Category Archives: Liga Inggris

‘Kane Memang Salah Satu Striker Paling Oke di Dunia’

Harry Kane kembali memperlihatkan kebolehannya ketika membela Tottenham Hotspur pada pertandingan menghadapi Leicester City. Ia dikatakan menjadi salah seorang pemain penyerang paling oke di dunia.

Spurs raih hasil oke dengan skor 6-1 ketika melangsungkan laga mengunjungi kandang Leicester City. Lewat laga yang bertempat di King Power Stadium tersebut, Kane catatkan 4 angka ke gawang The Foxes.

2 angka yang Spurs catatkan lainnya diciptakan oleh Heung-Min Son. Sedangkan cetak angka balasan Leicester dicatatkan atas nama Ben Chilwell.

Lewat tambahan cetak angka ke gawang Leicester tersebut, Kane sekarang ini telah bukukan sampai 26 cetak angka. Untuk sekarang ini, ia telah berada di urutan teratas daftar top skorer, menang 2 angka dari dari pesaing terdekatnya yaitu Romelu Lukaku.

Sang manajer Spurs, Mauricio Pochettino, berikan pujian pada Kane. Ia dikatakan menjadi salah seorang pemain penyerang paling oke di dunia sekarang ini.

“Amat hebat bagi dirinya. Ini adalah sebuah musim di mana ia lakukan peselisihan lagi untuk jadi top skorer di ajang Premier League. Ia amat hebat, ia adalah salah satu pemain penyerang paling oke di dunia. Ia bakal selalu berusaha untuk melangkah di pertandingan selanjutnya dan sudahi musim dengan cara yang paling oke,” imbuh Pochettino.

“Ia dapatkan cedera 2 kali pada musim ini, namun ia telah merasa amat fit sekarang ini dan ia berusaha untuk ciptakan banyak angka agar dapat finis di posisi paling atas. Kami punya peluang di laga selanjutnya yaitu ketika berhadapan dengan Hull City (pada hari Rabu),” kata dia.

Performa Di Puji Jose, Marcus Rashford Merasa Dihargai

Marcus Rashford saat ini dalam keadaan yang positif, pasalnya pemain muda dari Manchester United ini kembali dipercaya menjadi pemain di lini depan timnya oleh sang pelatih, Jose Mourinho.

Marcus Rashford kembali diturunkan oleh Jose Mourinho bersama tim utama sebagai pengganti Zlatan Ibrahimovic yang masih menjalani pengobatan pasca cedera di laga beberapa waktu yang lalu. Kesempatan tersebut, ternyata diterima Rashford dengan respon yang begitu baik.

Rashford menjadi bintang lapangan dalam memperkuat MU menuju babak final Liga Europa musim ini. Di putaran awal di babak semifinal kontra Celta Vigo, Rashford membawa MU sukses dengan skor 1-0 lewat gol bebasnya. Dan di putaran yang kedua, dia mencatatka assist untuk gol Marouane Fellaini.

Performa dari Rashford di putaran awal berhasil membuahkan pujian dari Mourinho. Pelatih ini menilai jika sepakannya merupakan hasil yang kerja kerasnya.

” Penampilan darinya di laga ini adalah hasil dari kerja kerasnya. Dia selalu terlihat berupaya tiap hari, dia suka dengan apa yang dia lakukan. Kadang setelah latihan usai, dia tetap berlatih dengan asisten saya, ” papar Mourinho.

Dengan pujian itu, Rashford mengaku sangat bahagia. Kepercayaan dari Jose Mourinho semakin menjadikan penyerang 19 tahun itu senang.

” Hal itu membuat saya bahagia. Itu menjadi yang terbaik dari musim ini. Dia bahkan bilang saya dapat bermain di tiap laga. Dia berupaya menjadikan kami memiliki kesempatan dan keyakinan. Walau kadang tidak mudah, namun dengan pemain yang mau bekerja dan berupaya, saya rasa akan memberikan hasil yang maksimal dan lihat hasil di musim ini, ” ucap Rashford.

Selama menjalani musim ini, Markus Rashford sudah bermain sebanyak 51 laga di semua ajang dengan ‘Setan Merah’, 26 laga dengan posisi sebagai starter. Hingga kini, pemain muda ini sudah membukukan 11 gol.

