Juventus Diminta agar Higuain Ditepikan Dulu

Juventus Diminta agar Higuain Ditepikan Dulu

Gonzalo Higuain sekarang ini dianggap tidak sedang dalam penampilannya yang paling oke. Juventus diminta untuk istirahatkan dulu pemain penyerang yang berasal dari Argentina itu. Higuain pada musim ini terus menjadi starter pada More »

Messi Sudah Memanas di Awal Musim

Messi Sudah Memanas di Awal Musim

Angka-angka yang diciptakan oleh Lionel Messi lekas mengalir dengan kencangnya di awal musim ini. 4 cetak angka ke gawang Eibar merupakan sebuah bukti paling anyar memanasnya Messi bersama Barcelona. Messi catatkan quat-trick More »

Valverde Tidak Cemaskan Suarez yang Seret Gol

Valverde Tidak Cemaskan Suarez yang Seret Gol

Salah satu pemain bintang Barcelona yaitu Luis Suarez sedang melangsungkan awal musim 2017/2018 yang tidak mudah. Pelatih Barca Ernesto Valverde percaya kalau Suarez bakal secepatnya keluar dari keadaan tersebut. Pemain striker internasional More »

Mourinho Bantah Soal Pogba Absen 3 Bulan

Mourinho Bantah Soal Pogba Absen 3 Bulan

Paul Pogba diberitakan perlu absen dalam laga sampai dengan 3 bulan sebab pemain yang bersangkutan tengah alami cedera hamstring. Kabar itu lekas dibantah oleh sang manajer Manchester United Jose Mourinho. Pogba alami More »

PSG Makin Yakin Tentang Titel Liga Champions

PSG Makin Yakin Tentang Titel Liga Champions

Setelah menambah kuat tim pada bursa transfer, Paris Saint-Germain dipercaya dapat menjadi penantang nyata di Liga Champions. Hasil oke yang diraih saat melawan Celtic bikin PSG lebih percaya diri. PSG menambah kuat More »

 

Milan Harus Tampil Makin Baik

AC Milan ditundukkan Lazio dengan skor telak ketika melangsungkan laga di Olimpico. Pemain bek Milan Ricardo Rodriguez menganggap kalau timnya harus tampil lebih kompak dan baik lagi.

Milan tunduk dengan skor 1-4 ketika melangsungkan laga pada hari Minggu (10/9/2017) malam WIB di Olimpico. Rossoneri malah lekas tertinggal dengan skor 0-4 lewat hat-trick yang diciptakan Ciro Immobile dan 1 cetak angka Luis Alberto, sebelum akhirnya ciptakan angka penghibur lewat Riccardo Montolivo.

Hasil negatif ini seperti sebuah tamparan keras bagi Milan, yang tengah awali proyek anyar pada musim ini. Sang pelatih, Vincenzo Montella, masih harus temukan formula tepat untuk raih keseimbangan permainan.

Dilihat dari statistik, Milan bermain lebih unggul. Mereka kuasai bola sampai dengan 60 persen serta lebih banyak lesatkan upaya. Mereka ciptakan 18 percobaan dengan 6 di antaranya yang tepat ke sasaran, sedangkan Lazio lebih efisien di mana 12 percobaan dengan 7 di antarnaya yang mngearah ke gawang.

Salah satu bagian yang harus menjadi perhatian Milan ialah mereka sering kehilangan kendali bola. Tercatat ada 18 kali Leonardo Bonucci dan para rekannya. kehilangan bola, sedangkan Lazio hanya setengahnya. Momen kehilangan bola ini penting sebab dapat bikin mereka terancam dengan serangan-serangan balik.

Kebalikannya Lazio memang tampil lebih efektif dan efisien. Tuan rumah unggul lewat perebutan bola, tercatat 22 kali tekel berhasil dan menangkan 12 duel udara. Sebagai perbedaan, Milan hanya 14 tekel yang berhasil dan cuma 3 kali menangkan duel udara.

