Category Archives: Liga Italia

Dybala Pakai Nomor 10 Juve

Paulo Dybala bakal pakai jersey bernomor punggung anyar di Juventus pada musim ini. Tidak lagi gunakan kostum bernomor punggung 21, pemain penyerang yang berasal dari Argentina tersebut bakal gunakan kostum bernomor punggung 10 yang dulu sempat dipakai oleh para pemain legenda.

Nomor punggung 10 Juve sebelumnya sempat digunakan oleh para pemain legendaris seperti Omar Sivori, Michel Platini, Roberto Baggio, dan Alessandro Del Piero. Carlos Tevez pun gunakan kostum dengan nomor tersebut sepanjang dirinya bermain untuk Bianconeri.

Nomor itu kali terakhir digunakan oleh Paul Pogba. Tetapi, pada musim kemarin nomor itu tidak miliki pemilik disusul dengan pindahnya Pogba ke Manchester United.

Usai diberi nomor punggung 10, Dybala diberi ucapan selamat dari Del Piero. Dybala juga memberi respon ucapan tersebut dengan mengucapkan terima kasih.

Gantinya nomor punggung ini dikatakan menjadi sebuah bagian dari usaha Juve untuk pertahankan Dybala dari godaan Barcelona dan Real Madrid. Dengan berikan nomor punggung istimewa itu, Juve berharap memperlihatkan seberapa krusialnya sosok si pemain untuk mereka.

Sedari direkrut dari Palermo pada tahun 2015, Dybala sudah jadi sosok sentral di garis serang Juve. Pemain sepakbola yang sekarnag ini sudah menginjak umur 23 tahun tersebut sudah catatkan 42 angka lewat 94 performa bersama Juve.

Defrel Jadikan Dzeko Panutan

Menjadi pemain penyerang anyar AS Roma, Gregoire Defrel jadikan Edin Dzeko sebagai panutan. Defrel juga miliki hasrat agar bisa ciptakan banyak angka untuk Roma.

Defrel didatangkan oleh Roma dari Sassuolo pada bursa transfer musim panas ini. Pemain penyerang yang berumur 26 tahun tersebut diberi kontrak sepanjang 5 tahun.

Bergabung bersama Roma, Defrel bakal menjadi tandem Dzeko di garis depan. Pada musim kemarin, Dzeko bermain amat produktif dengan ciptakan jumlah 39 angpa pada tiap ajang. Defrel juga ada harapan dapat ambil banyak pelajaran dari pemain striker Bosnia Herzegovina tersebut.

“Dzeko merupakan pemain striker oke yang ciptakan banyak angka. Saya pelajari itu di tiap tahap latihan, pergerakannya amat hebat dan ia jarang lakukan kesalahan di muka gawang,” ujar Defrel saat konferensi pers yang diperkenalkan untuk kali pertama menjadi pemain Roma.

“Ia merupakan seorang pemain yang amat oke, namun ia lebih andalkan fisik dan lebih tinggi dibanding saya. Saya miliki atribut yang berbeda. Saya sungguh suka dengan Edin jadi tak heran kalau saya pelajari semua yang ia lakukan,” imbuh dia seperti dilansir pada situs resmi klub.

Pada musim kemarin, Defrel telah catatkan 16 angka lewat 38 kali tampil di tiap ajang. Untuk musim ini, pemain yang berasal dari Prancis terebut ingin dapat lewati catatannya itu.

“Kita dianggap lewat jumlah cetak angka yang dicetak dan saya ingin lebih oke di tiap tahunnya. Incaran utama saya ialah ciptakan banyak angka,” ucap Defrel.

Erick Thohir paparkan Target Inter Milan di Laga ICC 2017

Inter Milan akan bermain sebanyak dua kali di Singapura dalam kompetisi pramusim International Champions Cup 2017. La Beneamata akan bertemu dengan Bayern Munchen, di hari Rabu (27/7/2017) lalu selang dua hari sejak Rabu, mereka akan berlawanan dengan Chelsea.

