Tag Archives: AS Roma

Sebab Roma Harapkan Kemajuan

AS Roma memiliki hasrat untuk pertahankan urutan kedua hingga akhir musim. Sebab, Giallorossi berharap membenahi pencapaiannya pada musim yang kemarin.

Usai Juventus pastikan titel juara di Serie A ke 6 secara berturut-turut di akhir pekan, tempat runner-up masih dikejar oleh Roma dan Napoli. Kedua klub cuma berjarak 1 poin saja di klasemen dengan sisa 1 laga.

Pada giornata terakhir, Roma bakal berhadapan dengan Genoa pada hari Minggu (28/5) di Olimpico sementara Napoli bakal melangsungkan laga di kandang Sampdoria.

Pada musim kemarin, Roma berada di urutan 3 di bawah Napoli. Runner-up jadi hal yang krusial sebab bakal keluar dari babak kualifikasi ajang Liga Champions yang dapat berlangsung tricky.

“Berada di atas Napoli, yang berhasil menempatkan diri di urutan kedua pada musim kemarin, bakal menjadi arti kalau kami sudah bikin beberapa perkembangan,” kata sang pelatih Roma Luciano Spalletti.

“Stadion Olimpico yang berisikan para penonton bakal berikan kami suport yang sering kami raih dalam 18 bulan, karena stadion bakal penuh dengan emosi yang akan memajukan kualitas yang kami punya untuk raih hasil oke di laga.”

Francesco Totti bakal jadi salah seorang yang di sorot selama pekan ini. Pemain penyerang, kapten, dan icon Roma tersebut dikatakan bakal mainkan laga terakhirnya. Walaupun maih belum ada berita resmi yang keluar.

“Tak ada hal lain selain laga antara Roma dan Genoa saat ini dan saya tak tahu apakah hal tersebut bakal jadi perpisahan untuk Totti. Ia harus bilang apa rancangan yang ia miliki dan saya tak tahu apa yang yang ada di pikirannya,” lanjut Spalletti.

“Tentu, sepanjang laga, ia bakal punya peluang untuk menolong para rekan satu timnya untuk raih hasil oke, untuk sebuah posisi [tahap grup] di ajang Liga Champions.”

Massimiliano Allegri Ungkap Bawa Juventus Layak Menang

Menang dengan enam Scudetto secara berturut-turut menambah rekor bagi Juventus. Bianconeri semakin memantapkan jiwa yang tangguh dan catatan prestasi yang mumpuni karena gelar juara tersebut.

Juventus berhasil menang di Liga Italia musim ini setelah sukses dengan skor 3-0 atas Crotone yang dilaksanakan di Juventus Stadium, pada Minggu (21/5/2017) malam WIB. Hasil tersebut menjadikan mereka tidak akan dapat dilampaui AS Roma yang ada di peringkat kedua, dengan keunggulan empat poin dan satu laga tersisa.

Ini menjadi gelar Scudetto kemenangan yang keenam bagi Juve. Mereka menjadi tim pertama yang mencatatkan prestasi seperti ini. Walau begitu, keberhasilan Juve sudah dapat dipresiksi sejak awal musim. Mereka selalu dapat meraih posisi atas di tiap laga yang mereka lalui.

Juventus juga memiliki enam pemain baru yang berbakat, seperti Miralem Pjanic, Dani Alves, Medhi Benatia, Marko Pjaca, Gonzalo Higuain, hingga Juan Cuadrado, yang semakin mengukuhkan sepak terjang mematikan mereka. Tim Massimiliano Allegri semakin sulit dikejar di klasemen di pekan kelima.

Walau begitu, Massimiliano Allegri begitu menyukai mental dari timnya. Selain dengan kepercayaan diri yang kuat, mereka juga dapat mempertahankan prestasi di lima musim terakhir tersebut.

” Yang saya lakukan adalah memberikan selamat untuk mereka setelah kami menang di enam Scudetto, ini akan menjadi bagian sejarah klub. Para pemain berbuat sesuatu yang diluar dugaan dan itu sangat fantastis, ” kata Allegri.

Lebih lanjut, pelatih senior ini mengungkapkan bahwa tiap keberhasilan yang luar biasa, dengan keyakinan penuh dari tiap pemain. Dia juga mengatakan jika tim ini sudah berkembang dengan pesat dengan performa ketat di tiap laga demi kemenangan.

Juventus saat ini memiliki kesempatan mendapat gelar treble musim ini. Sebelum menang di liga, mereka sudah mendapatkan piala Coppa Italia dan akan ikut serta dalam babak final Liga Champions kontra Real Madrid, awal Juni nanti.

