Morata dan Conte Memerlukan Satu Sama Lain

Alvaro Morata mengetahui kalau dirinya memang diperlukan oleh Antonio Conte sedari Conte masih memimpin Juventus. Morata pribadi pun berharap tampil bersama timnya Conte.

Conte meminta Juventus untuk bisa rekrut Morata dari Real Madrid di tahun 2014 lalu. Namun, tidak lama usai Morata sungguh hadir ke Turin, Conte malah keluar dari kursi pelatih Juve untuk memimpin tim nasional Italia.

Selang 3 tahun, Conte yang telah pindah ke Chelsea kembali perlukan seorang pemain striker. Ia pun meminta agar Chelsea rekrut Morata. Keinginan itu terkabul walau Chelsea perlu mengeluarkan dana sampai dengan 80 juta euro pada Madrid untuk datangkan pemain yang berumur 24 tahun tersebut.

Morata rasa dirinya memang ditakdirkan untuk dipimpin oleh Conte. Usai pernah merasa kecewa di tahun 2014 kemarin, ia saat ini siap bekerja keras untuk melatihnya tersebut.

“Saya mengetahui Antonio inginkan saya di masa yang lalu dan saya sungguh ingin bekerja sama dengan Antonio, dan pada akhirnya takdir membuat kami bersatu. Saya tidak sabar bermain untuk dirinya dan untuk Chelsea dan menjadi juara bersama-sama,” ucap Morata pada situs resmi Chelsea.

“Rasa kecewa di tahun 2014 saat dia pergi untuk pimpin Italia. Tetapi, saya bermain oke dan melangsungkan musim yang oke di Juventus. Namun, saya sungguh ingin bekerja dengan pelatih ini dan pada akhirnya saya dapat lakukan,” sambung dia.

“Saya tahu seperti apa kerjanya, para staf. Saya tahu ia sering soroti taktik dan saya sungguh suka dengan cara ini dan saya mengetahu seperti apa tampil dengan sistem ini,” imbuh Morata.

“Saat ini saya perlu berusaha keras, ciptakan angka, dan tampil oke untuk tim. Ada para pemain yang amat oke di tempat ini dan saya anggap kami dapat lakukan sesuatu yang luar biasa di musim ini,” imbuh dia.