Jelang laga kontra Bayern Munchen, tim dari Inter Milan menjalani latihan yang serius di Bishan Stadium. Tim dari Luciano Spalletti ini memperolkeh kejutan dengan melakukan kunjungan dari Presiden klub yakni Erick Thohir, di hari Rabu (26/7/2017) kemarin.

Erick Thohir berharap jika klubnya dapat bermain dengan apik di International Champions Cup 2017 Singapura. Dia ingin supaya Inter tidak mendapat kegagalan dalam dua laga mereka ini.

Pemimpin dan pengelola dari klub basket, Satria Muda tersebut juga optimis jika di musim ini, Inter akan banyak tampil dan mengagetkan dalam kompetisi pra musim ini, akan sangat berbeda dengan penampilan mereka di tahun-tahun yang lalu, hal ini juga berkaitan dengan hadirnya Luciano Spalletti, selaku pelatih anyar mereka.

” Jika bermain di Singapura kali ini, bisa saja kami berpeluang untuk mendapatkan kemenangan satu kali serta hasil seri sekali. Itu bisa saja hasil yang begitu positif ya. Semoga bersama pelatih Inter Milan, yakni Luciano Spalletti, Inter dapat bermain dengan fokus dan konsisten, ” papar Erick Thohir.

Bermain di Singapura, Inter Milan akan tampil dengan tim terbaiknya. Pemain anyar mereka, yakni Borja Valero dan Ivan Perisic akan dimainkan. Perisic sendiri belakangan ini sedang digosipkan akan bergabung dengan Manchester United. Walau begitu, belum diketahui kebenarannya, karena sang pemain masih ingin fokus tampil di International Champions Cup 2017 bersama timnya.

Kaka Sebut Sudah Saatnya Milan Bangun

Kaka sambut dengan senang belanja besar yang AC Milan lakukan pada musim panas ini. Bekas pemain bintang Rossoneri tersebut percaya kalau mantan klubnya berada pada jalan yang pas untuk bangkit.

Dengan dorongan dari sisi finansial lewat investor China yang saat ini jadi pemilik klub, Milan amat aktif merekrut pemain anyar. Mereka sampai saat ini telah datangkan Andre Silva, Lucas Biglia, Hakan Calhanoglu, Ricardo Rodriguez, Mateo Musacchio, Andrea Conti, Franck Kessie, Fabio Borini, dan Leonardo Bonucci.

Milan ingin sang pelatih Vincenzo Montella bisa optimalkan para pemain anyar tersebut dan ciptakan tim yang kompetitif, bukan hanya di Serie A namun juga di ajang Eropa. Sebab, Milan memang telah cukup lama “tertidur” walau dulu sempat kuasai Eropa.

Milan terakhir kali menangkan scudetto pada musim 2010/2011 dan lewat 4 musim terakhir tidak berhasil finis di urutan 5 besar di Serie A. Sedangkan di arena Liga Champions, mereka masih belum sempat menjadi juara lagi sedari tahun 2007.

Kaka, yang ikut membawa Milan menjadi juara di ajang Liga Champions 1 dekade yang lalu, ingin bekas klubnya tersebut kembali pada masa kegemilangannya.

“Saya anggap seperti itu (ini merupakaan saat untuk Milan bangkit),” ucap Kaka.

Kaka dengan khusus memberi komentar hadirnya Bonucci. Ia menilai kalau Bonucci, yang sebelumnya berhasil bersama Juventus, bakal jadi salah satu pilar inti “Milan Baru”.

“Bonucci amat luar biasa. Seorang pemain yang amat oke. Ia masih muda namun di masa yang bersamaan pun amat berpengalaman,” ucap Kaka.

“Ia dapat pimpin sistem pertahanan Milan dan dapat mengaturnya. Ia bakal jadi salah satu pilar tim,” sambung dia.

“Saya anggap dan saya ingin ini merupakan masa untuk bangkit dan kita bakal saksikan Milan mengejar para pemain paling oke di Italia dan Eropa,” imbuh pemain yang berasal dari Brasil tersebut.