John Terry di Chelsea, From Hero To Zero

John Terry kembali perkasa. Setelah sempat menjadi pemain yang sering mengisi bangku cadangan, dan melakukan kesalahan sehingga menjadikan gol bagi Watford. Akan tetapi, kapten tim ini masih memiliki kekuatan demi mencapai kemenangan untuk Chelsea.

John Terry memperoleh posisi sebagai starter di laga awal Chelsea setelah resmi menjadi juara Premier League musim ini. Pemain berumur 36 tahun itu bermain sejak awal ketika timnya melawan Watford di markas mereka, Stamford Bridge sebagai laga Premier League, Selasa (16/5/2017) dinihari WIB.

Ini merupakan peluang yang begitu jarang untuk Terry. Dia terakhir kali sebagai starter dalam laga di liga ketika The Blues seri 2-2 kontra Swansea City di pertengahan September 2016 yang lalu.

Terry pun bersukacita dengan waktu yang diberikan padanya. Hal ini terlihat pada menit ke-22, di mana Terry sukses menciptakan gol sebagai pembuka keunggulan timnya. Dia memainkan bola di wilayah kotak penalti. Itu menjadi gol awalnya di laga Premier League musim ini. Jadi, sangat terasa begitu emosionalnya dia.

Akan tetapi, beberapa menit berselang, Terry melakukan kesalahan. Dengan tujuan memainkan bola dengan kepala, Terry justru mendekatkannya ke Etienne Capoue yang lalu menciptakan gol untuk tim lawan. Namun, keberuntungan masih di pihak Terry, dia kembali memperkuat Chelsea dengan gol sekaligus kemenangan untuknya. Walau Watford menekan, The Blues dapat meraih skor dengan nilai 4-3.

” Itu menjadi menit yang begitu sulit untukku. Saya melakukan gol dan lalu melakukan kesalahan dan Etienne Capoue dapat memainkannya. Saya begitu bahagia dengan gol yang saya dapatkan, saya juga senang dengan waktu bermain yang penuh dari awal kemudian kami menang. Sangat penting untuk bertahan dengan momen itu, ” ujar Terry.

Sementara itu, JohnTerry akan segera hengkang dari Chelsea setelah usainya musim ini. Akan tetapi, Terry belum membeberkan masa depannya ke depan setelah tidak menjadi pemain sepakbola.

Cesc Fabregas, Raja Assist di Liga Inggris

Salah satu pemain Chelsea, yakni Cesc Fabregas menampilkan kemampuannya selama musim ini. dia membuktikan bahwa dirinya adalah pemain yang memiliki kualitas. Walau selama musim ini kerap menjadi pemanas bangku cadangan, dia dapat mencatatkan prestasi sebagai pemain pertama yang membukukan lebih dari 10 assist tiap musim dalam enam musim ini.

Cesc Fabregas mengumpulkan 11 angka setelah memberikan umpan manis untuk Diego Costa dan Nemanja Matic yang berhasil menjadikannya gol menuju gawang lawan, Middlesbrough dan membawa Chelsea menang dengan skor 3-0 di Stamford Bridge, pada Selasa (9/5/2017) dinihari WIB.

Saat ini, dirinya sudah mengumpulkan sebanyak 11 assist. Dalam klasemen, Fabregas hanya kalah jumlah dari Gylfi Sigurdsson yang mengumpulkan 12 assist, Christian Eriksen dengan 12 assist, dan Kevin De Bruyne dengan jumlah 15 assist.

” Fabregas merupakan salah satu pemain yang menjadi contoh di musim ini untuk Chelsea. Dia menjadi pemain yang matang dan kini memperlihatkan kinerjanya, ” ucap sang pelatih, Antonio Conte memberikan pujian.

Sepanjang perjalanan Liga Inggris, dari musim 1992/1993 yang lalu, Fabregas saat ini sudah melampaui perolehan dari pemain Manchester United, yaitu Wayne Rooney dan Ryan Giggs. Keduanya sama-sama menciptakan sekitar 10 assist di tiap musim dalam lima musim.

Catatan assist Fabregas tersebut kian lebih istimewa karena dia sendiri bukan merupakan tim inti pilihan Antonio Conte. Dia tidak mendapat tempat setelah pelatih lebih memilih Matic dan N’Golo Kante untuk mengisi tim andalannya.

Bahkan, dengan posisinya yang semakin lebih menajdi pemain cadangan, berita soal hengkangnya di dari The Blues kian terdengar. Akan tetapi, Conte menegaskan jika Cesc Fabregas tidak akan melepas Fabregas ke klub manapun.

