Category Archives: Liga Jerman

Cemerlangnya Dembele di Bundesliga

Ousmane Dembele lekas tancap gas untuk jadi pemain gemilang di ajang Bundesliga. Pemain penyerang Borussia Dortmund tersebut juga lekas diberi anugrah Rookie of the Season 2017.

Dikutip ESPN, anugrah Rookie of the Season diberikan pada pemain baru di ajang Bundesliga yang sebelumnya raih anugrah yang sama pada setiap bulan selama musim 2016/2017 berlangsung.

Dembele yang menjadi Rookie of the Season pada bulan Februari, menangkan laga atas Nabil Bentaleb (Schalke 04), Riechedly Bazoer (Wolfsburg), Caglar Syuncu (Freiburg) dan Jordan Torunarigha (Hertha Berlin).

Dembele direkrut oelh Dortmund dari Rennes usai dipindahkan dengan dana sebesar 15 juta euro. Dia bermain oke dengan ciptakan 6 angka dan 13 kali assist di ajang Bundesliga dan antarkan timnya berada di urutan 3 pada musim kemarin. Total Dembele catatkan 10 angka dan 21 kali assist di tiap ajang.

Performa oke dari Dembele bikin dirinya langsung diminati oleh banyak klub. Tetapi ketika tengah melangsungkan sebuah wawancara L’Equipe di sejumlah waktu yang lalu, pemain yang berusia 20 tahun tersebut telah tegaskan komitmennya untuk selalu belajar dengan Die Borussen.

“Jadi pemain Jerman, saat anda masih muda, ialah hal yang paling oke. Ada banyak talenta muda di tempat ini dan banyak orang menumpu rasa percaya pada mereka,” ujar dia.

“Jadi bagian tim inti Dortmund bikin saya raih banyak sekali pembelajaran sampai saat ini. Namun, saya masih perlu belajar,” lanjut dia.

Pelatih Baru untuk Schalke dan Leverkusen

Schalke 04 dan Bayer Leverkusen telah miliki pelatih anyar untuk menatap musim depan. Schalke sekarang ini dipimpin oleh Domenico Tedesco, sementara Leverkusen ada di bawah pimpinan Heiko Herrlich.

Schalke putuskan untuk keluarkan Markus Weinzierl dari tempat pelatih di hari Jumat (9/6/2017). Weinzierl sesungguhnya diberi kontrak sampai dengan 3 tahun oleh Schalke, namun karena musim perdananya berlangsung dengan buruk, ia juga tidak dipermanenkan.

Schalke hanya berhasil menempati urutan 10 di klasemen akhir Bundesliga. Hal tersebut bikin Die Knappen tidak berhasil masuk ke ajang Eropa untuk kali pertama sedari musim 2008/2009. Sedangkan di arena DFB-Pokal dan Liga Europa, mereka tertahan pada babak perempatfinal.

Schalke lalu membawa Tedesco menjadi pengganti Weinzierl dengan mendapat kontrak 2 tahun. Tedesco sebelumnya pimpin klub tingkat 2, Erzgebirge Aue.

Tedesco sekarang ini baru menginjak umur 31 tahun. Ia jadi pelatih dengan umur paling muda kedua pada 5 liga top Eropa dan cuma lebih tua dibanding pelatih Hoffenheim, Julian Nagelsmann, yang menginjak usia ke 29 tahun.

Di waktu yang nyaris sama, Leverkusen berhasil membawa Herrlich menjadi pelatih baru mereka. Herrlich gantikan posisi Tayfun Korkut dan sudah menyetujui kontrak yang berdurasi sampai 2 tahun bersama Leverkusen.

Herrlich bukan orang yang anyar di Leverkusen. Ketika masih aktif menjadi pemain, ia sempat jadi pemain striker Leverkusen pada tahun 1989-1993.

Herrlich, yang saat ini telah menginjak umur ke 45 tahun, sebelumnya miliki pengalaman memimpin Bochum, Unterhaching, dan Bayern Munich U-17. Profesi terakhirnya ialah menjadi pelatih klub Jahn Regensburg, yang dia berhasil bawa untuk promosi dari tingkat 3 menuju tingkat 2 di ajang Liga Jerman.

