Category Archives: Liga Inggris

City Perlu Menjaga Aguero

Sergio Aguero sekarang ini jadi satu-satunya pemain penyerang Manchester City yang masih dalam keadaan bugar. Keadaan ini bikin sang manajer Pep Guardiola harus pintar-pintar lakukan rotasi.

City sekarang ini kehilangan Gabriel Jesus. Pemain penyerang yang berasal dari Brasil tersebut alami cedera lutut dan diprediksi bakal absen selama 4 sampai 6 pekan.

Cedera yang dialami Gabriel Jesus bikin Aguero menjadi satu-satunya pemain penyerang pilihan City yang tersisa. Sementara City perlu langsungkan jadwal laga yang padat di 4 ajang yang berbeda.

Sambil menanti Gabriel Jesus pulih, Guardiola juga mengatur waktu tampil Aguero supaya pemain penyerang yang berasal dari Argentina tersebut tidak lelah atau alami cedera. Contohnya ialah pada pertandingan menghadapi Bristol City di pertemuan pertama babak semifinal Piala Liga Inggris yang berlangsung pada hari Rabu (10/1/2018) dinihari WIB.

Lewat laga itu, Guardiola lebih pilih untuk cadangkan Aguero. Ia tampilkan trio Raheem Sterling, Bernardo Silva, dan Leroy Sane yang bergerak dinamis di garis serang.

Guardiola baru turunkan Aguero dalam 20 menit terakhir saat City perlukan angka untuk menangkan pertandingan. Keputusan ini nyatanya tepat sevav Aguero ciptakan angka di injury time untuk membawa City menang dengan skor 2-1.

“Bernardo telah sering tampil di sana dan (Sterling) saat kami tampilkan 5 pemain belakang. Tentu saja hal tersebut bukan posisi alami mereka,” kata Guardiola setelah laga.

“Mereka tidak miliki feeling seperti Sergio dan Gabriel untuk angka, namun kami harus lakukan rotasi dan setiap pemain dilibatkan. Kecuali David Silva, semua pemain tampil di ajang ini. Fernandinho punya sejuta menit di kaki-kakinya, jadi kadang-kadang kami harus memakai pilihan lain,” kata dia.

“Kami buat banyak kesempatan. Tentu saja Sergio telah tampil di banyak laga. Dengan tidak bugarnya Gabriel, kami harus sedikit lindungi dirinya. Sergio tengah on fire, ciptakan angka lagi. Namun, ia terus ciptakan angka pada kariernya,” imbuh Guardiola.

Aguero sampai saat ini jadi top skorer sementara City pada musim ini dengan catatkan 19 angka lewat 25 laga.

City Nilai Bristol City Bakal Tampil Bertahan

Manchester City bakal menjadi tuan rumah saat berhadapan dengan Bristol City pada pertemuan pertama ajang Piala Liga Inggris. The Citizens prediksikan kalau lawannya bakal tampil amat defensif.

Laga pada pertemuan pertama babak semifinal Piala Liga Inggris akan berlangsung pada hari Rabu (10/1/2018) dinihari WIB di Etihad Stadium. City tentu jadi unggulan saat berhadapan dengan tim kasta kedua ajang Liga Inggris tersebut.

Dengan permainan City sekarang ini, Bristol juga tentu kalah level. City isinya adalah para pemain mahal seperti Kevin De Bruyne, Sergio Aguero, Leroy Sane, dan Raheem Sterling.

Supaya dapat pertahankan kesempatan ketika melangsungkan laga pada pertemuan kedua yang akan berlangsung pada tanggal 24 Januari yang akan datang, Bristol tentu bakal tampilkan strategi supaya tidak banyak kebobolan.

Hal tersebut yang disadari oleh pemain gelandang City, Ilkay Guendogan. Ia pun katakan kalau lawannya sekarang ini mungkin saja membuat sebuah hal yang tak terduga.

“Manajer dan stafnya terus tahu apa yang perlu mereka perlihatkan atau tidak pada kami. Tentu saja kami perlu tahu ide bermain sepakbola Bristo City dan seperti apa gaya mereka,” imbuh Guendogan pada situs resmi City.

“Walau ketika mereka menyambangi stadion kami, kami dapat merasa cukup percaya kalau mereka bakal tampil amat defensif, khususnya pada pertemuan pertama.”

