Tag Archives: Arsenal

Soal Kelangsungan Kariernya, Alexis Sanchez Tidak Terpengaruh

Sekarang ini kelangsungan karier dari Alexis Sanchez di Arsenal tengah dijadikan bahan perbincangan. Namun hal tersebut ditegaskan sama sekali tak membuat benak pemain yang berasal dari Chile itu terganggu.

Seperti itu apa yang dikatakan Juan Antonio Pizzi, sang pelatih tim nasional Chile, soal kelangsungan karier dari Sanchez berhubungan dengan spekulasi kelangsungan kariernya bersama klub.

Jelang berakhirnya bursa transfer, Manchester City dikatakan bakal datangkan Sanchez dari Arsenal. Si pemain pribadi sekarang ini tengah berada di negaranya dalam pemusatan latihan jelang babak kuaifikasi Piala Dunia pekan ini.

“Ia baik-baik saja. Ia merasa senang. Hingga bursa transfer berakhir, tidak mudah untuk memberi penjelaskan soal kelangsungan karier dari Alexis. Namun walau begitu, kelangsungan kariernya bakal cemerlang,” imbuh Pizzi.

“Kariernya oke dilihat dari berbagai pilihan yang dia miliki. Tidak ada alasan untuk dirinya merasa kecewa atau terganggu. Semua pilihan yang dia punya oke dan hebat. Kita berbicara soal seorang pemain oke yang tampil untuk salah satu tim paling oke di dunia, dilatih oleh salah seorang pelatih yang paling oke di dunia. Sebagai keadaan dirinya dengan menjadi pemain Arsenal juga telah menjadi sesuatu yang luar biasa dan hampir tidak ada bandingannya. Semua pilihannya sekarang ini juga sebanding.”

“Mengatakan kalau ia dapat merasa gugup tentang kelangsungan kariernya cuma sebuah metafora untuk bicarakan tentang ini. Kita semua sudah pasti berharap punya rasa khawatir seperti itu. “Dalam banyak peluang, keputusan tak tergantung dengan seorang saja, ada kepentingan lain yang ikut terkena dan pemain tak bisa kendalikan itu.”

“hal tersebutlah kenapa ada periode di mana asosiasinya perlu tentukan batas yang logis. Jika tidak salah pada tanggal 31 Agustus nanti (bursa ditutup di Inggris). Usai lusa dia bakal merasa lebih oke lagi berhubungan dengan berita ini,” kata Pizzi.

Arsenal Tak Berdaya di Anfield

Arsenal dibikin tidak bisa lakukan apapun saat mereka berhadapan dengan Liverpool di Anfield. Arsenal malah tidak sekalipun menargetkan percobaan yang mengarah ke sasaranselama laga itu berlangsung.

Melangsungkan laga pada hari Minggu (27/8/2017) malam WIB di Anfield, Hasil negatif dengan skor telak dialami oleh Arsenal dari tuan rumah Liverpool. The Gunners di buat tak berdaya dengan skor 0-4.

Arsenal memang sedikit unggul lewat kontrol bola yang mencapai 51 persen. Namun mereka tidak banyak mengancam gawang Liverpool. Selama berlangsungnya pertandingan, Arsenal cuma catatkan8 percobaan dan tak ada yang mengarah ke gawang.

Kebalikannya, Liverpool amat agresif dengan melesatkan 18 percobaan, Lewat 18 upaya itu, 10 di antaranya berhasil mengarah ke gawang.

BCC merangkum data dan fakta dari pertandingan ini:

– Ini adalah kekalahan Arsenal yang paling telak di Premier League sejak kalah 0-4 dari Southampton di Boxing Day 2015.

– Empat dari delapan kekalahan Arsenal di Premier League dengan margin empat gol lebih didapat dari Liverpool di Anfield.

– Hanya West Ham (10) yang kebobolan gol lebih banyak di Premier League musim ini daripada Arsenal (8).

– Arsenal tidak melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang dalam laga ini. Pertama kali mereka tidak melepaskan tembakan ke arah gawang di pertandingan Premier League sejak 5 Oktober 2014 (melawan Chelsea).

– Liverpool mencatat empat clean sheet secara beruntun di Anfield di Premier League untuk pertama kalinya sejak September 2013.

– Arsenal menelan sembilan kekalahan dari 14 laga tandang terakhirnya di Premier League (W4 D1 L9). Sembilan kekalahan sebelumnya di kompetisi ini didapat dalam 47 pertandingan (W25 D13 L9).

– Gol ketiga Liverpool (Mohamed Salah) tercipta hanya 12 detik setelah Arsenal mengambil tendangan sudut.

– Roberto Firmino sudah mencetak empat gol dalam lima pertandingan Premier League melawan Arsenal, lebih banyak daripada ke gawang tim lainnya.