Antusias Bosz pada Peluang Melatih di Dortmund

Peter Bosz belum lama ini telah dipilih  untuk menjadi pelatih di Borussia Dortmund. Bekas pelatih dari tim Ajax tersebut bersemangat untuk dapat menjadi pelatih di salah satu klub paling besar di dunia.

Bosz belum lama ini telah dipilih sebagai pelatih dari tim Dortmund untuk gantikan posisi Thomas Tuchel yang keluar dari klub. Ia diberikan kontrak sampai dengan 2 tahun oleh Die Borussen.

Usai Dortmund menempati urutan 3 di ajang Bundesliga musim 2016/2017 lalu, Bosz akan memikul beban untuk kembalikan tim menjadi peselisih kuat dari Bayern Munich pada perebutal titel.

Pria yang saat ini sudah berumur 53 tahun tersebut sekarang ini hanya rasakan antusias dan bersemangat, salah satunya dikarenakan reputasi para pendukung Dortmund yang sangat fanatik dan terus dapat berikan suasana besar di Signal Iduna Park.

“Dortmund merupakan salah satu di antara 10 klub paling besar di dunia. Saya tidak bisa sabar lagi untuk menyaksikan ‘Yellow Wall’ yang melegenda tersebut,” ucap Bosz.

“Saya percaya kalau ini merupakan jalan yas pas bagi saya saat saya mengatakan soal Watzke dan Zorc. Saya rasa kami dapat lakukan kerja sama dengan baik bersama-sama.”

“Saya telah lihat di ajang Bundesliga sedari kecil sebab saya hanya berada di dekat perbatasan. Saya terbilang beruntung untuk tampil pada liga ini pula.”

“Bagi saya, Bundesliga merupakan salah satu ajang paling oke di dunia dan saya sudah tidak sabar lagi menunggu untuk segera melangsungkan perkerjaan saya yang baru ini,” sambung pria yang sempat membawa Ajax finis di posisi runner-up Liga Belanda dan Liga Europa ini.

Selamat, Pierre-Emerick Aubameyang Topskorer Bundesliga

Terpilih sebagai peraih skor tertinggi di Bundesliga musim ini, Pierre-Emerick Aubameyang semakin melengkapi catatan prestasinya. Robert Lewandowski yang merupakan pemain saingannya ternyata tak canggung untuk memberikan ucapan selamat padanya.

Walau di Bundesliga musim ini sudah diketahui siapa pemenangnya, pada minggu pamungkas tetap terjadi persaingan yang berat dari beberapa tim yang berharap finis di zona Eropa dan tetap berada di peringkat atas.

Selain itu, yang tak kalah menarik adalah persaingan dari dua pemain tim yang berlawanan, yakni Pierre-Emerick Aubameyang dan Robert Lewandowski yang berupaya mendapat gelar topskorer atau yang disebut Torjagerkanone. Lewandowski mencatatkan sekitar 30 gol, lebih banyaj satu gol dari Aubameyang.

Kesempatan Lewandowski sejatinya sebagai topskorer memiliki peluang yang besar, pasalnya Bayern Munich melawan Freiburg kemarin, dengan Borussia Dortmund melawan Werder Bremen. Namun, 90 menit laga berjalan, Aubameyang dapat melampaui perolehan dari Lewandowski di musim ini. Aubameyang tercatat menambah dua gol sebagai keberhasilan timnya denga skor 4-3, dan Lewandowski tidak mencatatkan gol.

Hasil itu membuat Aubameyang mencatatkan 31 gol, lebih banyak satu gol dari Lewandowski yang musim lalu terpilih menjadi topskorer Bundesliga. Selain itu, hasil itu juga menjadikan Borussia Dortmund berada di tiga besar dan melaju ke Liga Champions.

” Torjagerkanone adalah hal penting untuk saya. Ini hasil dari dukungan tim. Saya berterimakasih untuk semua yang mendukung, ” papar Aubameyang.