Pemain bek kiri Milan Ricardo Rodriguez menganggap kalau timnya amat terbuka sampai dengan mudah terbaca.

“Mereka tampil dengan oke. Kami harus tampil dengan lebih baik lagi. Mulai pada hari Kamis nanti di Vienna, kami harus lebih oke lagi,” ucap dia.

“Ini amat tidak mudah, kami berharap lebih oke lagi dan menangkan laga selanjutnya. Besok kami bakal bicarakan apa yang berlangsung bersama-sama. Kami harus berusaha dengan keras supaya bisa tingkatkan penampilan,” kata dia.

Milan selanjutnya bakal berhadapan dengan Austria Vienna pada hari Jumat (15/9/2017) dinihari WIB di ajang Liga Europa.

Simeone kabarkan Soal Perpanjang Kontrak bersama Atletico

Diego Simeone belum lama ini telah sepakat dengan perpanjang kontrak bersama Atletico Madrid. Ia juga katakan tentang alasan dirinya terima penawaran dari Los Colchoneros.

Simeone di beri kontrak oleh Atletico sampai dengan tahun 2020. Sebelumnya, kontrak bakal berakhir di tahun berikutnya usai dipotong 2 tahun.

Pada musim ini, Atletico tidak dapat lakukan belanja di bursa transfer musim panas. Mereka diberi sanksi FIFA sebab di anggap melakukan pelanggaran terhadap aturan transfer.

Beberapa pemain Atletico seperti Antoine Griezmann, Koke, dan Saul menjadi target dari klub lain. Namun sampai bursa transfer berakhir tidak ada satupun di antara pemain tersebut yang pindah. Simeone juga putuskan bersama Atletico lebih lama lagi.

“Kalau mereka letakkan saya dalam keadaan yang di mana mereka katakan kalau Griezmann, Saul, dan Koke bakal keluar dan kami bakal miliki banyak uang dan kami bakal dapat lakukan belanja pemain, atau tidak ada dari mereka yang keluar dan kami tidak dapat merekrut siapapun,” imbuh Simeone.

“Saya merasa tidak ragu untuk memilih pilihan kedua, sebab mereka adalah seorang pemain yang hebat yang terus miliki ruang untuk berkembang. Kehadiran para pemain dari masa peminjaman bikin kami bagus, atau kemajuan pemain seperti (Stefan) Savic, (Kevin) Gameiro, (Sime) Vrsaljko, (Nicolas) Gaitan, yang tahun ini miliki peluang lebih untuk perlihatkan mengapa mereka berada di klub ini.”

“Ketika saya raih pesan kalau klub tidak dapat lakukan perekrutan, satu hal yang saya minta untuk klub ialah tidak boleh jual siapapun. Seperti tulah. Itulah mengapa kami dapat terus bersama,” imbuh pelatih yang berasal dari Argentina tersebut.

MU Makin Kuat Daripada Musim kemarin

Manchester United dianggap miliki skuat yang lebih mantap daripada musim kemarin. The Red Devils juga dkatakan bakal miliki kesempatan untuk raih keberhasilan kembali.

MU lakukan awal yang meyakinkan pada Liga Inggris musim ini. Lewat 3 laga yang dilangsungkan, mereka terus raih hasil oke.

Tidak hanya raih hasil oke, MU pun tercatat lakukan clean sheet. Produktivitas cetak angka mereka pun mantap, ada pada angka 10 lewat 3 laga.

Bekas asisten manajer MU, Mike Phelan, tegaskan kalau skuat tim yang di besut oleh Jose Mourinho tersebut telah menjadi lebih oke daripada musim kemarin. Mereka dianggap telah menjadi lebih kokoh dilihat dari segi fisik dan juga mental.

“Ini adalah sebuah awal yang baik. Saya anggap jadwalnya amat bersahabat, namun persiapannya oke dan hal tersebut terlihat dalam hasil akhir yang mereka raih,” imbuh Phelan.