“Hal tersebut yang kami inginkan pada momen ini. Namun, mereka pun dapat mengejutkan kami pada pertandingan Selasa malam. Kami perlu bersiap untuk tiap kasus,” tegas dia.

Zola Ingin Morata Lebih Agresif

Legenda Chelsea yaitu Gianfranco Zola akui merasa kecewa dengan performa terbaru dari Alvaro Morata. Dia minta Morata agar lebih buas lagi di depan gawang lawan.

Pemain penyerang yang berasal Spanyol itu membuang beberapa kesempatan emas saat Chelsea tampil seri dengan skor 2-2 melawan Arsenal pada tengah pekan. Beberapa kesempatan yang melayang tersebut sampai bikin Morata juga diolok-olok di dunia maya.

“Amat tidak mudah untuk kritiknya terlampau keras sebab hasil kerjanya sangat baik. Pada pertandingan tersebut juga dia sungguh menjadi pemain yang bermain dengan sekuat tenaga untuk tim,” imbuh Zola.

“Namun sesungguhnya saya sedikit merasa kecewa tempo hari. Bagi saya Morata miliki kualitas untuk jadi seorang pemain oke. Tetapi, saat Anda saksikannya luput cetak beberapa angka tersebut, khususnya pada babak pertama, Anda tentu ingin dia lebih tenang di depan penjaga gawang. Dia pun perlu lebih buas.”

“Dia adalah seorang pemain dengan kualitas yang hebat, namun salah satu hal yang bikin saya ragu saat dia hadir ke Chelsea ialah apa dia dapat dikatakan tangguh dan buas,” imbuh dia.

Morata direkrut ke Stamford Bridge untuk diplot sebagai pengganti dari Diego Costa, yang sudah kembali tampil bersama Atletico Madrid usai hubungannya merenggang dengan Antonio Conte.

“Bagi saya Morata miliki kebolehan lebih dibanding Costa lewat sejumlah hal. Namun Costa lebih buas di depan gawang lawan,” ucap Zola membedakan kedua pemain itu.

City Kembali Oke Walau Sempat Tertahan

Hasil seri yang diraih saat berhadapan dengan Crystal Palace putuskan deretan hasil oke yang dicatatkan Manchester City pada ajang Premier League. Namun, Kemudian City lekas kembali ke jalannya.

City ditahan oleh Palace tanpa cetak angka 0-0 saat melangsungkan laga pada hari Minggu (31/12/2017) kemarin di Selhurst Park. Hasil tersebut bikin deretan hasil oke City di ajang Premier League terhenti di angka 18. The Citizens juga tidak berhasil samakan catatan Bayern Munich, yang menang 19 kali secara berturut-turut di Liga Jerman pada musim 2013/2014.

Namun, hasil tidak optimal di markas Palace tersebut tidak memukul mental City. Mereka perlihatkan respon cemerlang dengan raih hasil oke di pertandingan selanjutnya yang berlangsung 2 hari selanjutnya.

City tundukkan Watford dengan skor 3-1 pada hari Rabu (3/1/2018) dinihari WIB di Etihad Stadium. Tim tuan rumah menang lewat angka cepat yang diciptakan Raheem Sterling, cetak angka bunuh diri Christian Kabasele, dan juga angka yang diciptakan Sergio Aguero pada babak kedua. Satu-satunya balasan Watford hadir lewat Andre Gray.

Manajer City, Pep Guardiola, akui merasa senang dengan respon dari timnya usai ditahan imbang oleh Palace.

“Hal tersebut merupakan kali pertama kami kehilangan poin lewat 18 laga dan Anda saksikan responnya,” ucap Guardiola pada situs resmi City.

“Kecuali untuk 15 menit pada babak pertama saat kami tak cukup oke, kami kehilangan beberapa bola simpel dan mereka bikin 2 atau 3 kesempatan. Pada babak kedua, saat kami mungkin saja merasa lelah, yang berlangsung merupakan kebalikannya. Kami mungkin saja ciptakan lebih banyak angka, namun saya merasa senang,” imbuh dia.

City mantap di urutan teratas klasemen dengan catatkan 62 poin lewat 22 laga dan masih belum sekali pun kalah. Mereka unggul 15 poin atas Manchester United yang menjadi pesaing terdekatnya.

