Isu ketertarikan Chelsea terhadap Radja Nainggolan sampai ditelinga rekan setim Radja di AS Roma, Kostas Manolas. Dalam tanggapan nya, Manolas mendukung penuh kepergian Radja karena beranggapan bahwa diri nya selevel dengan Chelsea.

Nainggolan sendiri merupakan pemain bermuka lama di dunia sepakbola Italia, dia tercatat sebagai pemain akademi Piacenza pada tahun 2005. Empat tahun berjalan, Nainggolan meneruskan karir nya di Cagliari sebeum akhir nya pindah ke AS Roma.

Masuk sebagai pemain baru Roma, Nainggolan mampu beradaptasi dengan cepat dan tak lama nama nya muncul sebagai pemain penting serta idola Roma. Tak berjalan lama, lantas nama Nainggolan masuk ke radar Antonio Conte.

Conte menyatakan secara terbuka tertarik dengan permainan Nainggolan sekaligus siap membajak sang gelandang dari Roma. Dengan beranggapan Nainggolan sangat cocok dengan taktik COnte di Chelsea.

Meski demikian, ketertarikan The Blues akan berakhir dengan kata kecewa. Pasalnya Nainggolan mengaku masih kerasan dengan Roma sekaligus sudah merasa nyaman dengan suasana ibu kota Italia tersebut.

Namun ungkapan Naiggolan itu tidak sejalan dengan pikiran Manolas. Bek asal Yunani itu menyarankan agar Nianggolan kembali berpikir serta jangan terlalu memikirkan faktor cuaca London dan menyarankan untuk Nainggolan menerima klub yang selevel dengan diri nya.

“Nainggolan bukan orang yang menyukai hujan ketika bermain, dia merupakan salah satu gelandang terbaik dunia dan harus terbiasa dengan hujan itu jika dia ingin bermain di tim terbaik,” ungkap Manolas kepada media.

“Dia harus bisa melakukan nya, karena dia terlahir sebagai pemain bintang. Mari kita jujur, level kita AS Roma tidak sampai ke standar dari Barcelona, ​​Bayern Munchen dan Real Madrid sekaligus Chelsea.” tandasnya.