“Mereka rekrut pemain oke pada musim panas. Mereka terlihat lebih kuat dilihat dari segi fisik dan juga sisi mental lebih biasa dengan pekerjaan sekarang ini. Maka, nampaknya sudah terjadi sebuah langkah maju.”

“Ini adalah skuat yang lolos kualifikasi. Premier League sebuah liga yang tidak mudah untuk dimenangkan dan ada banyak sekali klub lain yang telah lakukan investasi besar. Saya anggap mereka telah membuka kesempatan untuk raih keberhasilan,” lanjut Phelan.

Cemburunya Para Klub Besar Eropa pada PSG

 

Noel Le Graet sang presiden Federasi Sepakbola Prancis (FFF), bermain untuk Paris Saint-Germain. Bagi Le Graet, ada rasa cemburu dari para klub terbesar Eropa pada PSG.

PSG menjadi buah bibir usai lakukan 2 transfer secara besar-besaran di musim panas ini. Les Parisiens jadikan Neymar sebagai pemain paling mahal sedunia dengan merekrut si pemain dari Barcelona dengan biaya 222 juta euro (sekitar 3,5 triliun rupiah).

Tidak lama kemudian, PSG merekrut Kylian Mbappe dari AS Monaco. Mbappe memang pindah dengan status sebagai pemain pinjaman. Namun, ada pilihan pembelian yang jumlahnya sampai dengan 180 juta euro (sekitar 2,85 triliun rupiah). Nominal tersebut amat besar untuk seorang pemuda yang masih berusia 18 tahun yang masih belum genap 2 tahun jadi pemain sepakbola profesional.

Belanja pemain secara jor-joran yang dilakukan oleh PSG bikin memunculkan tanda tanya soal kesanggupan klub itu untuk penuhi regulasi Financial Fair Play. UEFA sudah membuka penyelidikan berhubungan dengan hal ini.

Kebijakan transfer PSG pun meraih kritik tajam lewat beberapa tokoh, seperti Presiden La Liga Javier Tebas, CEO Bayern Munich Karl-Heinz Rummenigge, sampai sang Presiden Lyon Jean-Michael Aulas.

Namun, Le Graet membela PSG. Ia mengatakan kalau kritik pada PSG dikarenakan rasa cemburu.

Le Graet pun memberi respon UEFA telah terapkan standar ganda dengan abaikan beberapa pelanggaran yang dilakukan para klub top lain. Kebalikannya, semua yang dilakukan oleh PSG terus dipantau dengan amat ketat.

“PSG terus hormati komitmen mereka. Kita tidak dapat salahkan mereka dengan fiskal atau sosial. Saya tidak menilai kalau mereka tak hormati peraturan yang ada di Prancis. UEFA cemas. Pada waktu yang bersamaan, mereka tidak amat merasa cemas oleh apa yang dilakukan oleh para tim lain, khususnya di La Liga,” ucap Le Graet.

“Saya tidak saksikan di mana PSG lakukan kesalahan. Financial Fair Play bisa saja bersihkan rekening, namun tidak hanya para klub di negara kecil, siapa lagi yang telah dihukum? Sempatkah UEFA menyentuh Real (Madrid)? Barca? Sebuah klub Inggris?” sambung dia.

“Bergantung dengan negaranya, para klub dikenai pajak dengan cara yang beda-beda. Saya anggap juga ada sedikit rasa cemburu. Di atmosfer para klub besar, tidak mudah untuk mereka terima pendatang anyar,” imbuh Le Graet.

Keinginan Hazard agar Diego Costa ke Chelsea Lagi

Diego Costa sekarang ini tengah di asingkan oleh Chelsea. Eden Hazard berharap agar pemain yang berasal dari Spanyol tersebut menuju skuat The Blues lagi.