Untuknya sendiri, gelar topskorer Bundesliga ini adalah kali pertama sejak ada di kompetisi ini dan mengejar perolehan pemain Dortmund dulu, yakni Lothar Emmerich, dengan hasil 31 gol pada tahun 1965/1966 dan 1966/1967 silam.

Sementara itu, Robert Lewandowski juga mengaku ikut bahagia dengan apa yang diperoleh Pierre-Emerick Aubameyang.

Hamburg Keluar dari Zona Degradasi

Hamburg SV pada akhirnya raih hasil oke dalam perselisihan persaingan untuk tetap berada di ajang Bundesliga. Die Rothosen dengan dramatis menangkan laga dengan skor 2-1 saat berhadapan dengan Wolfsburg pada pekan terakhir ajang.

Hamburg dan Wolfsburg haru melangsungkan laga untuk tentukan siapa yang akan melangsungkan playoff penurunan tingkat ke 2. Bundesliga pada musim berikutnya di spieltag ke-34.

Hingga pekan 33, kedua tim hanya berjarak 2 poin. Hamburg berada di urutan 16 dengan mengumpulkan 35 poin, sedangkan Wolfsburg berada di urutan 14 dengan mengumpulkan 37 poin.

Hingga akhirnya, Hamburg menangkan laga dengan skor 2-1 berhadapan dengan Wolfsburg yang berlangsung pada hari Sabtu (20/5/2017) di Volksparkstadion. Sedangkan, tim yang di besut oleh Markus Gisdol pernah tertinggal lebih awal.

Wolfsburg pernah unggul dengan angka yang diciptakan oleh Robin Knoche pada menit 23. Crossing sempurna Sebastian Jung dimanfaatkan dengan apik oleh Knoche.

Selang 9 menit, Hamburg memberi balasan dengan performa dari Filip Kostic. Di mulai lewat kesalahan yang dilakukan oleh Phillip Wollscheid, bola dapat dipegang kendali oleh Lewis Holtby dan lekas sodorkan pada Kostic.

Dengan tenang pemain yang berasal dari Serbia membobol gawang Wolfsburg. Skor imbang 1-1 pun tidak berubah hingga turun minum.

Pada babak kedua, Hamburg pada akhirnya pastikan hasil oke pada menit 82. Gian-Luca Waldschmidt bikin publik tuan rumah kegirangan setelah ciptakan angka dengan tandukan yang antarjab timnya raih hasil oke dengan skor 2-1.

Hasil oke tersebut bikin kedudukan kedua tim berbalik di klasemen akhir. Hamburg naik ke urutan 14 dengan mengumpulkan 38 poin, sedangkan Wolfsburg turun ke urutan 16 dengan mengumpulkan 37 poin.

Hamburg juga tetap berada di Bundesliga, serta pertahankan catatannya yang tidak pernah degradasi sedari format Bundesliga perdana berlangsung pada musim 1963.

Sementara Wolfsburg yang merosot ke urutan 16 harus melangsungkan 2 pertemuan pertandingan playoff penurunan tingkat berhadapan dengan tim urutan tiga 2. Bundesliga yang dimana kandidat lawannya baru bakal ditentukan pada hari Minggu (21/5/2017).

Sedangkan 2 tim lainnya telah lebih awal turun tingkat dari Bundesliga. Mereka ialah Ingolstadt yang berada di urutan 17 dan Darmstardt 98 yang menjadi juru kunci.

Walau Kecewa, Philipp Lahm Ingin Lakukan Ini Bersama Bayern Munich

Philipp Lahm sepertinya tidak mengingat seminggu yang tidak menyenangkan ini dan akan berupaya melanjutkan karirnya di lapangan yang tinggal beberapa minggu lagi.

Pasti menyakitkan bagi Philipp Lahm karena Bayern Munich tidak memiliki kesempatan lagi merebut treble dan hal itu terjadi hanya berselang satu minggu saja. Yang pertama adalah Liga Champions saat dikalahkan Real Madrid di babak perempatfinal.

