Category Archives: Liga Italia

Reina Tetap Berharap Membela Napoli pada Musim Berikutnya

Pepe Reina dikabarkan mungkin saja keluar pada musim panas, disusul dengan penampilan yang kurang impresif. Namun ayahnya, Miguel Reina, katakana kalau putranya berharap terus berada di klub.

Penjaga gawang Napoli tersebut telah bikin 47 performa di selama musim berlangsung. Di bawah pimpinan dari Reina, gawang Partenopei tak kemasukan angka di 12 laga dan kebobolan 36 angka.

Walau begitu, Reina tak jarang lakukan kesalahan yang membuat Napoli rugi. Hasilnya, kritik pun akrab dengan bekas pemain Barcelona, Villarreal, Liverpool, dan Bayern Munich tersebut.

“Karier dari ia? Hal tersebut bakal tergantung dengan dirinya pribadi dan presiden klub,” ucap Miguel Reina.

“Saya tak tahu sama sekali soal apa yang telah dipilih. Namun saya optimis sebuah hal kalau ia berharap terus bermain untuk napoli, ia merasa bangga dengan hal tersebut dan ia amat suka dengan kota ini.”

“Persoalannya ialah saat seorang penjaga gawang bikin sebuah kecerobohan bakal amat nampak kesalahan tersebut, namun kritik merupakan bagian dari permainan ini. Walau seperti apapun, saya anggap Pepe telah melangsungkan musim yang luar biasa dan ia mestinya perlu merasa bangga,” kata Miguel Reina.

Kontrak yang dimiliki oleh Reina bakal segera berakhir di musim panas pada tahun 2018.

Sebab Roma Harapkan Kemajuan

AS Roma memiliki hasrat untuk pertahankan urutan kedua hingga akhir musim. Sebab, Giallorossi berharap membenahi pencapaiannya pada musim yang kemarin.

Usai Juventus pastikan titel juara di Serie A ke 6 secara berturut-turut di akhir pekan, tempat runner-up masih dikejar oleh Roma dan Napoli. Kedua klub cuma berjarak 1 poin saja di klasemen dengan sisa 1 laga.

Pada giornata terakhir, Roma bakal berhadapan dengan Genoa pada hari Minggu (28/5) di Olimpico sementara Napoli bakal melangsungkan laga di kandang Sampdoria.

Pada musim kemarin, Roma berada di urutan 3 di bawah Napoli. Runner-up jadi hal yang krusial sebab bakal keluar dari babak kualifikasi ajang Liga Champions yang dapat berlangsung tricky.

“Berada di atas Napoli, yang berhasil menempatkan diri di urutan kedua pada musim kemarin, bakal menjadi arti kalau kami sudah bikin beberapa perkembangan,” kata sang pelatih Roma Luciano Spalletti.

“Stadion Olimpico yang berisikan para penonton bakal berikan kami suport yang sering kami raih dalam 18 bulan, karena stadion bakal penuh dengan emosi yang akan memajukan kualitas yang kami punya untuk raih hasil oke di laga.”

Francesco Totti bakal jadi salah seorang yang di sorot selama pekan ini. Pemain penyerang, kapten, dan icon Roma tersebut dikatakan bakal mainkan laga terakhirnya. Walaupun maih belum ada berita resmi yang keluar.

“Tak ada hal lain selain laga antara Roma dan Genoa saat ini dan saya tak tahu apakah hal tersebut bakal jadi perpisahan untuk Totti. Ia harus bilang apa rancangan yang ia miliki dan saya tak tahu apa yang yang ada di pikirannya,” lanjut Spalletti.

“Tentu, sepanjang laga, ia bakal punya peluang untuk menolong para rekan satu timnya untuk raih hasil oke, untuk sebuah posisi [tahap grup] di ajang Liga Champions.”

Massimiliano Allegri Ungkap Bawa Juventus Layak Menang

Menang dengan enam Scudetto secara berturut-turut menambah rekor bagi Juventus. Bianconeri semakin memantapkan jiwa yang tangguh dan catatan prestasi yang mumpuni karena gelar juara tersebut.

Juventus berhasil menang di Liga Italia musim ini setelah sukses dengan skor 3-0 atas Crotone yang dilaksanakan di Juventus Stadium, pada Minggu (21/5/2017) malam WIB. Hasil tersebut menjadikan mereka tidak akan dapat dilampaui AS Roma yang ada di peringkat kedua, dengan keunggulan empat poin dan satu laga tersisa.

