Category Archives: Liga Champion

Barcelona Dikalahkan, Kiper Terbaik Dunia Ini Urungkan Niat Pensiun

Keberhasilan dari Juventus mendapat tiket di Liga Champions 2016/2017 dipengaruhi dari performa kiper dunia dan kapten mereka, Gianluigi Buffon. Performanya saat berhadapan dengan Barcelona merupakan bukti bahwa dirinya menjadi layak menjadi salah satu kiper terbaik dunia.

Nyatanya Gianluigi Buffon juga ternyata sempat berjanji sebelum Juventus kontra Barcelona di babak perempat final Liga Champions 2016/2017. Saat itu, kiper 39 tahun itu mengungkapkan akan gantung sepatu di penghujung musim ini jika mencatatkan clean sheet dalam dua laga kontra Barcelona.

Nyatanya, Buffon dapat melakukan hal itu. Dia memperkuat I Bianconeri mengalahkan Barca dengan skor agregat 3-0. Kinerjanya di putaran awal menjadi hal yang mengesankan dengan empat penjagaan ketat serangan lawan.

” Saya awalnya akan gantung sepatu di akhir musim ini jika dapat mencatatkan rekor itu. Presiden Andrea Agnelli memberikan saran bahwa di dalam hidup seseorang dapat melakukan kesalahan, tidak perlu ragu dan tetap bermain saja. Dia memberi saya nasehat yang terbaik, ” ucap Buffon.

Bagi kiper dunia ini, menjaga gawang Juventus saat berhadapan dengan tim Spanyol menjadi sebuah hal yang menyenangkan. Ia juga menghargai pemain bek Si Nyonya Tua yang mengecoh penyerang Barca dengan sangat baik.

Dari catatan yang ditorehkan, performa di putaran awal di markas Juve jauh lebih mudah. Tim tamu dapat mencetak 16 sepakan dengan empat shot on goal. Dalam putaran kedua yang dilaksanakan di Camp Nou, Barcelona dapat menciptakan 19 peluang, dengan hanya satu shot on goal.

Saat ini, Juventus akan melawan AS Monaco di babak semifinal Liga Champions 2016/2017. Walau dinilai menajdi tim paling lemah, Monaco tetap lawan yang sulit. Terlebih saat mereka, baru mendapat hasil seri 2-2 kontra Atalanta.

” Laga yang lalu menampilkan bahwa Anda harus selalu fokus jika tidak ingin gagal. Selalu berjuang tanpa memandang siapa lawan nanti, ” tutup Gianluigi Buffon.

Luis Enrique Beri Semangat dan Dukungan Pada Juventus di Liga Champions

Sang pelatih Barcelona yakni Luis Enrique tidak ingin menyalahkan siapapun dari kegagalan yang dialami oleh timnya saat berhadapan dengan Juventus di babak perempat final Liga Champions 2016/2017. Bagi Enrique, Juve adalah tim yang memang layak mendapat kesempatan dari performa mengesankan dari mereka.

Perlawanan yang dimainkan Barcelona dan Juventus di laga putaran kedua di babak perempat final Liga Champions 2016/2017 yang dilaksanakan di Camp Nou, pada Kamis (20/4/2017) dinihari WIB, berjalan dengan baik. Walau tidak baik dalam mendominasi bola, Barca tetap tak dapat mencetakkan gol ke gawang lawan yang dijaga ketat Gianluigi Buffon.

Hal ini menjadikan mereka tidak dapat menjaga posisi setelah kalah 0-3 di laga pertama. Akhirnya, Blaugrana harus tersisih tidak dapat melanjutkan perjuangan di babak selanjutnya liga yang merupakan kedua di musim yang berurut-turut.

” Ini merupakan dunia sepak bola. Kami ingin merumput dengan baik dan memiliki banyak sepakan yang on target. Namun, di malam tadi, kami tidak begitu tajam. Untuk nantinya, mereka memiliki pelatih, pemain, dan semua yang diperlukan demi menang di Liga Champions, ” tutur Enrique.

Dengan skor 3-0 di putaran pertama memang memberikan hal baik bagi Juventus ketika bermain di putaran kedua. Alasannya adalah tim Massimiliano Allegri dapat lebih fokus melindungi pertahanan dan terlalu banyak memberikan ruang untuk sang tuan rumah.

Hal yang sama juga dilakukan pemain Barcelona, yakni Gerard Pique. Dirinya sempat beberapa kali menempati wilayah depan demi melakukan penyerangan. Tapi, usahanya tidak membuahkan gol.  “Mereka bermain dengan bertahan yang baik. Hari ini mereka menang dengan memainkan gaya sepak bola yang cocok bagi tim ini. Di dua laga, Juve memang tampil mengesankan, ” papar Pique.

” Mereka memang pantas maju ke babak semifinal Liga Champions 2016/2017, ” ia menambahkan.

Sepakan Antoine Griezmann Selamatkan Atletico Madrid

Hanya ada satu gol ketika Atletico Madrid melawan Leicester City di laga putaran awal di babak perempatfinal Liga Champions. Gol penalti dari Antoine Griezmann merupakan satu-satunya sumber kemenangan Atletico dengan skor akhir 1-0.

Dalam laga perempatfinal Liga Champions yang dilaksanakan di Vicente Calderon, pada haris Kamis (13/4/2017) dinihari WIB, Atletico Madrid bermain dengan sangat mendominasi dengan kekuatan dari Antoine Griezmann dan Fernando Torres yang berada di lini depan. Di sisi lain, Leicester City terlihat lebih bermain dengan bertahan.

Sebuah tendangan penalti yang mengejutkan berlangsung di menit ke-28, yang merupakan pemecah performa kedua tim. Penalti tersebut sukses digunakan dengan baik oleh Griezmann dan membuat timnya unggul pertama kali di putaran pertama ini.

Walau begitu, Leicester tidak ingin begitu kecewa dengan hasil tersebut. The Foxes memiliki peluang yang cukup baik demi kembali ke posisi aman ketika nanti kembali berhadapan dengan Atletico di laga kedua yang dilaksanakan minggu yang akan datang.

Laga sendiri dimulai dengan serangan Atletico. Tim tuan rumah mulai mendominasi di menit keempat saat Torres menggunakan umpan dari Griezmann, walau sepakannya masih dapat ditahan Kasper Schmeichel. Tak lama kemudian, mereka kembali nyaris unggul melalui Koke yang mendominasi bola di luar kotak penalti, walau kembali sia-sia.

Atletico kemudian menekan Leicester. Namun, dengan rapatnya pertahanan Leicester, para pemain Atletico hanya melakuakn sepakan jarak jauh. Akan tetapi, serangan cepat Atletico sempat membuat lini belakang The Foxes kesulitan, itu membuat Marc Albrighton sengaja membuat Griezmann terjatuh.

Tindakan Albrighton berbuah pada penalti bagi Atletico. Griezmann kemudian membuahkan gol di menit ke-28. Atletico menjadi 1-0. Di menit ke-37, Koke kembali beraksi namun tidak berhasil menambah skor. Hingga laga Perempatfinal Liga Champions usai, skor tidak berubah.

  • Susunan Pemain

Atletico Madrid, dengan pemainnya : Oblak, Juanfran, Godin, Savic, Filipe Luis, Gabi, Koke, Saul, Carrasco (Correa 65′), Griezmann, Torres (Thomas 75′).

Leicester City, dengan pemainnya : Schmeichel, Simpson, Benalouane, Huth, Fuchs, Mahrez, Ndidi, Drinkwater, Albrighton, Okazaki (King 46′), Vardy (Slimani 77′).