Kemudian pada laga kedua di pertengahan minggu ini dalam merebut trofi DFB-Pokal juga harus tersingkir karena digagalkan Borussia Dortmund di babak semifinal. Sekarang, yang tersisa hanyalah trofi Bundesliga.

Dalam liga ini, penampilan Bayern juga tidak menyakinkan setelah dua hasil seri yang mereka peroleh. Walau boleh dikatakan, Die Roten tetap menjadi pemuncak untuk gelar juara liga ini. Bayern dapat memenangkan Bundesliga hanya jika mereka sukses mengalahkan Wolfsburg sementara RB Leipzig, tim peringkat dua sudah kalah dari Ingolstadt.

Oleh karena itu, Lahm berjanji akan lebih nyaman lagi walau kekalahan timnya di Liga Champions dan DFB-Pokal mengecewakannya. Alasannya adalah, pemain 33 tahun itu akan segera menyudahi karirnya beberapa minggu ke depan.

Pemain ini sendiri saat ini mencatatkan prestasi seperti Oliver Kahn dan Bastian Schweinsteiger, menjadi pemain dengan gelar Bundesliga paling banyak, yakni tujuh gelar.

” Saya hanya tinggal 3,5 minggu lagi dan ingin merasa nyaman sebelum tidak menjadi pesepakbola lagi. Saya hanya ingin sukses dalam tiap laga, menang gelar dan piala merupakan pemanis untukku,” tutur Lahm.

Lebih lanjut, dirinya ingin mengenang sepakbola dan semua yang sudah dia peroleh. “ Perjalanan karir saya akan berujung dan saya ingin menikmatinya menjadi hal terbaik di Bayern Munich. Saya sudah memutuskan untuk gantung sepatu dan saya sudah merasa yakin dengan itu, ” tutup Philipp Lahm.

Carlo Ancelotti Merasa Kecewa Dengan Kinerja Bayern Munich

Carlo Ancelotti, pemimpin Bayern Munich menilai bahwa timnya sudah tidak memiliki kesempatan bermain di DFB-Pokal karena kemampuannya yang menurun. Pelatih ini merasa kecewa dan bersalah dengan kalahnya Bayern menggunakan tiap kesempatan yang ada.

Bayern Munich kalah dari Borussia Dortmund di laga babak semifinal DFB-Pokal. Die Roten dikalahkan dengan skor akhir 2-3 saat berhadapan dengan Dortmund di Allianz Arena, pada Kamis (27/4/2017) dinihari WIB tadi.

Dalam laga ini, Dortmund lebih dulu mendapat gol lewat sepakan Marco Reus. Akan tetapi, Bayern kemudian dapat mengembalikan posisi dengan skor 2-1 lewat sepakan Javi Martinez dan Mats Hummels jelang babak awal usai.

Bayern tak berhasil menjaga skor baik mereka memasuki babak kedua. Gawang yang dijaga oleh Sven Ulreich dapat diserang oleh Pierre-Emerick Aubameyang serta Ousmane Dembele. Bayern akhirnya harus mengakui kegagalan mereka dan tidak mendapatkan peluang demi menjaga gelarnya di ajang ini.

” Jika Anda gagal, sangat mungkin Anda merasa kecewa. Ini merupakan ajang yang sangat penting bagi kami. Kami berupaya dengan baik saat babak awal dan harusnya dapat menambah skor. Namun, selanjutnya kami tidak memaksimalkan tiap kesempatan yang datang hingga kesulitan di babak kedua, ” papar Carlo Ancelotti.

Bayern Munich memiliki beberapa kesempatan emas memasuki babak kedua, diantaranya adalah sepakan Arjen Robben yang terkena tiang gawang. Robben juga menciptakan beberapa kesempatan yang lain, namun melebar dan dapat dihalau kiper Dortmund, Roman Buerki.

” Tim kami berupaya mendapatkan yang lebih daripada ini, namun kami tidak berhasil melawan Borussia Dortmund saat kami dapat melaksanakannya, ” ungkap kapten Bayern, Philipp Lahm.