Ini menjadi gelar Scudetto kemenangan yang keenam bagi Juve. Mereka menjadi tim pertama yang mencatatkan prestasi seperti ini. Walau begitu, keberhasilan Juve sudah dapat dipresiksi sejak awal musim. Mereka selalu dapat meraih posisi atas di tiap laga yang mereka lalui.

Juventus juga memiliki enam pemain baru yang berbakat, seperti Miralem Pjanic, Dani Alves, Medhi Benatia, Marko Pjaca, Gonzalo Higuain, hingga Juan Cuadrado, yang semakin mengukuhkan sepak terjang mematikan mereka. Tim Massimiliano Allegri semakin sulit dikejar di klasemen di pekan kelima.

Walau begitu, Massimiliano Allegri begitu menyukai mental dari timnya. Selain dengan kepercayaan diri yang kuat, mereka juga dapat mempertahankan prestasi di lima musim terakhir tersebut.

” Yang saya lakukan adalah memberikan selamat untuk mereka setelah kami menang di enam Scudetto, ini akan menjadi bagian sejarah klub. Para pemain berbuat sesuatu yang diluar dugaan dan itu sangat fantastis, ” kata Allegri.

Lebih lanjut, pelatih senior ini mengungkapkan bahwa tiap keberhasilan yang luar biasa, dengan keyakinan penuh dari tiap pemain. Dia juga mengatakan jika tim ini sudah berkembang dengan pesat dengan performa ketat di tiap laga demi kemenangan.

Juventus saat ini memiliki kesempatan mendapat gelar treble musim ini. Sebelum menang di liga, mereka sudah mendapatkan piala Coppa Italia dan akan ikut serta dalam babak final Liga Champions kontra Real Madrid, awal Juni nanti.

Terkait Masa Depan Gianluigi Donnarumma, Massimo Taibi Beri Saran

Keahlian dari Gianluigi Donnarumma semakin menarik perhatian dari banyak klub sepakbola Eropa di musim ini. Akan tetapi, kiper muda ini ternyata mendapat banyak perhatian dari beberapa pihak dan menyarankan untuk tidak cepat-cepat hengkang dari AC Milan.

Gianluigi Donnarumma kemudian semakin menarik perhatian setelah masuk ke tim inti Rossoneri sejak musim lalu. Padahal umurnya masih muda, yakni 18 tahun, kiper muda ini semakin tak tergantikan menjaga gawang AC Milan.

Mengenai kontraknya sendiri akan usai di musim 2018 yang akan datang. Hal ini menjadikan beberapa klub sepakbola Eropa seperti Juventus dan dua klub Premier League yakni Manchester City dan Manchester United sangat ingin mendapatkan pemain dari Italia itu.

Akan tetapi, pemain muda ini diharapkan belajar dari Massimo Taibi yang bersama-sama dengan MU pada musim 2000. Karirnya yang gemilang, tiba-tiba menurun setelah pindah ke Inggris. Itu yang menjadikan Taibi memberikan saran pada Donnarumma untuk tetap melanjutkan karir di Milan. Karena di Inggris, pastinya kinerja pemain lebih sangat diperhatikan.

” Serie A dan Premier League sangat berbeda. Di United, klub Inggris yang begitu memperhatikan mengenai taktik. Begitu juga dalam hal prinsip wasit. Contohnya adalah di Italia, mereka meniup pluit untuk tiap pelanggaran, sementara di Inggris, Anda tidak akan dilindungi, sama seperti yang dialami oleh David De Gea, ” ucap Taibi.

Lebih lanjut, Massimo Taibi mengungkapkan bahwa jika Gigio memilih ke Manchester United atau Manchester City dan mendapatkan kontrak yang tinggi, pemain akan lebih gampang mendapat kritikan saat salah pertama kali, di Italia hal ini jarang terjadi.

” Saya ingin agar Gianluigi Donnarumma tidak buru-buru meninggalkan AC Milan. Dia masih muda dan tidak bergabung dengan klub kecil. Kiper muda ini masih perlu banyak belajar dan dia memiliki banyak waktu, jadi saya harap dia tetap di Milan, ” ucap Taibi.

Gianluigi Donnarumma sendiri sudah membukukan 11 cleansheet di Serie A selama musim ini.

Peluang Besar Stefano Spalletti Lanjutkan Karir di Inter Milan

Luciano Spalletti sepertinya tidak akan membuang kesempatan untuk menjadi pelatih Inter Milan sebagai karirnya selanjutnya. Terlebih, di klub sepakbola Italia tersebut ada rekannya dulu, yakni Walter Sabatini, pemimpin bidang olahraga di AS Roma dulu.