  • Berikut catatan assist Fabregas selama enam musim

2006/2007 : dengan 11 assist

2007/2008 : dengan 17 assist

2009/2010 : dengan 13 assist

2010/2011 : dengan 11 assist

2014/2015 : dengan 18 assist

2016/2017 : dengan 11 assist

Incoming search terms:

  • Raja assist liga BELANDA 2016/2017

Karena Jose Mourinho, Tiemoue Bakayoko Pikir Ulang Gabung ke MU

Manchester United menjadi salah satu klub sepakbola dunia yang begitu menginginkan pemain gelandang andalan AS Monaco, yakni Tiemoue Bakayoko. Setan Merah sepertinya ingin memasangkan Bakayoko dengan pemain andalan termasuk pemain termahal di dunia saat ini, yakni Paul Pogba.

Disebutkan jika Tiemoue Bakayoko menjadi target inti Manchester United dalam menyelesaikan masalah kerapuhan di lini tengah yang menjadi hambatan mereka selama musim ini. Sang pelatih MU, yakni Jose Mourinho begitu ingin mendapatkan Bakayoko yang selama bersama AS Monaco sudah berhasil melaju ke babak semifinal Liga Champions musim ini.

Penawaran dari MU memang sempat membuka peluang yang besar karena Bakayoko mengaku tertarik bermain bersama salah satu klub sepakbola dunia tersebut. Bahkan, dia sudah bersiap bergabung ke Old Trafford karena memang memiliki keinginan untuk bermain bersama Paul Pogba di lini tengah.

Akan tetapi, akhir-akhri ini, Bakayoko sepertinya tidak ingin melanjutkan keinginannya tersebut. Beberapa media setempat mengabarkan bahwa pesepakbola dari Pantai Gading ini saat ini sudah lebih mengutamakan penawaran dari Chelsea di bursa transfer mendatang.

Tiemoue Bakayoko sepertinya khawatir untuk bergabung dengan Manchester United karena Jose Mourinho. Bakayoko merasa kurang cocok dibawahi oleh Mourinho. Alasannya adalah bahwa dirinya sudah tahu mengenai isu terkait cara Mourinho mengajari tim dari mantan rekannya dulu di AS Monaco, yakni Anthony Martial.

Diketahui bahwa selama musim ini berjalan, masa depan Anthony Martial sepertinya diambang ketidakpastian. Dirinya bukan lagi salah satu pemain inti pilihan pelatih MU tersebut. Karena hal tersebut, Bakayoko merasa sepertinya tidak akan siap dan tak ingin melanjutkan karir jika pada akhirnya akan seperti Martial nantinya.

David Luiz Cedera, Pelatih Chelsea Meragukan Kinerja Tim

Keberhasilan dari Chelsea dengan skor akhir 3-0 atas Everton sebagai bagian dari laga Liga Inggris pada musim ini yang dilaksanakan di penghujung minggu lalu ternyata berdampak negatif bagi mereka. Bek andalan mereka, David Luiz mendapat cedera jelang laga usai sampai diragukan untuk ikut bermain di laga selanjutnya.

David Luiz terlihat kesakitan jelang laga yang dihelat di Goodison Park akan selesai. Pemain asal Brasil tersebut tidak dapat menyelesaikan laga dengan baik. Dia harus keluar lapangan dan digantikan oleh Nathan Ake di delapan menit.

Masalah cedera yang membekap Luiz menjadikan sang pelatih Chelsea yakni Antonio Conte merasa ragu. Luiz sendiri adalah salah satu pemain andalan yang membawa The Blues menjadi pemuncak klasemen Liga Inggris musim ini. Conte selalu menurunkan Luiz sejak memakai skema tiga bek.

” Saya belum membicarakan hal ini dengan tim medis kami terkait bagaimana parahnya cedera yang dialami oleh Luiz. Akan tetapi, saya tidak merasa bahwa cedera itu akan membuatnya absen dalam waktu yang lama. Saya ingin di laga mendatang, Luiz sudah ikut bersama kami, ” ujarnya.

Sementara itu, jika David Luiz tidak dapat diturunkan dalam laga yang akan mereka mainkan nantinya, yaitu kontra Middlesbrough, Antonio Conte akan mempersiapkan Ake sebagai penjaga di lini pertahanan timnya yang dirasa sebagai pemain yang layak menggantikan Luiz.

