Tag Archives: Antonio Conte

Diyakini Beli Bek Baru, Kurt Zouma Tetap Bertahan di Chelsea

Chelsea saat ini sedang berupaya mendapatkan pemain di posisi bek dalam bursa  transfer nanti. Kurt Zouma ternyata tidak begitu tertekan dengan berita tersebut. Dia malah semakin bersemangat untuk kembali berupaya mendapatkan tempatnya untuk musim mendatang.

Pemain dari Prancis tersebut memang tidak banyak bermain selama musim 2016-17 lalu, karena cedera lutut yang dialaminya. Setelah menjalani proses penyembuhan, Kurt Zouma hanya dapat bermain sebanayk 17 kali untuk semua kompetisi, diantaranya dengan sembilan kali di Premier League.

Alasannya adalah bahwa the Blues sudah nyaman dengan memakai susunan tiga bek yang sudah dimainkan oleh Gary Cahill, David Luiz, dan Cesar Azpilicueta. Skema bek tersebut diyakini menjadikan klub ini mengalami peningkatan yang begitu besar dan meraih juara liga Inggris.

Beberapa berita yang terdengar adalah bahwa pelatih Antonio Conte kini sedang memperjuangkan Virgil van Dijk dari Southampton juga Leonardo Bonucci yang kini bermain di Juventus sebagai pemain baru di sisi lini belakang mereka. Siapapun yang nantinya akan didapatkan, persaingan di lini belakang pastinya akan semakin sulit.

Kurt Zouma sebelumnya merupakan salah satu pemain yang diinginkan Marseille. Tapi, dirinya tidak ingin kembali ke klub asalnya tersebut. Pasalnya, dirinya merasa begitu senang saat bermain bersama Chelsea. ” Aku mendengar banyak berita tentang masa depanku dan aku terkesan. Hal itu menjadikanku sebagai pemain yang diinginkan banyak orang, namun aku akan tetap berjuang di sini, ” tuturnya.

Lebih lanjut, Zouma dengan tegas mengatakan akan tetap di Chelsea. Memasuki musim mendatang, dia akan kembali berjuang dengan banyak jadwal laga mereka dan siap berkompetisi lagi. Sementara itu, pemain berumur 22 tahun itu masih memiliki kontrak bersama The Blues hingga 2019 mendatang.

Diego Costa Dipastikan akan Tetap Perkuat Chelsea

Salah satu andalan dari Chelsea yakni Diego Costa diberitakan tidak akan hengkang dari bursa transfer di musim panas ini. Costa akan tetap bersama The Blues sampai bulan Januari 2018 yang akan datang.

Karir dari pesepakbola asal Spanyol tersebut bersama Chelsea memang sempat dispekulasikan. Diego Costa secara terbuka mengungkapkan bahwa sang pelatih mereka, Antonio Conte sudah memberikan izin pada dirinya untuk hengkang karena dirinya tidak mendapat tepat di skuad pada musim yang akan datang.

Costa awalnya dipastikan ingin bergabung bersama Atletico Madrid. Akan tetapi, hengkangnya Costa ke Vicente Calderon dipastikan tidak akan dapat terjadi di musim panas ini, pasalnya Atletico mendapat hukuman larangan merekrut pesepakbola dari pihak FIFA.

Dipastikan tidak akan bersama-sama bersama Atletico di tahun ini, Costa disebut-sebut akan tetap melanjutkan masa depannya di Stamford Bridge selama enam bulan yang akan datang. Dia memutuskan akan menunggu klub ini dapat kembali bisa melakukan perekrutan pemain baru. Disebutkan jika pesepakbola ini baru akan hengkang di bulan Januari yang akan datang saat hukuman Atletico usai dilaksanakan.

Bukan rahasia lagi jika hubungan Diego Costa dan Antonio Conte memang tidak begitu dekat. Apalagi saat pemain ini mendapatkan waktu sedikit dalam tiap laga mereka. Berbeda dengan hubungan Costa dengan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone yang sangat terjaga dengan baik seperti pada postingan Instagram pribadinya.

Diego Costa saat ini tidak begitu keberatan dalam hal memperkuat The Blues setengah musim yang akan datang, pasalnya, dirinya hanya akan melanjutkan masa depannya menuju Atletico, walau di musim ini diinginkan oleh AC Milan dan juga beberapa klub dari Tiongkok.

