Category Archives: Liga Italia

Hasil Oke Pertama Milan di Kandang Roma

AC Milan berhasil raih hasil oke saat melawat ke kandang AS Roma. Milan juga sukses akhiri tren negatifnya di markas Roma.

Milan raih hasil oke dengan skor 2-0 lewat laga giornata 26 Liga Italia pada hari Senin (26/2/2018) dini hari WIB di Stadion Olimpico. Angka yang diciptakan oleh Patrick Cutrone dan Davide Calabria berikan poin penuh pada Rossoneri.

Lewat catatan Opta, hal tersebut adalah hasil oke pertama Milan di markas Roma di ajang Serie A sedari tahun 2011. Kali terakhir mereka menangkan laga di kandang Roma ialah pada bulan Oktober 2011 dengan skor 3-2. Berikutnya, Milan imbang 2 kali dan tunduk 3 kali.

Soal hasil oke saat berhadapan dengan Roma ini, Gennaro Gattuso membongkar rahasianya. Gattuso katakan perubahan yang dia lakukan pada timnya di babak kedua.

“Ini merupakan yang perlu perjuangan keras, kami alami kesulitan di babak pertama dan berusaha tampilkan sepakbola yang beda di babak kedua, cari garis operan yang beda,” kata Gattuso.

“Bola-bola kami amat mudah untuk ditebak di babak pertama dan saya tak suka hal tersebut. Saya lebih pilih lewat sayap dan manfaatkan fullback.”

“Kami suka mengantarkan pemain masuk ke kotak penalti dengan pergerakan, baik dengan bola ataupun tanpa bola. Saya pun berharap berhenti sebentar dan memuji garis pertahanan, sebab kami terus bergerak di momen yang pas dan padu. Saya amat senang,” sambung dia.

Lewat hasil oke ini, Milan yang berada di urutan 7 dengan 44 poin sekarang ini cuma selisih 7 poin dari Inter Milan yang berada di zona Liga Champions.

Sampaoli Sebut Icardi Hampir Minat dengan Madrid

Pelatih tim nasional Argentina, Jorge Sampaoli, akui kalau pemain penyerang Inter Milan Mauro Icardi sedang berada dalam radar Real Madrid. Malah Icardi hampir tergoda untuk pindah.

Icardi dikatakan menjadi incaran Madrid. Los Blancos ada niatan untuk mencari pemain penyerang baru mengingat melempemnya penampilan dari para pemain depannya, terutama Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Gareth Bale.

Nama Icardi telah termasuk dalam daftar belanja Madrid mengingat penampilannya yang cemerlang di ajang Serie A musim ini. Bersama Inter, pemain penyerang yang berumur 24 tahun tersebut telah catatkan 18 angka.

Madrid diberitakan bakal bergerak untuk dekati Icardi pada musim panas yang akan datang. Icardi masih punya kontrak bersama Inter hingga tahun 2021, dengan klausul pelepasan dirinya sampai dengan nominal 110 juta euro ( 1,8 triliun rupiah ).

Sampaoli mengatakan bahwa Icardi sesungguhnya hampir tertarik dengan Madrid. Hal tersebut diketahui ketika berkunjung ke Eropa belum lama ini, yang ikut bahas persiapan ajang Piala Dunia 2018.

“Icardi pun tengah dipantau dan hampir tergoda dengan Real Madrid,” imbuh Sampaoli.

Lebih lanjut lagi, Sampaoli pun berbincang soal kesempatan Icardi menembus skuat Argentina untuk ajang Piala Dunia 2018.

“Ini persoalan yang baik karena miliki banyak pemain penyerang yang tajam di dalam tim dan sekarang ini mereka semua tengah berada pada momen yang oke. Saya berbincang dengan Icardi dan bilang bahwa ia tetap fokus, bermain oke, ia bakal dipanggil (tim nasional),” imbuh Sampaoli.

