Tag Archives: AC Milan

Milan Harus Tampil Makin Baik

AC Milan ditundukkan Lazio dengan skor telak ketika melangsungkan laga di Olimpico. Pemain bek Milan Ricardo Rodriguez menganggap kalau timnya harus tampil lebih kompak dan baik lagi.

Milan tunduk dengan skor 1-4 ketika melangsungkan laga pada hari Minggu (10/9/2017) malam WIB di Olimpico. Rossoneri malah lekas tertinggal dengan skor 0-4 lewat hat-trick yang diciptakan Ciro Immobile dan 1 cetak angka Luis Alberto, sebelum akhirnya ciptakan angka penghibur lewat Riccardo Montolivo.

Hasil negatif ini seperti sebuah tamparan keras bagi Milan, yang tengah awali proyek anyar pada musim ini. Sang pelatih, Vincenzo Montella, masih harus temukan formula tepat untuk raih keseimbangan permainan.

Dilihat dari statistik, Milan bermain lebih unggul. Mereka kuasai bola sampai dengan 60 persen serta lebih banyak lesatkan upaya. Mereka ciptakan 18 percobaan dengan 6 di antaranya yang tepat ke sasaran, sedangkan Lazio lebih efisien di mana 12 percobaan dengan 7 di antarnaya yang mngearah ke gawang.

Salah satu bagian yang harus menjadi perhatian Milan ialah mereka sering kehilangan kendali bola. Tercatat ada 18 kali Leonardo Bonucci dan para rekannya. kehilangan bola, sedangkan Lazio hanya setengahnya. Momen kehilangan bola ini penting sebab dapat bikin mereka terancam dengan serangan-serangan balik.

Kebalikannya Lazio memang tampil lebih efektif dan efisien. Tuan rumah unggul lewat perebutan bola, tercatat 22 kali tekel berhasil dan menangkan 12 duel udara. Sebagai perbedaan, Milan hanya 14 tekel yang berhasil dan cuma 3 kali menangkan duel udara.

Pemain bek kiri Milan Ricardo Rodriguez menganggap kalau timnya amat terbuka sampai dengan mudah terbaca.

“Mereka tampil dengan oke. Kami harus tampil dengan lebih baik lagi. Mulai pada hari Kamis nanti di Vienna, kami harus lebih oke lagi,” ucap dia.

“Ini amat tidak mudah, kami berharap lebih oke lagi dan menangkan laga selanjutnya. Besok kami bakal bicarakan apa yang berlangsung bersama-sama. Kami harus berusaha dengan keras supaya bisa tingkatkan penampilan,” kata dia.

Milan selanjutnya bakal berhadapan dengan Austria Vienna pada hari Jumat (15/9/2017) dinihari WIB di ajang Liga Europa.

Awal yang Impresif untuk Rossoneri

 

Usai lakukan investasi secara besar-besaran di bursa transfer, AC Milan lewat 3 pertandingan resmi perdananya dengan hasil oke. Pelatih Vincenzo Montella juga dapat tersenyum lebar menyaksikan sebuah permulaan yang impresif ditunjukkan oleh timnya.

Milan belum lama ini telah menangkan laga atas klub Makedonia, Shkendija, dengan skor telak 6-0 pada pertemuan pertama play-off ajang Liga Europa pada hari Jumat (18/8/2017) dinihari WIB. Rossoneri menangkan laga lewat angka yang diciptakan oleh Andre Silva (dua), Riccardo Montolivo (dua), Fabio Borini, dan Luca Antonelli.

Untuk Milan, hasil oke ini bukan cuma menambah besar kesempatan mereka untuk lolos ke tahap grup, namun juga meneruskan tren positif pada beberapa pertandingan resmi musim ini.

Milan sebelumnya sudah 2 kali bertemu dengan klub Rumania, Craiova, pada babak ketiga kualifikasi Liga Europa. yang Hasilnya, mereka menang dengan skor 1-0 dan 2-0.