Chelsea Jadi Klub Selanjutnya Kiper Dari Manchester City Ini

Chelsea saat ini sedang getol mendapatkan kiper baru demi musim yang akan datang. Pasalnya, kiper kedua The Blues yakni Asmir Begovic, memutuskan untuk berpisah dan bergabung dengan Bournemouth.

Kiper Manchester City, yakni Willy Caballero, diperkirakan akan berpeluang besar menjadi pengganti Asmir Begovic. Bahkan, pelatih dari The Blues yakni Antonio Conte disebutkan sudah berbincang dengan kiper yang tahun ini berumur 35 tahun itu.

Beberapa media menuturkan bahwa The Blues tidaklah satu-satunya tim yang ingin mendapatkan tanda tangan dari kiper Manchester City ini. Akan tetapi, The Blues menjadi klub yang paling dekat dengan untuk mendapatkan kiper ini. Mereka memang gencar untuk mendekati kiper berkepala plontos ini. Pihak The Blues menilai jika kemampuan pesepakbola ini sangat menarik.

Setelah memutuskan untuk hengkang dari Manchester City, Willy Cabellero juga disebut-sebut diinginkan oleh Boca Junior. Akan tetapi, dengan ketertarikan klub yang menjadi juara Liga Inggris 2016/17 ini, tidak ada yang menutup peluang jika Caballero dapat saja menjatuhkan pilihannya pada Stamford Bridge di musim yang akan datang.

Di sisi lain, Caballero kini memiliki status bebas transfer setelah masa kontraknya bersama Etihad Stadium usai di penghujung Juni 2017 ini. Dia sudah membulatkan tekad untuk tidak memperbaharui kontraknya dan kembali memperkuat klubnya sebagai kiper Manchester City di musim baru ini.

Dengan The City, Willy Caballero sudah mencatatkan 17 laga untuk Liga Inggris di musim 2016/17 ini. Dia juga menciptakan enam clean sheets dengan 27 penyelamatan saat menjaga gawang mereka. Sebelumnya, Caballero pernah mengungkapkan ingin tetap bertahan bersama The City, akan tetapi seiring waktu berjalan, peluangnya bersama tim Pep Guardiola ini semakin sedikit sehingga membuatnya harus berpikir ulang demi kemajuan karirnya mendatang.

Diego Costa Menanti Jawaban Chelsea Tentang Kariernya

Diego Costa diberitakan tak masuk dalam rancangan Chelsea pada musim berikutnya. Pemain striker internasional Spanyol tersebut juga tunggu kepastian dari The Blues dengan kariernya ke depannya.

Costa bikin pengakuan yang membuat terkejut di sejumlah hari kemarin. Ia akui raih pesan dari sang manajer Antonio Conte, yang inti dari pesan tersebut kalau jasanya tidak lagi diperlukan di Chelsea.

Banyak kabar bilang bahwa Costa memang pada akhirnya akan direlakan oleh Chelsea di musim panas ini. Tetapi, sang pemain akui masih menunggu jawaban secara resmi dari klub.

“Saya tak tahu,” ujar Costa tentang kepastian karier dari si pemain di Chelsea setelah laga Tim nasional Spanyol melawan Makedonia.

“Saya masih miliki kontrak selama 2 tahun lagi bersama Chelsea, mereka perlu pastikan apa yang mereka harap lakukan pada diri saya. Saya bakal menanti jawaban apa yang akan diambil oleh klub untuk saya,” kata pemain striker yang berumur 28 tahun tersebut.

Nasib Costa yang tengah digantung bikin banyak klub merespon untuk semakin dekat dengan dirinya. Antaranya ada AC Milan dan para klub Liga Super China yang berhasrat merekrut dirinya.

Costa pribadi malah seperti tidak terpengaruh soal keriernya kedepan nanti, dengan ikut ciptakan 1 angka atas hasil oke dengan skor 2-1 Spanyol saat berhadapan dengan Makedonia di ajang kualifikasi ajang Piala Dunia 2018.

Peluang Besar Stefano Spalletti Lanjutkan Karir di Inter Milan

Luciano Spalletti sepertinya tidak akan membuang kesempatan untuk menjadi pelatih Inter Milan sebagai karirnya selanjutnya. Terlebih, di klub sepakbola Italia tersebut ada rekannya dulu, yakni Walter Sabatini, pemimpin bidang olahraga di AS Roma dulu.