Peluang Besar Stefano Spalletti Lanjutkan Karir di Inter Milan

Luciano Spalletti sepertinya tidak akan membuang kesempatan untuk menjadi pelatih Inter Milan sebagai karirnya selanjutnya. Terlebih, di klub sepakbola Italia tersebut ada rekannya dulu, yakni Walter Sabatini, pemimpin bidang olahraga di AS Roma dulu.

Inter Milan beberapa waktu yang lalu resmi mengakhiri masa kerjanya dengan pelatih mereka, Stefano Pioli. Nerazzurri akhirnya memutuskan untuk mengganti pelatihnya setelah musim ini usai.

Beberapa media mengabarkan, jika Inter begitu mengincar Antonio Conte dan Diego Simeone. Akan tetapi, Inter sepertinya tidak akan mudah mendapatkan dua pelatih senior tersebut. Alasannya adalah Conte baru saja meraih kemenangan bersaam Chelsea setelah menjadi juara Premier League, dan Simeone sepertinya masih bertahan dengan Atletico Madrid.

Saat ini, berita baru kian terdengar. Luciano Spalletti disebut-sebut akan menjadi salah satu kandidat kuat pelatih baru Inter di musim yang akan datang setelah melakukan pembicaraan dan tandatangan prakontrak bersama klub sepakbola Italia dan Sabatini.

Walter Sabatini sendiri adalah sosok yang dekat dengan Spalletti. Keduanya pernah bersama-sama membangun tim di AS Roma. Hal tersebut pun menjadikan peluang pelatih ini bersama Inter semakin besar.

” Sabatini merupakan direktur di bidang olahraga yang begitu tangguh dan kami sudah bersama-sama bekerja dengan klub kuat dan berpotensi juara. Saya memang mempunyai banyak perbedaan dengan Sabatini, namun kami tetap menjadi rekan kerja yang begitu baik di beberapa bidang. Dia adalah sosok yang begitu apik dan pengalaman yang banyak, itu menjadi pertimbangan baik ketika Inter menginginkannya, ” kata Spalletti.

Lebih lanjut, Luciano Spalletti mengatakan jika terdapat kesempatan untuk kembali menjalin kerja sama dengan Walter Sabatini, Pioli tidak akan menyia-nyiakannya. “ Saya ingin mendapatkan pelaung itu, ” ucap pelatih AS Roma tersebut.

Prediksi Skor dan Susunan Pemain AC Milan vs AS Roma

Memasuki minggu ke-35 Serie A ini, AC Milan akan bertarung dengan AS Roma. Laga ini akan dilaksanakan di San Siro, pada Senin (8/5) dini hari WIB.

Kontra AS Roma, catatan AC Milan dalam sembilan laga Serie A bersama Roma hanya menghasilkan 1 kali kemenangan, empat dengan hasil seri dan empat kegagalan. Laga awal di musim ini, Rossoneri menjalani laga tandang ke Roma, dengan hasil kegagalan, 1-0. Seharusnya di laga ini dengan fansnya sendiri, Milan wajib mencatatkan kemenangan.

Kemenangan memang hal yang harus mereka raih, jika tidak tiket menuju laga di Eropa akan hilang. Alasannya dalam empat laga sampai akhir musim, Milan masih berada di posisi keenam klasemen dengan selisih lima nilai dari Atalanta yang sudah menduduki batas terakhir menuju Liga Europa musim ini.

Jelang laga, tim dari Vincenzo Montella dalam kondisi yang labil. Dari lima laga, mereka hanya sekali menang, saat berhadapan dengan Palermo, tiga kali seri dan kalah satu kali. Selain mengenai mental, Milan juga bermasalah dalam hal pemain. Alessio Romagnoli, Bonaventura, Abate dan Luca Antonelli masih dalam kondisi cedera. Jurac Kucka juga masih menjalani hukuman kartu merah.

Di sisi lain, tim AS Roma juga dalam kondisi buruk sejak kalah dari Lazio. Mereka juga kehilangan beberapa pemain, seperti Kevin Strootman dan Antonio Rudiger yang masih menjalani akumulasi kartu.  Namun, tim Luciano Spalletti masih memiliki beberapa pemain terbaik.

  • Perkiraan Susunan Pemain :

AC Milan dengan skema 4-3-3, yakni Donnarumma, Calabria, Paletta, Zapata, Sciglio, Pasalic, Sosa, Fernandez, Suso, Bacca, Deulofeu.

AS Roma dengan skema 4-2-3-1, yakni Szczesny, Emerson, Fazio, Manolas, Peres, Rossi, Paredes, Shaarawy, Nainggolan, Salah, Dzeko.

  • Prediksi Skor

Kedua tim di laga Serie A di San Siro kali ini sama-sama bertujuan mendapatkan tiket Liga europa musim mendatang. Namun, prediksi laga ini akan dimenangkan oleh Milan dengan skor 2-1.