Roma dan Lazio Miliki Awal yang Meyakinkan Menjelang Laga Derby

AS Roma dan Lazio bakal saling berhadapan pada pertandingan derby yang akan berlangsung di akhir pekan ini. Kedua tim miliki modal yaitu awal yang meyakinkan pada Serie A di musim ini.

Derby della Capitale bakal tersaji pada hari Minggu (19/11/2017) dinihari WIB di Stadion Olimpico, lewat laga lanjutan di Serie A. Roma bakal menjadi tuan rumah pada pertandingan ini.

Roma sekarang ini berada di urutan 6 di klasemen sementara dengan catatkan 27 poin. Giallorossi menangkan laga 9 kali lewat 11 pertandingan. Mereka hanya tunduk lewat 2 tim papan atas lain, Inter Milan dan Napoli.

Sedangkan Lazio ada tepat di atas Roma dengan mengantongi 28 poin. Biancocelesti baru 1 kali tunduk pada musim ini, yaitu saat berhadapan dengan Napoli.

Sebab dari awal yang sama-sama oke tersebutlah, Kevin Strootman percaya tidak bakal ada tim favorit di pertadingan derby pada akhir pekan ini.

“Derby bukan lagi hal yang anyar untuk saya, namun terus jadi laga yang luar biasa, ditambah lagi pada musim ini sebab kami dan Lazio sama-sama meraih sejumlah hasil oke. Ini bakal menjadi laga besar dan tak ada yang jadi unggulan,” imbuh Strootman seperti dikutip pada situs resmi Roma.

“Kami saksikan saja pada hari Sabtu ini, tim mana yang lebih oke dan siapa yang bakal ambil 3 poin,” imbuh pemain gelandang Roma tersebut.

Lewat 5 pertemuan terakhir pada Serie A, Roma menangkan 4 kali dan tunduk 1 kali dari Lazio.

Immobile Striker Paling Tajam

Cetak angka yang sudah banyak diciptakan oleh Ciro Immobile masih terus berlanjut. 1 angka yang dicetak ke gawang Benevento jadikan ia pemain penyerang paling tajam di Serie A sedari pergantian milenium sehabis 11 pekan terlewati.

Lazio raih hasil oke dengan mutlak dengan skor akhir 5-1 ketika berkunjung ke Benevento pada hari Minggu (29/10/2017) waktu setempat. Immobile catatkan 1 angka lewat pesta itu, yang ia lesakkan ketika laga baru berlangsung selama 13 menit.

Tambahan angka itu bikin ia semakin kokoh berdiri di urutan teratas daftar topskorer Serie A musim ini. Pemain penyerang yang berusia 27 tahun tersebut telah menciptakan 14 angka lewat 11 laga melewati Paulo Dybala dan Mauro Icardi yang masing-masing ciptakan 11 angka.

Atas 2 pemain penyerang pesaingnya tersebut, Immobile bukan hanya unggul ketajaman. Sebab ia pun amat rajin ciptakan assist, sampai saat ini telah ciptakan 6 kali. Sedangkan Dybala hanya 2 kali dan Icardi masih belum catatkan assist.

Immobile sekarang ini jadi pemain penyerang paling tajam di 11 pekan perdana Serie A sedari tahun 2000. Ia lewati rekor sebelumnya yang dimiliki Luca Toni, yang pada musim 2005/2006 ciptakan 13 angka lewat 11 laga pertama.

Di tempat kedua ada Andriy Shevchenko. Pemain penyerang AC Milan tersebut ciptakan 12 angka pada 11 pekan pertama musim pada musim 2003/2004.

Berikutnya ada Dybala dan Icardi yang catatkan 11 angka lewat 11 laga. Hal tersebut mereka lakukan pada musim 2017/2018 ini.

Daftar Topskorer Serie A di 11 Pekan Pertama Sejak Tahun 2000

14 Ciro Immobile 2017/2018
13 Luca Toni 2005/2006
12 Andriy Shevchenko 2003/2004
11 Paulo Dybala 2017/2018
11 Mauro Icardi 2017/2018
10 Andriy Shevchenko 2000/2001
10 Edin Dzeko 2016/2017
10 David Trezeguet 2007/2008
10 Gabriel Batistuta 2000/2001
10 Dries Mertens 2017/2018

Kalau Saja ada Belotti atau Aubameyang di Milan

AC Milan masih belum bermain oke pada musim ini. Cerita tersebut bakal beda jika Rossoneri milikii pemain seperti Andrea Belotti dan Pierre-Emerick Aubameyang.

