan pemainnya ini.

Sanksi tidak diperbolehkan mendapatkan pemain yang baru memang tengah dihadapi oleh Atletico, hal ini pastinya memberikan pengaruh pada rencana mereka di bursa transfer. Namun, walau klub ini tidak menjalani hukuman, nama Oblak memang tidak akan masuk dalam daftar jual.

Melihat penampilannya yang begitu impresif, Oblak pun disebut-sebut akan memperoleh kontrak yang baru. Keinginan dari Atletico itu sepertinya tidak akan sulit, pasalnya sang pemain juga begitu menginginkan hal tersebut terjadi. Dia memang berharap masih terus melanjutkan karir di klub ini.

” Dalam dunia sepakbola, tidak akan ada yang tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Bahkan , selang satu hari sebelum transfer pemain banyak hal tak terduga berlangsung, namun, untuk kali ini saya memutuskan untuk tetap berada di Atletico. Saya merasa senang di klub ini dan yakin dapat melanjutkan momen yang terbaik untuk karir saya, ” papar Oblak.

Kontrak Oblak sendiri di Atletico akan usai di tahun 2021 mendatang. Di sebutkan, Atletico Madrid bersiap menambahkan pendapatan dari kiper timnas Slovenia tersebut. Sementara itu, Jan Oblak bermain dengan bagitu apik selama musim yang lalu. Dari 41 laga di semua kompetisi, Oblak membukukan 21 clean sheet dan hanya kemasukan 28 gol.

 

Peluang Besar Stefano Spalletti Lanjutkan Karir di Inter Milan

Luciano Spalletti sepertinya tidak akan membuang kesempatan untuk menjadi pelatih Inter Milan sebagai karirnya selanjutnya. Terlebih, di klub sepakbola Italia tersebut ada rekannya dulu, yakni Walter Sabatini, pemimpin bidang olahraga di AS Roma dulu.

Inter Milan beberapa waktu yang lalu resmi mengakhiri masa kerjanya dengan pelatih mereka, Stefano Pioli. Nerazzurri akhirnya memutuskan untuk mengganti pelatihnya setelah musim ini usai.

Beberapa media mengabarkan, jika Inter begitu mengincar Antonio Conte dan Diego Simeone. Akan tetapi, Inter sepertinya tidak akan mudah mendapatkan dua pelatih senior tersebut. Alasannya adalah Conte baru saja meraih kemenangan bersaam Chelsea setelah menjadi juara Premier League, dan Simeone sepertinya masih bertahan dengan Atletico Madrid.

Saat ini, berita baru kian terdengar. Luciano Spalletti disebut-sebut akan menjadi salah satu kandidat kuat pelatih baru Inter di musim yang akan datang setelah melakukan pembicaraan dan tandatangan prakontrak bersama klub sepakbola Italia dan Sabatini.

Walter Sabatini sendiri adalah sosok yang dekat dengan Spalletti. Keduanya pernah bersama-sama membangun tim di AS Roma. Hal tersebut pun menjadikan peluang pelatih ini bersama Inter semakin besar.

” Sabatini merupakan direktur di bidang olahraga yang begitu tangguh dan kami sudah bersama-sama bekerja dengan klub kuat dan berpotensi juara. Saya memang mempunyai banyak perbedaan dengan Sabatini, namun kami tetap menjadi rekan kerja yang begitu baik di beberapa bidang. Dia adalah sosok yang begitu apik dan pengalaman yang banyak, itu menjadi pertimbangan baik ketika Inter menginginkannya, ” kata Spalletti.

Lebih lanjut, Luciano Spalletti mengatakan jika terdapat kesempatan untuk kembali menjalin kerja sama dengan Walter Sabatini, Pioli tidak akan menyia-nyiakannya. “ Saya ingin mendapatkan pelaung itu, ” ucap pelatih AS Roma tersebut.

Pertarungan Sengit Real Madris vs Atletico Madrid

Jelang laga derby Madrid di semifinal Liga Champions akan mempertemukan Real Madrid dan Atletico Madrid untuk mendapatkan tiket terakhir menuju final Liga ini. Salah satu dari tim yang berhasil menang di babak semifinal ini, akan segera bertemu dengan Juventus di laga puncak final Liga Champions.

Jelang laga ini, mungkin bisa dikatakan jika sulit untuk Atletico Madrid memenangkan kontra Real Madrid itu. Pasalnya, Atletico sebelumnya sudah kalah di putaran pertama dengan hasil akhir 0-3 di Santiago Bernabeu minggu yang lalu. Atletico berada dalam posisi yang tidak menguntungkan jelang leg kedua ini.