Arsene Wenger Isyaratkan Akan Kembali Rekrut Wojciech Szczesny

Kiper dari Polandia, yakni Wojciech Szczesny, belum lama ini disebut-sebut sedanga memikirkan mengenai masa depan pemain ini kembali ke Arsenal di musim yang akan datang. Pemain yang sudah dua musim belakangan ini menjadi pemain pinjaman di AS Roma, memang sedang dalam kondisi yang begitu baik.

Wojciech Szczesny bersama AS Roma sudah bermain di 74 laga untuk semua kompetisi mereka. Kabarnya dengan performanya yang mengesanakan, dia akan kembali menjadi pemain dalam skema Arsene Wenger di tim inti di Emirates.

Beberapa media setempat mengungkapkan bahwa sang pelatih sedang memikirkan kembali apakah pemain mereka ini akan kembali menjadi salah satu di tim inti jelang pergantian musim yang akan datang, hal ini berhubungan dengan berita tentang akan hengkangnya David Ospina dari klub mereka.

Sebelumnya tersiar berita yang mengabarkan bahwa David Ospina akan segera meninggalkan Arsenal dan memilih bergabung dengan Fenerbahce. Kabar ini sempat memprediksikan bahwa Emilio Martinez akan menjadi satu-satunya deputi bagi Petr Cech. Akan tetapi, dengan hadirnya pemain berumur 27 tahun ini yang layak sebagai pemain baru untuk menggantikan penjaga gawang dari The Gunners.

Ia sudah mencatatkan sebanyak 180 laga dengan Arsenal dan terakhir kali bermain sebagai starter pada laga di babak final Piala FA 2015 yang lalu. Sementara itu, baik pihak Arsene Wenger dan sang pemain belum memberikan tanggapan yang jelas terkait berita tersebut.

Di sisi lain, Arsenal juga akan fokus dan bersiap jelang laga kontra Manchester City pada babak semifinal di Piala FA yang akan dilaksanakan di Wembley pada penghujung minggu ini.

AS Roma Berikan Penawaran Final Bagi Franck Kessie

Klub besar di Serie A, yakni AS Roma sepertinya sangat serius ingin mendapatkan gelandang dari Atalanta, yang bernama Franck Kessie. Tim Giallorossi disebutkan sudah memberikan penawaran terakhir dengan nilai sekitar 28 Juta Euro untuk mendapatkan pemain dari Timnas Pantai Gading itu.

Nama Franck Kessie saat ini merupakan salah satu nama yang semakin booming di Atalanta selama musim ini. Dari performanya yang begitu mengesankan di lini tengah La Dea menjadikan tim itu kini berada di posisi yang kelima klasemen sementara Serie A musim ini.

Performa yang mengesankan dari Kessie ini menjadikan beberapa klub bola Eropa ingin mendapatkannya. Mereka adalah Chelsea, Manchester United, hingga AS Roma yang saat ini santer diberitakan ingin membeli gelandang multi talenta itu di musim panas mendatang.

Walau begitu, beberapa media setempat menuturkan bahwa Kessie dipastikan akan segera hengkang dari klubnya di musim panas yang akan datang atau tepat ketika masa bursa transfer dibuka. Akan tetapi, kemungkinan besar, pemain ini tidak akan memilih klub dari luar Italia.

Lebih lanjut, AS Roma disebut-sebut menjadi klub teratas yang berpeluang besar mendapatkan pemain ini nantinya. Tim dari Ibukota Italia itu sudah memberikan penawaran yang final pada Atalanta dengan nilai sekitar 28 Juta Euro untuk membeli pemainnya, bahkan mereka juga telah saling berbicara terkait mas depan karirnya.

Penawaran tersebut nyatanya mendapat balasan yang bagus dari pihak manajemen Atalanta. Sekarang ini, Franck Kessie diyakini akan segera melakukan diskusi dengan membicarakan isi kontrak pribadi bersama pihak manajemen AS Roma sebelum nantinya menyelesaikan proses transfernya yang akan dilaksanakan di musim panas yang akan datang.

Walau Menang, AS Roma Gagal Menuju Final Coppa Italia

Lazio akhirnya mendapat tiket menuju Final Coppa Italia selama musim ini. Biancoceleste sukses mengalahkan rival utamanya, yakni AS Roma dengan skor agregat sebanyak 4-3.

Pada laga putaran yang kedua di babak semifinal yang dilaksanakan di Olimpico, pada Rabu (5/4/2017) dinihari WIB, AS Roma yang meruapakan tim tuan rumah wajib tampil dengan baik demi mengejar kekalahan di putaran pertama, yakni 0-2.