Milan masih terhenti di papan tengah klasemen Liga Italia. Mereka berada di urutan 8 Liga Italia, dengan catatkan 16 poin.

Sebelum raih hasil oke dengan skor 4-1 atas Chievo, Milan sempat belum pernah menang lagi. Mereka raih 3 hasil negatif dan 1 hasil seri.

Lewat 4 pertandingan tersebut, Milan hanya memasukkan 2 angka. 1 dicatatkan oleh pemain depan, yaitu atas nama Suso.

Bekas pemain bek Milan, Alessandro Costacurta, katakan kalau tim Merah-Hitam memiliki persoalan di garis depan. Ia berandai-andai Belotti atau Aubameyang berhasil direkrut ke Milan pada bursa transfer musim panas kemarin.

Milan merekrut banyak pemain. Untuk garis depan, ada Nikola Kalinic dan Andre Silva. Kalinic baru catatkan 2 angka di Serie A, sedangkan Silva masih belum membobol gawang lawan di ajang Liga Italia.

“Dengan seseorang seperti Belotti atau Aubameyang berada pada garis depan, kami bakal bicarakan Milan yang menjadi beda,” imbuh Costacurta.

“Tentu kalau apa yang kurang di Diavolo ini ialah kurangnya penyerang tengah, sebab mereka banyak lakukan umpan silang dan para pemain penyerang mereka banyak lakukan kesalahan di depan gawang,” sambung dia.

Mancini Ingin Inter dan Milan Masuk Liga Champions

Roberto Mancini tidak terima untuk beri terkaan menjelang derby Della Madonnina. Ia malah ingin agar Inter Milan dan AC Milan melangsungkan sebuah musim yang oke.

Inter dan Milan bakal melangsungkan laga pada hari Senin (16/10/2017) dinihari WIB di Giuseppe Meazza pada pekan ke-8 Serie A. Ini bakal menjadi pertemuan ke-219 keduanya berada pada laga resmi, yang ikut memperlihatkan riwayat rivalitas yang panjang.

Musim kemarin tidak ada yang menjadi pemenang lewat 2 pertemuan di Liga Italia. Kedua laga berakhir imbang dengan skor imbang yaitu 2-2.

Sebagai bekas pelatih Inter, Roberto Mancini memberi dorongan Nerazzurri di pertandingan ini. Namun dengan menyeluruh, ia ingin Inter ataupun Milan melangsungkan musim yang oke dan lolos ke ajang Liga Champions.

“Saya tidak ingin beri prediksi, saya hanya bakal berdoa agar Inter melangsungkan pertandingan yang oke. Nerazzurri sudah mengawali dengan oke, sebab mereka merupakan tim yang kokoh dan pemainnya telah saling mengenal antara satu dengan yang lain, tidak amat banyak berubah dibanding Milan,” ucap dia.

“Pihak Rossoneri sedikit kerepotan, bakal perlu waktu untuk semuanya berlangsung dengan pas. Namun mereka lakukan upaya yang oke pada bursa transfer.”

“Saya merasa kalau Milan perlu membayar mahal atas banyaknya perubahan pada sesi ini, namun mereka miliki kualitas. Saya ingin kedua tim Milan ini masuk ke Liga Champions,” sambung pria yang sekarang ini pimpin Zenit St. Petersburg.

Pirlo Sebut Milan Perlu Bersabar Menunggu Montella dan Bonucci

Andrea Pirlo memberi pembelaan pada Vincenzo Montella dan Leonardo Bonucci yang penampilannya masih memberi efek yang signifikan di AC Milan. Pirlo meminta agar para pendukung tetap menunggu dengan sabar.