Yang berarti, Milan sudah lewati 3 pertandingan resmi pada musim ini dengan ciptakan 9 angka dan tidak pernah kebobolan. Ini jadi sebuah tanda yang baik dari tim yang tengah alami pembenahan secara besar-besaran dan merekrut banyak pemain anyar di musim panas ini.

“Saya tidak akan menipu diri saya sendiri dengan bilang upaya keras telah berakhir sebab ini merupakan sebuah tim yang sungguh masih anyar, namun para pemain berusaha dengan keras dan saya merasa senang,” ucap Montella.

“Ada beberapa pemain yang harus integrasikan diri dan jangan lupa Serie A lebih terencana dan oleh sebab itu lebih tidak mudah dibanding beberapa liga lainnya. Pertandingan melawan Crotone besok Minggu bakal jadi duel yang sulit,” sambung dia.

“Saya merasa amat senang dengan cara tim ini alami kemajuan. Kami masih berada di awal, namun ini merupakan sebuah awal yang impresif. Amat terasa menyenangkan juga saksikan seberapa semangatnya para pendukung di stadion. Hal tersebut berikan kami semangat yang bertambah lagi,” imbuh Montella.

Milan Tundukkan Craiova dengan Skor Tipis

AC Milan tandakan comeback mereka ke ajang Eropa dengan hasil oke. Rossoneri menangkan laga dengan skor tipis 1-0 saat berhadapan dengan klub Rumania, CS U Craiova, di Liga Europa lewat cetak angka tunggal yang diciptakan oleh Ricardo Rodriguez.

Milan berhasil lolos ke Liga Europa menjadi tim yang berada di urutan ke 6 di Serie A musim kemarin. Tim yang di besut Vincenzo Montella tersebut perlu lewati 2 babak terlebih dulu sebelum sampai pada tahap grup. Pada babak ketiga kualifikasi, mereka berhadapan dengan Craiova.

Milan melangsungkan pertandingan tandang ke Stadionul Municipal, Drobeta-Turnu Severin pada hari Jumat (28/7/2017) dinihari WIB, di pertemuan pertama. Pada pertandingan ini, mereka mainkan 6 pemain anyarnya, yaitu Franck Kessie, Mateo Musacchio, Ricardo Rodriguez, Fabio Borini, Andrea Conti, dan Andre Silva. Namun, Leonardo Bonucci, Lucas Biglia, dan Hakan Calhanoglu menepi.

Gawang Milan mendapat ancaman di menit 22 karena sebuah kesalahan di garis pertahanan. Berturut-turut untuk Milan, Gianluigi Donnarumma dapat mentahkan sepakan Ionut Mitrita.

Tidak selang lama, giliran Milan yang hampir unggul. Tetapi, sepakan Patrick Cutrone hanya membentur tiang gawang. Cutrone lalu miliki kesempatan lainnya, namun tandukannya masih melambung.

Kebuntuan pada akhirnya terpecahkan di menit 44. Berawal dari pelanggaran pada Borini di bagian kanan, sepakan bebas untuk Milan dapat dioptimalkan oleh Rodriguez. Sepakan pemain bek kiri yang berasal dari Swiss tersebut meluncur mulus ke pojok bawah gawang tanpa dapat diantisipasi oleh kiper Nicolae Calancea.

Masuk di babak kedua, Milan berusaha untuk ciptakan angka keduanya. Tetapi, M’Baye Niang membuang sejumlah kesempatan oke. Sedangkan percobaan Giacomo Bonaventura dan Borini tidak melesat ke gawang.

Tim tuan rumah pun hanya beberapa kesempatan untuk samakan skor. Tetapi, sampai laga berakhir skor tak berubah.

Pertemuan kedua bakal berlangsung di pekan selanjutnya. Milan bakal dapat giliran menjadi tuan rumah.

