Category Archives: Liga Champion

Pertarungan Sengit Real Madris vs Atletico Madrid

Jelang laga derby Madrid di semifinal Liga Champions akan mempertemukan Real Madrid dan Atletico Madrid untuk mendapatkan tiket terakhir menuju final Liga ini. Salah satu dari tim yang berhasil menang di babak semifinal ini, akan segera bertemu dengan Juventus di laga puncak final Liga Champions.

Jelang laga ini, mungkin bisa dikatakan jika sulit untuk Atletico Madrid memenangkan kontra Real Madrid itu. Pasalnya, Atletico sebelumnya sudah kalah di putaran pertama dengan hasil akhir 0-3 di Santiago Bernabeu minggu yang lalu. Atletico berada dalam posisi yang tidak menguntungkan jelang leg kedua ini.

Jika Atletico tidak ingin kehilangan kesempatan menuju Final Liga Champions, mereka harus mengalahkan Madrid. Butuh skor 4-0 bagi Atletico untuk dapat lolos ke partai puncak final yang akan berhadapan dengan Juventus pada Liga ini.

Diego Simeone meminta agar timnya tetap semangat dan berkonsentrasi dengan laga kontra Real Madrid. “ Tim harus semangat, percaya diri dan mampu memberikan permainan yang bagus serta bisa mencapai target. Walau kemungkinan itu sangat kecil, tetapi jangan berkecil hati sebelum laga ini usai.” Ucapnya.

“ Kami yakin dengan kemampuan kami, walau kecil peluang untuk menang, tetapi kami bisa membuat segala kemungkinan di laga nanti. Kami tahu kami dapat menggapai puncak final Liga Champions nanti dan tim ini dapat andalkan, ” papar Diego Simoene lagi.

Di sisi lain, pelatih dari Real Madrid, yakni Zinedine Zidane menilai jika Atletico Madrid akan sulit di laga ini. Zidane mengingatkan pada semua pemainnya agar tidak lengah pada Atletico demi mengamankan kemenangan.

“ Kami akan berhadapan dengan laga yang sulit. Tapi, saya dan tim optimis akan bertahan dan mencari cara demi mencetak gol sampai laga semifinal Liga Champions ini usai, ” tutupnya. (SG)

Tersisih di Liga Champions, AS Monaco Tetap Bangga

Leonardo Jardim, pelatih AS Monaco akhirnya buka suara dengan penampilan yang hasil laga mereka kontra Juventus. Walau tidak sesuai dengan hasil yang dia harapkan, namun dirinya mengaku senang dengan proses perjalanan laga mereka di Liga Champions selama musim ini. Dia tetap menghargai performa timnya sampai sejauh ini.

AS Monaco menjadi tim yang melaju dari babak fase grup sebagai juara Grup E. Mereka mengalahkan Bayer Leverkusen dan Tottenham Hotspur dalam mendapatkan posisi di babak 16 Liga Champions musim ini.

Setelah itu, Monaco kemudian beraksi dengan baik setelah mengalahkan Manchester City di laga 16 besar. Melaju ke babak perempatfinal, Monaco kembali meraih hasil positif setelah dapat menghancurkan serangan dari Borussia Dortmund dan melenggang menuju babak semifinal liga ini.

Pada prosesnya, tim ini menjadi lawan dengan kekuatan lini serang yang begitu mematikan. Sebanyak 21 gol dibukukan oleh Monaco sejak memasuki fase grup sampai menuju laga di babak perempatfinal. Falcao dan Kyliann Mbappe menjadi dua pemain dengan performa yang menarik karena kehebatannya saat merumput.

Akan tetapi, jalan Monaco sepertinya tidak dapat dilanjutkan karena kekalahan di babak semifinal dengan skor akhir 1-2 kontra Juventus pada putaran yang kedua, di hari Rabu (10/5/2017) dinihari WIB tadi. Mereka harus tersisih dengan skor agregat 1-4.