Inter Milan beberapa waktu yang lalu resmi mengakhiri masa kerjanya dengan pelatih mereka, Stefano Pioli. Nerazzurri akhirnya memutuskan untuk mengganti pelatihnya setelah musim ini usai.

Beberapa media mengabarkan, jika Inter begitu mengincar Antonio Conte dan Diego Simeone. Akan tetapi, Inter sepertinya tidak akan mudah mendapatkan dua pelatih senior tersebut. Alasannya adalah Conte baru saja meraih kemenangan bersaam Chelsea setelah menjadi juara Premier League, dan Simeone sepertinya masih bertahan dengan Atletico Madrid.

Saat ini, berita baru kian terdengar. Luciano Spalletti disebut-sebut akan menjadi salah satu kandidat kuat pelatih baru Inter di musim yang akan datang setelah melakukan pembicaraan dan tandatangan prakontrak bersama klub sepakbola Italia dan Sabatini.

Walter Sabatini sendiri adalah sosok yang dekat dengan Spalletti. Keduanya pernah bersama-sama membangun tim di AS Roma. Hal tersebut pun menjadikan peluang pelatih ini bersama Inter semakin besar.

” Sabatini merupakan direktur di bidang olahraga yang begitu tangguh dan kami sudah bersama-sama bekerja dengan klub kuat dan berpotensi juara. Saya memang mempunyai banyak perbedaan dengan Sabatini, namun kami tetap menjadi rekan kerja yang begitu baik di beberapa bidang. Dia adalah sosok yang begitu apik dan pengalaman yang banyak, itu menjadi pertimbangan baik ketika Inter menginginkannya, ” kata Spalletti.

Lebih lanjut, Luciano Spalletti mengatakan jika terdapat kesempatan untuk kembali menjalin kerja sama dengan Walter Sabatini, Pioli tidak akan menyia-nyiakannya. “ Saya ingin mendapatkan pelaung itu, ” ucap pelatih AS Roma tersebut.

Incoming search terms:

  • karir walter sabatini

Cesc Fabregas, Raja Assist di Liga Inggris

Salah satu pemain Chelsea, yakni Cesc Fabregas menampilkan kemampuannya selama musim ini. dia membuktikan bahwa dirinya adalah pemain yang memiliki kualitas. Walau selama musim ini kerap menjadi pemanas bangku cadangan, dia dapat mencatatkan prestasi sebagai pemain pertama yang membukukan lebih dari 10 assist tiap musim dalam enam musim ini.

Cesc Fabregas mengumpulkan 11 angka setelah memberikan umpan manis untuk Diego Costa dan Nemanja Matic yang berhasil menjadikannya gol menuju gawang lawan, Middlesbrough dan membawa Chelsea menang dengan skor 3-0 di Stamford Bridge, pada Selasa (9/5/2017) dinihari WIB.

Saat ini, dirinya sudah mengumpulkan sebanyak 11 assist. Dalam klasemen, Fabregas hanya kalah jumlah dari Gylfi Sigurdsson yang mengumpulkan 12 assist, Christian Eriksen dengan 12 assist, dan Kevin De Bruyne dengan jumlah 15 assist.

” Fabregas merupakan salah satu pemain yang menjadi contoh di musim ini untuk Chelsea. Dia menjadi pemain yang matang dan kini memperlihatkan kinerjanya, ” ucap sang pelatih, Antonio Conte memberikan pujian.

Sepanjang perjalanan Liga Inggris, dari musim 1992/1993 yang lalu, Fabregas saat ini sudah melampaui perolehan dari pemain Manchester United, yaitu Wayne Rooney dan Ryan Giggs. Keduanya sama-sama menciptakan sekitar 10 assist di tiap musim dalam lima musim.

Catatan assist Fabregas tersebut kian lebih istimewa karena dia sendiri bukan merupakan tim inti pilihan Antonio Conte. Dia tidak mendapat tempat setelah pelatih lebih memilih Matic dan N’Golo Kante untuk mengisi tim andalannya.

Bahkan, dengan posisinya yang semakin lebih menajdi pemain cadangan, berita soal hengkangnya di dari The Blues kian terdengar. Akan tetapi, Conte menegaskan jika Cesc Fabregas tidak akan melepas Fabregas ke klub manapun.