Susunan Pemain
Craiova: Calancea; Dimitrov (Roman 80), Spahija, Kelic, Briceag; Zlatinski; Vagenin, Mitrita (Barbut 67), Rossi (Mateiu 74), Bancu; Baluta

Milan: G Donnarumma; Abate (Conti 72), Zapata, Musacchio, Rodriguez; Kessie, Montolivo, Bonaventura; Borini (Andre Silva 65), Cutrone (Antonelli 80), Niang

Kaka Sebut Sudah Saatnya Milan Bangun

Kaka sambut dengan senang belanja besar yang AC Milan lakukan pada musim panas ini. Bekas pemain bintang Rossoneri tersebut percaya kalau mantan klubnya berada pada jalan yang pas untuk bangkit.

Dengan dorongan dari sisi finansial lewat investor China yang saat ini jadi pemilik klub, Milan amat aktif merekrut pemain anyar. Mereka sampai saat ini telah datangkan Andre Silva, Lucas Biglia, Hakan Calhanoglu, Ricardo Rodriguez, Mateo Musacchio, Andrea Conti, Franck Kessie, Fabio Borini, dan Leonardo Bonucci.

Milan ingin sang pelatih Vincenzo Montella bisa optimalkan para pemain anyar tersebut dan ciptakan tim yang kompetitif, bukan hanya di Serie A namun juga di ajang Eropa. Sebab, Milan memang telah cukup lama “tertidur” walau dulu sempat kuasai Eropa.

Milan terakhir kali menangkan scudetto pada musim 2010/2011 dan lewat 4 musim terakhir tidak berhasil finis di urutan 5 besar di Serie A. Sedangkan di arena Liga Champions, mereka masih belum sempat menjadi juara lagi sedari tahun 2007.

Kaka, yang ikut membawa Milan menjadi juara di ajang Liga Champions 1 dekade yang lalu, ingin bekas klubnya tersebut kembali pada masa kegemilangannya.

“Saya anggap seperti itu (ini merupakaan saat untuk Milan bangkit),” ucap Kaka.

Kaka dengan khusus memberi komentar hadirnya Bonucci. Ia menilai kalau Bonucci, yang sebelumnya berhasil bersama Juventus, bakal jadi salah satu pilar inti “Milan Baru”.

“Bonucci amat luar biasa. Seorang pemain yang amat oke. Ia masih muda namun di masa yang bersamaan pun amat berpengalaman,” ucap Kaka.

“Ia dapat pimpin sistem pertahanan Milan dan dapat mengaturnya. Ia bakal jadi salah satu pilar tim,” sambung dia.

“Saya anggap dan saya ingin ini merupakan masa untuk bangkit dan kita bakal saksikan Milan mengejar para pemain paling oke di Italia dan Eropa,” imbuh pemain yang berasal dari Brasil tersebut.

Incoming search terms:

  • milan sudah lama tertidur

Chiellini Bakal Kangen Berat dengan Bonucci

Usai amat lama sudah jadi partner di garis belakang Juventus, Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci pada akhirnya telah ambil jalur masing masing. Chiellini akui bakal amat rindu dengan teman 1 timnya tersebut.

Bonucci telah keluar dari Juve dan bersama dengan AC Milan di sejumlah hari kemarin. Pemain bek yang berumur 30 tahun tersebut telah akhiri kisah keberhasilannya bersama Bianconeri usai menjalani perjalanan bersama selama 7 tahun.

Perginya Bonucci ikut setakan pemecahan trio ‘BBC’ yang sangat terkenal sebagai pertahanan yang kokoh di garis belakang Juve. Bersama Chiellini dan Andrea Barzagli, Bonucci saling tolong menolong untuk pertahankan gawang yang dijaga oleh Gianluigi Buffon dalam 7 tahun terakhir.

Oleh sebab itulah, Chiellini merasa amat kehilangan sosok Bonucci saat pergi. “Bonucci? Baik atau buruk, ia sudah bersama saya dalam setiap hal. Saya melihat dirinya, Gigi, dan Andrea lebih sering dari siapa pun, termasuk semua keluarga kami, dalam 7 tahun terakhir,” imbuh Chiellini.