Jika Atletico tidak ingin kehilangan kesempatan menuju Final Liga Champions, mereka harus mengalahkan Madrid. Butuh skor 4-0 bagi Atletico untuk dapat lolos ke partai puncak final yang akan berhadapan dengan Juventus pada Liga ini.

Diego Simeone meminta agar timnya tetap semangat dan berkonsentrasi dengan laga kontra Real Madrid. “ Tim harus semangat, percaya diri dan mampu memberikan permainan yang bagus serta bisa mencapai target. Walau kemungkinan itu sangat kecil, tetapi jangan berkecil hati sebelum laga ini usai.” Ucapnya.

“ Kami yakin dengan kemampuan kami, walau kecil peluang untuk menang, tetapi kami bisa membuat segala kemungkinan di laga nanti. Kami tahu kami dapat menggapai puncak final Liga Champions nanti dan tim ini dapat andalkan, ” papar Diego Simoene lagi.

Di sisi lain, pelatih dari Real Madrid, yakni Zinedine Zidane menilai jika Atletico Madrid akan sulit di laga ini. Zidane mengingatkan pada semua pemainnya agar tidak lengah pada Atletico demi mengamankan kemenangan.

“ Kami akan berhadapan dengan laga yang sulit. Tapi, saya dan tim optimis akan bertahan dan mencari cara demi mencetak gol sampai laga semifinal Liga Champions ini usai, ” tutupnya. (SG)

Sepakan Antoine Griezmann Selamatkan Atletico Madrid

Hanya ada satu gol ketika Atletico Madrid melawan Leicester City di laga putaran awal di babak perempatfinal Liga Champions. Gol penalti dari Antoine Griezmann merupakan satu-satunya sumber kemenangan Atletico dengan skor akhir 1-0.

Dalam laga perempatfinal Liga Champions yang dilaksanakan di Vicente Calderon, pada haris Kamis (13/4/2017) dinihari WIB, Atletico Madrid bermain dengan sangat mendominasi dengan kekuatan dari Antoine Griezmann dan Fernando Torres yang berada di lini depan. Di sisi lain, Leicester City terlihat lebih bermain dengan bertahan.

Sebuah tendangan penalti yang mengejutkan berlangsung di menit ke-28, yang merupakan pemecah performa kedua tim. Penalti tersebut sukses digunakan dengan baik oleh Griezmann dan membuat timnya unggul pertama kali di putaran pertama ini.

Walau begitu, Leicester tidak ingin begitu kecewa dengan hasil tersebut. The Foxes memiliki peluang yang cukup baik demi kembali ke posisi aman ketika nanti kembali berhadapan dengan Atletico di laga kedua yang dilaksanakan minggu yang akan datang.

Laga sendiri dimulai dengan serangan Atletico. Tim tuan rumah mulai mendominasi di menit keempat saat Torres menggunakan umpan dari Griezmann, walau sepakannya masih dapat ditahan Kasper Schmeichel. Tak lama kemudian, mereka kembali nyaris unggul melalui Koke yang mendominasi bola di luar kotak penalti, walau kembali sia-sia.

Atletico kemudian menekan Leicester. Namun, dengan rapatnya pertahanan Leicester, para pemain Atletico hanya melakuakn sepakan jarak jauh. Akan tetapi, serangan cepat Atletico sempat membuat lini belakang The Foxes kesulitan, itu membuat Marc Albrighton sengaja membuat Griezmann terjatuh.

Tindakan Albrighton berbuah pada penalti bagi Atletico. Griezmann kemudian membuahkan gol di menit ke-28. Atletico menjadi 1-0. Di menit ke-37, Koke kembali beraksi namun tidak berhasil menambah skor. Hingga laga Perempatfinal Liga Champions usai, skor tidak berubah.

  • Susunan Pemain

Atletico Madrid, dengan pemainnya : Oblak, Juanfran, Godin, Savic, Filipe Luis, Gabi, Koke, Saul, Carrasco (Correa 65′), Griezmann, Torres (Thomas 75′).

Leicester City, dengan pemainnya : Schmeichel, Simpson, Benalouane, Huth, Fuchs, Mahrez, Ndidi, Drinkwater, Albrighton, Okazaki (King 46′), Vardy (Slimani 77′).