Montella berhadapan dengan ekspektasi besar di musim ini menyusul dengan belanja secara jor-joran yang Milan lakukan. Rossoneri membenahi skuatnya dengan merekrut beberapa nama seperti Andre Silva, Hakan Calhanoglu, Franck Kessie, Nikola Kalinic, hingga Bonucci.

Namun Montella tengah berada dalam tekanan. Milan telah menerima 3 hasil negatif dalam 7 laga di Serie A sampai saat ini dan tercecer di urutan 7.

Setali 3 uang, Bonucci yang diminta bikin garis belakang Milan semakin hebat juga belum bermain dengan optimal. Penampilannya di sejumlah perntandingan raih kritikan.

Namun Pirlo meminta agar para pendukung Milan untuk sabar. Montella dan Bonucci dikatakan olehnya masih perlu waktu untuk membuat kejayaan Milan kembali.

“Montella bakal dipecat? Saya harap tak terjadi,” kata Pirlo.

“Dia miliki tim anyar. Masih perlukan waktu dan juga keyakinan diri walaupun hasilnya tak langsung terlihat.”

“Tak heran jika Bonucci tak bikin Milan seperti Juventus yang sekarang ini. Mereka tak dapat harapkan hal tersebut amat cepat,” sambung Pirlo tentang Bonucci.

“Ia merupakan pemain bek paling oke di Italia dan salah satunya yang paling kuat di Eropa.”

Allegri Kecewa Atas Kekalahan Juventus

Juventus tampil seri melwan Atalanta walau lebih awal unggul 2 angka. Sang pelatih Massimiliano Allegri merasa kecewa dengan hasil ini, namun ia juga memberi performa yang meyakinkan melawan tim lawan.

Juve pulang dengan membawa hasil imbang 2-2 melawan Atalanta dari Atleti Azzurri d’Italia pada hari Senin (2/10/2017) dinihari WIB. Bianconeri tak raih hasil oke sebab membuang keunggulan 2 angka yang mereka punya.

Usai unggul dengan skor 2-0 lewat angka yang diciptakan Federico Bernardeschi dan Gonzalo Higuain, Juventus tidak berhasil pertahankan domnasi mereka. Atalanta beri perlawanan yang ketat dan dapat membuat skor menjadi imbang lewat angka yang diciptakan oleh Mattia Caldara dan Bryan Cristante.

Pada beberapa menit akhir, Juve sesungguhnya ada kesempatan untuk unggul kembali. Namun, Paulo Dybala sia-siakan hadiah penalti yang diraih tim tamu.

Hasil seri ini hentikan deretan hasil oke Juve di Serie A musim ini. Usai sebelumnya 6 kali menang dengan berturut-turut, Juve pada akhirnya kehilangan poin.

“Kami mungkin saja menang, namun kami miliki resiko biarkan mereka lakukan serangan balik pada beberapa menit akhir. Kami mestinya tak lakukan hal tersebut sebab poin yang kami raih pada malam ini mungkin bakal jadi hal yang krusial dalam jangka waktu yang panjang,” ucap Allegri pada situs resmi klub.

Allegri pun akui kalau Atalanta pantas raih pujian sebab bermain mengesankan pada pertandingan ini.

“(Alejandro) Gomez kirimkan umpan silang yang amat oke untuk cetak angka kedua mereka dan Cristante amat oke dalam menolong menyerang,” kata dia.

“Kesalahan yang kami lakukan ialah mencegah umpan silang tersebut, ditambah dengan cetak angka pertama kami mestinya respon dengan oke usai penyelamatan (Gianluigi) Buffon. Ini sangat di sia-siakan sebab kami sudah kehilangan 2 poin krusial dan kami layak raih hasil oke kalau saksikan penampilan kami,” imbuh Allegri.

Lewat hasil ini, Juve tidak berhasil samakan perolehan poin Napoli di klasemen Serie A. Juve menangkan 19 poin lewat 7 pertandingan dan berada di urutan kedua, di bawah Napoli yang miliki 2 poin lebih banyak.