Roma memulai dengan mendominasi di menit pertama dan memiliki kesempatan yang baik pada menit ketiga. Mengawali umpan dari Emerson Palmieri, sepakan Edin Dzeko masih gagal dilakukan.  Kesempatan Roma kembali diperoleh dari Stephan El Shaarawy yang mendesak Thomas Strakosha untuk menjaga gawang dengan cepat. Strakosha juga harus menekan laju Dzeko dalam area kotak penalti.

Sergei Milinkovic-Savic muncul dengan aksinya di menit ke-37 dan juga menambah keunggulan Le Aquile menjadi 3-0. Bermula dari tendangan Ciro Immobile yang dihalangi Alisson Becker, bola mendekat ke Milinkovic-Savic yang kemudian menjadi gol. Roma kemudian membalas pada menit ke-43 saat Stefan De Vrij tak dapat menghadang serangan Antonio Ruediger dan El Shaarawy menuju gawang.

Memasuki babak yang kedua, laga kemudian berjalan lebih santai. Immobile tak dapat memaksimalkan kesempatan menambah keunggulan di menit ke-54, walau terjangannya belum membuahkan hasil. Roma kembali mengejar nilai pada menit ke-66 melalui Mohamed Salah dengan bola El Shaarawy yang mengenai tiang.

Salah lalu menambah perolehan untuk Roma pada menit ke-90 dengan 3-2. Walau menang dengan skor 3-2, Roma tetap tidak dapat melanjutkan laga ke babak selanjutnya karena kalah 0-2 di laga awal. Le Aquile mendapat agregrat skor 4-3 akan menanti hasil Juventus dan Napoli kemudian menuju final.

  • Susunan Pemain

AS Roma, yakni Alisson, Rudiger, Manolas, Juan Jesus (Bruno Peres 46′), Emerson, Paredes (Totti 81′), Strootman, Salah, Nainggolan, El Shaarawy (Perotti 71′), Dzeko.

Lazio, yakni Strakosha, Bastos, De Vrij (Hoedt 46′), Wallace, Basta, Milinkovic-Savic, Biglia (Murgia 71′), Lulic, Lukaku, Felipe Anderson (Keita 57′), Immobile.

Nyaris Ke Juventus, Negosiasi Jam 4 Pagi Buat Nainggolan Pilih Roma

Mantan pemimpin Olahraga dari AS Roma yakni Walter Sabatini membuka proses transfer Radja Nainggolan. Ternyata pesepakbola dunia ini sempat akan bergabung dengan Juventus sebelum kemudian bergabung dengan Roma.

Radja Nainggolan diperoleh Roma dari Cagliari sebagai pemain pinjaman dalam bursa transfer pada Januari 2014 lalu. Saat itu, AS Roma memberikan tiga juta euro sewaktu dirinya menjadi pemain pinjaman dalam waktu enam bulan. Pada kesepakatan itu ada pilihan untuk Roma memberikan 6 juta euro di awal musim 2014/2015 jika ingin mendapatkan setengah statu pemilikan Nainggolan.

Seiring waktu berjalan, Roma akhirnya memutuskan untuk membeli setengah pemilikan Nainggolan dari Cagliari di musim 2014 silam. Gelandang timnas Belgia itu akhirnya menjadi pemain permanen Roma di tahun 2015.

Walter Sabatini, yang kini tidak bersama Roma sejak Oktober 2016 lalu, mengisahkan proses dirinya memperoleh Nainggolan di bursa transfer musim panas 2014 lalu. Bermula dari proses negosiasi yang dilakukan pada dinihari sukses mengubah pilihan Nainggolan dan tetap memperkuat Roma.

” Saya mengetahui dengan jelas bagaimana kondisi Radja Nainggolan kala itu. Itu hanya dapat dilaksanakan oleh sosok yang mendapat dukungan penuh dari klubnya. Pada waktu itu, dia sudah akan ke Juventus, namun kami melakukan negosiasi pada waktu yang tidak mungkin, yaitu pukul 4 dini hari. Kemudian dengan jumlah 9 juta Euro kepada Cagliari kami memiliki setengah pemain ini, ” ujar Sabtini.

Menurut Sabtini, hal tersebut merupakan pekerjaan yang gila, namun dirinya merasa memiliki nyali dan mengetahui dia dibutuhkan oleh AS Roma, jadi dirinya melakukan semua untuk memperoleh salah satu pesepakbola dunia ini.

” Saat itu, saya mendapat dukungan penuh dari Presiden Roma, James Pallotta untuk mendapatkan Nainggolan, yang menyakini dia merupakan salah satu pemain masa depan untuk Roma, ” ucapnya lagi.

Radja Nainggolan saat ini memang menjadi salah satu pemain inti Giallorossi. Selama musim ini, gelandang 28 tahun itu sudah membukukan 12 gol dan menciptakan empat assist bagi Roma di semua laga mereka.