Lee Johnson Bahagia Lawan City di Semifinal

Setelah berhasil menangkan laga atas Manchester United, Bristol City bakal ebrhadapan dengan Manchester City di babak semifinal Piala Liga Inggris. Pertandingan tersebut disambut dengan semangat oleh sang manajer Bristol Lee Johnson.

Bristol bikin hal yang mengejutkan dengan berhasil tundukkan MU yang menjadi juara bertahan. Memainkan pertandingan perempatfinal pada hari Kamis (21/12/2017) dini hari WIB di Ashton Gate, Bristol menangkan laga dengan skor 2-1 atas ‘Setan Merah’.

Hasil pengundian babak semifinal lalu pertemukan Bristol dengan City yang tengah digdaya di Premier League. Bristol, yang menjadi satu-satunya tim Divisi Championship di babak semifinal Piala Liga Inggris, akan lebih awal berkunjung ke Etihad Stadium pada pertemuan pertama sebelum mendapat giliran menjadi tuan rumah di pertemuan kedua.

Berhadapan dengan City tentu bakal jadi rintangan besar untuk Bristol yang sekarang ini berada di urutan 3 klasemen Divisi Championship tersebut. Karena tim besutan Pep Guardiola tersebut tengah alami masa yang tidak mudah untuk dihentikan usail catatkan hasil oke pada 16 pertandingan secara berturut-turut di liga.

Johnson juga bersemangat menyambut rintangan besar berhadapan dengan City. Bagaimanapun, Bristol dikatakan olehnya telah catatkan cerita fenomenal.

“Wow. tuhanku. Hal tersebut hebat. Kami bakal nikmati ini,” kata Johnson tentang pertandingan melawan City seperti dikutip situs resmi klub.

“Ada 3 tim top dan kami, namun semoga 4 tim oke seperti yang dilihat orang saat ini. Ini fenomenal, para pemain hebat sedari hari pertama pramusim dan mereka layak raih ini.”

“Para pendukung pun begitu, lewati malam seperti itu dan anak-anak bakal ceritakan ini pada anak-anaknya. Ini bakal menjadi dongeng,” sambung dia.

De Bruyne Secepatnya Diberi Perpanjang Kontrak

Kevin De Bruyne bakal raih hadiah atas performa cemerlangnya pada musim ini. Pemain gelandang yang berasal dari Belgia tersebut dikabarkan bakal secepatnya menyetujui perpanjang kontrak dengan Manchester City.

De Bruyne sesungguhnya masih miliki kontrak sampai dengan tahun 2021 Usai direkrut dari Wolfsburg pada tahun 2015. Namun, City beritanya ingin menggantinya dengan kontrak yang lebih oke dan durasi yang lebih lama lagi.

De Bruyne yang saat ini sudah berusia 26 tahun, diberitakan telah menerima bayaran yang mencapai 115 ribu pound sterling tiap pekan, ditambah image rights bernilai 1,2 juta pound sterling dan beberapa bonus yang dapat mencapai nominal 3,5 juta pound sterling.

De Bruyne bakal meraih gaji pokok di atas 200 ribu pound sterling dalam kontraknya yang baru. Hal tersebut masih belum termasuk bonus. Kontrak anyar ini bakal berlangsung sampai dengan tahun 2024 dan diprediksi bakal diteken oleh si pemain pada bulan selanjutnya.

Negosiasi kontrak anyar berlangsung tanpa ada kendala yang artinya karena De Bruyne sendiri merasa amat senang berada di City dan ingin bisa bertahan lebih lama lagi.

“Saya terus bilang kalau dalam sepakbola banyak hal dapat berlangsung dengan amat cepat, namun saya amat bahagia di tempat ini dan banyak orang di klub tahu hal tersebut,” ucap De Bruyne.

De Bruyne jadi pilar krusial di balik kedigdayaan City pada musim ini. Ia ciptakan 7 angka dan 11 kali assist lewat 24 performa di tiap ajang.

Kontribusi besar De Bruyne itu menolong City catatkan 16 hasil oke secara berturut-turut di ajang Premier League dan masuk ke babak 16 besar Liga Champions.

City bertinya pun tengah berusaha menambah panjang kontrak Fernandinho yang bakal berakhir pada akhir musim ini dan juga kontrak Gabriel Jesus.