Kelangsungan karier dari Costa di Chelsea masih jadi spekulasi menyusul berita soal ketidak cocokan dengan sang manajer Chelsea, Antonio Conte. Ia akui tidak dibutuhkan oleh tim, sang manajer yang berasal daro Italia tersebut sampaikan itu lewat pesan singkat.

Keadaan dari Costa semakin tidak menentu sebab ia masih belum pindah tim sampai bursa transfer berakhir. Ia pun tidak didaftarkan oleh Chelsea dalam daftar skuat yang akan di bawa ke ajang Liga Champions.

Hazard juga merasa prihatin dengan keadaan Costa di Chelsea. Ia juga berharap agar teman 1 timnya tersebut dapat secepatnya kembali bermain di atas lapangan lagi.

“Saya ingin ia kembali, namun Anda tahu kalau saya bukan yang memilih atas mengambil keputusan. Namun, ia merupakan seseorang yang luar biasa, pemain dengan tingkat paling atas,” imbuh Hazard seperti.

“Saya ingin agar dirinya pada masa masa yang akan datang dapat temukan jalan keluar dan saya berharap bisa secepatnya melihat dirinya tampil di atas lapangan hijau lagi,” sambung pemain yang berasal dari Belgia tersebut.

Costa memiliki peran besar untuk antarkan Chelsea menjadi juara di Liga Inggris musim kemarin. Ia catatkan 20 cetak angka.

Mkhitaryan Mulai Perlihatkan Kebolehannya

 

Henrikh Mkhitaryan lekas bermain dengan meyakinkan saat tampil untuk Manchester United pada musim ini. Ia dianggap telah mulai memperlihatkan memperlihatkan potensi yang sesungguhnya.

Pada musim sebelumnya, Mkhitaryan pernah alami kesulitan pada awal masa bersama dengan MU. Ia dapat berikan sumbangan 11 angka dan lima kali assist untuk menolong MU raih 3 titel juara.

Mkhitaryan tebus itu pada awal musim ini. Walau masih belum catatkan angka, ia telah membidani 5 lewat 10 cetak angka MU di Liga Inggris.

Bekas pemain penyerang The Red Devils, Louis Saha, menganggap kalau pemain yang berasal dari Armenia tersebut telah miliki pengertian yang lebih oke dengan para rekan satu timnya. Oleh sebab itulah, kontribusinya awal pada musim ini sangat baik.

“Saya anggap kalau Henrikh Mkhitaryan sekarang ini tunjukkan performa yang jauh lebih oke sebab ia sangat tahu ke mana dirinya perlu berlari,” imbuh Saha.

“Ia telah miliki pengertian lebih dengan tiap pemain, maka ya hal tersebut memang telah jadi gabungan yang luar biasa dapat menunjukkan organisasi yang sesungguhnya dari Mourinho dan talenta dapat perlihatkan potensinya sendiri pada saat yang pas,” sambung pria yang berasal dari Prancis tersebut.

Soal Kelangsungan Kariernya, Alexis Sanchez Tidak Terpengaruh

Sekarang ini kelangsungan karier dari Alexis Sanchez di Arsenal tengah dijadikan bahan perbincangan. Namun hal tersebut ditegaskan sama sekali tak membuat benak pemain yang berasal dari Chile itu terganggu.

Seperti itu apa yang dikatakan Juan Antonio Pizzi, sang pelatih tim nasional Chile, soal kelangsungan karier dari Sanchez berhubungan dengan spekulasi kelangsungan kariernya bersama klub.

Jelang berakhirnya bursa transfer, Manchester City dikatakan bakal datangkan Sanchez dari Arsenal. Si pemain pribadi sekarang ini tengah berada di negaranya dalam pemusatan latihan jelang babak kuaifikasi Piala Dunia pekan ini.

“Ia baik-baik saja. Ia merasa senang. Hingga bursa transfer berakhir, tidak mudah untuk memberi penjelaskan soal kelangsungan karier dari Alexis. Namun walau begitu, kelangsungan kariernya bakal cemerlang,” imbuh Pizzi.