” Sementara itu, terdapat tim yang memiliki banyak jam terbang dan di lain hal, ada juga tim yang masih belum matang. Kami begitu bahagia sampai di laga babak semifinal Liga Champions musim ini dan saya sangat menghormati para pemain tim ini. Mereka sudah memberi yang terbaik untuk sampai di sini dan kami dapat mencapai hasil seri di hari ini, ” ujar Leonardo Jardim.

Lebih lanjut, pelatih AS Monaco ini mengungkapkan bahwa mereka tersisih dari liga ini dengan perasaan bangga dan saat ini akan kembali fokus mempersiapkan diri menuju laga di liga.

Sementara itu, AS Monaco memiliki kesempatan menyudahi musim dengan meraih juara Ligue 1. Sekarang, tim ini menjadi pemuncak klasemen dengan membukukan 86 poin, lebih banyak lima poin dari Paris Saint-Germain dengan tiga laga yang akan dijalani.

Prediksi Skor dan Susunan Pemain Juventus vs AS Monaco

Juventus semakin dekat dengan laga final Liga Champions mendatang. Di laga babak semifinal ini, mereka akan bertarung dengan AS Monaco, tepat di markasnya, yakni Juventus Stadium, Rabu (10/5) dini hari yang akan datang.

Juventus pada laga putaran pertama semifinal Liga Champions yang lalu, berhasil menang dengan skor akhir 0-2 di laga tandang AS Monaco, sehingga di laga ini, Juve hanya butuh hasil seri demi memantapkan langkah di babak final Liga Champion di Cardiff nantinya.

Laga di pertengahan minggu ini menjadi yang kedua bagi Monaco datang ke rumah Juve. Terakhir kali tim ini berlaga di Turin pada tahun 2015 dengan skor akhir 1-0. Di laga ini, sepertinya Monaco harus ekstra keras dengan skor minimal 3-0 jika ingin mendapatkan tiket menuju babak final.

Jelang laga ini, keduanya dalam kondisi yang berbeda. Juve dalam Serie A berhasil seri, 1-1 kontra Torino di laga kemarin. Sementara itu, Monaco dalam moment positif setelah menang atas Nancy-Loreine dengan skor akhir 3-0.

Di laga ini, Monaco diyakini akan bermain dengan offensif sejak laga dimulai. Walau performa mereka akan dihantam sulitnya pertahanan Juve yang sudah teruji mampu meredam lini serang mematikan dari Barcelona dan Monaco sendiri.

Tim tuan rumah dihambat beberapa pemain yang cedera, seperti Marko Pjaca dan Daniele Rugani. Sang pelatih, Massimiliano Allegri sepertinya akan memakai skema 4-2-3-1, dengan Gonzalo Higuain menjadi striker individu. Mario Mandzukic, Paulo Dybala, dan Juan Cuadrado bersatu di lini serang. Di lini pertahanan terdapat Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci dengan Gianluigi Buffon, sang kiper sejati.

Sementara itu, tim tamu bersama Leonardo Jardim akan kehilangan beberapa pemain andalan yang juga cedera. Mereka adalah Boschillia dan Almamy Toure. Dengan skema 4-4-2, Radamel Falcao dan Kylian Mbappe akan ditempatkan di lini serang. Thomas Lemar dan Bernardo Silva di sisi sayap. Di lini tengah, ada Timoue Bakayoko dan Fabinho. Danijel Subasic sendiri sebagai kiper.

  • Perkiraan Susunan Pemain

Juventus yakni Buffon, Sandro, Chiellini, Bonucci, Alves, Khedira, Pjanci, Mandzukic, Dybala, Cuadrado, Higuain.

AS Monaco yakni Subasic, Sidibe, Glik, Jemerson, Dirar, Lemar, Bakayoko, Fabinho, Silva, Falcao, Mbappe.