  • Berikut catatan assist Fabregas selama enam musim

2006/2007 : dengan 11 assist

2007/2008 : dengan 17 assist

2009/2010 : dengan 13 assist

2010/2011 : dengan 11 assist

2014/2015 : dengan 18 assist

2016/2017 : dengan 11 assist

Incoming search terms:

  • Raja assist liga BELANDA 2016/2017

David Luiz Cedera, Pelatih Chelsea Meragukan Kinerja Tim

Keberhasilan dari Chelsea dengan skor akhir 3-0 atas Everton sebagai bagian dari laga Liga Inggris pada musim ini yang dilaksanakan di penghujung minggu lalu ternyata berdampak negatif bagi mereka. Bek andalan mereka, David Luiz mendapat cedera jelang laga usai sampai diragukan untuk ikut bermain di laga selanjutnya.

David Luiz terlihat kesakitan jelang laga yang dihelat di Goodison Park akan selesai. Pemain asal Brasil tersebut tidak dapat menyelesaikan laga dengan baik. Dia harus keluar lapangan dan digantikan oleh Nathan Ake di delapan menit.

Masalah cedera yang membekap Luiz menjadikan sang pelatih Chelsea yakni Antonio Conte merasa ragu. Luiz sendiri adalah salah satu pemain andalan yang membawa The Blues menjadi pemuncak klasemen Liga Inggris musim ini. Conte selalu menurunkan Luiz sejak memakai skema tiga bek.

” Saya belum membicarakan hal ini dengan tim medis kami terkait bagaimana parahnya cedera yang dialami oleh Luiz. Akan tetapi, saya tidak merasa bahwa cedera itu akan membuatnya absen dalam waktu yang lama. Saya ingin di laga mendatang, Luiz sudah ikut bersama kami, ” ujarnya.

Sementara itu, jika David Luiz tidak dapat diturunkan dalam laga yang akan mereka mainkan nantinya, yaitu kontra Middlesbrough, Antonio Conte akan mempersiapkan Ake sebagai penjaga di lini pertahanan timnya yang dirasa sebagai pemain yang layak menggantikan Luiz.

” Saya begitu bersuka cita dengan performa yang Ake tunjukkan pada laga tim berhadapan dengan Everton. Dia menjadi pemain cadangan yang tampil dengan maksimal dan saya rasa dia akan bermain dengan mengesankan layaknya pemain veteran dengan banyak pengalaman. Itu hal yang penting bagi The Blues, ” tutup pelatih Chelsea ini.

Performa Costa Menurun, Antonio Conte Beri Tanggapan

Sebagai pemain inti di Chelsea untuk bagian lini depan, Diego Costa tidak banyak menciptakan gol akhir-akhir ini. Akan tetapi, hal tersebut tidak menjadikan Antonio Conte yang menjadi pelatih The Blues merasa khawatir.

Diego Costa tetap masih menjadi pemain mesin gol bagi Chelsea di musim ini dengan membukukan 17 gol di Premier League tahun ini. Akan tetapi, striker timnas Spanyol tersebut hanya menciptakan tiga gol dalam sepuluh laga di liga selama perhelatan tahun 2017 ini.

Costa terakhir kali menciptakan gol bagi Chelsea saat laga kontra West Ham United, di awal bulan Maret yang lalu. Setelah itu, pemain ini tampak kesulitan dalam melancarkan aksinya di tiga laga Premier League serta satu laga di Piala FA musim ini.

Namun, Antonio Conte tidak begitu memperdulikan permasalahan tersebut. Dia juga optimis jika Costa akan segera kembali beraksi lagi. ” Gol-gol memang begitu penting bagi pemain penyerang. Tetapi, saya merasa dia mengetahui bahwa dia merupakan pemain penting untuk kami, baik dirinya yang menciptakan akan tidak, ” ujar Conte.

Lebih lanjut, sang pelatih menuturkan bahwa pemainnya harus menjaga komitmennya dan itu membuat Conte optimis kembali dapat menciptakan gol. Di mata Conte, Costa berlaga dengan apik dan bertindak dengan yang diinginkannya.

” Saya membicarakan hal ini pada semua pemain saya, jika sebagai pelatih, saya tidak begitu senang dengan hal komitmen atau sikap seseorang, namun tidak saat dia tidak dapat menghasilkan gol. Ini dapat berlangsung di dunia sepakbola. Dalam beberapa kondisi, dia tidak begitu membuahkan hasil. Namun, seorang pemain seperti Diego Costa akan kembali dapat melakukan yang terbaik dalam laganya, ” ucap Conte.