– Firmino mencetak gol dan menyumbang assist dalam satu laga sebanyak delapan kali sejak debutnya di Premier League pada Agustus 2015. Tidak ada pemain yang melakukan itu lebih banyak daripada Firmino dalam periode tersebut (Costa dan Lukaku juga delapan).

– Sadio Mane adalah pemain ketiga yang mencetak gol di tiga laga pertama Premier League dalam semusim untuk Liverpool (setelah Robbie Fowler pada 1994/1995 dan Daniel Sturridge pada 2013/2014).

– Mane selalu mencetak gol dalam tiga kali penampilan di Premier League untuk Liverpool saat melawan Arsenal.

Sempat Dirawat di RS, Pedro Rodriguez Umumkan Kondisi Terbarunya

Pedro Rodriguez sempat mengalami pendarahan sampai harus dibawa ke rumah sakit karena tak sengaja beradu dengan David Ospina di lapangan.

Chelsea kala itu berlawanan dengan Arsenal di laga ujicoba pramusim yang dilaksanakan di Bird Nest Stadium, pada Sabtu (22/7/2017). Dalam laga yang kemudian sukses dimainkan The Blues dengan skor 3-0 itu, sempat terjadi masalah antara Pedro Rodriguez dan David Ospina.

Pada menit ke-25, Pedro sedang berupaya mendapatkan bola menuju kotak penalti Arsenal, namun dia malah terkena sepakan mematikan dari Osopina yang berupaya meraih bola. Pedro akhirnya terluka dan terjatuh.

Setelah insiden itu, tampak banyak darah yang keluar dari bagian hidung Pedro. Laga pun berhenti selama beberapa menit demi memberikan perawatan medis untuk pemain berumur 29 tahun itu. Posisinya kemudian dimainkan oleh Jeremi Boga.

Setelah itu, Antonio Conte mengungkapkan jika Pedro harus dibawa ke rumah sakit. Pelatih Chelsea ini sempat mengungkapkan harapannya dengan kondisi si pemain agar tidak berbahaya. ” Pedro segera mendapat perawatan intensif di rumah sakit dan saya harap dia dalam kondisi baik dan tidak mengalami cedera yang parah, ” tukas Conte.

Selanjutnya, tim medis memang yang menyarankan agar segera melarikan pemain ini ke rumah sakit terdekat. Hal ini diduga karena pendarahan di hidungnya yang cukup parah dan membuat Antonio Conte serta tim lain merasa khawatir.

Akan tetapi, Pedro Rodriguez menjawab semua ketakutan tersebut dengan kabar terbarunya. Melalui sosial medianya, yakni Twitter, pemain Chelsea ini memberitahukan mengenai kondisi terkininya. Mantan pemain dari Barcelona tersebut menuliskan jika dirinya dalam kondisi yang baik serta memperlihatkan foto terkininya.

Jalani Pramusim, Tim Arsenal Keracunan Makanan

Arsenal memperoleh kabar yang tidak mengenakkan selama menjalani tur pramusim mereka di musim ini. Sebagian besar pemain dan beberapa staf yang bertugas saat itu mendapat masalah pada kesehatan mereka.

Arsenal merupakan klub Liga Inggris yang saat ini melaksanakan tur pramusim terjauh dari klub lainnya. Selain akan menuju ke Australia, mereka juga kini berada di Tiongkok dan nantinya akan kembali ke Eropa.

Namun, sebelum menyelesaikan tur dengan baik, beberapa pemain The Gunners mendapat masalah kesehatan yang serius jelang mereka melawan Bayern Munchen kemarin. Tidak hanya pemain, asisten pelatih tim, yakni Steve Bould harus kembali ke Inggris lebih cepat karena terserang penyakit hernia.

” Dokter mengatakan jika beberapa pemain mereka, yakni Sead Kolasinac, Theo Walcott, dan Aaron Ramsey mendapat masalah pencernaan karena keracunan makanan. Di sisi lain, Bould mengalami hernia dan dia sudah pulang ke negaranya Sabtu kemarin, ” tutur Arsene Wenger.

Pelatih ini melanjutkan, jika persiapan mereka memang tidak begitu baik selama menjalani tur ini. Akan tetapi, dirinya tidak menyesali semua yang mereka alami. Dia menuturkan jika terdapat nilai positifnya yakni berjumpa dengan penggemar Arsenal di dunia.

Walau begitu, Arsene Wenger menuturkan keinginannya agar semua pemainnya dapat dalam kondisi yang pulih dan terbaik ketika mereka akan berhadapan dengan kompetisi yang sulit di bulan yang mendatang.