” Saya begitu bersuka cita dengan performa yang Ake tunjukkan pada laga tim berhadapan dengan Everton. Dia menjadi pemain cadangan yang tampil dengan maksimal dan saya rasa dia akan bermain dengan mengesankan layaknya pemain veteran dengan banyak pengalaman. Itu hal yang penting bagi The Blues, ” tutup pelatih Chelsea ini.

Arsene Wenger Isyaratkan Akan Kembali Rekrut Wojciech Szczesny

Kiper dari Polandia, yakni Wojciech Szczesny, belum lama ini disebut-sebut sedanga memikirkan mengenai masa depan pemain ini kembali ke Arsenal di musim yang akan datang. Pemain yang sudah dua musim belakangan ini menjadi pemain pinjaman di AS Roma, memang sedang dalam kondisi yang begitu baik.

Wojciech Szczesny bersama AS Roma sudah bermain di 74 laga untuk semua kompetisi mereka. Kabarnya dengan performanya yang mengesanakan, dia akan kembali menjadi pemain dalam skema Arsene Wenger di tim inti di Emirates.

Beberapa media setempat mengungkapkan bahwa sang pelatih sedang memikirkan kembali apakah pemain mereka ini akan kembali menjadi salah satu di tim inti jelang pergantian musim yang akan datang, hal ini berhubungan dengan berita tentang akan hengkangnya David Ospina dari klub mereka.

Sebelumnya tersiar berita yang mengabarkan bahwa David Ospina akan segera meninggalkan Arsenal dan memilih bergabung dengan Fenerbahce. Kabar ini sempat memprediksikan bahwa Emilio Martinez akan menjadi satu-satunya deputi bagi Petr Cech. Akan tetapi, dengan hadirnya pemain berumur 27 tahun ini yang layak sebagai pemain baru untuk menggantikan penjaga gawang dari The Gunners.

Ia sudah mencatatkan sebanyak 180 laga dengan Arsenal dan terakhir kali bermain sebagai starter pada laga di babak final Piala FA 2015 yang lalu. Sementara itu, baik pihak Arsene Wenger dan sang pemain belum memberikan tanggapan yang jelas terkait berita tersebut.

Di sisi lain, Arsenal juga akan fokus dan bersiap jelang laga kontra Manchester City pada babak semifinal di Piala FA yang akan dilaksanakan di Wembley pada penghujung minggu ini.

Romelu Lukaku dan Harry Kane Bersaing Demi Gelar Top Skorer

Romelu Lukaku dan Harry Kane merupakan dua pesepakbola produktif di Premier League sampai saat ini. Walau hal utama yang mereka kejar adalah gelar liga, Kane ternyata bersiap berburu gelar top skorer Liga Inggris musim ini.

Walau sempat dua kali merasakan masalah cedera, Harry Kane membuktikan bahwa dia masih menjadi pesepakbola produktif selama musim ini. Pemain dari Inggris yang saat ini berumur 23 tahun itu sudah mengumpulkan 20 gol dengan Tottenham Hotspur selama perhelatan Premier League musim ini.

Kane sudah ada dalam peringkat kedua dalam daftar top skorer paling banyak. Dia menempati posisi di bawah Romelu Lukaku, yang sudah menciptakan 24 gol bagi Everton.

Di sisi lain, untuk Kane, hal yang terutama baginya adalah memperkuat Spurs dalam mendapatkan gelar juara, di mana klubnya tersebut memiliki misi untuk semakin dekat dengan Chelsea yang selisih empat poin dari enam laga yang tersisa.

Akan tetapi, Kane juga merasa bahwa memperebutkan gelar top skorer Liga Inggris juga sangat mengesankan. Dia akan berupaya demi mendapatkan sepatu emas lagi setelah pernah meraih rekor yang sama di musim lalu dengan hasil 25 gol.

” Sangat sulit untuk tidak memikirkan gelar tersebut, apalagi saya sebagai striker yang ingin sekali meraih prestasi di musim ini. Akan tetapi, peran saya di Tottenham Hotspur yang utama adalah menjadikan tim menang dan meraih gelar juara, ” papar Kane.

” Terdapat beberapa kesempatan, di mana saya wajib memberikan gol pada tim, sementara Romelu Lukaku sudah bermain dengan sangat apik dan mengesankan. Ini menjadi persaingan yang begitu bagus, namun hal yang paling utama adalah tim kami sukses di Premier League, ” ucap Harry Kane lagi. Dapatkan berita bola liga Inggris terupdate dan liga ternama lainnya, kunjungi gol dewa