“Saya bakal merasa amat rindu dengan dirinya, namun mungkin saja pemain bek lain bakal hadir, yang bakal berkesempatan untuk kami menarik napas dan simpan tenaga sebaik mungkin,” ucap dia.

Usai sosok Bonucci pergi, Juventus masih ada Chiellini, Barzagli, Medhi Benatia, dan Daniele Rugani untuk mengantikan posisi bek tengah.

“Kami sebelumnya miliki 5 pemain bek, namun saat ini kami memiliki sisa 4 pemain bek top dengan karakteristik yang bermacam-macam, yang bikin saya tidak terlalu merasa khawatir,” imbuh dia.

Borussia Dortmund Kalahkan AC Milan di ICC 2017

AC Milan kalah dengan skor 1-3 kontra Borussia Dortmund dalam kompetisi International Champions Cup 2017 (ICC 2017) yang dilaksanakan di Tianhe Stadium, Guangzhou, Tiongkok, Selasa (18/7) kemarin.

AC Milan memainkan beberapa pemain anyar mereka, yakni Ricardo Rodriguez, Franck Kessie da Fabio Borini. Memasuki menit ke-17, bola sepakan Nuri Sahin masuk ke gawang Milan yang dijaga Marco Storari. Borussia Dortmund unggul lebih dulu.

Selisih tiga menit, Dortmund diberi hadiah sepakan penalti dengan kesalahan dari Gabriel Paletta pada Christian Pulisic. Pierre-Emerick Aubameyang bertugas sebagai penendang yang kemudian menambah skor mereka.

Milan lalu berupaya melakukan serangan. Tepat di menit ke-24, Carlos Bacca melakukan sepakan dari luar kotak yang kemudian masuk ke gawang Dortmund dan skor 1-2. Dortmund sendiri bermain dengan dominan di pertengahan laga pertama. Beberapa kesempatan yang diperoleh oleh Die Borussen, tapi kesempatan itu tak berhasil membuahkan gol. Skor 2-1 tetap bertahan hingga babak awal usai.

Memasuki babak yang kedua, AC Milan sempat melakukan perlawanan dengan menurunkan Hakan Calhanoglu, sebagai pengganti M’baye Niang.

Memasuki menit ke-62, Borussia kemudian membalas dengan gol dari Pierre-Emerick Aubameyang yang menjadikan posisi menjadi 3-1. Upaya Milan demi mengejar ketertinggalan tidak kunjung berhasil. Laga kemudian usai dengan skor 3-1 bagi Borussia Dortmund.

  • Susunan Pemain International Champions Cup 2017

AC Milan, dengan pemainnya yakni : Marco Storari, Ignazio Abate (Gustavo Gomez 64′), Gabriel Paletta (Mateo Musachio 46′), Cristian Zapata, Ricardo Rodriguez (Luca Antonelli 64′), Franck Kessie (Matteo Gabbia 90′), Jose Mauri (Niccolo Zanellato 90′), Giacomo Bonaventura (Jose Sosa 64′), Fabio Borini, Carlos Bacca (Patrick Cutrone 64′), M’baye Niang (Hakan Calhanoglu 46′).

Borussia Dortmund, dengan pemainnya yakni : ┬áRoman Weidenfeller (Dominik Reimann 46′), Dan-Axel Zagadou (Eric Durm 64′), Marc Bartra (Neven Subotic 73′), Sokratis Papastathopoulos, Lukasz Piszczek (Felix Passlack 46′), Nuri Sahin, Gonzalo Castro, Sebastian Rode (Emre Mor 64′), Pierre-Emerick Aubameyang (Andre Schurrle 73′), Ousmane Dembele (Mario Gotze 64′), Christian Pulisic (Alexander Isak 74′).