” Kerjasama tim dan solidnya mereka kian terjalin selama dua minggu bersama. Saya rasa selain berlatih dengan baik dan disipilin, hubungan dan komunikasi juga dibutuhkan. Kini, saya rasa tur kami tidak berjalan dengan baik namun menghasilkan hal yang baik, ” tutur pelatih Arsenal sejak tahun 1996 tersebut.

Coquelin Ikut Bujuk Lacazette Menuju Arsenal

Francis Coquelin ikut yakinkan Alexandre Lacazette agar berhasil memasuki klub Arsenal. Ia membuat Lacazette semakin yakin lewat ucapan-ucapannya yang manis tentang seperti apa Arsenal.

Lacazette bersama dengan Arsenal pada musim panas ini setelah didatangkan dari Lyon dengan mengeluarkan dana transfer sampai dengan nominal 52 juta poundsterling. Batalnya kepindahan ke Atletico Madrid jadi faktor kunci Lacazette untuk pindah haluan menuju kota London.

Dalam berjalannya proses tersebut mengambil jalan ke Arsenal, Lacazette aku terus raih bisikan dari Coquelin. Keduanya memang sudah bertman akrab sedari mereka bersama di timnasional Prancis U-19, yang mana mereka sukses menjadi juara di ajang Piala Eropa U-19 pada tahun 2010 silam.

“Francis dan saya terus melangsungkan kontak sehabis itu. Kami lakukan banyak kontak sepanjang beberapa tahun terakhir dan malah lebih sering lagi lewat sejumlah pekan terakhir ini, tentunya usai kemungkinan diri saya bakal pindah ke Arsenal makin besar,” imbuh Lacazette.

“Ia hanya katakan yang manis-manis tentang seperti apa klub Arsenal, yang aman tidak membuat terkejut sebab ia ingin saya bersama dengan klub ini. Malah tanpa hal tersebut pun saya bakal tetap sangat berharap hadir ke tempat ini.”

“Ia tekankan kalau ini merupakan sebuah klub besar bertempat di kota yang luar biasa. Ia katakan saya tidak akan sesali keputusan saya ke tempat ini sebab banyak orang yang bakal berusaha dengan saya dan tentu saja disebabkan oleh para fansnya,” kata dia.

Arsene Wenger Isyaratkan Akan Kembali Rekrut Wojciech Szczesny

Kiper dari Polandia, yakni Wojciech Szczesny, belum lama ini disebut-sebut sedanga memikirkan mengenai masa depan pemain ini kembali ke Arsenal di musim yang akan datang. Pemain yang sudah dua musim belakangan ini menjadi pemain pinjaman di AS Roma, memang sedang dalam kondisi yang begitu baik.

Wojciech Szczesny bersama AS Roma sudah bermain di 74 laga untuk semua kompetisi mereka. Kabarnya dengan performanya yang mengesanakan, dia akan kembali menjadi pemain dalam skema Arsene Wenger di tim inti di Emirates.

Beberapa media setempat mengungkapkan bahwa sang pelatih sedang memikirkan kembali apakah pemain mereka ini akan kembali menjadi salah satu di tim inti jelang pergantian musim yang akan datang, hal ini berhubungan dengan berita tentang akan hengkangnya David Ospina dari klub mereka.

Sebelumnya tersiar berita yang mengabarkan bahwa David Ospina akan segera meninggalkan Arsenal dan memilih bergabung dengan Fenerbahce. Kabar ini sempat memprediksikan bahwa Emilio Martinez akan menjadi satu-satunya deputi bagi Petr Cech. Akan tetapi, dengan hadirnya pemain berumur 27 tahun ini yang layak sebagai pemain baru untuk menggantikan penjaga gawang dari The Gunners.

Ia sudah mencatatkan sebanyak 180 laga dengan Arsenal dan terakhir kali bermain sebagai starter pada laga di babak final Piala FA 2015 yang lalu. Sementara itu, baik pihak Arsene Wenger dan sang pemain belum memberikan tanggapan yang jelas terkait berita tersebut.

Di sisi lain, Arsenal juga akan fokus dan bersiap jelang laga kontra Manchester City pada babak semifinal di Piala FA yang akan dilaksanakan di Wembley pada penghujung minggu ini.

Perjuangan Dan Mentalitas Arsenal Yang Tak Sia-Sia

Arsene Wenger merasa senang dengan performa dari Arsenal saat tampil sebagai pemenang dalam melawan Middlesbrough. Memperoleh lawan yang sulit, sang pelatih merasa bahagia dengan perjuangan timnya yang berbuah pada keberhasilan.

Arsenal memperoleh tiga poin dari laga tandangnya ke rumah Middlesbrough. Berlaga di Riverside Stadium, pada Selasa (18/4/2017) dinihari WIB, The Gunners memperoleh keberhasilan dengan skor akhir 2-1.