Wilshere Sebut Masih Belum Ada Perpanjang Kontrak di Arsenal

Jack Wilshere mengatakan kalau masih belum ada perkembangan soal perundingan kontrak di Arsenal. Ia terus menanti peluang.

Sedari kembali dari masa peminjaman di Bournemouth, Wilshere masih belum tampil secara reguler di Arsenal. Ia disarankan pindah, untuk amankan 1 posisi di skuat Inggris untuk Piala Dunia 2018. Wilshere baru tampil sebanyak 16 kali di tiap kompetisi bersama tim Gudang Peluru.

West Ham United dikatakan menjadi salah satu klub yang berikan penawaran untuk Wilshere ketika bursa transfer kembali dibuka pada bulan Januari 2018.

Kontrak yang dimiliki oleh Wilshere bakal berakhir pada bulan Juni 2018. Dengan begitu, ia bebas lakukan negosiasi dengan klub lain di awal bulan depan jika kesepakatan baru tidak tercapai.

Tentang masa depannya di Arsenal, Wilshere masih merasa tenang. Sekarang ini, ia berkonsentrasi untuk pertahankan kebugaran.

“Tidak ada perkembangan, kami ada di tempat yang sama di posisi kami 2 pekan kemarin. Ada banyak tanggal di buku harian. Saya cuma membaca apa yang dikatakan (Wenger) di media. Di waktu ini, saya fokus untuk dapat terus bugar dan ada di dalam tim,” imbuh Wilshere.

“Hal tersebut bakal terungkap sendiri dan saat itu adalah waktu yang tepat. Saya percaya kalau bos bakal panggil saya, maka kami dapat berbincang. Saya telah katakan sebelumnya kalau saya merasa senang, saya menanti peluang. Hal tersebut hadir dan saya anggap dapat manfaatkannya dengan baik,” sambung dia.

Saat Pertanyaan Jurnalis Bikin Klopp Kesal

Derby Merseyside pada pekan ini memang tidak berlangsung baik bagi Juergen Klopp. Sudah imbang melawan Liverpool, Klopp juga dibikin marah dengan pertanyaan seorang jurnalis…

Liverpool menjadi tuan rumah berhadapan dengan Everton di Anfield pada hari Minggu (10/12/2017) malam WIB, dengan rasa percaya diri yang tinggi menyusul hasil oke dengan skor 7-0 atas Spartak Moskow yang membawa mereka ke babak 16 besar ajang Liga Champions.

Namun kejutan terjadi waktu Klopp menurunkan susunan tim yang tidak biasa dengan cadangkan Philippe Coutinho serta Roberto Firmino. Walau unggul lebih dulu di akhir babak pertama lewat Mohamed Salah, Liverpool selama pertandingan memang kerepotan menembus pertahanan yang ketat dari Everton.

Pertandingan pada akhirnya imbang dengan skor 1-1 usai Wayne Rooney membobol gawang Liverpool lewat titik putih. Keputusan ini yang kemudian Klopp protes keras sebagai sang manajer setelah laga ketika hampiri wasit Craig Pawson.

Klopp menilai Dominic Carvert-Lewin lakukan diving ketika dijaga oleh Dejan Lovren. Hal ini kemudian membuat Klopp kesal yang kemudian ditambah pertanyaan konyol dari salah satu jurnalis Sky sports, Patrick Davison setelah pertandingan.

Ketika diwawancara, Klopp dimintai komentarnya tentang penalti Everton yang dianggap sah oleh sebagian orang. Klopp yang tak terima tersebut juga kemudian berdebat hampir 1 menit untuk pertanyaan tersebut, dari jumlah 4 menit wawancara yang akhirnya ditinggal pria yang berasal dari Jerman itu.

“Lovren tak melanggar. Calvert-Lewin yang bergerak. Tangannya di belakang. Kalau Anda berpikir itu penalti, apakah saya Akan berubah pikiran?,” kata Klopp.

“Saya cuma ingin berbicara dengan orang yang sedikit paham tentang sepakbola. Saya minta maaf, saya salah dan Anda benar. Tentu saja, saya tak berada dalam mood yang baik untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti itu,” sambung dia.

Tak heran kalau Klopp merasa kesal sebab Liverpool tidak berhasil menggeser Chelsea dari urutan 3 klasemen. Liverpool di urutan 4 miliki 30 poin, berjarak 2 poin dengan The Blues.