Chiellini Bakal Kangen Berat dengan Bonucci

Usai amat lama sudah jadi partner di garis belakang Juventus, Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci pada akhirnya telah ambil jalur masing masing. Chiellini akui bakal amat rindu dengan teman 1 timnya tersebut.

Bonucci telah keluar dari Juve dan bersama dengan AC Milan di sejumlah hari kemarin. Pemain bek yang berumur 30 tahun tersebut telah akhiri kisah keberhasilannya bersama Bianconeri usai menjalani perjalanan bersama selama 7 tahun.

Perginya Bonucci ikut setakan pemecahan trio ‘BBC’ yang sangat terkenal sebagai pertahanan yang kokoh di garis belakang Juve. Bersama Chiellini dan Andrea Barzagli, Bonucci saling tolong menolong untuk pertahankan gawang yang dijaga oleh Gianluigi Buffon dalam 7 tahun terakhir.

Oleh sebab itulah, Chiellini merasa amat kehilangan sosok Bonucci saat pergi. “Bonucci? Baik atau buruk, ia sudah bersama saya dalam setiap hal. Saya melihat dirinya, Gigi, dan Andrea lebih sering dari siapa pun, termasuk semua keluarga kami, dalam 7 tahun terakhir,” imbuh Chiellini.

“Saya bakal merasa amat rindu dengan dirinya, namun mungkin saja pemain bek lain bakal hadir, yang bakal berkesempatan untuk kami menarik napas dan simpan tenaga sebaik mungkin,” ucap dia.

Usai sosok Bonucci pergi, Juventus masih ada Chiellini, Barzagli, Medhi Benatia, dan Daniele Rugani untuk mengantikan posisi bek tengah.

“Kami sebelumnya miliki 5 pemain bek, namun saat ini kami memiliki sisa 4 pemain bek top dengan karakteristik yang bermacam-macam, yang bikin saya tidak terlalu merasa khawatir,” imbuh dia.

Soal Karier Nainggolan, Di Francesco Kritik Salah

Mohamed Salah pernah indikasikan karier dari bekas teman 1 timnya, Radja Nainggolan. Pelatih AS Roma Eusebio Di Francesco tidak senang dengan perbuatan Salah tersebut.

Konflik ini berawal dari balasan winger Mesir tersebut pada sebuah unggahan Kevin Strootman di Instagram. Pada waktu tersebut, Strootman ingin agar tidak ada lagi pemain Roma yang akan keluar lagi dari klug usai kepergian dari Antonio Ruediger yang pindah ke Chelsea.

Salah lebih awal keluar dari Olimpico dengan berlabuh di Liverpool pada bulan kemarin. Lalu pemain sepakbola yang berumur 25 tahun tersebut menulis “saat ini adalah waktunya untuk Radja” pada unggahan Strootman itu.

Pemain gelandang tangguh berdarah Indonesia tersebut masih memiliki kontrak hingga tahun 2020. Roma tengah berjuang sampai sebaik mungkin untuk pertahankan Nainggolan di tengah perbincangan yang tengah gencar dibicarakan.

“Salah sampai saat ini tidak terlalu baik. Ia ambil pilihannya untuk pergi ke Inggris dan hal tersebut perlu dihormati,” imbuh Di Francesco.

“Namun usai dirinya bilang hal tersebut, para pemain mestinya cuma fokus jadi seorang pemain sepakbola.”

Di Francesco ingin agar Nainggolan tetap berada di klub. Ditambah dengan berlalunya ‘eksodus’ pemain Giallorossi dan kepergian Francesco Totti.

“Ia merupakan seorang pemain yang luar biasa dan kami ingin agar ia tetap berada di klub. Ia punya kualitas yang sungguh luar biasa dan bakal menuju Amerika [tur pramusim]. Kami miliki pemain di lapangan tengah yang luar biasa dan saya merasa senang punya para pemain seperti itu,” sambung Di Francesco.