Inter Milan beberapa waktu yang lalu resmi mengakhiri masa kerjanya dengan pelatih mereka, Stefano Pioli. Nerazzurri akhirnya memutuskan untuk mengganti pelatihnya setelah musim ini usai.

Beberapa media mengabarkan, jika Inter begitu mengincar Antonio Conte dan Diego Simeone. Akan tetapi, Inter sepertinya tidak akan mudah mendapatkan dua pelatih senior tersebut. Alasannya adalah Conte baru saja meraih kemenangan bersaam Chelsea setelah menjadi juara Premier League, dan Simeone sepertinya masih bertahan dengan Atletico Madrid.

Saat ini, berita baru kian terdengar. Luciano Spalletti disebut-sebut akan menjadi salah satu kandidat kuat pelatih baru Inter di musim yang akan datang setelah melakukan pembicaraan dan tandatangan prakontrak bersama klub sepakbola Italia dan Sabatini.

Walter Sabatini sendiri adalah sosok yang dekat dengan Spalletti. Keduanya pernah bersama-sama membangun tim di AS Roma. Hal tersebut pun menjadikan peluang pelatih ini bersama Inter semakin besar.

” Sabatini merupakan direktur di bidang olahraga yang begitu tangguh dan kami sudah bersama-sama bekerja dengan klub kuat dan berpotensi juara. Saya memang mempunyai banyak perbedaan dengan Sabatini, namun kami tetap menjadi rekan kerja yang begitu baik di beberapa bidang. Dia adalah sosok yang begitu apik dan pengalaman yang banyak, itu menjadi pertimbangan baik ketika Inter menginginkannya, ” kata Spalletti.

Lebih lanjut, Luciano Spalletti mengatakan jika terdapat kesempatan untuk kembali menjalin kerja sama dengan Walter Sabatini, Pioli tidak akan menyia-nyiakannya. “ Saya ingin mendapatkan pelaung itu, ” ucap pelatih AS Roma tersebut.

Retak Di Bagian Tulang Selangka, Javi Martinez Akan Menepi Lama

Bayern Munich sepertinya akan kehilangan salah satu pemainnya, yakni Javi Martinez hingga berakhirnya musim ini. Pesepakbola dari Spanyol tersebut mendapatkan cedera di bagian tulang selangkanya yang memaksanya harus absen dalam beberapa lama.

Melalui situs resmi Bayern Munich, klub ini merilis berita bahwa Javi Martinez mendapat cedera retak di bagian tulang selangkanya. Cedera tersebut diperoleh pemain ini ketika sedang naik gunung di Spanyol tepat di hari Minggu yang lalu.

Martinez sendiri sudah melaksanakan operasi di Munich, di hari Selasa (9/5/2017) waktu setempat. Proses operasinya berjalan dengan baik, walau tidak disebutkan berapa lama proses kesembuhannya. Akan tetapi, pihak klub mengisyaratkan bahwa pemain ini tidak akan dapat memperkuat timnya dalam laga yang tersisa di musim ini.

Sementara itu, Martinez sudah bermain dalam 25 laga sepanjang musim Bundseliga dan membuahkan satu gol. Dia juga menciptakan gol ketika Bayern dikalahkan oleh Borussia Dortmund di babak semifinal DFB Pokal beberapa waktu yang lalu.

Sejatinya, Javi Martinez bukanlah satu-satunya pesepakbola Bayern Munich yang menepi karena mendapat cedera di penghujung musim ini. Die Roten juga akan kehilangan Manuel Neuer dan Sven Ulreich yang sama-sama mendapat cedera dalam laga mereka beberapa waktu yang lalu, dan hingga saat ini belum diketahui pasti kapan mereka berdua memperoleh kebugaran.

Di sisi lain, Bayern Munich sudah menyelesaikan tugas dengan baik dengan hasil trofi kemenangan Bundesliga dua minggu yang lalu. Dalam dua laga pamungkas mereka di liga ini, tim dari Carlo Ancelotti tersebut akan melawan Leipzig pada tanggal 13/5 dan Freiburg di tanggal 20/5 yang akan datang.

Prediksi Skor dan Susunan Pemain AC Milan vs AS Roma

Memasuki minggu ke-35 Serie A ini, AC Milan akan bertarung dengan AS Roma. Laga ini akan dilaksanakan di San Siro, pada Senin (8/5) dini hari WIB.