  • Prediksi Skor

Laga babak semi final Liga Champions ini dimainkan dua tim yang hebat yang pastinya akan berlangsung dengan sulit demi menuju babak final. Namun, prediksi laga ini sepertinya akan dipegang oeh tim tuan rumah, Juve dengan skor akhir 1-0.

Barcelona Dikalahkan, Kiper Terbaik Dunia Ini Urungkan Niat Pensiun

Keberhasilan dari Juventus mendapat tiket di Liga Champions 2016/2017 dipengaruhi dari performa kiper dunia dan kapten mereka, Gianluigi Buffon. Performanya saat berhadapan dengan Barcelona merupakan bukti bahwa dirinya menjadi layak menjadi salah satu kiper terbaik dunia.

Nyatanya Gianluigi Buffon juga ternyata sempat berjanji sebelum Juventus kontra Barcelona di babak perempat final Liga Champions 2016/2017. Saat itu, kiper 39 tahun itu mengungkapkan akan gantung sepatu di penghujung musim ini jika mencatatkan clean sheet dalam dua laga kontra Barcelona.

Nyatanya, Buffon dapat melakukan hal itu. Dia memperkuat I Bianconeri mengalahkan Barca dengan skor agregat 3-0. Kinerjanya di putaran awal menjadi hal yang mengesankan dengan empat penjagaan ketat serangan lawan.

” Saya awalnya akan gantung sepatu di akhir musim ini jika dapat mencatatkan rekor itu. Presiden Andrea Agnelli memberikan saran bahwa di dalam hidup seseorang dapat melakukan kesalahan, tidak perlu ragu dan tetap bermain saja. Dia memberi saya nasehat yang terbaik, ” ucap Buffon.

Bagi kiper dunia ini, menjaga gawang Juventus saat berhadapan dengan tim Spanyol menjadi sebuah hal yang menyenangkan. Ia juga menghargai pemain bek Si Nyonya Tua yang mengecoh penyerang Barca dengan sangat baik.

Dari catatan yang ditorehkan, performa di putaran awal di markas Juve jauh lebih mudah. Tim tamu dapat mencetak 16 sepakan dengan empat shot on goal. Dalam putaran kedua yang dilaksanakan di Camp Nou, Barcelona dapat menciptakan 19 peluang, dengan hanya satu shot on goal.

Saat ini, Juventus akan melawan AS Monaco di babak semifinal Liga Champions 2016/2017. Walau dinilai menajdi tim paling lemah, Monaco tetap lawan yang sulit. Terlebih saat mereka, baru mendapat hasil seri 2-2 kontra Atalanta.

” Laga yang lalu menampilkan bahwa Anda harus selalu fokus jika tidak ingin gagal. Selalu berjuang tanpa memandang siapa lawan nanti, ” tutup Gianluigi Buffon.

Incoming search terms:

  • kiper terbaik liga champions 2017

Luis Enrique Beri Semangat dan Dukungan Pada Juventus di Liga Champions

Sang pelatih Barcelona yakni Luis Enrique tidak ingin menyalahkan siapapun dari kegagalan yang dialami oleh timnya saat berhadapan dengan Juventus di babak perempat final Liga Champions 2016/2017. Bagi Enrique, Juve adalah tim yang memang layak mendapat kesempatan dari performa mengesankan dari mereka.

Perlawanan yang dimainkan Barcelona dan Juventus di laga putaran kedua di babak perempat final Liga Champions 2016/2017 yang dilaksanakan di Camp Nou, pada Kamis (20/4/2017) dinihari WIB, berjalan dengan baik. Walau tidak baik dalam mendominasi bola, Barca tetap tak dapat mencetakkan gol ke gawang lawan yang dijaga ketat Gianluigi Buffon.

Hal ini menjadikan mereka tidak dapat menjaga posisi setelah kalah 0-3 di laga pertama. Akhirnya, Blaugrana harus tersisih tidak dapat melanjutkan perjuangan di babak selanjutnya liga yang merupakan kedua di musim yang berurut-turut.