De Sciglio Berharap Keluar dari Milan

AC Milan katakan kalau pemain belakang mereka yaitu Mattia De Sciglio, berharap keluar dari klub. Namun, Milan cuma bakal lepas si pemain yang bersangkutan jika ada penawaran yang memang pas.

De Sciglio sering diberitakan menjadi salah satu target dari Juventus di musim panas ini. Juve sekarang ini sedang cari seorang pemain bek kanan untuk gantikan posisi Dani Alves.

Sang direktur Olahraga Milan, Massimiliano Mirabelli, belum lama ini telah berbincang dengan sang agen De Sciglio, Giovanni Branchini. Dari perbincangan itu, ketawan sudah kalau si pemain memang ingin segera keluar dari Rossoneri.

“De Sciglio? Kami telah berbicara dengan sang agennya, Branchini, sering kali dan ia beri tahu kami kalau untuk sejumlah alasan, ia (De Sciglio) putuskan berharap untuk ganti suasana,” ucap Mirabelli.

De Sciglio masih miliki kontrak yang tersisa 1 tahun lagi bersama Milan. Milan cuma akan lepaskan pemain yang berumur 24 tahun tersebut kalau Juve atau klub yang lain telah penuhi permintaan harga yang sesuai dengan mereka.

“Juve masih belum hubungi kami. Kalau mereka lakukan hal tersebut, maka mereka perlu penuhi apa yang kami inginkan. Jika tidak, ia bakal terus berada disini bersama kami sampai kontrak yang mengikatnya selesai,” imbuh Mirabelli.

De Sciglio bukan pemain yang satu-satunya dilirik oleh Juventus untuk menempati tempat bek kanan. Juve beritanya juga mengincar Danilo (Real Madrid).

Kalinic Pamit ke Fiorentina Usai Diminati Milan

Nikola Kalinic dilirik AC Milan pada musim panas ini. Penawaran pada dirinya sudah ditolak oleh Fiorentina, namun si pemain tersebut sangat ingin keluar dan dengan mengejutkan berpamitan pada Fiorentina.

Kalinic jadi salah seorang target dari Milan yang memang tengah melakukan belanja pemain besar-besaran pada musim panas ini. Rossoneri telah datangkan 6 pemain sampai saat ini, yaitu Mateo Musacchio, Ricardo Rodriguez, Andre Silva, Hakan Calhanoglu, Franck Kessie, dan Fabio Borini.

Namun manuver mereka masih belum selesai. Kalinic menjadi incaran selanjutnya dan penawaran telah dilesatkan. Namun Fiorentina masih menilai kalau pemain penyerang yang berumur 29 tahun tersebut adalah bagian penting dari tim dan tidak ingin menjual dirinya.

“Milan bikin penawaran pada kami untuk Kalinic, namun kami tidak menerimanya. Saya malah tak ingin mendengarnya atau duduk dengan membahas hal tersebut. Saya katakana pada mereka untuk pikirkan saja para pemain lain. Sampai saat ini yang kami tahu, ia tak dijual,” kata Direktur Teknik Fiorentina Pantaleo Corvino.

Namun ternyata Kalinic miliki keinginan yang lain. Pemain yang kontraknya bakal berakhir pada tahun 2019 yang akan datang tersebut berharap bisa masuk dalam proyek besar yang dijalankan Milan.

“Terima kasih untuk Fiorentina untuk 2 tahun ini dan peluang yang sudah diberikan. Saya mengetahui Milan harapkan saya dan ini merupakan peluang yang oke,” ucap Kalinic lewat pesan.

“Saya berharap bikin langkah kedepan dalam masa depan saya. Saya merasa kalau waktu saya bersama Fiorentina telah berakhir. Saya berharap bergabung bersama Milan,” kata dia.

Kalinic, yang direkrut Fiorentina dari Dnipro pada tahun 2015, bermain cemerlang pada musim kemarin. Dia menjadi top skorer klub dengan catatkan 20 angka lewat 42 laga di tiap ajang.