Kontra AS Roma, catatan AC Milan dalam sembilan laga Serie A bersama Roma hanya menghasilkan 1 kali kemenangan, empat dengan hasil seri dan empat kegagalan. Laga awal di musim ini, Rossoneri menjalani laga tandang ke Roma, dengan hasil kegagalan, 1-0. Seharusnya di laga ini dengan fansnya sendiri, Milan wajib mencatatkan kemenangan.

Kemenangan memang hal yang harus mereka raih, jika tidak tiket menuju laga di Eropa akan hilang. Alasannya dalam empat laga sampai akhir musim, Milan masih berada di posisi keenam klasemen dengan selisih lima nilai dari Atalanta yang sudah menduduki batas terakhir menuju Liga Europa musim ini.

Jelang laga, tim dari Vincenzo Montella dalam kondisi yang labil. Dari lima laga, mereka hanya sekali menang, saat berhadapan dengan Palermo, tiga kali seri dan kalah satu kali. Selain mengenai mental, Milan juga bermasalah dalam hal pemain. Alessio Romagnoli, Bonaventura, Abate dan Luca Antonelli masih dalam kondisi cedera. Jurac Kucka juga masih menjalani hukuman kartu merah.

Di sisi lain, tim AS Roma juga dalam kondisi buruk sejak kalah dari Lazio. Mereka juga kehilangan beberapa pemain, seperti Kevin Strootman dan Antonio Rudiger yang masih menjalani akumulasi kartu.  Namun, tim Luciano Spalletti masih memiliki beberapa pemain terbaik.

  • Perkiraan Susunan Pemain :

AC Milan dengan skema 4-3-3, yakni Donnarumma, Calabria, Paletta, Zapata, Sciglio, Pasalic, Sosa, Fernandez, Suso, Bacca, Deulofeu.

AS Roma dengan skema 4-2-3-1, yakni Szczesny, Emerson, Fazio, Manolas, Peres, Rossi, Paredes, Shaarawy, Nainggolan, Salah, Dzeko.

  • Prediksi Skor

Kedua tim di laga Serie A di San Siro kali ini sama-sama bertujuan mendapatkan tiket Liga europa musim mendatang. Namun, prediksi laga ini akan dimenangkan oleh Milan dengan skor 2-1.

Jose Mourinho Akan Terapkan Aturan Pemakaian Media Sosial di MU

Salah satu bintang Manchester United sekaligus pesepakbola termahal dunia yakni Paul Pogba sepertinya tidak akan dapat lagi menggunakan media sosial dengan bebas. Ini merupakan peraturan baru dari pelatih MU yakni Jose Mourinho yang disebutkan akan membatasi pemakaian media sosial pesepakbola miliknya.

Disebutkan jika Jose Mourinho tidak begitu nyaman dengan banyaknya pemain Manchester United yang sangat aktif di dunia maya. Pelatih MU ini berniat mengurangi banyaknya informasi yang beradal dari klubnya tersebut di waktu-waktu tertentu, dengan membuat peraturan tersebut untuk pemain di timnya.

Pelatih dari Portugal itu akan segera menerapkan aturan yang baru tentang apa yang dapat dan tidak dapat dishare ke publik oleh skuat MU dalam beberapa media sosial milik mereka, diantaranya Twitter, Facebook, Snapchat hingga Instagram.

Salah satu yang sangat ingin dicegah oleh Mourinho adalah foto-foto yang biasa diupload para bintang lapangannya terkait sesi latihan dan berita tentang tim yang akan berlaga dalam waktu 48 jam ke depan, contoh yang lain adalah saat mereka sedang dalam bus menuju stadion tempat berlaga.

Menajer ini berharap pemainnya tersebut lebih fokus menyiapkan diri sebelum melakukan laga daripada menyibukkan diri dengan media sosial milik mereka. Peraturan ini menjadi salah satu tujuan pelatih senior ini demi menjadikan MU kembali menjadi klub yang ditakuti setelah reputasi mereka turun drastis setelah Sir Alex Ferguson tak lagi menjadi pelatih MU.

Jika benar Mourinho akan memberlakukan aturan baru pembatasan penggunaan media sosial pesepakbola di klub ini, maka bintang Manchester United seperti Paul Pogba, Jesse Lingard dan Luke Shaw akan jarang terlihat lagi di dunia maya.

Sang pesepakbola termahal dunia ini memang yang paling getol di sosial media. Bahkan beberapa hari terakhir, di Twitternya, Paul Pogba resmi merilis emoji khusus dengan gambar mantan pemain Juventus itu.