Dalam laga itu, The Gunners lebih banyak gol melalui sepakan dari Alexis Sanchez. Di pertengahan, The Boro bermain lebih mendominasi dan dapat menyamakan posisi melalui tendangan Alvaro Negredo. Walau menghadapi banyak tekanan dan serangan, nyatanya The Gunners dapat bertahan dan kembali menciptakan gol melalui Mesut Oezil yang semakin menjadikan kemenangan di tangan mereka.

Hasil tersebut menjaga kedudukan The Gunners semakin baik setelah sebelumnya gagal menghadapi Crystal Palace dengan skor 0-3. Di sisi lain, The Boro mendapat kegagalan yang semakin menyulitkna mereka di zona degradasi.

” Saya merasa bahwa kami sudah melakukan yang semestinya. Kami menjalani komitmen dan Anda dapat menyaksikan bahwa tim kami tidak sepenuhnya merasa yakin dengan diri sendiri, namun secara menyeluruh, kami ingin mendominasi bola dan menang di laga ini, ” ujar Wenger.

Lebih lanjut, pelatih senior ini mengungkapkan bahwa memasuki babak yang kedua, timnya merasa kurang lihai memainkan bola terakhir, padahal kemungkinan dapat saja menciptakan satu atau dua gol lainnya dan tim lawan melakukan umpan silang dan bola mati.

” Middlesbrough sudah bermain dengan bahaya. Ini menjadi salah satu laga peluang terakhir mereka jika ingin tetap berada di liga. Masih terdapat beberapa kesempatan untuk kami, namun degan adanya komitmen dan fokus itu sudah baik, ” lanjut Wenger.

Arsene Wenger kembali menuturkan bahwa laga ini menjadi ujian bagi tim, baik dalam mental dan perjuangan yang berat. “ Anda dapat menilai para pemain saya memiliki mental yang kuat, ingin sukses dan memberikan respon yang terbaik, ” tutupnya.

Crystal Palace Tampil Mematikan Bagi Arsenal

Crystal Palace mendapatkan kesuksesan besar saat berhadapan dengan Arsenal di laga Liga Inggris musim ini. Tim Sam Allardyce mendapatkan tiga gol tanpa balas dalam laga yang dihelat di Selhurst Park, London, pada Selasa (11/4/2017) dinihari WIB.

Berlaga di markas sendiri, Crystal Palace mendominasi Arsenal sejak babak awal. Kegesitan Andros Towsend dan Wilfred Zaha, menjadi penghalang lini pertahanan The Gunners. Tapi, kesempatan pertama justru diciptakan lawan di menit ke-9. Sepakan dari Mohamed Elneny hampir masuk ke gawang yang dijaga Wayne Hennessey.

Penggemar Palace pada akhirnya merayakan gol pertama di menit ke-17. Yohan Cabaye dan Towsend dapat memaksimalkan umpan menuju Zaha yang kemudian dia mainkan ke depan gawang lawan.

Skor 1-0 membuat The Gunners menambah serangan. Alexis Sanchez mulai bermain dengan mematikan. Walau belum membuahkan hasil.

Pada babak kedua, Palace hampir menciptalam gol di menit ke-50 dari Christian Benteke. Tapi, gol itu tidak diakui wasit karena Benteke ada di tempat offside ketika mendapat bola. Gawang Arsenal kemudian kemasukan pada menit ke-63 melalui Zaha.

Enam menit berselang, Palace memperoleh hadiah penalti karena Martinez dinilai melanggar Townsend. Luka Milivojevic bertindak sebagia penendang dan skor 3-0 diperoleh. The Gunners kian terpuruk di laga Liga Inggris ini. Alexis Sanchez dan rekan-rekannya tidak dapat masuk ke lini pertahanan Palace. Sampai laga usai, skor tetap sama.

  • Susunan pemain

Crystal Palace, dengan pemainnya : 13 W. Hennessey, 12 M. Sakho, 34 M. Kelly, 2 J. Ward, 7 Y. Cabaye (18 J. McArthur), 42 J. Pucheon, 10 A. Townsend, 28 L. Milivojevic (4 M. Flamini, 82), 11 W. Zaha (27 D. Delaney, 88), 17 C. Benteke, 31 J. Schlupp

Arsenal, dengan pemainnya : 26 E. Martinez, 18 Nacho Monreal, 20 S. Mustafi, 5 Gabriel Paulista, 24 Bellerin, 11 M. Ozil, 29 G. Xhaka, 35 Mohamed Elneny (8 A. Ramsey, 59), 14 T. Walcott (15 A. Oxlade-Chamberlain, 69), 7 A. Sanchez, 23 D. Welbeck (12 O. Giroud, 60)