“Kariernya oke dilihat dari berbagai pilihan yang dia miliki. Tidak ada alasan untuk dirinya merasa kecewa atau terganggu. Semua pilihan yang dia punya oke dan hebat. Kita berbicara soal seorang pemain oke yang tampil untuk salah satu tim paling oke di dunia, dilatih oleh salah seorang pelatih yang paling oke di dunia. Sebagai keadaan dirinya dengan menjadi pemain Arsenal juga telah menjadi sesuatu yang luar biasa dan hampir tidak ada bandingannya. Semua pilihannya sekarang ini juga sebanding.”

“Mengatakan kalau ia dapat merasa gugup tentang kelangsungan kariernya cuma sebuah metafora untuk bicarakan tentang ini. Kita semua sudah pasti berharap punya rasa khawatir seperti itu. “Dalam banyak peluang, keputusan tak tergantung dengan seorang saja, ada kepentingan lain yang ikut terkena dan pemain tak bisa kendalikan itu.”

“hal tersebutlah kenapa ada periode di mana asosiasinya perlu tentukan batas yang logis. Jika tidak salah pada tanggal 31 Agustus nanti (bursa ditutup di Inggris). Usai lusa dia bakal merasa lebih oke lagi berhubungan dengan berita ini,” kata Pizzi.

Harapan Inggris Jadi Paling Oke di Dunia

Jordan Henderson tegaskan bahwa Tim nasional Inggris ingin jadi tim teratas di dunia. The Three Lions dikatakan akan bangkit dari hasil turnamen sebelumnya yang kurang baik.

Inggris tengah berada di puncak klasemen Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa dengan 14 poin dikantongi. Mereka masih belum pernah kalah pada 6 pertandingan, dengan catatkan 4 hasil oke dan 2 kali imbang.

Dengan sisakan 4 laga lagi, Inggris sangat memiliki kesempatan untuk lolos ke Rusia. Namun ada catatan tentang hal tersebut, yaitu Inggris dikenal menjadi tim ‘spesialis kualifikasi’.

Mereka sering agresif di kualifikasi, sebelum melempem pada babak final. Di ajang Piala Dunia 2014, Inggris tergusur di tahap grup. Sedangkan, Wayne Rooney dan para rekannya tidak pernah kalah pada babak kualifikasi (menang 6 kali imbang 4 kali). Di ajang Piala Eropa 2016. Inggris menangkan semua laga di kualifikasi, namun hanya selesai di babak 16 besar.

Henderson menganggap, Inggris janji bakal pelajari kegagalan sebelumnya. Sebab, Inggris miliki hasrat untuk jadi nomor satu di dunia.

“Sebagai sebuah tim, hal tersebutlah yang ingin kami raih: dapat menuju  Piala Dunia, yang pertama dan paling penting, kemudian saat hadir di sana kami ingin lakukan yang paling oke. Kami pasti bakal pikirkan itu, namun hingga akhirnya, anda perlu lakukan sesuatu di sejumlah laga berikutnya yang ditampilkan,” tegas Henderson.

“Kami telah berbicara bersama sebagai 1 tim dan mengincar tim nomor satu di dunia, berapa pun lamanya waktu yang diperlukan, kami tak tahu. Ini bergantung dengan kami sebagai tim sampai berapa jauh kami bisa maju dan seberapa jauh kami dapan melangkah.”

“Semoga kami dapat lakukan itu makin cepat. Saya tahu memang perlukan waktu, namun saya merasa kami punya tim dengan pemain yang luar biasa, banyak talenta dan pekerja keras untuk mewujudkannya,” tegas Henderson.

Inggris di laga berikutnya bakal berhadapan dengan Malta pada hari Sabtu (1/9/2017) dan Slovakia selang 4 hari kemudian.