” Ini merupakan dunia sepak bola. Kami ingin merumput dengan baik dan memiliki banyak sepakan yang on target. Namun, di malam tadi, kami tidak begitu tajam. Untuk nantinya, mereka memiliki pelatih, pemain, dan semua yang diperlukan demi menang di Liga Champions, ” tutur Enrique.

Dengan skor 3-0 di putaran pertama memang memberikan hal baik bagi Juventus ketika bermain di putaran kedua. Alasannya adalah tim Massimiliano Allegri dapat lebih fokus melindungi pertahanan dan terlalu banyak memberikan ruang untuk sang tuan rumah.

Hal yang sama juga dilakukan pemain Barcelona, yakni Gerard Pique. Dirinya sempat beberapa kali menempati wilayah depan demi melakukan penyerangan. Tapi, usahanya tidak membuahkan gol.  “Mereka bermain dengan bertahan yang baik. Hari ini mereka menang dengan memainkan gaya sepak bola yang cocok bagi tim ini. Di dua laga, Juve memang tampil mengesankan, ” papar Pique.

” Mereka memang pantas maju ke babak semifinal Liga Champions 2016/2017, ” ia menambahkan.

Sepakan Antoine Griezmann Selamatkan Atletico Madrid

Hanya ada satu gol ketika Atletico Madrid melawan Leicester City di laga putaran awal di babak perempatfinal Liga Champions. Gol penalti dari Antoine Griezmann merupakan satu-satunya sumber kemenangan Atletico dengan skor akhir 1-0.

Dalam laga perempatfinal Liga Champions yang dilaksanakan di Vicente Calderon, pada haris Kamis (13/4/2017) dinihari WIB, Atletico Madrid bermain dengan sangat mendominasi dengan kekuatan dari Antoine Griezmann dan Fernando Torres yang berada di lini depan. Di sisi lain, Leicester City terlihat lebih bermain dengan bertahan.

Sebuah tendangan penalti yang mengejutkan berlangsung di menit ke-28, yang merupakan pemecah performa kedua tim. Penalti tersebut sukses digunakan dengan baik oleh Griezmann dan membuat timnya unggul pertama kali di putaran pertama ini.

Walau begitu, Leicester tidak ingin begitu kecewa dengan hasil tersebut. The Foxes memiliki peluang yang cukup baik demi kembali ke posisi aman ketika nanti kembali berhadapan dengan Atletico di laga kedua yang dilaksanakan minggu yang akan datang.

Laga sendiri dimulai dengan serangan Atletico. Tim tuan rumah mulai mendominasi di menit keempat saat Torres menggunakan umpan dari Griezmann, walau sepakannya masih dapat ditahan Kasper Schmeichel. Tak lama kemudian, mereka kembali nyaris unggul melalui Koke yang mendominasi bola di luar kotak penalti, walau kembali sia-sia.

Atletico kemudian menekan Leicester. Namun, dengan rapatnya pertahanan Leicester, para pemain Atletico hanya melakuakn sepakan jarak jauh. Akan tetapi, serangan cepat Atletico sempat membuat lini belakang The Foxes kesulitan, itu membuat Marc Albrighton sengaja membuat Griezmann terjatuh.

Tindakan Albrighton berbuah pada penalti bagi Atletico. Griezmann kemudian membuahkan gol di menit ke-28. Atletico menjadi 1-0. Di menit ke-37, Koke kembali beraksi namun tidak berhasil menambah skor. Hingga laga Perempatfinal Liga Champions usai, skor tidak berubah.

  • Susunan Pemain

Atletico Madrid, dengan pemainnya : Oblak, Juanfran, Godin, Savic, Filipe Luis, Gabi, Koke, Saul, Carrasco (Correa 65′), Griezmann, Torres (Thomas 75′).

Leicester City, dengan pemainnya : Schmeichel, Simpson, Benalouane, Huth, Fuchs, Mahrez, Ndidi, Drinkwater, Albrighton, Okazaki (King 46′), Vardy (Slimani 77′).