De Sciglio Berharap Keluar dari Milan

AC Milan katakan kalau pemain belakang mereka yaitu Mattia De Sciglio, berharap keluar dari klub. Namun, Milan cuma bakal lepas si pemain yang bersangkutan jika ada penawaran yang memang pas.

De Sciglio sering diberitakan menjadi salah satu target dari Juventus di musim panas ini. Juve sekarang ini sedang cari seorang pemain bek kanan untuk gantikan posisi Dani Alves.

Sang direktur Olahraga Milan, Massimiliano Mirabelli, belum lama ini telah berbincang dengan sang agen De Sciglio, Giovanni Branchini. Dari perbincangan itu, ketawan sudah kalau si pemain memang ingin segera keluar dari Rossoneri.

“De Sciglio? Kami telah berbicara dengan sang agennya, Branchini, sering kali dan ia beri tahu kami kalau untuk sejumlah alasan, ia (De Sciglio) putuskan berharap untuk ganti suasana,” ucap Mirabelli.

De Sciglio masih miliki kontrak yang tersisa 1 tahun lagi bersama Milan. Milan cuma akan lepaskan pemain yang berumur 24 tahun tersebut kalau Juve atau klub yang lain telah penuhi permintaan harga yang sesuai dengan mereka.

“Juve masih belum hubungi kami. Kalau mereka lakukan hal tersebut, maka mereka perlu penuhi apa yang kami inginkan. Jika tidak, ia bakal terus berada disini bersama kami sampai kontrak yang mengikatnya selesai,” imbuh Mirabelli.

De Sciglio bukan pemain yang satu-satunya dilirik oleh Juventus untuk menempati tempat bek kanan. Juve beritanya juga mengincar Danilo (Real Madrid).

Kalinic Pamit ke Fiorentina Usai Diminati Milan

Nikola Kalinic dilirik AC Milan pada musim panas ini. Penawaran pada dirinya sudah ditolak oleh Fiorentina, namun si pemain tersebut sangat ingin keluar dan dengan mengejutkan berpamitan pada Fiorentina.

Kalinic jadi salah seorang target dari Milan yang memang tengah melakukan belanja pemain besar-besaran pada musim panas ini. Rossoneri telah datangkan 6 pemain sampai saat ini, yaitu Mateo Musacchio, Ricardo Rodriguez, Andre Silva, Hakan Calhanoglu, Franck Kessie, dan Fabio Borini.

Namun manuver mereka masih belum selesai. Kalinic menjadi incaran selanjutnya dan penawaran telah dilesatkan. Namun Fiorentina masih menilai kalau pemain penyerang yang berumur 29 tahun tersebut adalah bagian penting dari tim dan tidak ingin menjual dirinya.

“Milan bikin penawaran pada kami untuk Kalinic, namun kami tidak menerimanya. Saya malah tak ingin mendengarnya atau duduk dengan membahas hal tersebut. Saya katakana pada mereka untuk pikirkan saja para pemain lain. Sampai saat ini yang kami tahu, ia tak dijual,” kata Direktur Teknik Fiorentina Pantaleo Corvino.

Namun ternyata Kalinic miliki keinginan yang lain. Pemain yang kontraknya bakal berakhir pada tahun 2019 yang akan datang tersebut berharap bisa masuk dalam proyek besar yang dijalankan Milan.

“Terima kasih untuk Fiorentina untuk 2 tahun ini dan peluang yang sudah diberikan. Saya mengetahui Milan harapkan saya dan ini merupakan peluang yang oke,” ucap Kalinic lewat pesan.

“Saya berharap bikin langkah kedepan dalam masa depan saya. Saya merasa kalau waktu saya bersama Fiorentina telah berakhir. Saya berharap bergabung bersama Milan,” kata dia.

Kalinic, yang direkrut Fiorentina dari Dnipro pada tahun 2015, bermain cemerlang pada musim kemarin. Dia menjadi top skorer klub dengan catatkan 20 angka lewat 42 laga di tiap ajang.